WhatsApp Icon
banner
banner
banner

Berita Terkini

Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta: BAZNAS (BAZIS) Salurkan Santunan Rp3,44 Miliar untuk 3.440 Anak Yatim se-DKI Jakarta
Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta: BAZNAS (BAZIS) Salurkan Santunan Rp3,44 Miliar untuk 3.440 Anak Yatim se-DKI Jakarta
Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta: BAZNAS (BAZIS) Salurkan Santunan Rp3,44 Miliar untuk 3.440 Anak Yatim se-DKI Jakarta* BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan _"Santunan Muharram dan Belanja Bersama Anak Yatim: Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta"_ di Gajah Mada Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2026), dihadiri langsung oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Bapak Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M., beserta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Program yang dirancang untuk menebar kebahagiaan ini menjangkau skala masif di seluruh wilayah administrasi Jakarta. Total penerima manfaat pada tahun ini mencapai *3.440 anak yatim* yang tersebar di *5 Wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu* , dengan total dengan total santunan senilai *Rp3.440.000.000,-* _(Tiga Miliar Empat Ratus Empat Puluh Juta Rupiah)_ . Secara rinci, sebaran penyaluran santunan di wilayah DKI Jakarta pada momentum Muharram tahun ini adalah sebagai berikut:- Jakarta Selatan: 1.200 anak yatim (Total Rp1,2 Miliar)- Jakarta Timur: 600 anak yatim (Total Rp600 Juta)- Jakarta Utara: 550 anak yatim (Total Rp550 Juta)- Jakarta Barat: 450 anak yatim (Total Rp450 Juta)- Jakarta Pusat: 400 anak yatim (Total Rp400 Juta)- Kepulauan Seribu: 240 anak yatim (Total Rp240 Juta) Dari ribuan penerima manfaat tersebut, sebanyak *150 anak yatim* dengan rentang usia *7 hingga 12 tahun* dihadirkan secara langsung di Gajah Mada Plaza untuk merasakan pengalaman berbelanja dan merayakan kebersamaan. Setiap anak yang hadir menerima *paket santunan senilai Rp1.000.000,-* yang terdiri atas:- Rp500.000,- paket pemenuhan gizi (beras, telur, daging kornet, daging ayam, susu, dan bahan pangan lainnya);- Rp250.000,- voucher belanja di Hypermart;- Rp250.000,- uang tunai;- Tambahan paket sekolah berupa tas dan alat tulis. Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan program-program yang menyentuh langsung masyarakat. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus mendukung keberlanjutan kegiatan serupa pada tahun-tahun mendatang. Gubernur Pramono mengapresiasi BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung berbagai program sosial, termasuk Program Pemutihan Ijazah bagi peserta didik dari keluarga prasejahtera. Sepanjang 2025, program tersebut telah membantu 6.050 peserta didik dengan total bantuan Rp14,9 miliar, dan pada 2026 Pemprov DKI Jakarta menargetkan pemutihan 6.000 ijazah agar semakin banyak anak dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala administrasi.Ia turut menyoroti keberlanjutan dan cakupan kerja BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta di luar kegiatan hari ini. > "Kegiatan seperti ini sederhana temanya, tapi manfaatnya besar dan langsung dirasakan oleh anak-anak yatim kita. Insya Allah, kegiatan baik seperti ini akan terus kita adakan setiap tahun," ujar Pramono.Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dengan program-program lain seperti Tebus Ijazah dan Bedah Rumah Dhuafa, yang menurutnya memperlihatkan cakupan kerja lembaga yang menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M., menambahkan, kegiatan hari ini merupakan representasi dari penyaluran yang lebih luas ke seluruh penjuru Jakarta.> "Setiap keranjang belanja yang terisi hari ini bukan sekadar barang kebutuhan, melainkan simbol harapan, kemandirian, dan bukti kasih sayang kita untuk anak yatim DKI Jakarta," tuturnya. Sebagai bentuk komitmen transparansi, *Laporan Keuangan BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025 kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)* dari auditor independen — capaian yang menjadi salah satu indikator bahwa pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah oleh lembaga dijalankan secara profesional dan akuntabel, sejalan dengan prinsip amanah yang menjadi landasan seluruh program penyaluran, termasuk Santunan Muharam. BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dukungan dan kehadiran langsung dalam kegiatan ini, serta kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta. #baznas #Infaq #Yatim #Sedekah #santunan ojol #Zakat
