WhatsApp Icon
BAZNAS DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat sekaligus Berikan Apresiasi Kepada Pengumpul ZIS Terbaik

Jakarta, 23 Juni 2026 — BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta bersama Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat memberikan apresiasi kepada madrasah dan lembaga pendidikan yang berhasil menghimpun Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terbanyak melalui Program Gerakan Amplop Ramadhan 1447 H. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menyalurkan bantuan Tebus Ijazah kepada 118 siswa dari 11 madrasah di Jakarta Barat yang ijazahnya tertahan akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Yuli Hartono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat Saiful Amri, Kepala Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Jakarta Barat Heru Norwanto, serta jajaran Kementerian Agama dan kepala madrasah se-Jakarta Barat.

Program Gerakan Amplop Ramadhan merupakan inovasi pengumpulan infak dan sedekah yang melibatkan peserta didik madrasah dan pondok pesantren di bawah naungan Kementerian Agama Kota Jakarta Barat. Program ini tidak hanya bertujuan menghimpun dana sosial keagamaan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi sejak usia dini.

Pada tahun 2026, Program Gerakan Amplop Ramadhan berhasil menghimpun dana sebesar Rp247.678.000 yang berasal dari partisipasi 168 lembaga pendidikan, terdiri atas madrasah negeri, madrasah swasta, PC IGRA, dan KKMI di lingkungan Kementerian Agama Kota Jakarta Barat. Capaian tersebut melanjutkan keberhasilan program pada tahun sebelumnya yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp411.375.200.

Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar mengatakan bahwa Gerakan Amplop Ramadhan merupakan bagian dari upaya membangun karakter sosial peserta didik melalui kebiasaan berbagi dan peduli terhadap sesama.

“Gerakan Amplop Ramadhan lahir dari keyakinan bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter. Ketika peserta didik menyisihkan sebagian uang jajannya untuk berinfak, mereka sedang belajar tentang empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial,” ujar Akhmad.

Menurut Akhmad, keberhasilan program tidak hanya diukur dari nominal dana yang terkumpul, tetapi juga dari keterlibatan 168 lembaga pendidikan yang menjadi modal sosial penting dalam membangun budaya filantropi di lingkungan madrasah. Ia mengapresiasi seluruh madrasah, guru, orang tua, dan peserta didik yang telah berpartisipasi aktif dalam program tersebut.

Dana yang terhimpun kemudian didayagunakan melalui program Tebus Ijazah dengan total penyaluran sebesar Rp124.317.000. Bantuan tersebut diberikan kepada 118 siswa dari 11 madrasah yang mengalami kendala dalam pengambilan ijazah karena kondisi ekonomi keluarga.

Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Yuli Hartono mengapresiasi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta atas penyelenggaraan kegiatan yang tidak hanya memberikan penghargaan kepada pengumpul ZIS terbaik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui program Tebus Ijazah. Menurutnya, program tersebut menunjukkan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara amanah dan disalurkan secara tepat sasaran untuk mendukung dunia pendidikan.

“Program Tebus Ijazah menjadi bukti bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat dan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan serta meraih masa depan yang lebih baik. Ini merupakan wujud nyata kebermanfaatan zakat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Yuli Hartono.

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap sinergi dengan Kementerian Agama, madrasah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga Program Gerakan Amplop Ramadhan dan Tebus Ijazah dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat serta semakin memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pendidikan masyarakat.

25/06/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Seleksi Santriwati Baru Pesantren Tahfiz Difabel 2026/2027, Wujud Komitmen BAZNA

Seleksi Santriwati Baru Pesantren Tahfiz Difabel 2026/2027, Wujud Komitmen BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta terhadap Pendidikan Inklusif

Jakarta, 14 Juni 2026 – BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menggelar Tes Penerimaan Calon Santriwati Baru *Pesantren Tahfiz Difabel KH. Ahmad Luthfi Fathullah Tahun Ajaran 2026/2027* sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan setara bagi anak berkebutuhan khusus, khususnya tunarungu. *Sebanyak 26 calon santriwati mengikuti rangkaian seleksi yang berlangsung pada Minggu (14/6).*

Proses seleksi dilaksanakan secara komprehensif untuk mengenali potensi, kesiapan belajar, serta dukungan keluarga terhadap calon santriwati. Tahapan seleksi meliputi asesmen dasar, psikotes, wawancara orang tua, dan wawancara calon santriwati. Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kemampuan, kondisi psikologis, serta kesiapan calon santriwati dalam mengikuti pendidikan di *Pesantren Tahfiz Difabel KH. Ahmad Luthfi Fathullah.*

*Pesantren Tahfiz Difabel KH. Ahmad Luthfi Fathullah yang berdiri sejak 2022 merupakan salah satu program pemberdayaan BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta* di bidang pendidikan. Hingga 2026, pesantren telah membina 38 santri, meluluskan angkatan pertama pada 2025, serta berhasil mengantarkan sejumlah alumni bekerja dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Capaian tersebut membuktikan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi besar untuk berprestasi apabila memperoleh akses pendidikan, pendampingan, dan kesempatan yang setara.

