WhatsApp Icon
Dari Zakat untuk Umat, Program Bedah Rumah Baznas Bazis Wujudkan Hunian Layak di Jakarta Utara

Dari Zakat untuk Umat, Program Bedah Rumah Baznas Bazis Wujudkan Hunian Layak di Jakarta Utara

Dari Zakat untuk Umat, Program Bedah Rumah Baznas Bazis Wujudkan Hunian Layak di Jakarta Utara

Kominfotik JU – Senyum bahagia terpancar dari wajah Minarni (56), warga RT 018 RW 007, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, saat menempati rumah barunya yang kini berdiri kokoh dan nyaman. Setelah puluhan tahun tinggal di rumah yang kerap kebanjiran dan nyaris roboh, impiannya memiliki hunian layak akhirnya terwujud melalui Program Bedah Rumah Baznas Bazis Kota Administrasi Jakarta Utara.

Bagi Minarni, rumah baru yang kini ditempatinya bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi keluarganya. Rumah berukuran 6 x 3,2 meter yang berdiri di atas tanah warisan orang tuanya itu telah dihuni keluarga selama lebih dari 45 tahun. Sebelumnya, rumah tersebut mengalami kerusakan parah dan hampir setiap hujan turun selalu dilanda banjir.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Baznas Bazis, Bapak Camat, Bapak Lurah, dan semua yang telah membantu. Rumah kami kini sudah bagus dan nyaman. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu dengan kesehatan, keberkahan, serta perlindungan-Nya," ucap Minarni.

Ia menambahkan, proses pembangunan rumahnya berlangsung sekitar tiga minggu hingga akhirnya berubah menjadi hunian yang layak dan aman untuk ditempati bersama keluarga.

Program yang dijalankan bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara tersebut menjadi salah satu upaya nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang sehat, aman, dan layak huni bagi warga kurang mampu.

Pada tahun 2026, Program Bedah Rumah Dhuafa menargetkan pembangunan 35 rumah. Pada Semester I, sebanyak 20 warga telah menjadi penerima manfaat, dengan rincian 15 rumah telah selesai dibangun dan lima rumah lainnya masih dalam tahap pengerjaan, sementara sisanya tengah menjalani proses asesmen.

Kepala Pelaksana Wilayah Baznas Bazis Kota Administrasi Jakarta Utara, Wisnu Cakraningrat, mengatakan Program Bedah Rumah merupakan program rutin tahunan yang disinergikan bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

"Program ini bertujuan membantu warga dhuafa atau mustahik agar memiliki hunian yang layak, sehat, aman, dan nyaman. Tahun ini kami menargetkan 35 rumah. Pada semester I telah selesai membangun 15 rumah, lima rumah sedang dalam proses, sedangkan sisanya masih dalam tahap asesmen," ujarnya.

Wisnu menjelaskan, seluruh pembiayaan program berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN), perusahaan, serta masyarakat melalui unit pengumpul zakat di tingkat kelurahan, RT, dan RW.

Menurutnya, seluruh dana yang dihimpun dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program sosial, termasuk bedah rumah. Bahkan, kelurahan dengan penghimpunan ZIS yang tinggi akan mendapatkan apresiasi berupa tambahan kuota program bedah rumah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota beserta jajaran yang terus mendukung program Baznas Bazis Jakarta Utara. Semoga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya," katanya.

Saat meresmikan Program Bedah Rumah Semester I Tahun 2026 di lingkungan RT 018 RW 007, Kelurahan Lagoa, Kamis (9/7), Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menegaskan bahwa program tersebut bukan hanya membangun sebuah rumah, tetapi juga membangun harapan, mengangkat martabat, dan membuka masa depan yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat. 

"Hunian yang layak menjadi fondasi penting bagi terciptanya kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah bersama Baznas Bazis dalam mengurangi ketimpangan hunian sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat," ungkapnya.

Hendra menambahkan, seluruh pembiayaan program berasal dari dana ZIS yang dihimpun dari ASN, perusahaan, dan masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga yang membutuhkan. Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat melalui Baznas Bazis agar semakin banyak warga yang dapat dibantu.

Dalam kesempatan tersebut, Hendra juga mengingatkan masyarakat untuk melaporkan apabila masih terdapat warga yang ijazahnya tertahan di sekolah agar dapat difasilitasi melalui Program Tebus Ijazah. "Saya berharap tidak ada lagi anak-anak kita yang terkendala meraih masa depan karena ijazahnya tertahan. Pendidikan adalah pintu gerbang menuju kehidupan yang lebih baik," tuturnya.

Pada acara peresmian Program Bedah Rumah Semester I Tahun 2026 turut dihadiri Ketua Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta, KH. A. Nur Alam Bakhtir, Camat Koja, Toto Bondan, Lurah Lagoa, Yuyun Wahyudi, serta jajaran terkait.

09/07/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta: BAZNAS (BAZIS) Salurkan Santunan Rp3,44 Miliar untuk 3.440 Anak Yatim se-DKI Jakarta

Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta: BAZNAS (BAZIS) Salurkan Santunan Rp3,44 Miliar untuk 3.440 Anak Yatim se-DKI Jakarta*

BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan _"Santunan Muharram dan Belanja Bersama Anak Yatim: Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta"_ di Gajah Mada Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2026), dihadiri langsung oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Bapak Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M., beserta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Program yang dirancang untuk menebar kebahagiaan ini menjangkau skala masif di seluruh wilayah administrasi Jakarta. Total penerima manfaat pada tahun ini mencapai *3.440 anak yatim* yang tersebar di *5 Wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu* , dengan total dengan total santunan senilai *Rp3.440.000.000,-* _(Tiga Miliar Empat Ratus Empat Puluh Juta Rupiah)_ . Secara rinci, sebaran penyaluran santunan di wilayah DKI Jakarta pada momentum Muharram tahun ini adalah sebagai berikut:
- Jakarta Selatan: 1.200 anak yatim (Total Rp1,2 Miliar)
- Jakarta Timur: 600 anak yatim (Total Rp600 Juta)
- Jakarta Utara: 550 anak yatim (Total Rp550 Juta)
- Jakarta Barat: 450 anak yatim (Total Rp450 Juta)
- Jakarta Pusat: 400 anak yatim (Total Rp400 Juta)
- Kepulauan Seribu: 240 anak yatim (Total Rp240 Juta)

Dari ribuan penerima manfaat tersebut, sebanyak *150 anak yatim* dengan rentang usia *7 hingga 12 tahun* dihadirkan secara langsung di Gajah Mada Plaza untuk merasakan pengalaman berbelanja dan merayakan kebersamaan. Setiap anak yang hadir menerima *paket santunan senilai Rp1.000.000,-* yang terdiri atas:
- Rp500.000,- paket pemenuhan gizi (beras, telur, daging kornet, daging ayam, susu, dan bahan pangan lainnya);
- Rp250.000,- voucher belanja di Hypermart;
- Rp250.000,- uang tunai;
- Tambahan paket sekolah berupa tas dan alat tulis.

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan program-program yang menyentuh langsung masyarakat. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus mendukung keberlanjutan kegiatan serupa pada tahun-tahun mendatang.

Gubernur Pramono mengapresiasi BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung berbagai program sosial, termasuk Program Pemutihan Ijazah bagi peserta didik dari keluarga prasejahtera. Sepanjang 2025, program tersebut telah membantu 6.050 peserta didik dengan total bantuan Rp14,9 miliar, dan pada 2026 Pemprov DKI Jakarta menargetkan pemutihan 6.000 ijazah agar semakin banyak anak dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala administrasi.
Ia turut menyoroti keberlanjutan dan cakupan kerja BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta di luar kegiatan hari ini. 
> "Kegiatan seperti ini sederhana temanya, tapi manfaatnya besar dan langsung dirasakan oleh anak-anak yatim kita. Insya Allah, kegiatan baik seperti ini akan terus kita adakan setiap tahun," ujar Pramono.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dengan program-program lain seperti Tebus Ijazah dan Bedah Rumah Dhuafa, yang menurutnya memperlihatkan cakupan kerja lembaga yang menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat.

Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M., menambahkan, kegiatan hari ini merupakan representasi dari penyaluran yang lebih luas ke seluruh penjuru Jakarta.
> "Setiap keranjang belanja yang terisi hari ini bukan sekadar barang kebutuhan, melainkan simbol harapan, kemandirian, dan bukti kasih sayang kita untuk anak yatim DKI Jakarta," tuturnya.

Sebagai bentuk komitmen transparansi, *Laporan Keuangan BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025 kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)* dari auditor independen — capaian yang menjadi salah satu indikator bahwa pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah oleh lembaga dijalankan secara profesional dan akuntabel, sejalan dengan prinsip amanah yang menjadi landasan seluruh program penyaluran, termasuk Santunan Muharam.

BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dukungan dan kehadiran langsung dalam kegiatan ini, serta kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta.

09/07/2026 | Kontributor: Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Resmikan MCK Kolaborasi Bersama PT JNE di Kelurahan Tomang

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Resmikan MCK Kolaborasi Bersama PT JNE di Kelurahan Tomang

Jakarta, 29 Juni 2026 – BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta meresmikan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di RW 12 Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (29/6). Peresmian dilakukan oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, bersama Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, sebagai wujud kolaborasi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dengan PT JNE dalam meningkatkan akses sanitasi yang layak bagi masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk.

Peresmian MCK tersebut dilaksanakan usai rangkaian Deklarasi Open Defecation Free (ODF) Kelurahan Tomang yang dipimpin Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Kehadiran fasilitas sanitasi ini menjadi bagian dari dukungan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari praktik buang air besar sembarangan.

Program pembangunan dan renovasi MCK merupakan hasil kolaborasi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dengan PT JNE melalui penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp110 juta. Sebanyak Rp70 juta dimanfaatkan untuk pembangunan dan renovasi MCK di Kelurahan Tomang yang kini telah selesai dan siap digunakan masyarakat. Sementara Rp40 juta lainnya dialokasikan untuk renovasi MCK di Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, yang saat ini masih dalam tahap penyusunan perencanaan dan desain.

Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, mengatakan penyediaan fasilitas sanitasi yang layak merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, akses terhadap MCK yang bersih dan sehat tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan lingkungan, tetapi juga menjaga kenyamanan dan martabat masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

"Kami meyakini bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi juga melalui penyediaan fasilitas dasar yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Kehadiran MCK ini diharapkan dapat membantu masyarakat hidup lebih sehat, nyaman, dan bermartabat," ujar Akhmad H. Abu Bakar.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan PT JNE menjadi contoh bagaimana dana zakat, infak, sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS (BAZIS) serta dana CSR perusahaan dapat disinergikan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Kolaborasi ini membuktikan bahwa pemerintah, lembaga pengelola zakat, dan dunia usaha dapat berjalan bersama menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat. Kami berharap semakin banyak mitra yang bergabung sehingga lebih banyak lagi program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga, khususnya masyarakat prasejahtera yang tinggal di kawasan padat penduduk," tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, mengapresiasi kontribusi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan PT JNE dalam mendukung penyediaan fasilitas sanitasi yang layak bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan mendukung Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

"Wilayah padat penduduk membutuhkan perhatian dan gotong royong dari berbagai pihak. Kehadiran MCK ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS (BAZIS), dan dunia usaha mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap sinergi seperti ini terus berkembang sehingga semakin banyak warga yang memperoleh akses terhadap sanitasi yang layak," ujar Iin.

Peresmian MCK di RW 12 Kelurahan Tomang menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan fasilitas dasar yang layak. Ke depan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk menghadirkan lebih banyak program yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk dan wilayah yang masih membutuhkan akses sanitasi yang memadai.

09/07/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Lebaran Yatim, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Berikan Santunan Kepada 1000 anak Yatim di Jakarta Selatan

Lebaran Yatim, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Berikan Santunan Kepada 1000 anak Yatim di Jakarta Selatan

Seperti diketahui, ‘Lebaran Anak Yatim’ merupakan tradisi masyarakat Muslim di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 10 Muharram atau dikenal juga sebagai Hari Asyura untuk menyantuni dan membahagiakan anak-anak yatim.

Dalam peringaatan tersebut Badan Amil Zakat Nasional (Baznas Bazis) Jakarta Selatan memberikan kepada 1.000 anak yatim santunan non tunai (cashless) dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Darul Jannah, lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) itu dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga perbankan, di mana setiap anak yatim menerima buku tabungan dan kartu ATM.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan transparansi, keamanan, serta kemudahan dalam penyaluran bantuan.

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan bertepatan dengan peringatan 10 Muharram yang dikenal sebagai hari istimewa dan penuh keberkahan bagi anak yatim.

“Kegiatan ini diselenggarakan bertepatan dengan peringatan 10 Muharram, momen yang dikenal sebagai hari istimewa dan penuh berkah bagi anak yatim. Penerapan sistem cashless ini sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan transaksi keuangan yang lebih aman, transparan, dan teratur,” ujar Syafrin Liputo.

Menurutnya, inovasi penyaluran santunan secara non tunai juga menjadi bagian dari upaya modernisasi tata kelola bantuan sosial sehingga dapat diterima langsung oleh para penerima manfaat.

Sementara itu, Kepala Baznas Bazis Jakarta Selatan, Ahmad Kahfi, menyampaikan bahwa santunan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar anak yatim, khususnya biaya pendidikan dan kebutuhan sekolah.

“Dengan bantuan ini, kami berharap tidak ada lagi kendala dari sisi pembiayaan yang menghambat proses belajar mereka. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan anak-anak kita dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta meraih kesuksesan di masa depan,” katanya.

Ia menegaskan, Baznas Bazis Jakarta Selatan berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan secara tepat sasaran serta memastikan setiap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan anak yatim.

Kegiatan santunan yang dihadiri Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Mukhlisin, Asisten Kesejahteraan Rakyat Tomy Fudihartono, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, Dandim 0504/Jakarta Selatan Letkol Kav. I Nyoman Artawan, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan itu mengharapkan adanya semangat kepedulian terhadap anak yatim yang terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Baznas Bazis, dan berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan sosial di Jakarta Selatan

01/07/2026 | Kontributor: Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat sekaligus Berikan Apresiasi Kepada Pengumpul ZIS Terbaik

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat sekaligus Berikan Apresiasi Kepada Pengumpul ZIS Terbaik

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat sekaligus Berikan Apresiasi Kepada Pengumpul ZIS Terbaik

Jakarta, 23 Juni 2026 — BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta bersama Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat memberikan apresiasi kepada madrasah dan lembaga pendidikan yang berhasil menghimpun Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terbanyak melalui Program Gerakan Amplop Ramadhan 1447 H. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menyalurkan bantuan Tebus Ijazah kepada 118 siswa dari 11 madrasah di Jakarta Barat yang ijazahnya tertahan akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Yuli Hartono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat Saiful Amri, Kepala Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Jakarta Barat Heru Norwanto, serta jajaran Kementerian Agama dan kepala madrasah se-Jakarta Barat.

Program Gerakan Amplop Ramadhan merupakan inovasi pengumpulan infak dan sedekah yang melibatkan peserta didik madrasah dan pondok pesantren di bawah naungan Kementerian Agama Kota Jakarta Barat. Program ini tidak hanya bertujuan menghimpun dana sosial keagamaan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi sejak usia dini.

Pada tahun 2026, Program Gerakan Amplop Ramadhan berhasil menghimpun dana sebesar Rp247.678.000 yang berasal dari partisipasi 168 lembaga pendidikan, terdiri atas madrasah negeri, madrasah swasta, PC IGRA, dan KKMI di lingkungan Kementerian Agama Kota Jakarta Barat. Capaian tersebut melanjutkan keberhasilan program pada tahun sebelumnya yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp411.375.200.

Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar mengatakan bahwa Gerakan Amplop Ramadhan merupakan bagian dari upaya membangun karakter sosial peserta didik melalui kebiasaan berbagi dan peduli terhadap sesama.

“Gerakan Amplop Ramadhan lahir dari keyakinan bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter. Ketika peserta didik menyisihkan sebagian uang jajannya untuk berinfak, mereka sedang belajar tentang empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial,” ujar Akhmad.

Menurut Akhmad, keberhasilan program tidak hanya diukur dari nominal dana yang terkumpul, tetapi juga dari keterlibatan 168 lembaga pendidikan yang menjadi modal sosial penting dalam membangun budaya filantropi di lingkungan madrasah. Ia mengapresiasi seluruh madrasah, guru, orang tua, dan peserta didik yang telah berpartisipasi aktif dalam program tersebut.

Dana yang terhimpun kemudian didayagunakan melalui program Tebus Ijazah dengan total penyaluran sebesar Rp124.317.000. Bantuan tersebut diberikan kepada 118 siswa dari 11 madrasah yang mengalami kendala dalam pengambilan ijazah karena kondisi ekonomi keluarga.

Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Yuli Hartono mengapresiasi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta atas penyelenggaraan kegiatan yang tidak hanya memberikan penghargaan kepada pengumpul ZIS terbaik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui program Tebus Ijazah. Menurutnya, program tersebut menunjukkan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara amanah dan disalurkan secara tepat sasaran untuk mendukung dunia pendidikan.

“Program Tebus Ijazah menjadi bukti bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat dan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan serta meraih masa depan yang lebih baik. Ini merupakan wujud nyata kebermanfaatan zakat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Yuli Hartono.

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap sinergi dengan Kementerian Agama, madrasah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga Program Gerakan Amplop Ramadhan dan Tebus Ijazah dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat serta semakin memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pendidikan masyarakat.