09/07/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Resmikan MCK Kolaborasi Bersama PT JNE di Kelurahan Tomang
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Resmikan MCK Kolaborasi Bersama PT JNE di Kelurahan Tomang
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Resmikan MCK Kolaborasi Bersama PT JNE di Kelurahan Tomang Jakarta, 29 Juni 2026 – BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta meresmikan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di RW 12 Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (29/6). Peresmian dilakukan oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, bersama Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, sebagai wujud kolaborasi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dengan PT JNE dalam meningkatkan akses sanitasi yang layak bagi masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk. Peresmian MCK tersebut dilaksanakan usai rangkaian Deklarasi Open Defecation Free (ODF) Kelurahan Tomang yang dipimpin Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Kehadiran fasilitas sanitasi ini menjadi bagian dari dukungan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari praktik buang air besar sembarangan. Program pembangunan dan renovasi MCK merupakan hasil kolaborasi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dengan PT JNE melalui penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp110 juta. Sebanyak Rp70 juta dimanfaatkan untuk pembangunan dan renovasi MCK di Kelurahan Tomang yang kini telah selesai dan siap digunakan masyarakat. Sementara Rp40 juta lainnya dialokasikan untuk renovasi MCK di Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, yang saat ini masih dalam tahap penyusunan perencanaan dan desain. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, mengatakan penyediaan fasilitas sanitasi yang layak merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, akses terhadap MCK yang bersih dan sehat tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan lingkungan, tetapi juga menjaga kenyamanan dan martabat masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. "Kami meyakini bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi juga melalui penyediaan fasilitas dasar yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Kehadiran MCK ini diharapkan dapat membantu masyarakat hidup lebih sehat, nyaman, dan bermartabat," ujar Akhmad H. Abu Bakar. Ia menambahkan, kolaborasi dengan PT JNE menjadi contoh bagaimana dana zakat, infak, sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS (BAZIS) serta dana CSR perusahaan dapat disinergikan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. "Kolaborasi ini membuktikan bahwa pemerintah, lembaga pengelola zakat, dan dunia usaha dapat berjalan bersama menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat. Kami berharap semakin banyak mitra yang bergabung sehingga lebih banyak lagi program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga, khususnya masyarakat prasejahtera yang tinggal di kawasan padat penduduk," tambahnya. Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, mengapresiasi kontribusi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan PT JNE dalam mendukung penyediaan fasilitas sanitasi yang layak bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan mendukung Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). "Wilayah padat penduduk membutuhkan perhatian dan gotong royong dari berbagai pihak. Kehadiran MCK ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS (BAZIS), dan dunia usaha mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap sinergi seperti ini terus berkembang sehingga semakin banyak warga yang memperoleh akses terhadap sanitasi yang layak," ujar Iin. Peresmian MCK di RW 12 Kelurahan Tomang menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan fasilitas dasar yang layak. Ke depan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk menghadirkan lebih banyak program yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk dan wilayah yang masih membutuhkan akses sanitasi yang memadai. #Infaq #baznas #Zakat #Sedekah #Kampung Zakat
09/07/2026 | Habibi Zein
Lebaran Yatim, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Berikan Santunan Kepada 1000 anak Yatim di Jakarta Selatan
Lebaran Yatim, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Berikan Santunan Kepada 1000 anak Yatim di Jakarta Selatan