Pesantren mengembangkan kurikulum terpadu yang memadukan pendidikan tahfiz Al-Qur'an, pendidikan formal, serta pembinaan vokasi dan keterampilan hidup. Selain itu, berbagai kegiatan seni dan pengembangan bakat juga menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk mendorong kreativitas, meningkatkan rasa percaya diri, serta membentuk karakter santri agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, mandiri, dan siap menghadapi kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja.

Kepala Sekolah *Pesantren Tahfiz Difabel KH. Ahmad Luthfi Fathullah, Ustadz Ayub Syahrul,* mengajak para orang tua untuk terus memberikan kepercayaan dan dukungan kepada anak-anak berkebutuhan khusus agar dapat mengembangkan potensi terbaik yang dimilikinya.

*"Kami percaya setiap anak memiliki potensi yang Allah SWT titipkan. Yang mereka butuhkan adalah kesempatan, pendampingan, dan lingkungan yang mendukung. Kami mengajak para orang tua untuk terus mendampingi putra-putrinya dengan optimisme dan kasih sayang agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat,"* ujar Ustadz Ayub Syahrul.

Ia menambahkan, Pesantren Tahfiz Difabel telah menyiapkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak berkebutuhan khusus. Didukung fasilitas yang memadai, guru-guru yang kompeten, serta berbagai kegiatan seni dan pengembangan bakat, pesantren berkomitmen memberikan layanan pendidikan terbaik bagi setiap santri.

*"Kami berharap para orang tua tidak ragu mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Pesantren Tahfiz Difabel. Dengan fasilitas yang memadai, tenaga pendidik yang kompeten, serta kegiatan seni dan pengembangan bakat yang mendukung, kami optimistis setiap santri dapat berkembang sesuai potensi terbaiknya,"* tambahnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus sekaligus konsultan *Pesantren Tahfiz Difabel KH. Ahmad Luthfi Fathullah, Dr. Hartini Nara,* menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak berkebutuhan khusus sangat ditentukan oleh kolaborasi antara keluarga dan lembaga pendidikan.

*"Setiap anak memiliki potensi yang dapat berkembang melalui dukungan keluarga, lingkungan belajar yang positif, dan pendampingan yang tepat. Kepada para calon santriwati, ikutilah setiap proses seleksi dengan percaya diri dan penuh semangat, karena pesantren ini menjadi ruang untuk belajar, mengembangkan karakter, dan meraih masa depan yang lebih baik,"* jelas Dr. Hartini Nara.

Melalui penyelenggaraan seleksi ini, *BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta* menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi anak berkebutuhan khusus. Dukungan seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan inklusif sehingga semakin banyak anak berkebutuhan khusus memperoleh kesempatan untuk belajar, berkembang, mandiri, dan meraih masa depan yang lebih baik.

17/06/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Gerak Cepat BAZNAS (BAZIS) DKI Pasok Kebutuhan Darurat 674 Penyintas Kebakaran P

Gerak Cepat BAZNAS (BAZIS) DKI Pasok Kebutuhan Darurat 674 Penyintas Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran

Jakarta, 3 Juni 2026 – Kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di *RW 04 dan RW 05, kawasan Pasar Jiung* , Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin malam (1/6) menghanguskan *304 rumah dan berdampak pada 354 kepala keluarga atau 674 jiwa* dan *8 orang* dilaporkan mengalami luka sedang akibat peristiwa tersebut.

Menindaklanjuti musibah ini, Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, *Akhmad H. Abu Bakar* , mendampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta, *Rano Karno* , meninjau langsung lokasi terdampak pada Selasa (2/6). Kunjungan dilakukan untuk memastikan penanganan darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar warga berjalan dengan baik.
Dalam dialog bersama warga, Wakil Gubernur Rano Karno menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui penyediaan tempat tinggal yang lebih aman dan layak, termasuk melalui penyediaan hunian vertikal bagi warga terdampak.

Sementara itu, Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar menegaskan komitmen lembaganya untuk hadir sejak awal masa tanggap darurat.
> "Musibah kebakaran ini menjadi duka bagi kita semua. BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta hadir sebagai bagian dari ikhtiar membantu meringankan beban warga terdampak. Kami akan terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan seluruh pihak terkait agar kebutuhan para penyintas dapat terpenuhi dengan baik," ujar Akhmad H. Abu Bakar.

