Berita Terbaru
BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana Terlibat Evakuasi Korban Laka KRL dan KRD Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur
BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana Terlibat Evakuasi Korban Laka KRL dan KRD Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur
Bekasi, 28 April 2026 — Tim BAZNAS BAZIS Tanggap Bencana (BBTB) turut ambil bagian dalam operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Rel Diesel (KRD) di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin, 27 April 2026, ketika KRD jarak jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya mengalami kecelakaan dengan KRL di area Stasiun Bekasi. Hingga Selasa (28/4), proses evakuasi masih terus berlangsung dengan melibatkan tim SAR gabungan.
Sebanyak dua personel BBTB diterjunkan ke lokasi dengan dukungan satu unit kendaraan operasional serta perlengkapan evakuasi, antara lain long spine board, tandu lipat, tas P3K, dan helm pelindung. Di lapangan, tim bergabung bersama unsur Basarnas, PMI, serta tenaga medis dari RSUD setempat.
Proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi ruang yang terbatas dan sirkulasi udara yang minim, sehingga menyulitkan pernapasan petugas. Meski demikian, tim tetap melakukan penyisiran dan penanganan korban secara bertahap, termasuk pelaksanaan triase untuk menentukan prioritas evakuasi.
“Hari ini BBTB fokus pada pencarian dan penyisiran bersama tim SAR gabungan, serta melakukan triase dan evakuasi korban secara maksimal. Kami juga menyiapkan tim dan unit ambulans apabila diperlukan untuk evakuasi ke rumah sakit,” ujar Yudiman, Komandan BBTB DKI Jakarta di lokasi.
Data korban hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh petugas berwenang. Jumlah korban juga terus mengalami perubahan. Pada Selasa dini hari, korban jiwa dilaporkan sebanyak empat orang. Angka tersebut meningkat menjadi 14 orang pada Selasa jelang siang, dengan penambahan 10 korban meninggal dunia berdasarkan hasil evakuasi hingga pukul 08.45 WIB.
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap situasi kebencanaan, serta memberikan dukungan kemanusiaan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi
BERITA30/04/2026 | Habibi Zein
Kecelakaan Kereta di Bekasi, Baznas Beri Santunan Rp3 Juta untuk Keluarga Korban Meninggal Dunia
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan kereta api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.
Ketua Baznas Sodik Mudjahid menyebut yang akan diberikan sebesar Rp3 juta untuk keluarga korban meninggal dunia.
"Untuk para korban yang wafat jumlahnya 15 orang, kami memberikan dukungan santunan berupa uang sebesar masing-masing Rp3 juta," ungkap Sodik dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026)
Menurut penjelasannya, santunan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Selain santunan untuk keluarga korban meninggal, Baznas juga memberikan bantuan kepada korban terdampak lainnya.
"Jika terdapat korban yatim dan kondisi rumah tidak layak, maka kami akan memberikan bantuan secara menyeluruh," ucapnya.
Baznas, kata ia memiliki sejumlah program yang dapat diintegrasikan sesuai kebutuhan di lapangan, seperti bantuan tanggap bencana, layanan kesehatan terpadu, perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan perumahan, pendidikan, hingga pemberdayaan usaha kecil.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan, Baznas sejak awal terjadinya kecelakaan juga telah menerjunkan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat Baznas (RSB) untuk membantu proses evakuasi serta memberikan pertolongan medis awal terhadap korban.
Tak hanya itu, pihaknya juga turut memberikan layanan kesehatan, mobil ambulans, hingga bantuan logistik seperti makanan ringan dan air minum kepada para korban kecelakaan.
"Baznas, sesuai dengan salah satu misi dan tugasnya, memiliki unit tanggap bencana. Tahun ini, kami juga menambah unit, yakni tanggap duafa. Dalam penanganan bencana, begitu peristiwa terjadi, kami secara otomatis mengirimkan berbagai dukungan," jelasnya, dilansir dari Antara.
Insiden kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, pada Senin (27/4/2026). Peristiwa tersebut menimbulkan belasan korban jiwa.
Berdasarkan keterangan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhono (AHY), korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut berjumlah 15 orang per Selasa siang.
"Update sampai dengan jam satu siang tadi, ada 15 orang yang meninggal dunia," kata AHY di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Selasa, dipantau dari Breaking News KompasTV.
Selain korban meninggal, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan sebanyak 88 orang mengalami luka-luka.
BERITA30/04/2026 | Habibi Zein
Bantuan 15.000 Paket Sembako BAZNAS Diterima Masyarakat Palestina
Bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dari masyarakat Indonesia berupa 15.000 paket sembako telah diterima masyarakat Gaza, Palestina.
Masyarakat Gaza, Palestina menyambut dengan bahagia dan penuh haru bantuan paket sembako BAZNAS. Sebelumnya, bantuan tersebut telah dilepas secara resmi oleh Ketua BAZNAS RI pada Februari 2026 sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan Indonesia dalam membantu rakyat Palestina yang tengah menghadapi krisis berkepanjangan.
Sekretaris Utama BAZNAS RI sekaligus Sekretaris Satgas Palestina, Dr. KH. Subhan Cholid, Lc., M.A., menyampaikan rasa syukur atas tersalurkannya bantuan tersebut dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan di Gaza.
"Alhamdulillah, setelah melalui proses pengiriman dan koordinasi lintas negara yang panjang, bantuan yang berasal dari masyarakat Indonesia akhirnya tiba dan tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Gaza," ujar Subhan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (13/4/2026).
Subhan menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut melibatkan kerja sama dengan mitra internasional, seperti Misr Alkhoir di Mesir, guna memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah terdampak secara tepat.