Lebaran Yatim, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Berikan Santunan Kepada 1000 anak Yatim di Jakarta Selatan Seperti diketahui, ‘Lebaran Anak Yatim’ merupakan tradisi masyarakat Muslim di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 10 Muharram atau dikenal juga sebagai Hari Asyura untuk menyantuni dan membahagiakan anak-anak yatim. Dalam peringaatan tersebut Badan Amil Zakat Nasional (Baznas Bazis) Jakarta Selatan memberikan kepada 1.000 anak yatim santunan non tunai (cashless) dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Darul Jannah, lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) itu dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga perbankan, di mana setiap anak yatim menerima buku tabungan dan kartu ATM. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan transparansi, keamanan, serta kemudahan dalam penyaluran bantuan. Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan bertepatan dengan peringatan 10 Muharram yang dikenal sebagai hari istimewa dan penuh keberkahan bagi anak yatim. “Kegiatan ini diselenggarakan bertepatan dengan peringatan 10 Muharram, momen yang dikenal sebagai hari istimewa dan penuh berkah bagi anak yatim. Penerapan sistem cashless ini sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan transaksi keuangan yang lebih aman, transparan, dan teratur,” ujar Syafrin Liputo. Menurutnya, inovasi penyaluran santunan secara non tunai juga menjadi bagian dari upaya modernisasi tata kelola bantuan sosial sehingga dapat diterima langsung oleh para penerima manfaat. Sementara itu, Kepala Baznas Bazis Jakarta Selatan, Ahmad Kahfi, menyampaikan bahwa santunan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar anak yatim, khususnya biaya pendidikan dan kebutuhan sekolah. “Dengan bantuan ini, kami berharap tidak ada lagi kendala dari sisi pembiayaan yang menghambat proses belajar mereka. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan anak-anak kita dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta meraih kesuksesan di masa depan,” katanya. Ia menegaskan, Baznas Bazis Jakarta Selatan berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan secara tepat sasaran serta memastikan setiap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan anak yatim. Kegiatan santunan yang dihadiri Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Mukhlisin, Asisten Kesejahteraan Rakyat Tomy Fudihartono, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, Dandim 0504/Jakarta Selatan Letkol Kav. I Nyoman Artawan, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan itu mengharapkan adanya semangat kepedulian terhadap anak yatim yang terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Baznas Bazis, dan berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan sosial di Jakarta Selatan #baznas #Infaq #Yatim #Sedekah #Zakat
01/07/2026 | Habibi Zein

Agenda Pimpinan

Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peresmian Kantor FSUI: Simbol Sinergi Ulama, BAZNAS (BAZIS) DKI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peresmian Kantor FSUI: Simbol Sinergi Ulama, BAZNAS (BAZIS) DKI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peresmian Kantor FSUI: Simbol Sinergi Ulama, BAZNAS (BAZIS) DKI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Jakarta, 12 September 2025 – Forum Silaturahmi Ulama Indonesia (FSUI) menggelar Peresmian Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FSUI sekaligus Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor DPP FSUI, Jalan Otista Raya No. 64, Jakarta Timur, Jumat (12/9). Acara penuh keberkahan ini dihadiri oleh ulama, habaib, serta berbagai tokoh masyarakat. Turut hadir Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan sinergi ulama dalam membangun umat dan bangsa. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M., memberikan sambutan hangat. Beliau menegaskan pentingnya kolaborasi ulama dan pemerintah dalam menghadirkan Jakarta yang maju, sejahtera, dan berakhlak mulia. “Peresmian kantor FSUI ini saya harapkan menjadi pusat dakwah, silaturahmi, serta penguatan peran ulama di tengah masyarakat,” ujarnya. Ketua Umum DPP FSUI, KH. Kholid Hidayat Hasyim, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para tokoh, khususnya dukungan dari pemerintah dan lembaga zakat. “Momen ini bukan hanya peresmian kantor, tetapi juga peresmian tekad untuk bersama-sama menebarkan keberkahan dan ridha Allah SWT,” tuturnya. Dengan suasana khidmat dan penuh kehangatan, acara ini menjadi simbol nyata sinergi antara ulama, BAZNAS (BAZIS) DKI, dan pemerintah dalam menjaga ukhuwah Islamiyah serta membangun kehidupan bangsa yang lebih baik.