Sejak Senin malam (1/6), Tim BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana (BTB) DKI Jakarta telah bergerak cepat ke lokasi untuk mendampingi proses evakuasi dan melakukan asesmen kebutuhan mendesak para penyintas. Sebanyak lima relawan dan satu koordinator lapangan diterjunkan langsung ke lokasi, dengan Posko Tanggap Bencana didirikan di Lapangan Jusuf Hamka sebagai pusat koordinasi bantuan dan pendampingan warga. Posko direncanakan beroperasi selama tujuh hari masa tanggap darurat, dan akan diperpanjang apabila para penyintas masih membutuhkan pendampingan.
Berdasarkan asesmen tersebut, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan yang mencakup:
- *Makanan siap saji untuk sarapan:* 500 porsi (hari pertama), 600 porsi (hari kedua), dan 600 porsi (hari ketiga) — total 1.700 porsi;
- 354 *paket sembako* yang disalurkan kepada seluruh KK terdampak;
- *Layanan dapur air* untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lokasi pengungsian;
- *Mushola darurat* untuk mendukung kebutuhan ibadah warga;
- *Popok (pampers) bayi dan dewasa* bagi kelompok rentan.

Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan di antara para penyintas, yang mencakup 35 lansia, 90 balita, serta ratusan anak usia sekolah dari dua RW terdampak. "Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pengungsian. BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyesuaikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat," kata Akhmad H. Abu Bakar.

Atas respons cepat yang diberikan, Wakil Gubernur DKI Jakarta mengapresiasi seluruh pihak yang telah bergerak membantu warga terdampak, termasuk BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta yang hadir memberikan dukungan kemanusiaan sejak awal kejadian.

10/06/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Senyum Haru Ibu Bainah: Rumah Nyaris Roboh Kini Kokoh Berkat Bedah Rumah BAZNAS

Senyum Haru Ibu Bainah: Rumah Nyaris Roboh Kini Kokoh Berkat Bedah Rumah BAZNAS (BAZIS)

Jakarta Barat, 8 Juni 2026 — Raut wajah haru terpancar dari Ibu Bainah saat ia melangkah masuk ke rumahnya yang telah direnovasi total. Kini, ia tak lagi harus khawatir akan keselamatan keluarganya. Hunian yang dulunya nyaris roboh tersebut telah bertransformasi menjadi tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman melalui Program Bedah Rumah Dhuafa oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta.
Peresmian rumah yang berlokasi di Kelurahan Krendang, RW 06, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat ini dihadiri langsung oleh Walikota Administrasi Jakarta Barat, Hj. Iin Mutmainnah, Kepala Pelaksana Wilayah BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Barat, Heru Nurwanto, jajaran Pemerintah Kota, serta tokoh masyarakat setempat.

Transformasi Hunian, Mengubah Kecemasan Menjadi Ketenangan
Sebelum mendapatkan bantuan, kondisi rumah Ibu Bainah sangat memprihatinkan. Dinding yang retak dan atap yang bocor membuat keluarganya selalu dilanda rasa waswas, terutama saat hujan deras atau angin kencang melanda.
"Dulu, kalau hujan, saya tidak bisa tidur tenang karena air masuk ke dalam rumah. Saat angin besar, saya selalu takut rumah ini akan ambruk. Alhamdulillah, sekarang rumah saya sudah jauh lebih baik dan nyaman. Terima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS (BAZIS), para donatur, dan semua pihak yang telah membantu," ujar Ibu Bainah dengan mata berkaca-kaca.

Walikota Administrasi Jakarta Barat, Hj. Iin Mutmainnah, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terbangun antara Pemerintah Kota, BAZNAS (BAZIS), ASN, dan seluruh masyarakat. Program ini telah berhasil merenovasi 25 unit rumah di wilayah Jakarta Barat.
"Program ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan manfaat konkret bagi warga yang membutuhkan. Terima kasih kepada BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta atas dedikasinya," tutur Iin Mutmainnah.

Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS (BAZIS). Menurutnya, dukungan dari masyarakat adalah kunci utama agar program-program sosial yang berdampak luas, seperti bedah rumah, dapat terus dirasakan oleh warga prasejahtera.

Kepala Pelaksana Wilayah BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Barat, Heru Nurwanto, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana zakat secara berkelanjutan.
"Tujuan utama kami adalah memastikan warga prasejahtera memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat. Semoga bantuan ini tidak sekadar memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan semangat serta harapan baru bagi keluarga Ibu Bainah," jelas Heru.

Untuk tahun 2026, BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Barat telah menetapkan target ambisius, yakni melakukan perbaikan bagi 120 unit rumah warga dhuafa. Peresmian rumah Ibu Bainah menjadi tonggak ke-25 dari rangkaian upaya untuk meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta Barat secara berkelanjutan.

10/06/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Bahagianya Bapak Mad Sani Warga Kembangan Selatan Jakarta Barat, Setelah Rumahny

Bahagianya Bapak Mad Sani Warga Kembangan Selatan Jakarta Barat, Setelah Rumahnya di Bedah BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat

Camat Kembangan, M. Fahmy Karsawijaya, meresmikan hasil dari program bedah rumah Baznas Bazis Jakarta Barat yang ditandai dengan gunting pita dan penyerahan kunci rumah milik Mad Sani (55), warga RT 006 RW 01, Kembangan Selatan, Kembangan, Selasa (9/6).