25/06/2026 | Kontributor: Habibi Zein

Berita Terbaru

Dari Zakat untuk Umat, Program Bedah Rumah Baznas Bazis Wujudkan Hunian Layak di Jakarta Utara
Dari Zakat untuk Umat, Program Bedah Rumah Baznas Bazis Wujudkan Hunian Layak di Jakarta Utara
Dari Zakat untuk Umat, Program Bedah Rumah Baznas Bazis Wujudkan Hunian Layak di Jakarta Utara Dari Zakat untuk Umat, Program Bedah Rumah Baznas Bazis Wujudkan Hunian Layak di Jakarta Utara Kominfotik JU – Senyum bahagia terpancar dari wajah Minarni (56), warga RT 018 RW 007, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, saat menempati rumah barunya yang kini berdiri kokoh dan nyaman. Setelah puluhan tahun tinggal di rumah yang kerap kebanjiran dan nyaris roboh, impiannya memiliki hunian layak akhirnya terwujud melalui Program Bedah Rumah Baznas Bazis Kota Administrasi Jakarta Utara. Bagi Minarni, rumah baru yang kini ditempatinya bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi keluarganya. Rumah berukuran 6 x 3,2 meter yang berdiri di atas tanah warisan orang tuanya itu telah dihuni keluarga selama lebih dari 45 tahun. Sebelumnya, rumah tersebut mengalami kerusakan parah dan hampir setiap hujan turun selalu dilanda banjir. "Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Baznas Bazis, Bapak Camat, Bapak Lurah, dan semua yang telah membantu. Rumah kami kini sudah bagus dan nyaman. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu dengan kesehatan, keberkahan, serta perlindungan-Nya," ucap Minarni. Ia menambahkan, proses pembangunan rumahnya berlangsung sekitar tiga minggu hingga akhirnya berubah menjadi hunian yang layak dan aman untuk ditempati bersama keluarga. Program yang dijalankan bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara tersebut menjadi salah satu upaya nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang sehat, aman, dan layak huni bagi warga kurang mampu. Pada tahun 2026, Program Bedah Rumah Dhuafa menargetkan pembangunan 35 rumah. Pada Semester I, sebanyak 20 warga telah menjadi penerima manfaat, dengan rincian 15 rumah telah selesai dibangun dan lima rumah lainnya masih dalam tahap pengerjaan, sementara sisanya tengah menjalani proses asesmen. Kepala Pelaksana Wilayah Baznas Bazis Kota Administrasi Jakarta Utara, Wisnu Cakraningrat, mengatakan Program Bedah Rumah merupakan program rutin tahunan yang disinergikan bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. "Program ini bertujuan membantu warga dhuafa atau mustahik agar memiliki hunian yang layak, sehat, aman, dan nyaman. Tahun ini kami menargetkan 35 rumah. Pada semester I telah selesai membangun 15 rumah, lima rumah sedang dalam proses, sedangkan sisanya masih dalam tahap asesmen," ujarnya. Wisnu menjelaskan, seluruh pembiayaan program berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN), perusahaan, serta masyarakat melalui unit pengumpul zakat di tingkat kelurahan, RT, dan RW. Menurutnya, seluruh dana yang dihimpun dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program sosial, termasuk bedah rumah. Bahkan, kelurahan dengan penghimpunan ZIS yang tinggi akan mendapatkan apresiasi berupa tambahan kuota program bedah rumah. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota beserta jajaran yang terus mendukung program Baznas Bazis Jakarta Utara. Semoga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya," katanya. Saat meresmikan Program Bedah Rumah Semester I Tahun 2026 di lingkungan RT 018 RW 007, Kelurahan Lagoa, Kamis (9/7), Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menegaskan bahwa program tersebut bukan hanya membangun sebuah rumah, tetapi juga membangun harapan, mengangkat martabat, dan membuka masa depan yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat. "Hunian yang layak menjadi fondasi penting bagi terciptanya kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah bersama Baznas Bazis dalam mengurangi ketimpangan hunian sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat," ungkapnya. Hendra menambahkan, seluruh pembiayaan program berasal dari dana ZIS yang dihimpun dari ASN, perusahaan, dan masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga yang membutuhkan. Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat melalui Baznas Bazis agar semakin banyak warga yang dapat dibantu. Dalam kesempatan tersebut, Hendra juga mengingatkan masyarakat untuk melaporkan apabila masih terdapat warga yang ijazahnya tertahan di sekolah agar dapat difasilitasi melalui Program Tebus Ijazah. "Saya berharap tidak ada lagi anak-anak kita yang terkendala meraih masa depan karena ijazahnya tertahan. Pendidikan adalah pintu gerbang menuju kehidupan yang lebih baik," tuturnya. Pada acara peresmian Program Bedah Rumah Semester I Tahun 2026 turut dihadiri Ketua Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta, KH. A. Nur Alam Bakhtir, Camat Koja, Toto Bondan, Lurah Lagoa, Yuyun Wahyudi, serta jajaran terkait. #Bedah Rumah #Infaq #Zakat #Sedekah #baznas
BERITA09/07/2026 | Habibi Zein
Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta: BAZNAS (BAZIS) Salurkan Santunan Rp3,44 Miliar untuk 3.440 Anak Yatim se-DKI Jakarta
Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta: BAZNAS (BAZIS) Salurkan Santunan Rp3,44 Miliar untuk 3.440 Anak Yatim se-DKI Jakarta
Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta: BAZNAS (BAZIS) Salurkan Santunan Rp3,44 Miliar untuk 3.440 Anak Yatim se-DKI Jakarta* BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan _"Santunan Muharram dan Belanja Bersama Anak Yatim: Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta"_ di Gajah Mada Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2026), dihadiri langsung oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Bapak Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M., beserta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Program yang dirancang untuk menebar kebahagiaan ini menjangkau skala masif di seluruh wilayah administrasi Jakarta. Total penerima manfaat pada tahun ini mencapai *3.440 anak yatim* yang tersebar di *5 Wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu* , dengan total dengan total santunan senilai *Rp3.440.000.000,-* _(Tiga Miliar Empat Ratus Empat Puluh Juta Rupiah)_ . Secara rinci, sebaran penyaluran santunan di wilayah DKI Jakarta pada momentum Muharram tahun ini adalah sebagai berikut:- Jakarta Selatan: 1.200 anak yatim (Total Rp1,2 Miliar)- Jakarta Timur: 600 anak yatim (Total Rp600 Juta)- Jakarta Utara: 550 anak yatim (Total Rp550 Juta)- Jakarta Barat: 450 anak yatim (Total Rp450 Juta)- Jakarta Pusat: 400 anak yatim (Total Rp400 Juta)- Kepulauan Seribu: 240 anak yatim (Total Rp240 Juta) Dari ribuan penerima manfaat tersebut, sebanyak *150 anak yatim* dengan rentang usia *7 hingga 12 tahun* dihadirkan secara langsung di Gajah Mada Plaza untuk merasakan pengalaman berbelanja dan merayakan kebersamaan. Setiap anak yang hadir menerima *paket santunan senilai Rp1.000.000,-* yang terdiri atas:- Rp500.000,- paket pemenuhan gizi (beras, telur, daging kornet, daging ayam, susu, dan bahan pangan lainnya);- Rp250.000,- voucher belanja di Hypermart;- Rp250.000,- uang tunai;- Tambahan paket sekolah berupa tas dan alat tulis. Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan program-program yang menyentuh langsung masyarakat. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus mendukung keberlanjutan kegiatan serupa pada tahun-tahun mendatang. Gubernur Pramono mengapresiasi BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung berbagai program sosial, termasuk Program Pemutihan Ijazah bagi peserta didik dari keluarga prasejahtera. Sepanjang 2025, program tersebut telah membantu 6.050 peserta didik dengan total bantuan Rp14,9 miliar, dan pada 2026 Pemprov DKI Jakarta menargetkan pemutihan 6.000 ijazah agar semakin banyak anak dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala administrasi.Ia turut menyoroti keberlanjutan dan cakupan kerja BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta di luar kegiatan hari ini. > "Kegiatan seperti ini sederhana temanya, tapi manfaatnya besar dan langsung dirasakan oleh anak-anak yatim kita. Insya Allah, kegiatan baik seperti ini akan terus kita adakan setiap tahun," ujar Pramono.Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dengan program-program lain seperti Tebus Ijazah dan Bedah Rumah Dhuafa, yang menurutnya memperlihatkan cakupan kerja lembaga yang menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M., menambahkan, kegiatan hari ini merupakan representasi dari penyaluran yang lebih luas ke seluruh penjuru Jakarta.> "Setiap keranjang belanja yang terisi hari ini bukan sekadar barang kebutuhan, melainkan simbol harapan, kemandirian, dan bukti kasih sayang kita untuk anak yatim DKI Jakarta," tuturnya. Sebagai bentuk komitmen transparansi, *Laporan Keuangan BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025 kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)* dari auditor independen — capaian yang menjadi salah satu indikator bahwa pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah oleh lembaga dijalankan secara profesional dan akuntabel, sejalan dengan prinsip amanah yang menjadi landasan seluruh program penyaluran, termasuk Santunan Muharam. BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dukungan dan kehadiran langsung dalam kegiatan ini, serta kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta. #baznas #Infaq #Yatim #Sedekah #santunan ojol #Zakat
BERITA09/07/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Resmikan MCK Kolaborasi Bersama PT JNE di Kelurahan Tomang
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Resmikan MCK Kolaborasi Bersama PT JNE di Kelurahan Tomang