12-09-2025 | Habibi Zein

Pimpinan BAZNAS DKI Jakarta Turut Hadir di Rakornas Guna Perkuat Sinergi Zakat, Sukseskan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
Pimpinan BAZNAS DKI Jakarta Turut Hadir di Rakornas Guna Perkuat Sinergi Zakat, Sukseskan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
BAZNAS DKI Jakarta Turut Hadir di Rakornas Guna Perkuat Sinergi Zakat, Sukseskan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045 Jakarta, 26 Agustus 2025 – Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Selasa (26/8). Rakornas yang berlangsung pada 26–29 Agustus ini mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai bentuk dukungan terhadap agenda Indonesia Emas 2045. Acara turut dihadiri Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., jajaran pimpinan BAZNAS RI, serta perwakilan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Indonesia. Pimpinan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta juga hadir aktif dalam forum nasional ini sebagai wujud komitmen memperkuat sinergi zakat di tingkat daerah. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI menegaskan bahwa Rakornas menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi zakat sebagai instrumen transformasi sosial demi kesejahteraan umat. Hal ini sejalan dengan misi Asta Cita dalam membangun SDM unggul, mengurangi kemiskinan, serta memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. BAZNAS mencatat penghimpunan zakat nasional meningkat signifikan, dari Rp12,43 triliun pada 2020 menjadi Rp40,53 triliun pada 2024, dengan jumlah muzaki mencapai 28,46 juta jiwa. Transformasi tata kelola juga terus diperkuat melalui digitalisasi, peningkatan kualitas SDM, serta penerapan Indeks Zakat Nasional (IZN) sebagai ukuran kinerja dan dampak zakat. Sebagai rangkaian kegiatan, Rakornas 2025 juga menghadirkan BAZNAS Awards yang memberikan hampir 1.000 penghargaan kepada BAZNAS daerah, lembaga amil zakat (LAZ), tokoh publik, dan mitra perusahaan yang berkontribusi besar dalam penguatan ekosistem zakat nasional. #baznas #Infaq #Zakat #Sedekah #Rakornas Baznas

27-08-2025 | Habibi Zein

Pimpinan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Turut Hadiri Pengajian Subuh di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta
Pimpinan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Turut Hadiri Pengajian Subuh di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta
Pimpinan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Turut Hadiri Pengajian Subuh di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta Jakarta — Pimpinan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta turut menghadiri acara Pengajian Subuh dan Shalat Subuh berjamaah yang digelar di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta, Jl. Taman Suropati No. 7, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat, 15 Agustus 2025. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Silaturrahim Jakarta Al-Munawwar ini dihadiri para ulama, habaib, ustadz, dan tokoh masyarakat. Pengajian subuh tersebut dipimpin oleh KH. Maulana Kamal Yusuf dan KH. Mahfudz Asirun, dan, yang menyampaikan pesan-pesan keimanan dan semangat persaudaraan di tengah masyarakat. Gubernur DKI Jakarta Juga Hadir Langsung menyapa para Ulama dan Umaro se DKI Jakarta Gubernur DKI Jakarta Permanono Anung dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS BAZIS DKI Jakarta atas dukungan penuh dalam pelaksanaan kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi kontribusi BAZNAS BAZIS DKI yang tidak hanya fokus pada program bantuan sosial, tetapi juga mendukung kegiatan keagamaan yang mempererat ukhuwah dan memperkuat moral masyarakat,” ujarnya. Acara ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, tokoh agama, dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Jakarta yang beriman, sejahtera, dan penuh berkah.