"Kami menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program bedah rumah Baznas Bazis Jakarta Barat," ujarnya didampingi Lurah Kembangan Selatan, Junaidi.

Menurutnya, program tersebut bisa terlaksana berkat partisipasi warga dalam menunaikan zakat infaq dan sedekah (ZIS). Karena dana yang dikumpulkan tersebut dikembalikan lagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Diharapkan program tersebut dapat membawa manfaat bagi masyarakat, terutama buat keluarga Mad Sani.

"Semoga peresmian bedah rumah milik Mad Sani beserta keluarga dapat memberikan manfaat, keberkahan serta membawa dampak positif bagi seluruh penghuni rumah," jelasnya.

Sementara itu, Mad Sani (55), warga RT 006 RW 01, mengaku bersyukur dan berterimakasih kepada Pemkot Jakarta Barat, dan Baznas Bazis Jakbar, dalam memberikan bantuan melalui program bedah rumah.

"Saya dan keluarga menyampaikan rasa syukur dan terimakasih yang mendalam atas bantuan yang telah diberikan. Saya sangat terbantu dengan adanya program Baznas Bazis. Sehingga, saya dan keluarga bisa menampati dengan nyaman dan aman," ujarnya.

Sebelum bedah rumah, Mad Sani mengaku prihatin dengan kondisi rumahnya. Atap pada bocor ketika hujan, dan kayu keropos dimakan rayap rawan ambruk.

"Selama ini saya tak bisa memperbaiki, karena tidak memiliki dana," ucapnya.

Hadir dalam peresmian rumah tim dari anggota DPRD DKI Jakarta, ASN Kelurahan Kembangan Selatan, pengurus RT dan RW 06, LMK, FKDM serta tokoh masyarakat setempat.

sementara itu Kepala Pelaksana BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat, Heru Nurwanto mengatakan "Bantuan Bedah Rumah ini merupakan wujud konsisten BAZNAS yang terus hadir untuk masyarakat di Jakarta Khususnya di Jakarta Barat, Tujuan utama kami adalah memastikan warga prasejahtera memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat. Semoga bantuan ini tidak sekadar memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan semangat serta harapan baru bagi keluarga Bapak Mad Sani. "jelas Heru.

Untuk tahun 2026, BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Barat telah menetapkan target ambisius, yakni melakukan perbaikan bagi 120 unit rumah warga dhuafa. Peresmian rumah Ibu Bainah menjadi tonggak ke-25 dari rangkaian upaya untuk meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta Barat secara berkelanjutan.

Yuk bantu kami agar Program ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekahmu melalui https://donasi.baznasbazisdki.id/