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Resmikan MCK Kolaborasi Bersama PT JNE di Kelurahan Tomang Jakarta, 29 Juni 2026 – BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta meresmikan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di RW 12 Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (29/6). Peresmian dilakukan oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, bersama Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, sebagai wujud kolaborasi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dengan PT JNE dalam meningkatkan akses sanitasi yang layak bagi masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk. Peresmian MCK tersebut dilaksanakan usai rangkaian Deklarasi Open Defecation Free (ODF) Kelurahan Tomang yang dipimpin Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Kehadiran fasilitas sanitasi ini menjadi bagian dari dukungan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari praktik buang air besar sembarangan. Program pembangunan dan renovasi MCK merupakan hasil kolaborasi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dengan PT JNE melalui penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp110 juta. Sebanyak Rp70 juta dimanfaatkan untuk pembangunan dan renovasi MCK di Kelurahan Tomang yang kini telah selesai dan siap digunakan masyarakat. Sementara Rp40 juta lainnya dialokasikan untuk renovasi MCK di Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, yang saat ini masih dalam tahap penyusunan perencanaan dan desain. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, mengatakan penyediaan fasilitas sanitasi yang layak merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, akses terhadap MCK yang bersih dan sehat tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan lingkungan, tetapi juga menjaga kenyamanan dan martabat masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. "Kami meyakini bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi juga melalui penyediaan fasilitas dasar yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Kehadiran MCK ini diharapkan dapat membantu masyarakat hidup lebih sehat, nyaman, dan bermartabat," ujar Akhmad H. Abu Bakar. Ia menambahkan, kolaborasi dengan PT JNE menjadi contoh bagaimana dana zakat, infak, sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS (BAZIS) serta dana CSR perusahaan dapat disinergikan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. "Kolaborasi ini membuktikan bahwa pemerintah, lembaga pengelola zakat, dan dunia usaha dapat berjalan bersama menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat. Kami berharap semakin banyak mitra yang bergabung sehingga lebih banyak lagi program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga, khususnya masyarakat prasejahtera yang tinggal di kawasan padat penduduk," tambahnya. Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, mengapresiasi kontribusi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan PT JNE dalam mendukung penyediaan fasilitas sanitasi yang layak bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan mendukung Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). "Wilayah padat penduduk membutuhkan perhatian dan gotong royong dari berbagai pihak. Kehadiran MCK ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS (BAZIS), dan dunia usaha mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap sinergi seperti ini terus berkembang sehingga semakin banyak warga yang memperoleh akses terhadap sanitasi yang layak," ujar Iin. Peresmian MCK di RW 12 Kelurahan Tomang menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan fasilitas dasar yang layak. Ke depan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk menghadirkan lebih banyak program yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk dan wilayah yang masih membutuhkan akses sanitasi yang memadai. #Infaq #baznas #Zakat #Sedekah #Kampung Zakat
BERITA09/07/2026 | Habibi Zein
Lebaran Yatim, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Berikan Santunan Kepada 1000 anak Yatim di Jakarta Selatan
Lebaran Yatim, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Berikan Santunan Kepada 1000 anak Yatim di Jakarta Selatan
Lebaran Yatim, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Berikan Santunan Kepada 1000 anak Yatim di Jakarta Selatan Seperti diketahui, ‘Lebaran Anak Yatim’ merupakan tradisi masyarakat Muslim di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 10 Muharram atau dikenal juga sebagai Hari Asyura untuk menyantuni dan membahagiakan anak-anak yatim. Dalam peringaatan tersebut Badan Amil Zakat Nasional (Baznas Bazis) Jakarta Selatan memberikan kepada 1.000 anak yatim santunan non tunai (cashless) dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Darul Jannah, lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) itu dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga perbankan, di mana setiap anak yatim menerima buku tabungan dan kartu ATM. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan transparansi, keamanan, serta kemudahan dalam penyaluran bantuan. Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan bertepatan dengan peringatan 10 Muharram yang dikenal sebagai hari istimewa dan penuh keberkahan bagi anak yatim. “Kegiatan ini diselenggarakan bertepatan dengan peringatan 10 Muharram, momen yang dikenal sebagai hari istimewa dan penuh berkah bagi anak yatim. Penerapan sistem cashless ini sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan transaksi keuangan yang lebih aman, transparan, dan teratur,” ujar Syafrin Liputo. Menurutnya, inovasi penyaluran santunan secara non tunai juga menjadi bagian dari upaya modernisasi tata kelola bantuan sosial sehingga dapat diterima langsung oleh para penerima manfaat. Sementara itu, Kepala Baznas Bazis Jakarta Selatan, Ahmad Kahfi, menyampaikan bahwa santunan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar anak yatim, khususnya biaya pendidikan dan kebutuhan sekolah. “Dengan bantuan ini, kami berharap tidak ada lagi kendala dari sisi pembiayaan yang menghambat proses belajar mereka. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan anak-anak kita dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta meraih kesuksesan di masa depan,” katanya. Ia menegaskan, Baznas Bazis Jakarta Selatan berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan secara tepat sasaran serta memastikan setiap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan anak yatim. Kegiatan santunan yang dihadiri Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Mukhlisin, Asisten Kesejahteraan Rakyat Tomy Fudihartono, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, Dandim 0504/Jakarta Selatan Letkol Kav. I Nyoman Artawan, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan itu mengharapkan adanya semangat kepedulian terhadap anak yatim yang terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Baznas Bazis, dan berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan sosial di Jakarta Selatan #baznas #Infaq #Yatim #Sedekah #Zakat
BERITA01/07/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat sekaligus Berikan Apresiasi Kepada Pengumpul ZIS Terbaik
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat sekaligus Berikan Apresiasi Kepada Pengumpul ZIS Terbaik
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat sekaligus Berikan Apresiasi Kepada Pengumpul ZIS Terbaik BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat sekaligus Berikan Apresiasi Kepada Pengumpul ZIS Terbaik Jakarta, 23 Juni 2026 — BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta bersama Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat memberikan apresiasi kepada madrasah dan lembaga pendidikan yang berhasil menghimpun Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terbanyak melalui Program Gerakan Amplop Ramadhan 1447 H. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menyalurkan bantuan Tebus Ijazah kepada 118 siswa dari 11 madrasah di Jakarta Barat yang ijazahnya tertahan akibat keterbatasan ekonomi keluarga. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Yuli Hartono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat Saiful Amri, Kepala Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Jakarta Barat Heru Norwanto, serta jajaran Kementerian Agama dan kepala madrasah se-Jakarta Barat. Program Gerakan Amplop Ramadhan merupakan inovasi pengumpulan infak dan sedekah yang melibatkan peserta didik madrasah dan pondok pesantren di bawah naungan Kementerian Agama Kota Jakarta Barat. Program ini tidak hanya bertujuan menghimpun dana sosial keagamaan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi sejak usia dini. Pada tahun 2026, Program Gerakan Amplop Ramadhan berhasil menghimpun dana sebesar Rp247.678.000 yang berasal dari partisipasi 168 lembaga pendidikan, terdiri atas madrasah negeri, madrasah swasta, PC IGRA, dan KKMI di lingkungan Kementerian Agama Kota Jakarta Barat. Capaian tersebut melanjutkan keberhasilan program pada tahun sebelumnya yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp411.375.200. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar mengatakan bahwa Gerakan Amplop Ramadhan merupakan bagian dari upaya membangun karakter sosial peserta didik melalui kebiasaan berbagi dan peduli terhadap sesama. “Gerakan Amplop Ramadhan lahir dari keyakinan bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter. Ketika peserta didik menyisihkan sebagian uang jajannya untuk berinfak, mereka sedang belajar tentang empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial,” ujar Akhmad. Menurut Akhmad, keberhasilan program tidak hanya diukur dari nominal dana yang terkumpul, tetapi juga dari keterlibatan 168 lembaga pendidikan yang menjadi modal sosial penting dalam membangun budaya filantropi di lingkungan madrasah. Ia mengapresiasi seluruh madrasah, guru, orang tua, dan peserta didik yang telah berpartisipasi aktif dalam program tersebut. Dana yang terhimpun kemudian didayagunakan melalui program Tebus Ijazah dengan total penyaluran sebesar Rp124.317.000. Bantuan tersebut diberikan kepada 118 siswa dari 11 madrasah yang mengalami kendala dalam pengambilan ijazah karena kondisi ekonomi keluarga. Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Yuli Hartono mengapresiasi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta atas penyelenggaraan kegiatan yang tidak hanya memberikan penghargaan kepada pengumpul ZIS terbaik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui program Tebus Ijazah. Menurutnya, program tersebut menunjukkan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara amanah dan disalurkan secara tepat sasaran untuk mendukung dunia pendidikan. “Program Tebus Ijazah menjadi bukti bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat dan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan serta meraih masa depan yang lebih baik. Ini merupakan wujud nyata kebermanfaatan zakat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Yuli Hartono. BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap sinergi dengan Kementerian Agama, madrasah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga Program Gerakan Amplop Ramadhan dan Tebus Ijazah dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat serta semakin memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pendidikan masyarakat.
BERITA25/06/2026 | Habibi Zein
BAZNAS Bersama Tempo Scan Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi 2.567 Warga Gaza
BAZNAS Bersama Tempo Scan Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi 2.567 Warga Gaza