15-08-2025 | Habibi Zein

Berita Pendistribusian

Dari Zakat untuk Umat, Program Bedah Rumah Baznas Bazis Wujudkan Hunian Layak di
Dari Zakat untuk Umat, Program Bedah Rumah Baznas Bazis Wujudkan Hunian Layak di
Senyum bahagia terpancar dari wajah Minarni (56), warga RT 018 RW 007, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, saat menempati rumah barunya yang kini berdiri kokoh dan nyaman. Setelah puluhan tahun tinggal di rumah yang kerap kebanjiran dan nyaris roboh, impiannya memiliki hunian layak akhirnya terwujud melalui Program Bedah Rumah Baznas Bazis Kota Administrasi Jakarta Utara. Bagi Minarni, rumah baru yang kini ditempatinya bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi keluarganya. Rumah berukuran 6 x 3,2 meter yang berdiri di atas tanah warisan orang tuanya itu telah dihuni keluarga selama lebih dari 45 tahun. Sebelumnya, rumah tersebut mengalami kerusakan parah dan hampir setiap hujan turun selalu dilanda banjir. "Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Baznas Bazis, Bapak Camat, Bapak Lurah, dan semua yang telah membantu. Rumah kami kini sudah bagus dan nyaman. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu dengan kesehatan, keberkahan, serta perlindungan-Nya," ucap Minarni. Ia menambahkan, proses pembangunan rumahnya berlangsung sekitar tiga minggu hingga akhirnya berubah menjadi hunian yang layak dan aman untuk ditempati bersama keluarga. Program yang dijalankan bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara tersebut menjadi salah satu upaya nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang sehat, aman, dan layak huni bagi warga kurang mampu. Pada tahun 2026, Program Bedah Rumah Dhuafa menargetkan pembangunan 35 rumah. Pada Semester I, sebanyak 20 warga telah menjadi penerima manfaat, dengan rincian 15 rumah telah selesai dibangun dan lima rumah lainnya masih dalam tahap pengerjaan, sementara sisanya tengah menjalani proses asesmen. Kepala Pelaksana Wilayah Baznas Bazis Kota Administrasi Jakarta Utara, Wisnu Cakraningrat, mengatakan Program Bedah Rumah merupakan program rutin tahunan yang disinergikan bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. "Program ini bertujuan membantu warga dhuafa atau mustahik agar memiliki hunian yang layak, sehat, aman, dan nyaman. Tahun ini kami menargetkan 35 rumah. Pada semester I telah selesai membangun 15 rumah, lima rumah sedang dalam proses, sedangkan sisanya masih dalam tahap asesmen," ujarnya. Wisnu menjelaskan, seluruh pembiayaan program berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN), perusahaan, serta masyarakat melalui unit pengumpul zakat di tingkat kelurahan, RT, dan RW. Menurutnya, seluruh dana yang dihimpun dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program sosial, termasuk bedah rumah. Bahkan, kelurahan dengan penghimpunan ZIS yang tinggi akan mendapatkan apresiasi berupa tambahan kuota program bedah rumah. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota beserta jajaran yang terus mendukung program Baznas Bazis Jakarta Utara. Semoga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya," katanya. Saat meresmikan Program Bedah Rumah Semester I Tahun 2026 di lingkungan RT 018 RW 007, Kelurahan Lagoa, Kamis (9/7), Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menegaskan bahwa program tersebut bukan hanya membangun sebuah rumah, tetapi juga membangun harapan, mengangkat martabat, dan membuka masa depan yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat. "Hunian yang layak menjadi fondasi penting bagi terciptanya kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah bersama Baznas Bazis dalam mengurangi ketimpangan hunian sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat," ungkapnya. Hendra menambahkan, seluruh pembiayaan program berasal dari dana ZIS yang dihimpun dari ASN, perusahaan, dan masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga yang membutuhkan. Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat melalui Baznas Bazis agar semakin banyak warga yang dapat dibantu. Dalam kesempatan tersebut, Hendra juga mengingatkan masyarakat untuk melaporkan apabila masih terdapat warga yang ijazahnya tertahan di sekolah agar dapat difasilitasi melalui Program Tebus Ijazah. "Saya berharap tidak ada lagi anak-anak kita yang terkendala meraih masa depan karena ijazahnya tertahan. Pendidikan adalah pintu gerbang menuju kehidupan yang lebih baik," tuturnya. Pada acara peresmian Program Bedah Rumah Semester I Tahun 2026 turut dihadiri Ketua Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta, KH. A. Nur Alam Bakhtir, Camat Koja, Toto Bondan, Lurah Lagoa, Yuyun Wahyudi, serta jajaran terkait. #Bedah Rumah #Infaq #Zakat #Sedekah #baznas