10/06/2026 | Kontributor: Habibi Zein

Berita Pendistribusian

BAZNAS DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat
BAZNAS DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat sekaligus Berikan Apresiasi Kepada Pengumpul ZIS Terbaik Jakarta, 23 Juni 2026 — BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta bersama Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat memberikan apresiasi kepada madrasah dan lembaga pendidikan yang berhasil menghimpun Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terbanyak melalui Program Gerakan Amplop Ramadhan 1447 H. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menyalurkan bantuan Tebus Ijazah kepada 118 siswa dari 11 madrasah di Jakarta Barat yang ijazahnya tertahan akibat keterbatasan ekonomi keluarga. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Yuli Hartono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat Saiful Amri, Kepala Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Jakarta Barat Heru Norwanto, serta jajaran Kementerian Agama dan kepala madrasah se-Jakarta Barat. Program Gerakan Amplop Ramadhan merupakan inovasi pengumpulan infak dan sedekah yang melibatkan peserta didik madrasah dan pondok pesantren di bawah naungan Kementerian Agama Kota Jakarta Barat. Program ini tidak hanya bertujuan menghimpun dana sosial keagamaan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi sejak usia dini. Pada tahun 2026, Program Gerakan Amplop Ramadhan berhasil menghimpun dana sebesar Rp247.678.000 yang berasal dari partisipasi 168 lembaga pendidikan, terdiri atas madrasah negeri, madrasah swasta, PC IGRA, dan KKMI di lingkungan Kementerian Agama Kota Jakarta Barat. Capaian tersebut melanjutkan keberhasilan program pada tahun sebelumnya yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp411.375.200. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar mengatakan bahwa Gerakan Amplop Ramadhan merupakan bagian dari upaya membangun karakter sosial peserta didik melalui kebiasaan berbagi dan peduli terhadap sesama. “Gerakan Amplop Ramadhan lahir dari keyakinan bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter. Ketika peserta didik menyisihkan sebagian uang jajannya untuk berinfak, mereka sedang belajar tentang empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial,” ujar Akhmad. Menurut Akhmad, keberhasilan program tidak hanya diukur dari nominal dana yang terkumpul, tetapi juga dari keterlibatan 168 lembaga pendidikan yang menjadi modal sosial penting dalam membangun budaya filantropi di lingkungan madrasah. Ia mengapresiasi seluruh madrasah, guru, orang tua, dan peserta didik yang telah berpartisipasi aktif dalam program tersebut. Dana yang terhimpun kemudian didayagunakan melalui program Tebus Ijazah dengan total penyaluran sebesar Rp124.317.000. Bantuan tersebut diberikan kepada 118 siswa dari 11 madrasah yang mengalami kendala dalam pengambilan ijazah karena kondisi ekonomi keluarga. Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Yuli Hartono mengapresiasi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta atas penyelenggaraan kegiatan yang tidak hanya memberikan penghargaan kepada pengumpul ZIS terbaik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui program Tebus Ijazah. Menurutnya, program tersebut menunjukkan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara amanah dan disalurkan secara tepat sasaran untuk mendukung dunia pendidikan. “Program Tebus Ijazah menjadi bukti bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat dan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan serta meraih masa depan yang lebih baik. Ini merupakan wujud nyata kebermanfaatan zakat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Yuli Hartono. BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap sinergi dengan Kementerian Agama, madrasah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga Program Gerakan Amplop Ramadhan dan Tebus Ijazah dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat serta semakin memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pendidikan masyarakat.
SCB25/06/2026 | Habibi Zein
Seleksi Santriwati Baru Pesantren Tahfiz Difabel 2026/2027, Wujud Komitmen BAZNA
Seleksi Santriwati Baru Pesantren Tahfiz Difabel 2026/2027, Wujud Komitmen BAZNA
Seleksi Santriwati Baru Pesantren Tahfiz Difabel 2026/2027, Wujud Komitmen BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta terhadap Pendidikan Inklusif Jakarta, 14 Juni 2026 – BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menggelar Tes Penerimaan Calon Santriwati Baru *Pesantren Tahfiz Difabel KH. Ahmad Luthfi Fathullah Tahun Ajaran 2026/2027* sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan setara bagi anak berkebutuhan khusus, khususnya tunarungu. *Sebanyak 26 calon santriwati mengikuti rangkaian seleksi yang berlangsung pada Minggu (14/6).* Proses seleksi dilaksanakan secara komprehensif untuk mengenali potensi, kesiapan belajar, serta dukungan keluarga terhadap calon santriwati. Tahapan seleksi meliputi asesmen dasar, psikotes, wawancara orang tua, dan wawancara calon santriwati. Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kemampuan, kondisi psikologis, serta kesiapan calon santriwati dalam mengikuti pendidikan di *Pesantren Tahfiz Difabel KH. Ahmad Luthfi Fathullah.