BAZNAS Bersama Tempo Scan Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi 2.567 Warga Gaza Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Tempo Scan Group terus memperkuat komitmennya dalam membantu masyarakat Palestina melalui program layanan kesehatan gratis yang menjangkau ribuan warga di Jalur Gaza. Program yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di wilayah Al Mawassi, Jalur Gaza, tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan dokter spesialis dan dokter umum, pelayanan kesehatan ibu dan anak, hingga distribusi obat-obatan secara gratis. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Daar El Balah Clinic dan berhasil memberikan manfaat kepada 2.567 warga Palestina. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan bahwa layanan kesehatan merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat Gaza yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas medis akibat situasi kemanusiaan yang berkepanjangan. "Layanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat Gaza. Karena itu, BAZNAS terus berupaya menghadirkan bantuan yang benar-benar dibutuhkan agar masyarakat tetap dapat memperoleh akses kesehatan yang layak di tengah berbagai keterbatasan," ujar Sodik dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/6/2026). Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS dan Tempo Scan merupakan bentuk sinergi kemanusiaan yang bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi warga Gaza, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan masyarakat yang membutuhkan pengobatan. "Kami bersyukur dapat bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga Gaza. Bantuan ini tidak hanya berupa obat-obatan, tetapi juga pelayanan medis yang membantu masyarakat memperoleh akses kesehatan yang layak," katanya. Program tersebut mencakup penyediaan klinik kesehatan gratis, pemeriksaan medis oleh dokter spesialis dan dokter umum, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta pengoperasian apotek medis yang mendistribusikan obat-obatan secara cuma-cuma kepada para penerima manfaat. Sodik menegaskan, BAZNAS akan terus berupaya menyalurkan bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan bagi rakyat Palestina melalui berbagai program, mulai dari kesehatan, pangan, pendidikan, hingga dukungan bagi masyarakat terdampak krisis kemanusiaan. "Solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina merupakan amanah yang harus dijaga. Melalui berbagai program kemanusiaan, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir membantu saudara-saudara kita di Palestina sesuai kebutuhan yang paling mendesak," tuturnya. Melalui program layanan kesehatan ini, BAZNAS dan Tempo Scan berharap dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Gaza sekaligus meringankan beban warga yang masih menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan akibat konflik yang berkepanjangan.
BERITA25/06/2026 | Habibi Zein
BAZNAS Bersama Sabana Foundation Bahas Penguatan Program Pemberdayaan ZChicken
BAZNAS Bersama Sabana Foundation Bahas Penguatan Program Pemberdayaan ZChicken
BAZNAS Bersama Sabana Foundation Bahas Penguatan Program Pemberdayaan ZChicken Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Sarana Bina Nusantara (Sabana) Foundation membahas kolaborasi untuk memperkuat ekosistem program pemberdayaan ZChicken melalui penguatan branding, pendampingan usaha, serta pengembangan sistem monitoring berbasis data. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (24/6/2026). Penjajakan kerja sama ini dirancang guna mematangkan penguatan pada aspek branding, operasional, pendampingan, hingga penerapan sistem monitoring berbasis data yang lebih terintegrasi. Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menegaskan pentingnya peningkatan sistem dan pendampingan agar program pemberdayaan ZChicken yang telah diserahkan kepada mustahik tidak mengalami stagnasi atau berhenti di tengah jalan, melainkan terus berjalan dan berkembang secara produktif. "Jadi, dengan penguatan, insyaallah program ini tidak membasi, bahkan berkembang. Sebab kalau tidak berkembang, mati, jadi membasi ya," jelas Sodik Mudjahid yang turut menghadiri audiensi tersebut, Rabu (24/6/2026). Ia juga memberikan apresiasi terhadap penjajakan kolaborasi ini karena dinilai menjadi momentum krusial untuk memodernisasi pengelolaan dan memastikan usaha ZChicken milik mustahik dapat terus berkembang secara berkelanjutan. Lebih lanjut, Sodik menjelaskan bahwa dibanding mengejar opsi pendampingan berbiaya rendah yang berisiko mandek, ia terbuka untuk skema investasi anggaran yang rasional namun mampu memberikan garansi keberlanjutan usaha bagi para mustahik. "Bisa jadi ada dana-dana yang lebih murah tapi kemudian mati, tapi ada dana yang mungkin ada tambahan, tapi ada jaminan kelangsungan, tinggal tadi cari solusinya bagaimana," ujarnya. Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat mengarahkan tim teknis untuk mulai menyusun draf Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai landasan legalitas ke depan. Sementara itu, CEO Sabana Foundation M. Haden Aulia H. memaparkan rencana taktis penguatan brand, pendampingan intensif, hingga digitalisasi manajemen rantai pasok guna mendongkrak kelas (scale up) usaha ZChicken milik mustahik agar tampil lebih kompetitif. Pihak Sabana mengusulkan integrasi sistem teknologi informasi (IT) untuk pemantauan omzet harian sekaligus mengawal standardisasi mutu produk dengan mengandalkan pengalaman rantai pasok mereka yang telah teruji selama 20 tahun. "Bagaimana scale up-nya, mau kita up scale dari skala desainnya atau branding-nya, dan pendampingan kita, monitoring akan kita pakai teknologi IT, jadi update-nya day by day sehingga penjualan itu dari kantor pusat pun bisa melihat integrasinya," katanya. Turut hadir dalam acara tersebut dari pihak BAZNAS RI yaitu Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Deputi II Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., Direktur Pendayagunaan Eka Budhi Sulistyo. Sementara itu, dari pihak Sabana Group dihadiri oleh Owner & CEO Sabana Group Syamsalis, CEO Sabana Foundation M. Haden Aulia H., CFO Sabanafood Boga Nusantara Saad Ubadah, beserta jajarannya.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS DKI Jakarta
Seleksi Santriwati Baru Pesantren Tahfiz Difabel 2026/2027, Wujud Komitmen BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta terhadap Pendidikan Inklusif
Seleksi Santriwati Baru Pesantren Tahfiz Difabel 2026/2027, Wujud Komitmen BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta terhadap Pendidikan Inklusif
Seleksi Santriwati Baru Pesantren Tahfiz Difabel 2026/2027, Wujud Komitmen BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta terhadap Pendidikan Inklusif Jakarta, 14 Juni 2026 – BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menggelar Tes Penerimaan Calon Santriwati Baru *Pesantren Tahfiz Difabel KH. Ahmad Luthfi Fathullah Tahun Ajaran 2026/2027* sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan setara bagi anak berkebutuhan khusus, khususnya tunarungu. *Sebanyak 26 calon santriwati mengikuti rangkaian seleksi yang berlangsung pada Minggu (14/6).* Proses seleksi dilaksanakan secara komprehensif untuk mengenali potensi, kesiapan belajar, serta dukungan keluarga terhadap calon santriwati. Tahapan seleksi meliputi asesmen dasar, psikotes, wawancara orang tua, dan wawancara calon santriwati. Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kemampuan, kondisi psikologis, serta kesiapan calon santriwati dalam mengikuti pendidikan di *Pesantren Tahfiz Difabel KH. Ahmad Luthfi Fathullah.* *Pesantren Tahfiz Difabel KH. Ahmad Luthfi Fathullah yang berdiri sejak 2022 merupakan salah satu program pemberdayaan BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta* di bidang pendidikan. Hingga 2026, pesantren telah membina 38 santri, meluluskan angkatan pertama pada 2025, serta berhasil mengantarkan sejumlah alumni bekerja dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Capaian tersebut membuktikan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi besar untuk berprestasi apabila memperoleh akses pendidikan, pendampingan, dan kesempatan yang setara. Pesantren mengembangkan kurikulum terpadu yang memadukan pendidikan tahfiz Al-Qur'an, pendidikan formal, serta pembinaan vokasi dan keterampilan hidup. Selain itu, berbagai kegiatan seni dan pengembangan bakat juga menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk mendorong kreativitas, meningkatkan rasa percaya diri, serta membentuk karakter santri agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, mandiri, dan siap menghadapi kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja. Kepala Sekolah *Pesantren Tahfiz Difabel KH. Ahmad Luthfi Fathullah, Ustadz Ayub Syahrul,* mengajak para orang tua untuk terus memberikan kepercayaan dan dukungan kepada anak-anak berkebutuhan khusus agar dapat mengembangkan potensi terbaik yang dimilikinya. *"Kami percaya setiap anak memiliki potensi yang Allah SWT titipkan. Yang mereka butuhkan adalah kesempatan, pendampingan, dan lingkungan yang mendukung. Kami mengajak para orang tua untuk terus mendampingi putra-putrinya dengan optimisme dan kasih sayang agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat,"* ujar Ustadz Ayub Syahrul. Ia menambahkan, Pesantren Tahfiz Difabel telah menyiapkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak berkebutuhan khusus. Didukung fasilitas yang memadai, guru-guru yang kompeten, serta berbagai kegiatan seni dan pengembangan bakat, pesantren berkomitmen memberikan layanan pendidikan terbaik bagi setiap santri. *"Kami berharap para orang tua tidak ragu mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Pesantren Tahfiz Difabel. Dengan fasilitas yang memadai, tenaga pendidik yang kompeten, serta kegiatan seni dan pengembangan bakat yang mendukung, kami optimistis setiap santri dapat berkembang sesuai potensi terbaiknya,"* tambahnya. Sementara itu, Tenaga Ahli Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus sekaligus konsultan *Pesantren Tahfiz Difabel KH. Ahmad Luthfi Fathullah, Dr. Hartini Nara,* menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak berkebutuhan khusus sangat ditentukan oleh kolaborasi antara keluarga dan lembaga pendidikan. *"Setiap anak memiliki potensi yang dapat berkembang melalui dukungan keluarga, lingkungan belajar yang positif, dan pendampingan yang tepat. Kepada para calon santriwati, ikutilah setiap proses seleksi dengan percaya diri dan penuh semangat, karena pesantren ini menjadi ruang untuk belajar, mengembangkan karakter, dan meraih masa depan yang lebih baik,"* jelas Dr. Hartini Nara. Melalui penyelenggaraan seleksi ini, *BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta* menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi anak berkebutuhan khusus. Dukungan seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan inklusif sehingga semakin banyak anak berkebutuhan khusus memperoleh kesempatan untuk belajar, berkembang, mandiri, dan meraih masa depan yang lebih baik. #baznas #Infaq #Zakat #Sedekah
BERITA17/06/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Alokasihan Rp18,096 Miliar, Kukuhkan 3.016 Penerima Manfaat MDJ Scholarship 2026
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Alokasihan Rp18,096 Miliar, Kukuhkan 3.016 Penerima Manfaat MDJ Scholarship 2026