09/07/2026 | Habibi Zein
Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta: BAZNAS Salurkan Santunan Rp3,44 M
Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta: BAZNAS Salurkan Santunan Rp3,44 M
Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta: BAZNAS (BAZIS) Salurkan Santunan Rp3,44 Miliar untuk 3.440 Anak Yatim se-DKI Jakarta BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan "Santunan Muharram dan Belanja Bersama Anak Yatim: Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta" di Gajah Mada Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2026), dihadiri langsung oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Bapak Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M., beserta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Program yang dirancang untuk menebar kebahagiaan ini menjangkau skala masif di seluruh wilayah administrasi Jakarta. Total penerima manfaat pada tahun ini mencapai 3.440 anak yatim yang tersebar di 5 Wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu , dengan total dengan total santunan senilai Rp3.440.000.000,- (Tiga Miliar Empat Ratus Empat Puluh Juta Rupiah) . Secara rinci, sebaran penyaluran santunan di wilayah DKI Jakarta pada momentum Muharram tahun ini adalah sebagai berikut: - Jakarta Selatan: 1.200 anak yatim (Total Rp1,2 Miliar) - Jakarta Timur: 600 anak yatim (Total Rp600 Juta) - Jakarta Utara: 550 anak yatim (Total Rp550 Juta) - Jakarta Barat: 450 anak yatim (Total Rp450 Juta) - Jakarta Pusat: 400 anak yatim (Total Rp400 Juta) - Kepulauan Seribu: 240 anak yatim (Total Rp240 Juta) Dari ribuan penerima manfaat tersebut, sebanyak 150 anak yatim dengan rentang usia 7 hingga 12 tahun dihadirkan secara langsung di Gajah Mada Plaza untuk merasakan pengalaman berbelanja dan merayakan kebersamaan. Setiap anak yang hadir menerima paket santunan senilai Rp1.000.000,- yang terdiri atas: - Rp500.000,- paket pemenuhan gizi (beras, telur, daging kornet, daging ayam, susu, dan bahan pangan lainnya); - Rp250.000,- voucher belanja di Hypermart; - Rp250.000,- uang tunai; - Tambahan paket sekolah berupa tas dan alat tulis. Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan program-program yang menyentuh langsung masyarakat. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus mendukung keberlanjutan kegiatan serupa pada tahun-tahun mendatang. Gubernur Pramono mengapresiasi BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung berbagai program sosial, termasuk Program Pemutihan Ijazah bagi peserta didik dari keluarga prasejahtera. Sepanjang 2025, program tersebut telah membantu 6.050 peserta didik dengan total bantuan Rp14,9 miliar, dan pada 2026 Pemprov DKI Jakarta menargetkan pemutihan 6.000 ijazah agar semakin banyak anak dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala administrasi. Ia turut menyoroti keberlanjutan dan cakupan kerja BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta di luar kegiatan hari ini. > "Kegiatan seperti ini sederhana temanya, tapi manfaatnya besar dan langsung dirasakan oleh anak-anak yatim kita. Insya Allah, kegiatan baik seperti ini akan terus kita adakan setiap tahun," ujar Pramono. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dengan program-program lain seperti Tebus Ijazah dan Bedah Rumah Dhuafa, yang menurutnya memperlihatkan cakupan kerja lembaga yang menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M., menambahkan, kegiatan hari ini merupakan representasi dari penyaluran yang lebih luas ke seluruh penjuru Jakarta. > "Setiap keranjang belanja yang terisi hari ini bukan sekadar barang kebutuhan, melainkan simbol harapan, kemandirian, dan bukti kasih sayang kita untuk anak yatim DKI Jakarta," tuturnya. Sebagai bentuk komitmen transparansi, Laporan Keuangan BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025 kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari auditor independen — capaian yang menjadi salah satu indikator bahwa pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah oleh lembaga dijalankan secara profesional dan akuntabel, sejalan dengan prinsip amanah yang menjadi landasan seluruh program penyaluran, termasuk Santunan Muharam. BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dukungan dan kehadiran langsung dalam kegiatan ini, serta kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta.