* *Pesantren Tahfiz Difabel KH. Ahmad Luthfi Fathullah yang berdiri sejak 2022 merupakan salah satu program pemberdayaan BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta* di bidang pendidikan. Hingga 2026, pesantren telah membina 38 santri, meluluskan angkatan pertama pada 2025, serta berhasil mengantarkan sejumlah alumni bekerja dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Capaian tersebut membuktikan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi besar untuk berprestasi apabila memperoleh akses pendidikan, pendampingan, dan kesempatan yang setara. Pesantren mengembangkan kurikulum terpadu yang memadukan pendidikan tahfiz Al-Qur'an, pendidikan formal, serta pembinaan vokasi dan keterampilan hidup. Selain itu, berbagai kegiatan seni dan pengembangan bakat juga menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk mendorong kreativitas, meningkatkan rasa percaya diri, serta membentuk karakter santri agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, mandiri, dan siap menghadapi kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja. Kepala Sekolah *Pesantren Tahfiz Difabel KH. Ahmad Luthfi Fathullah, Ustadz Ayub Syahrul,* mengajak para orang tua untuk terus memberikan kepercayaan dan dukungan kepada anak-anak berkebutuhan khusus agar dapat mengembangkan potensi terbaik yang dimilikinya. *"Kami percaya setiap anak memiliki potensi yang Allah SWT titipkan. Yang mereka butuhkan adalah kesempatan, pendampingan, dan lingkungan yang mendukung. Kami mengajak para orang tua untuk terus mendampingi putra-putrinya dengan optimisme dan kasih sayang agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat,"* ujar Ustadz Ayub Syahrul. Ia menambahkan, Pesantren Tahfiz Difabel telah menyiapkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak berkebutuhan khusus. Didukung fasilitas yang memadai, guru-guru yang kompeten, serta berbagai kegiatan seni dan pengembangan bakat, pesantren berkomitmen memberikan layanan pendidikan terbaik bagi setiap santri. *"Kami berharap para orang tua tidak ragu mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Pesantren Tahfiz Difabel. Dengan fasilitas yang memadai, tenaga pendidik yang kompeten, serta kegiatan seni dan pengembangan bakat yang mendukung, kami optimistis setiap santri dapat berkembang sesuai potensi terbaiknya,"* tambahnya. Sementara itu, Tenaga Ahli Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus sekaligus konsultan *Pesantren Tahfiz Difabel KH. Ahmad Luthfi Fathullah, Dr. Hartini Nara,* menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak berkebutuhan khusus sangat ditentukan oleh kolaborasi antara keluarga dan lembaga pendidikan. *"Setiap anak memiliki potensi yang dapat berkembang melalui dukungan keluarga, lingkungan belajar yang positif, dan pendampingan yang tepat. Kepada para calon santriwati, ikutilah setiap proses seleksi dengan percaya diri dan penuh semangat, karena pesantren ini menjadi ruang untuk belajar, mengembangkan karakter, dan meraih masa depan yang lebih baik,"* jelas Dr. Hartini Nara. Melalui penyelenggaraan seleksi ini, *BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta* menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi anak berkebutuhan khusus. Dukungan seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan inklusif sehingga semakin banyak anak berkebutuhan khusus memperoleh kesempatan untuk belajar, berkembang, mandiri, dan meraih masa depan yang lebih baik. #baznas #Infaq #Zakat #Sedekah
SCB17/06/2026 | Habibi Zein
Gerak Cepat BAZNAS (BAZIS) DKI Pasok Kebutuhan Darurat 674 Penyintas Kebakaran P
Gerak Cepat BAZNAS (BAZIS) DKI Pasok Kebutuhan Darurat 674 Penyintas Kebakaran P
Gerak Cepat BAZNAS (BAZIS) DKI Pasok Kebutuhan Darurat 674 Penyintas Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran Jakarta, 3 Juni 2026 – Kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di *RW 04 dan RW 05, kawasan Pasar Jiung* , Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin malam (1/6) menghanguskan *304 rumah dan berdampak pada 354 kepala keluarga atau 674 jiwa* dan *8 orang* dilaporkan mengalami luka sedang akibat peristiwa tersebut. Menindaklanjuti musibah ini, Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, *Akhmad H. Abu Bakar* , mendampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta, *Rano Karno* , meninjau langsung lokasi terdampak pada Selasa (2/6). Kunjungan dilakukan untuk memastikan penanganan darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar warga berjalan dengan baik.Dalam dialog bersama warga, Wakil Gubernur Rano Karno menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui penyediaan tempat tinggal yang lebih aman dan layak, termasuk melalui penyediaan hunian vertikal bagi warga terdampak. Sementara itu, Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar menegaskan komitmen lembaganya untuk hadir sejak awal masa tanggap darurat.> "Musibah kebakaran ini menjadi duka bagi kita semua. BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta hadir sebagai bagian dari ikhtiar membantu meringankan beban warga terdampak. Kami akan terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan seluruh pihak terkait agar kebutuhan para penyintas dapat terpenuhi dengan baik," ujar Akhmad H. Abu Bakar. Sejak Senin malam (1/6), Tim BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana (BTB) DKI Jakarta telah bergerak cepat ke lokasi untuk mendampingi proses evakuasi dan melakukan asesmen kebutuhan mendesak para penyintas. Sebanyak lima relawan dan satu koordinator lapangan diterjunkan langsung ke lokasi, dengan Posko Tanggap Bencana didirikan di Lapangan Jusuf Hamka sebagai pusat koordinasi bantuan dan pendampingan warga. Posko direncanakan beroperasi selama tujuh hari masa tanggap darurat, dan akan diperpanjang apabila para penyintas masih membutuhkan pendampingan.Berdasarkan asesmen tersebut, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan yang mencakup:- *Makanan siap saji untuk sarapan:* 500 porsi (hari pertama), 600 porsi (hari kedua), dan 600 porsi (hari ketiga) — total 1.700 porsi;- 354 *paket sembako* yang disalurkan kepada seluruh KK terdampak;- *Layanan dapur air* untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lokasi pengungsian;- *Mushola darurat* untuk mendukung kebutuhan ibadah warga;- *Popok (pampers) bayi dan dewasa* bagi kelompok rentan. Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan di antara para penyintas, yang mencakup 35 lansia, 90 balita, serta ratusan anak usia sekolah dari dua RW terdampak. "Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pengungsian. BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyesuaikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat," kata Akhmad H. Abu Bakar. Atas respons cepat yang diberikan, Wakil Gubernur DKI Jakarta mengapresiasi seluruh pihak yang telah bergerak membantu warga terdampak, termasuk BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta yang hadir memberikan dukungan kemanusiaan sejak awal kejadian.
BTB10/06/2026 | Habibi Zein
Senyum Haru Ibu Bainah: Rumah Nyaris Roboh Kini Kokoh Berkat Bedah Rumah BAZNAS
Senyum Haru Ibu Bainah: Rumah Nyaris Roboh Kini Kokoh Berkat Bedah Rumah BAZNAS
Senyum Haru Ibu Bainah: Rumah Nyaris Roboh Kini Kokoh Berkat Bedah Rumah BAZNAS (BAZIS) Jakarta Barat, 8 Juni 2026 — Raut wajah haru terpancar dari Ibu Bainah saat ia melangkah masuk ke rumahnya yang telah direnovasi total. Kini, ia tak lagi harus khawatir akan keselamatan keluarganya. Hunian yang dulunya nyaris roboh tersebut telah bertransformasi menjadi tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman melalui Program Bedah Rumah Dhuafa oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta.Peresmian rumah yang berlokasi di Kelurahan Krendang, RW 06, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat ini dihadiri langsung oleh Walikota Administrasi Jakarta Barat, Hj. Iin Mutmainnah, Kepala Pelaksana Wilayah BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Barat, Heru Nurwanto, jajaran Pemerintah Kota, serta tokoh masyarakat setempat. Transformasi Hunian, Mengubah Kecemasan Menjadi KetenanganSebelum mendapatkan bantuan, kondisi rumah Ibu Bainah sangat memprihatinkan. Dinding yang retak dan atap yang bocor membuat keluarganya selalu dilanda rasa waswas, terutama saat hujan deras atau angin kencang melanda."Dulu, kalau hujan, saya tidak bisa tidur tenang karena air masuk ke dalam rumah. Saat angin besar, saya selalu takut rumah ini akan ambruk. Alhamdulillah, sekarang rumah saya sudah jauh lebih baik dan nyaman. Terima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS (BAZIS), para donatur, dan semua pihak yang telah membantu," ujar Ibu Bainah dengan mata berkaca-kaca. Walikota Administrasi Jakarta Barat, Hj. Iin Mutmainnah, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terbangun antara Pemerintah Kota, BAZNAS (BAZIS), ASN, dan seluruh masyarakat. Program ini telah berhasil merenovasi 25 unit rumah di wilayah Jakarta Barat."Program ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan manfaat konkret bagi warga yang membutuhkan. Terima kasih kepada BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta atas dedikasinya," tutur Iin Mutmainnah. Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS (BAZIS). Menurutnya, dukungan dari masyarakat adalah kunci utama agar program-program sosial yang berdampak luas, seperti bedah rumah, dapat terus dirasakan oleh warga prasejahtera. Kepala Pelaksana Wilayah BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Barat, Heru Nurwanto, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana zakat secara berkelanjutan."Tujuan utama kami adalah memastikan warga prasejahtera memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat. Semoga bantuan ini tidak sekadar memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan semangat serta harapan baru bagi keluarga Ibu Bainah," jelas Heru. Untuk tahun 2026, BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Barat telah menetapkan target ambisius, yakni melakukan perbaikan bagi 120 unit rumah warga dhuafa. Peresmian rumah Ibu Bainah menjadi tonggak ke-25 dari rangkaian upaya untuk meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta Barat secara berkelanjutan. #baznas #Infaq #Zakat #Bedah Rumah #Sedekah
RTLH10/06/2026 | Habibi Zein
Bahagianya Bapak Mad Sani Warga Kembangan Selatan Jakarta Barat, Setelah Rumahny
Bahagianya Bapak Mad Sani Warga Kembangan Selatan Jakarta Barat, Setelah Rumahny