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Alokasihan Rp18,096 Miliar, Kukuhkan 3.016 Penerima Manfaat MDJ Scholarship 2026 Jakarta, 14 Juni 2026 – Sebanyak 3.016 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta resmi dikukuhkan sebagai penerima manfaat Program Masa Depan Jakarta (MDJ) Scholarship Tahun 2026 dalam acara yang digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (13/6). Program ini merupakan ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Jakarta. Kegiatan yang dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta perwakilan dari mitra perguruan tinggi ini mengusung tema “Jakarta Future Maker: Dari Bakat Jadi Dampak.” Tema tersebut menegaskan bahwa setiap bakat yang dimiliki generasi muda harus tumbuh menjadi karya dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, menyampaikan bahwa MDJ Scholarship bertujuan membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. “Melalui Program Masa Depan Jakarta, kami ingin memastikan mahasiswa yang memiliki potensi tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi secara optimal. Kami berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya. Pada tahun 2026, bantuan diberikan kepada 3.016 mahasiswa dengan nilai bantuan sebesar Rp6.000.000 per tahun per penerima manfaat yang berasal dari 35 perguruan tinggi mitra BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta. Program ini merupakan wujud pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung akses pendidikan yang lebih merata dan berkelanjutan. Sejak diluncurkan pada 2019, Program Masa Depan Jakarta telah membantu 22.855 mahasiswa. Adapun penerima manfaat tahun 2026 terdiri dari 468 mahasiswa Jakarta Barat, 339 mahasiswa Jakarta Pusat, 768 mahasiswa Jakarta Selatan, 821 mahasiswa Jakarta Timur, 489 mahasiswa Jakarta Utara, dan 131 mahasiswa Kepulauan Seribu. Selain bantuan pendidikan, MDJ Scholarship juga memberikan pembinaan melalui pelatihan life skill, mentoring akademik, pengembangan kepemimpinan, dan program MDJ Mengajar untuk mendorong mahasiswa berkontribusi langsung kepada masyarakat. Mulai tahun 2026, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta juga melakukan inovasi mekanisme penyaluran bantuan. Jika sebelumnya bantuan disalurkan empat kali dalam setahun langsung ke rekening penerima manfaat, kini bantuan diberikan dua kali dalam setahun per semester dan ditransfer langsung ke rekening perguruan tinggi guna memperkuat akuntabilitas program. Pimpinan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap para penerima manfaat kelak dapat menjadi pribadi yang memberi manfaat bagi sesama. “Hari ini saudara hadir sebagai penerima manfaat. Di masa mendatang, semoga saudara menjadi pemberi manfaat melalui BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta,” katanya. Program Masa Depan Jakarta menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membantu kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul yang siap memberikan dampak positif bagi Jakarta dan Indonesia. #baznas #Infaq #Zakat #Sedekah
BERITA17/06/2026 | Habibi Zein
Optimalkan Distribusi Kurban, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Festival Kurban Berkah 2026
Optimalkan Distribusi Kurban, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Festival Kurban Berkah 2026
Optimalkan Distribusi Kurban, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Festival Kurban Berkah 2026 Jakarta, 28 Mei 2026 Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta kembali menyelenggarakan Festival Kurban Berkah BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta 1447 H / 2026 M sebagai bagian dari Program Kurban Berkah dan Penyaluran Kafarat.Festival Kurban Berkah ini dilaksanakan pada Kamis, 28 Mei 2026, bertempat di KampungPemulung Pancoran, Jakarta Selatan. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, pemerintah daerah, serta para donatur dan mitra kolaborasi dalam pelaksanaan ibadahkurban di wilayah DKI Jakarta. Acara ini juga dihadiri oleh oleh Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Askesra)Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Tomy Fudihartono, jajaran BAZNAS (BAZIS)Provinsi DKI Jakarta, serta para pemangku kepentingan terkait.“Program Kurban Berkah BAZNAS merupakan wujud nyata perjuangan dan komitmen BAZNAS (BAZIS) dalam melaksanakan fungsi sosial keagamaan dengan harapan adanyamanfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M., Ketua BAZNAS(BAZIS) Provinsi DKI Jakarta. Ia juga menambahkan bahwa “bagian terpenting bagi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta adalah kepedulian menyeluruh, serta sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkaitprogram-program yang dijalankan, khususnya Program Kurban Berkah ini.” ujarnya Program Kurban Berkah BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Tahun 2026 menitikberatkan padapengelolaan dan distribusi kurban yang tertib, higienis, serta tepat sasaran. Seluruhrangkaian kegiatan mencakup proses penyembelihan hewan kurban, pengemasan, hingga pendistribusian daging kepada masyarakat penerima manfaat. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan aktivitas memasak bersama yang melibatkan parachef, yaitu Chef Rayhan, Chef Ami, dan Chef Fahmi, sebagai bagian dari upaya memberikan pengalaman spesial dalam momentum Iduladha bagi masyarakat dalam rangka Festival Kurban Berkah tahun ini. Program ini juga mencakup penyaluran makanan siap santap bagi warga sekitar melalui dana kafarat yang berasal dari masyarakat DKI Jakarta sebagai bentuk kepedulian sosial kepada mustahik dan warga kurang mampu. Pada pelaksanaan tahun ini, hewan kurban yang disalurkan terdiri dari empat ekor sapi yangberasal dari PT Sarinah, kurban pimpinan BAZNAS (BAZIS), satu ekor dari KORPRIProvinsi DKI Jakarta, satu ekor sapi hasil kolektif, serta 26 ekor domba dan kambing.Adapun target penerima manfaat dalam program ini mencapai 500 paket daging kurbanserta 500 porsi makanan dari penyaluran kafarat. salurkan zakat, infaq dan sedekah terbaikmu melalui https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA10/06/2026 | Habibi Zein
Gerak Cepat BAZNAS (BAZIS) DKI Pasok Kebutuhan Darurat 674 Penyintas Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
Gerak Cepat BAZNAS (BAZIS) DKI Pasok Kebutuhan Darurat 674 Penyintas Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
Gerak Cepat BAZNAS (BAZIS) DKI Pasok Kebutuhan Darurat 674 Penyintas Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran Jakarta, 3 Juni 2026 – Kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di *RW 04 dan RW 05, kawasan Pasar Jiung* , Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin malam (1/6) menghanguskan *304 rumah dan berdampak pada 354 kepala keluarga atau 674 jiwa* dan *8 orang* dilaporkan mengalami luka sedang akibat peristiwa tersebut. Menindaklanjuti musibah ini, Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, *Akhmad H. Abu Bakar* , mendampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta, *Rano Karno* , meninjau langsung lokasi terdampak pada Selasa (2/6). Kunjungan dilakukan untuk memastikan penanganan darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar warga berjalan dengan baik.Dalam dialog bersama warga, Wakil Gubernur Rano Karno menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui penyediaan tempat tinggal yang lebih aman dan layak, termasuk melalui penyediaan hunian vertikal bagi warga terdampak. Sementara itu, Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar menegaskan komitmen lembaganya untuk hadir sejak awal masa tanggap darurat.> "Musibah kebakaran ini menjadi duka bagi kita semua. BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta hadir sebagai bagian dari ikhtiar membantu meringankan beban warga terdampak. Kami akan terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan seluruh pihak terkait agar kebutuhan para penyintas dapat terpenuhi dengan baik," ujar Akhmad H. Abu Bakar. Sejak Senin malam (1/6), Tim BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana (BTB) DKI Jakarta telah bergerak cepat ke lokasi untuk mendampingi proses evakuasi dan melakukan asesmen kebutuhan mendesak para penyintas. Sebanyak lima relawan dan satu koordinator lapangan diterjunkan langsung ke lokasi, dengan Posko Tanggap Bencana didirikan di Lapangan Jusuf Hamka sebagai pusat koordinasi bantuan dan pendampingan warga. Posko direncanakan beroperasi selama tujuh hari masa tanggap darurat, dan akan diperpanjang apabila para penyintas masih membutuhkan pendampingan.Berdasarkan asesmen tersebut, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan yang mencakup:- *Makanan siap saji untuk sarapan:* 500 porsi (hari pertama), 600 porsi (hari kedua), dan 600 porsi (hari ketiga) — total 1.700 porsi;- 354 *paket sembako* yang disalurkan kepada seluruh KK terdampak;- *Layanan dapur air* untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lokasi pengungsian;- *Mushola darurat* untuk mendukung kebutuhan ibadah warga;- *Popok (pampers) bayi dan dewasa* bagi kelompok rentan. Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan di antara para penyintas, yang mencakup 35 lansia, 90 balita, serta ratusan anak usia sekolah dari dua RW terdampak. "Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pengungsian. BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyesuaikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat," kata Akhmad H. Abu Bakar. Atas respons cepat yang diberikan, Wakil Gubernur DKI Jakarta mengapresiasi seluruh pihak yang telah bergerak membantu warga terdampak, termasuk BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta yang hadir memberikan dukungan kemanusiaan sejak awal kejadian. #Infaq #baznas #Zakat #Sedekah #kebakaran jakarta
BERITA10/06/2026 | Habibi Zein
BAZNAS Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir
BAZNAS Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir
BAZNAS Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendistribusikan paket daging kurban kepada sekitar 2.500 jiwa pengungsi Palestina yang berada di Kairo, Mesir. Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan program distribusi daging kurban ini adalah bentuk kepedulian nyata dari masyarakat Indonesia dalam membantu memenuhi kebutuhan gizi para pengungsi Palestina yang berada di Mesir. "Program distribusi daging kurban ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi para pengungsi Palestina di Mesir," jelas Sodik Mudjahid dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/6/2026). Menurutnya, melalui program internasional ini, BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pemanfaatan dana zakat, infak, sedekah, dan kurban bagi masyarakat yang membutuhkan hingga ke berbagai belahan dunia. Aksi kemanusiaan global ini diharapkan dapat meringankan beban penderitaan warga Palestina sekaligus mempererat tali persaudaraan antarnegara Islam. "Kami berharap bantuan ini tidak hanya membawa berkah bagi para pengungsi Palestina, tetapi juga menjadi ladang pahala yang terus mengalir bagi para pekurban di tanah air," ujar Sodik Mudjahid. Sebelumnya, penyaluran paket daging kurban tersebut dilaksanakan langsung di Aula Ridwan, Masjid As-Salam, Ahmed El-Zomor, Nasr City, Kairo, pada Senin (1/6/2026). Turut menghadiri proses penyaluran bantuan, Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso mengapresiasi bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia bagi para pengungsi Gaza. Kuncoro Giri Waseso mendoakan agar penyaluran hewan kurban tersebut berjalan lancar serta mampu mendatangkan kemaslahatan yang luas bagi warga yang membutuhkan. "Kami berharap hewan-hewan kurban ini diterima dari kami, dan kami berdoa kepada Allah semoga hal ini memberikan manfaat yang besar bagi kita semua," ujarnya. Sementara itu, salah seorang pengungsi asal Gaza yang berada di Mesir sejak Desember 2023, Asyraf Muhammad, memberikan apresiasi mendalam atas kepedulian masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui BAZNAS RI pada momentum Iduladha kali ini. "Kami berterima kasih kepada lembaga BAZNAS atas usahanya yang luar biasa dalam mendukung saudara-saudara kami warga Palestina di sini, di Republik Arab Mesir, dalam menyalurkan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha yang penuh berkah," ujar Asyraf Muhammad. #baznas #Infaq #Kurban Berkah BAZNAS #Sedekah #Zakat #Palestina