09/07/2026 | Habibi Zein
BAZNAS DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat
BAZNAS DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat sekaligus Berikan Apresiasi Kepada Pengumpul ZIS Terbaik Jakarta, 23 Juni 2026 — BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta bersama Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat memberikan apresiasi kepada madrasah dan lembaga pendidikan yang berhasil menghimpun Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terbanyak melalui Program Gerakan Amplop Ramadhan 1447 H. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menyalurkan bantuan Tebus Ijazah kepada 118 siswa dari 11 madrasah di Jakarta Barat yang ijazahnya tertahan akibat keterbatasan ekonomi keluarga. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Yuli Hartono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat Saiful Amri, Kepala Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Jakarta Barat Heru Norwanto, serta jajaran Kementerian Agama dan kepala madrasah se-Jakarta Barat. Program Gerakan Amplop Ramadhan merupakan inovasi pengumpulan infak dan sedekah yang melibatkan peserta didik madrasah dan pondok pesantren di bawah naungan Kementerian Agama Kota Jakarta Barat. Program ini tidak hanya bertujuan menghimpun dana sosial keagamaan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi sejak usia dini. Pada tahun 2026, Program Gerakan Amplop Ramadhan berhasil menghimpun dana sebesar Rp247.678.000 yang berasal dari partisipasi 168 lembaga pendidikan, terdiri atas madrasah negeri, madrasah swasta, PC IGRA, dan KKMI di lingkungan Kementerian Agama Kota Jakarta Barat. Capaian tersebut melanjutkan keberhasilan program pada tahun sebelumnya yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp411.375.200. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar mengatakan bahwa Gerakan Amplop Ramadhan merupakan bagian dari upaya membangun karakter sosial peserta didik melalui kebiasaan berbagi dan peduli terhadap sesama. “Gerakan Amplop Ramadhan lahir dari keyakinan bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter. Ketika peserta didik menyisihkan sebagian uang jajannya untuk berinfak, mereka sedang belajar tentang empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial,” ujar Akhmad. Menurut Akhmad, keberhasilan program tidak hanya diukur dari nominal dana yang terkumpul, tetapi juga dari keterlibatan 168 lembaga pendidikan yang menjadi modal sosial penting dalam membangun budaya filantropi di lingkungan madrasah. Ia mengapresiasi seluruh madrasah, guru, orang tua, dan peserta didik yang telah berpartisipasi aktif dalam program tersebut. Dana yang terhimpun kemudian didayagunakan melalui program Tebus Ijazah dengan total penyaluran sebesar Rp124.317.000. Bantuan tersebut diberikan kepada 118 siswa dari 11 madrasah yang mengalami kendala dalam pengambilan ijazah karena kondisi ekonomi keluarga. Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Yuli Hartono mengapresiasi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta atas penyelenggaraan kegiatan yang tidak hanya memberikan penghargaan kepada pengumpul ZIS terbaik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui program Tebus Ijazah. Menurutnya, program tersebut menunjukkan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara amanah dan disalurkan secara tepat sasaran untuk mendukung dunia pendidikan. “Program Tebus Ijazah menjadi bukti bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat dan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan serta meraih masa depan yang lebih baik. Ini merupakan wujud nyata kebermanfaatan zakat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Yuli Hartono. BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap sinergi dengan Kementerian Agama, madrasah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga Program Gerakan Amplop Ramadhan dan Tebus Ijazah dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat serta semakin memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pendidikan masyarakat.
25/06/2026 | Habibi Zein

Artikel Terbaru