Bahagianya Bapak Mad Sani Warga Kembangan Selatan Jakarta Barat, Setelah Rumahnya di Bedah BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat Camat Kembangan, M. Fahmy Karsawijaya, meresmikan hasil dari program bedah rumah Baznas Bazis Jakarta Barat yang ditandai dengan gunting pita dan penyerahan kunci rumah milik Mad Sani (55), warga RT 006 RW 01, Kembangan Selatan, Kembangan, Selasa (9/6). "Kami menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program bedah rumah Baznas Bazis Jakarta Barat," ujarnya didampingi Lurah Kembangan Selatan, Junaidi. Menurutnya, program tersebut bisa terlaksana berkat partisipasi warga dalam menunaikan zakat infaq dan sedekah (ZIS). Karena dana yang dikumpulkan tersebut dikembalikan lagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Diharapkan program tersebut dapat membawa manfaat bagi masyarakat, terutama buat keluarga Mad Sani. "Semoga peresmian bedah rumah milik Mad Sani beserta keluarga dapat memberikan manfaat, keberkahan serta membawa dampak positif bagi seluruh penghuni rumah," jelasnya. Sementara itu, Mad Sani (55), warga RT 006 RW 01, mengaku bersyukur dan berterimakasih kepada Pemkot Jakarta Barat, dan Baznas Bazis Jakbar, dalam memberikan bantuan melalui program bedah rumah. "Saya dan keluarga menyampaikan rasa syukur dan terimakasih yang mendalam atas bantuan yang telah diberikan. Saya sangat terbantu dengan adanya program Baznas Bazis. Sehingga, saya dan keluarga bisa menampati dengan nyaman dan aman," ujarnya. Sebelum bedah rumah, Mad Sani mengaku prihatin dengan kondisi rumahnya. Atap pada bocor ketika hujan, dan kayu keropos dimakan rayap rawan ambruk. "Selama ini saya tak bisa memperbaiki, karena tidak memiliki dana," ucapnya. Hadir dalam peresmian rumah tim dari anggota DPRD DKI Jakarta, ASN Kelurahan Kembangan Selatan, pengurus RT dan RW 06, LMK, FKDM serta tokoh masyarakat setempat. sementara itu Kepala Pelaksana BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat, Heru Nurwanto mengatakan "Bantuan Bedah Rumah ini merupakan wujud konsisten BAZNAS yang terus hadir untuk masyarakat di Jakarta Khususnya di Jakarta Barat, Tujuan utama kami adalah memastikan warga prasejahtera memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat. Semoga bantuan ini tidak sekadar memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan semangat serta harapan baru bagi keluarga Bapak Mad Sani. "jelas Heru. Untuk tahun 2026, BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Barat telah menetapkan target ambisius, yakni melakukan perbaikan bagi 120 unit rumah warga dhuafa. Peresmian rumah Ibu Bainah menjadi tonggak ke-25 dari rangkaian upaya untuk meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta Barat secara berkelanjutan. Yuk bantu kami agar Program ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekahmu melalui https://donasi.baznasbazisdki.id/ #baznas #Infaq #Bedah Rumah #Zakat #Sedekah
RTLH10/06/2026 | Habibi Zein
BAZNAS BAZIS Tanggap Bencana DKI Jakarta Gelar Edukasi Kebencanaan di SMP IT Ar-
BAZNAS BAZIS Tanggap Bencana DKI Jakarta Gelar Edukasi Kebencanaan di SMP IT Ar-
BAZNAS BAZIS Tanggap Bencana DKI Jakarta Gelar Edukasi Kebencanaan di SMP IT Ar-Rudho Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana di lingkungan sekolah, tim BAZNAS BAZIS Tanggap Bencana menggelar kegiatan pengurangan risiko bencana (PRB) di SMP IT Ar-Rudho, Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Kegiatan ini melibatkan 312 orang yang terdiri dari siswa, guru, staf, dan komite sekolah. Suasana penuh antusiasme terlihat selama kegiatan berlangsung. Tim memberikan edukasi langsung mengenai mitigasi bencana gempa bumi, kebakaran, dan banjir, lengkap dengan pengenalan alat penyelamatan air (water rescue). Selain materi edukasi, seluruh peserta mengikuti simulasi gempa yang praktis dan menyenangkan. Guru, murid, komite sekolah, petugas keamanan, hingga petugas kebersihan aktif berpartisipasi. Selain itu, pelatihan pemadaman api dasar diberikan dengan praktik langsung menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan semua pihak dalam merespons keadaan darurat dengan cepat dan tepat. “Kesadaran dan kesiapsiagaan adalah kunci utama untuk mengurangi risiko bencana. Kami sangat senang melihat antusiasme seluruh warga sekolah yang siap menghadapi situasi darurat bersama-sama,” ujar Koordinator Tim BAZNAS BAZIS Tanggap Bencana. Cuaca pagi ini cerah, mendukung kelancaran kegiatan yang juga didukung oleh tim profesional yang terdiri dari 4 personil Baznas Bazis Tanggap Bencana dan 2 personil Masjid Tanggap Bencana. Menurut Yudiman, Komandan Tanggap Bencana Baznas Bazis DKI Jakarta, “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan budaya sadar bencana sejak dini, terutama di lingkungan sekolah. Kami berharap seluruh elemen sekolah dapat terus bekerjasama dan aktif berperan dalam mitigasi bencana, agar ketika musibah datang, mereka sudah siap dan tidak panik.” Pelatihan pengurangan risiko bencana (PRB) ini juga tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan para muzakki yang menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS (Bazis) DKI Jakarta. Berkat dukungan ini, berbagai program dan kolaborasi strategis dapat terus berjalan. Setiap pagi, pimpinan beserta seluruh amilin dan amilat BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dengan tulus meluangkan waktu untuk mendoakan para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada Baznas (Bazis) DKI Jakarta. Kami sangat bersyukur atas kepercayaan dan kebaikan hati Anda semua. Semoga setiap amal baik yang Anda titipkan selalu diberkahi oleh Allah SWT, menjadi sumber berkah yang terus mengalir, sehingga berbagai program kemanusiaan kami bisa terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi banyak orang. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari komitmen BAZNAS BAZIS dalam mendukung masyarakat, khususnya institusi pendidikan, agar lebih siap dan tangguh dalam menghadapi bencana.
BTB08/08/2025 | Habibi Zein
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. DKI Jakarta.

Lihat Daftar Rekening →