BERITA10/06/2026 | Habibi Zein
Senyum Haru Ibu Bainah: Rumah Nyaris Roboh Kini Kokoh Berkat Bedah Rumah BAZNAS (BAZIS)
Senyum Haru Ibu Bainah: Rumah Nyaris Roboh Kini Kokoh Berkat Bedah Rumah BAZNAS (BAZIS)
Senyum Haru Ibu Bainah: Rumah Nyaris Roboh Kini Kokoh Berkat Bedah Rumah BAZNAS (BAZIS) Jakarta Barat, 8 Juni 2026 — Raut wajah haru terpancar dari Ibu Bainah saat ia melangkah masuk ke rumahnya yang telah direnovasi total. Kini, ia tak lagi harus khawatir akan keselamatan keluarganya. Hunian yang dulunya nyaris roboh tersebut telah bertransformasi menjadi tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman melalui Program Bedah Rumah Dhuafa oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta.Peresmian rumah yang berlokasi di Kelurahan Krendang, RW 06, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat ini dihadiri langsung oleh Walikota Administrasi Jakarta Barat, Hj. Iin Mutmainnah, Kepala Pelaksana Wilayah BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Barat, Heru Nurwanto, jajaran Pemerintah Kota, serta tokoh masyarakat setempat. Transformasi Hunian, Mengubah Kecemasan Menjadi KetenanganSebelum mendapatkan bantuan, kondisi rumah Ibu Bainah sangat memprihatinkan. Dinding yang retak dan atap yang bocor membuat keluarganya selalu dilanda rasa waswas, terutama saat hujan deras atau angin kencang melanda."Dulu, kalau hujan, saya tidak bisa tidur tenang karena air masuk ke dalam rumah. Saat angin besar, saya selalu takut rumah ini akan ambruk. Alhamdulillah, sekarang rumah saya sudah jauh lebih baik dan nyaman. Terima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS (BAZIS), para donatur, dan semua pihak yang telah membantu," ujar Ibu Bainah dengan mata berkaca-kaca. Walikota Administrasi Jakarta Barat, Hj. Iin Mutmainnah, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terbangun antara Pemerintah Kota, BAZNAS (BAZIS), ASN, dan seluruh masyarakat. Program ini telah berhasil merenovasi 25 unit rumah di wilayah Jakarta Barat."Program ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan manfaat konkret bagi warga yang membutuhkan. Terima kasih kepada BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta atas dedikasinya," tutur Iin Mutmainnah. Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS (BAZIS). Menurutnya, dukungan dari masyarakat adalah kunci utama agar program-program sosial yang berdampak luas, seperti bedah rumah, dapat terus dirasakan oleh warga prasejahtera. Kepala Pelaksana Wilayah BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Barat, Heru Nurwanto, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana zakat secara berkelanjutan."Tujuan utama kami adalah memastikan warga prasejahtera memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat. Semoga bantuan ini tidak sekadar memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan semangat serta harapan baru bagi keluarga Ibu Bainah," jelas Heru. Untuk tahun 2026, BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Barat telah menetapkan target ambisius, yakni melakukan perbaikan bagi 120 unit rumah warga dhuafa. Peresmian rumah Ibu Bainah menjadi tonggak ke-25 dari rangkaian upaya untuk meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta Barat secara berkelanjutan.
BERITA10/06/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Public Expose Kurban Berkah 2026: Lebih Terukur, Transparan, dan Berdampak
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Public Expose Kurban Berkah 2026: Lebih Terukur, Transparan, dan Berdampak
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Public Expose Kurban Berkah 2026: Lebih Terukur, Transparan, dan Berdampak BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta sukses menyelenggarakan Public Expose Kurban Berkah BAZNAS 2026 pada Rabu, 13 Mei 2026, bertempat di DIFABIS Wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan pemaparan resmi program-program kurban BAZNAS kepada media dan mitra strategis sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas publik lembaga. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M., bersama Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ir. H. M. Bahaudin, S.Pd.I., S.E., serta Pimpinan Bidang PKP, Hj. Sholihah, S.E., M.A. Dalam paparannya, Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menegaskan bahwa Kurban Berkah 2026 hadir dengan pendekatan yang lebih terukur dan berbasis data. Penyaluran dilakukan menggunakan DTSEN (Data Terpadu Sasaran Ekonomi Nasional) untuk memvalidasi penerima manfaat secara presisi, dengan fokus pada 20 Titik RW KUMIS (Kumuh Miskin) Prioritas di 5 wilayah kota administrasi yang memiliki ketahanan pangan terendah. Sebagai bukti nyata keberpihakan tersebut, BAZNAS (BAZIS) DKI menginisiasi program Qurban Fest di Kampung Tanpa Matahari, sebuah kawasan urban rentan yang selama ini absen dari peta penyaluran kurban konvensional. Tahun ini BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menghadirkan tujuh program kurban yang saling melengkapi. Program Kurban Berkah Jakarta memfasilitasi distribusi hewan kurban di seluruh wilayah DKI, sementara Kurban Berkah Pelosok Desa (3T) menjangkau daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal yang sangat jarang menyembelih hewan kurban. Pimpinan Bidang II, Ir. Mh. Bahaudin, S.Pd.I., S.E., turut memperkenalkan program Kurban di Masjid Sendiri — sebuah inisiatif untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah dan pelayanan sosial, di mana masyarakat dan jamaah dapat menyalurkan kurban melalui masjid lingkungan masing-masing dengan sistem pengelolaan yang amanah, profesional, dan sesuai syariat Islam. Selain itu, tersedia juga program Kurban BUMD & KORPRI yang mengonsolidasikan potensi kurban karyawan BUMD dan ASN Pemprov DKI untuk dampak sosial yang masif, serta Kurban Palestina melalui kolaborasi resmi dengan BAZNAS RI bagi warga Jakarta yang ingin berkurban untuk saudara di Palestina. Bagi masyarakat yang belum mampu berkurban satu ekor utuh, program Sedekah Daging hadir sebagai jalur inklusi agar semua kalangan tetap dapat berbagi protein hewani dengan nominal yang terjangkau. Dari sisi inovasi, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta memperkenalkan sejumlah terobosan strategis. Seluruh transaksi kurban kini dapat dilakukan secara digital melalui BAZNAS BAZIS App dan website resmi donasi.baznasbazisdki.id. Sebagian daging kurban juga akan diolah menjadi rendang kaleng sebagai cadangan logistik bencana sekaligus solusi distribusi jangka panjang ke daerah terpencil. Lembaga juga menegaskan komitmen Green Kurban melalui penggunaan besek ramah lingkungan di seluruh titik pemotongan, serta jaminan higienitas ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal) yang diawasi oleh Juru Sembelih Halal (JULEHA). Melalui seluruh rangkaian program ini, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta mengajak masyarakat luas dan sektor swasta untuk bersama-sama bergotong royong mengonsolidasikan kurban demi pemerataan manfaat di seluruh penjuru Jakarta dan pelosok negeri. “Kurban Anda adalah kebahagiaan mereka. Mari kita jadikan Idul Adha tahun ini sebagai momentum Jakarta berbagi keberkahan,” demikian pesan penutup yang disampaikan Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta.
BERITA19/05/2026 | Habibi Zein
Senyum Bahagia Ibu Warna Ningsih Warga Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat melihat rumahnya selesai di Bedah BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat
Senyum Bahagia Ibu Warna Ningsih Warga Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat melihat rumahnya selesai di Bedah BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat
Senyum Bahagia Ibu Warna Ningsih Warga Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat melihat rumahnya selesai di Bedah BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Baznas (Bazis) resmi meresmikan program bedah rumah yang diperuntukkan bagi Ibu Warna Ningsih di Jalan Bojong Raya RT 003 RW 04 Kelurahan Rawa Buaya Kecamatan Cengkareng Kota Administrasi Jakarta Barat. Acara peresmian ini berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, di hadiri oleh berbagai pihak, termasuk pejabat setempat dan anggota DPRD. Peresmian bedah rumah ini merupakan langkah nyata untuk mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Dalam sambutannya, Simson, Plt. Camat Kecamatan Cengkareng, menyampaikan harapannya bahwa program bedah rumah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. "Bedah rumah ini akan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat," ungkap Simson. Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DPRD yang turut mendukung pelaksanaan program tersebut. Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan kedepannya akan semakin banyak rumah yang diperbaiki dan masyarakat dapat merasakan manfaat dari program ini. Kegiatan bedah rumah ini diharapkan tidak hanya sebatas perbaikan fisik, melainkan juga dapat memberikan dampak positif bagi kualitas hidup Ibu Warna Ningsih dan keluarga, serta menjadi inspirasi bagi warga lainnya untuk bersama-sama mendukung terciptanya lingkungan yang lebih baik di Jakarta Barat. Bantu Kami agar Program ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekah Terbaikmu melalui : https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA19/05/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Bantu Kursi Roda untuk Ibu Sri, Kembalikan Harapan dan Kemandirian Melalui Zakat
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Bantu Kursi Roda untuk Ibu Sri, Kembalikan Harapan dan Kemandirian Melalui Zakat
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Bantu Kursi Roda untuk Ibu Sri, Kembalikan Harapan dan Kemandirian Melalui Zakat Melalui dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat prasejahtera. Kali ini, lembaga menyalurkan satu unit kursi roda kepada Ibu Sri Purwaningsih (62), warga Rawa Buaya, Cengkareng Jakarta Barat, yang mengalami kelumpuhan dan kesulitan mobilitas. Bantuan ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sebagai sarana untuk mengembalikan kemandirian dan martabat mustahik. Dengan kursi roda tersebut, Ibu Aminah kini dapat lebih mudah beraktivitas di rumah dan menjalani hari-harinya tanpa sepenuhnya bergantung pada keluarga. Kondisi ekonomi keluarga Ibu Sri sangat terbatas. Suaminya tidak memiliki pekerjaan tetap, sementara kebutuhan hidup keluarga bergantung pada penghasilan anak perempuannya yang bekerja sebagai karyawan pabrik. Dalam situasi ini, kebutuhan akan alat bantu seperti kursi roda menjadi hal yang sulit dipenuhi. “Kami meyakini bahwa zakat bukan hanya tentang berbagi, tetapi tentang memulihkan kemandirian. Kursi roda ini kami serahkan agar Ibu Sri dapat lebih leluasa beraktivitas, mengurangi ketergantungan, dan meningkatkan kualitas hidupnya,” ujar Muhamad Bahaudin, Wakil Ketua II BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta. Sementara itu, dengan mata berkaca-kaca, Ibu Sri Purwaningsih menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diterimanya. “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan para donatur yang sudah peduli. Kursi roda ini sangat membantu saya untuk bisa bergerak dan beraktivitas sendiri di rumah. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini dengan pahala yang berlipat,” ujarnya penuh haru. Melalui program kemanusiaan ini, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta ingin menegaskan bahwa zakat memiliki kekuatan untuk menumbuhkan kemandirian, bukan sekadar memberi bantuan sesaat. Setiap penyaluran merupakan langkah kecil menuju kehidupan yang lebih berdaya dan bermartabat bagi mustahik di Ibu Kota. Terima kasih para donatur BAZNAS (BAZIS). Donasi Anda bukan sekadar materi, tapi harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Yuk, terus bentangkan kebaikan melalui: donasi.baznasbazisdki.id
BERITA19/05/2026 | Habibi Zein
Bantu Pekerja Rentan, BAZNAS Distribusikan Ribuan Paket Makanan Siap Saji di Jakarta Timur
Bantu Pekerja Rentan, BAZNAS Distribusikan Ribuan Paket Makanan Siap Saji di Jakarta Timur
Bantu Pekerja Rentan, BAZNAS Distribusikan Ribuan Paket Makanan Siap Saji di Jakarta Timur Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendistribusikan 4.000 paket makanan siap saji di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Aksi kemanusiaan yang digerakkan melalui program Bank Makanan ini menyasar masyarakat miskin serta pekerja rentan, dengan dukungan penuh dari Sedekah Konsumen Alfamidi. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS menggandeng Yonif 201 Jaya Yudha untuk mengoperasionalkan dapur umum lapangan di kawasan Pekayon, Jl. Raya Bogor. Dapur umum yang berlangsung selama pada 17 Mei - 18 Mei 2026 tersebut memproduksi ribuan paket makanan per hari guna meringankan beban ekonomi warga kurang mampu dan pekerja harian yang melintas di jalanan kota. Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan program ini merupakan upaya pemanfaatan dana sedekah masyarakat untuk membantu sesama yang membutuhkan intervensi pangan secara cepat. "Melalui program Bank Makanan ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat kurang mampu dan pekerja harian bisa mendapatkan asupan makanan bergizi yang layak," jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/5/2026). Idy menuturkan, kehadiran dapur umum ini merupakan langkah nyata BAZNAS dalam memastikan seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang berada di garis kemiskinan, tidak kesulitan untuk mendapatkan akses pangan yang sehat. Sinergi dengan berbagai pihak dalam gerakan ini diharapkan dapat terus berlanjut guna menciptakan ekosistem gotong royong yang solid untuk mengatasi masalah sosial di ibu kota. Idy juga menyebut operasional dapur umum ini sengaja dirancang untuk menggerakkan perekonomian lokal. Melalui program Bank Makanan, warga sekitar dilibatkan langsung dalam proses memasak, sementara bahan baku dibeli dari pedagang kecil di pasar tradisional terdekat. "Kami tidak hanya membagikan makanan, tetapi juga berupaya memberdayakan warga sekitar dan membantu melariskan dagangan para pedagang kecil di pasar tradisional agar roda ekonomi tingkat bawah tetap berputar," tuturnya. Program Bank Makanan BAZNAS merupakan salah satu upaya memberikan akses makanan sehat untuk orang yang kekurangan dan membutuhkan melalui pendekatan kolaboratif, yang bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu meringankan beban masyarakat rentan dengan menyediakan makanan sehat dan bergizi.
BERITA19/05/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana Terlibat Evakuasi Korban Laka KRL dan KRD Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur
BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana Terlibat Evakuasi Korban Laka KRL dan KRD Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur
BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana Terlibat Evakuasi Korban Laka KRL dan KRD Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Bekasi, 28 April 2026 — Tim BAZNAS BAZIS Tanggap Bencana (BBTB) turut ambil bagian dalam operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Rel Diesel (KRD) di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin, 27 April 2026, ketika KRD jarak jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya mengalami kecelakaan dengan KRL di area Stasiun Bekasi. Hingga Selasa (28/4), proses evakuasi masih terus berlangsung dengan melibatkan tim SAR gabungan. Sebanyak dua personel BBTB diterjunkan ke lokasi dengan dukungan satu unit kendaraan operasional serta perlengkapan evakuasi, antara lain long spine board, tandu lipat, tas P3K, dan helm pelindung. Di lapangan, tim bergabung bersama unsur Basarnas, PMI, serta tenaga medis dari RSUD setempat. Proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi ruang yang terbatas dan sirkulasi udara yang minim, sehingga menyulitkan pernapasan petugas. Meski demikian, tim tetap melakukan penyisiran dan penanganan korban secara bertahap, termasuk pelaksanaan triase untuk menentukan prioritas evakuasi. “Hari ini BBTB fokus pada pencarian dan penyisiran bersama tim SAR gabungan, serta melakukan triase dan evakuasi korban secara maksimal. Kami juga menyiapkan tim dan unit ambulans apabila diperlukan untuk evakuasi ke rumah sakit,” ujar Yudiman, Komandan BBTB DKI Jakarta di lokasi. Data korban hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh petugas berwenang. Jumlah korban juga terus mengalami perubahan. Pada Selasa dini hari, korban jiwa dilaporkan sebanyak empat orang. Angka tersebut meningkat menjadi 14 orang pada Selasa jelang siang, dengan penambahan 10 korban meninggal dunia berdasarkan hasil evakuasi hingga pukul 08.45 WIB. BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap situasi kebencanaan, serta memberikan dukungan kemanusiaan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi
BERITA30/04/2026 | Habibi Zein
Kecelakaan Kereta di Bekasi, Baznas Beri Santunan Rp3 Juta untuk Keluarga Korban Meninggal Dunia
Kecelakaan Kereta di Bekasi, Baznas Beri Santunan Rp3 Juta untuk Keluarga Korban Meninggal Dunia
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan kereta api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Ketua Baznas Sodik Mudjahid menyebut yang akan diberikan sebesar Rp3 juta untuk keluarga korban meninggal dunia. "Untuk para korban yang wafat jumlahnya 15 orang, kami memberikan dukungan santunan berupa uang sebesar masing-masing Rp3 juta," ungkap Sodik dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026) Menurut penjelasannya, santunan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Selain santunan untuk keluarga korban meninggal, Baznas juga memberikan bantuan kepada korban terdampak lainnya. "Jika terdapat korban yatim dan kondisi rumah tidak layak, maka kami akan memberikan bantuan secara menyeluruh," ucapnya. Baznas, kata ia memiliki sejumlah program yang dapat diintegrasikan sesuai kebutuhan di lapangan, seperti bantuan tanggap bencana, layanan kesehatan terpadu, perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan perumahan, pendidikan, hingga pemberdayaan usaha kecil. Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan, Baznas sejak awal terjadinya kecelakaan juga telah menerjunkan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat Baznas (RSB) untuk membantu proses evakuasi serta memberikan pertolongan medis awal terhadap korban. Tak hanya itu, pihaknya juga turut memberikan layanan kesehatan, mobil ambulans, hingga bantuan logistik seperti makanan ringan dan air minum kepada para korban kecelakaan. "Baznas, sesuai dengan salah satu misi dan tugasnya, memiliki unit tanggap bencana. Tahun ini, kami juga menambah unit, yakni tanggap duafa. Dalam penanganan bencana, begitu peristiwa terjadi, kami secara otomatis mengirimkan berbagai dukungan," jelasnya, dilansir dari Antara. Insiden kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, pada Senin (27/4/2026). Peristiwa tersebut menimbulkan belasan korban jiwa. Berdasarkan keterangan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhono (AHY), korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut berjumlah 15 orang per Selasa siang. "Update sampai dengan jam satu siang tadi, ada 15 orang yang meninggal dunia," kata AHY di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Selasa, dipantau dari Breaking News KompasTV. Selain korban meninggal, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan sebanyak 88 orang mengalami luka-luka.
BERITA30/04/2026 | Habibi Zein
Bantuan 15.000 Paket Sembako BAZNAS Diterima Masyarakat Palestina
Bantuan 15.000 Paket Sembako BAZNAS Diterima Masyarakat Palestina
Bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dari masyarakat Indonesia berupa 15.000 paket sembako telah diterima masyarakat Gaza, Palestina. Masyarakat Gaza, Palestina menyambut dengan bahagia dan penuh haru bantuan paket sembako BAZNAS. Sebelumnya, bantuan tersebut telah dilepas secara resmi oleh Ketua BAZNAS RI pada Februari 2026 sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan Indonesia dalam membantu rakyat Palestina yang tengah menghadapi krisis berkepanjangan. Sekretaris Utama BAZNAS RI sekaligus Sekretaris Satgas Palestina, Dr. KH. Subhan Cholid, Lc., M.A., menyampaikan rasa syukur atas tersalurkannya bantuan tersebut dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan di Gaza. "Alhamdulillah, setelah melalui proses pengiriman dan koordinasi lintas negara yang panjang, bantuan yang berasal dari masyarakat Indonesia akhirnya tiba dan tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Gaza," ujar Subhan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (13/4/2026). Subhan menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut melibatkan kerja sama dengan mitra internasional, seperti Misr Alkhoir di Mesir, guna memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah terdampak secara tepat. "Bantuan tersebut adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang harus segera kami (BAZNAS) distribusikan secara bertanggung jawab melalui mitra terpercaya di lapangan. Kami memastikan penyalurannya tepat sasaran kepada seluruh pihak yang benar-benar membutuhkan," tegasnya. Lebih lanjut, Subhan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung proses penyaluran bantuan tersebut, mulai dari para muzaki, para amil hingga mitra di lapangan. Ia menegaskan, BAZNAS akan terus mengoptimalkan perannya sebagai lembaga pengelola zakat nasional dalam menyalurkan amanah masyarakat Indonesia untuk membantu masyarakat Palestina secara berkelanjutan. Mari lanjutkan aksi nyata ini dengan meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina melalui sedekah terbaik Anda melalui Dompet Solidaritas Palestina BAZNAS. BSI 100.426.6893 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Atau melalui: donasi.baznasbazisdki.id
BERITA15/04/2026 | Habibi Zein
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. DKI Jakarta.

Lihat Daftar Rekening →