"Bantuan tersebut adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang harus segera kami (BAZNAS) distribusikan secara bertanggung jawab melalui mitra terpercaya di lapangan. Kami memastikan penyalurannya tepat sasaran kepada seluruh pihak yang benar-benar membutuhkan," tegasnya.
Lebih lanjut, Subhan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung proses penyaluran bantuan tersebut, mulai dari para muzaki, para amil hingga mitra di lapangan.
Ia menegaskan, BAZNAS akan terus mengoptimalkan perannya sebagai lembaga pengelola zakat nasional dalam menyalurkan amanah masyarakat Indonesia untuk membantu masyarakat Palestina secara berkelanjutan.
Mari lanjutkan aksi nyata ini dengan meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina melalui sedekah terbaik Anda melalui Dompet Solidaritas Palestina BAZNAS. BSI 100.426.6893 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Atau melalui: donasi.baznasbazisdki.id
BERITA15/04/2026 | Habibi Zein
Dibantu BAZNAS, Usaha Pastry Mitra Binaan di Jaktim Raih Omzet Belasan Juta Rupiah
Dibantu BAZNAS, Usaha Pastry Mitra Binaan di Jaktim Raih Omzet Belasan Juta Rupiah
Neneng, pemilik usaha pastry “Dapoer Keitha Aneka Pastry” sekaligus mitra binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Jakarta Timur, berhasil meraih omzet belasan juta rupiah per bulan setelah mendapatkan bantuan permodalan dan pendampingan melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD).
Usaha kuliner dengan brand “Dapoer Keitha Aneka Pastry” yang berlokasi di kawasan Utan Kayu, Matraman ini dikelola oleh Neneng dan kini semakin dikenal di masyarakat sekitar.
Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan BAZNAS DKI Jakarta , MH. Bahaudin, S.E.,S.Pd.I , menegaskan program BMD memang dirancang untuk menyasar pelaku usaha mikro di tingkat desa atau kelurahan agar mereka memiliki akses permodalan dan bimbingan yang tepat.
"Melalui BMD kami berkomitmen untuk hadir langsung di tengah masyarakat guna memastikan bahwa pelaku usaha kecil seperti Neneng mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk naik kelas," jelas Bahaudin dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Dapoer Keitha disukai karena memberikan beragam pilihan pastry, seperti croissant, smoked beef, cromboloni, hingga double cheese. Selain menu unggulan tersebut, terdapat 11 menu lainnya yang diproduksi secara higienis di dapur rumah Neneng sendiri untuk memastikan kualitas rasa tetap terjaga bagi para pelanggan.
Subhan menambahkan, hasil yang dicapai oleh Neneng juga menjadi bukti dari keberhasilan pengelolaan zakat produktif yang dilakukan oleh BAZNAS.
"Kami sangat mengapresiasi kegigihan Neneng dalam memanfaatkan fasilitas BMD sehingga usahanya mampu menghasilkan omzet yang stabil dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarganya," ujarnya.
Usaha ini awalnya didirikan oleh Neneng sebagai langkah untuk memanfaatkan keterampilan memasak yang ia miliki. Tujuan utama Neneng menjalankan usaha ini adalah untuk memperkuat stabilitas keuangan keluarga sembari memenuhi permintaan pasar akan camilan berkualitas dengan harga yang kompetitif.
Berkat kombinasi antara ketekunan pemilik dan dukungan program BAZNAS, Dapoer Keitha Aneka Pastry kini berhasil meraih omzet yang sangat menjanjikan. Dengan dukungan basis pelanggan yang setia di wilayah sekitar, usaha ini mampu mencatatkan pendapatan mencapai sekitar Rp16 juta per bulan.
“Saya sangat bersyukur dan merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari BAZNAS karena selain mendapatkan dukungan modal, saya juga diajarkan bagaimana mengelola usaha dengan lebih baik," kata Neneng.
yuk sahabat, bantu kami agar program kebaikan ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekah terbaikmu melalui https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA15/04/2026 | Humas BAZNAS DKI Jakarta
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Raih Predikat "Menuju Informatif" pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik KI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Sabet Predikat "Menuju Informatif" pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta resmi memperoleh predikat “Menuju Informatif” dalam hasil penilaian Elektronik Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) DKI Jakarta sebagai bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 guna mendorong transparansi dan akuntabilitas badan publik.
Berdasarkan dokumen hasil evaluasi, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta meraih nilai 78,59 . Surat rekomendasi hasil penilaian tersebut diserahkan langsung oleh Komisioner KIP DKI Jakarta, Aang Muhdi Ghozali , kepada Prof. Dr. H. Bunyamin, M.Pd.I. selaku Pimpinan Bidang IV BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta pada Senin (13/4), di Gedung Graha Mental Spiritual, Jakarta Pusat.
Kegiatan E-Monev ini merupakan bagian dari rangkaian Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Secara umum, penilaian dilakukan berdasarkan enam indikator utama yaitu komitmen organisasi, kualitas informasi, jenis informasi, sarana dan prasarana, digitalisasi, dan inovasi serta strategi pelayanan.
Khusus bagi lembaga filantropi seperti BAZNAS (BAZIS), penilaian pada tahap ini difokuskan pada indikator kualitas informasi yang meliputi aspek akurasi, kemutakhiran, serta kemudahan akses bagi masyarakat. Standar ini mengacu pada Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 dan Peraturan Gubernur Nomor 40 Tahun 2024.
Capaian ini mencerminkan komitmen BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dalam menghadirkan layanan informasi yang transparan dan akuntabel. Meski demikian, lembaga tetap memberikan perhatian pada beberapa catatan perbaikan, seperti pemenuhan aspek teknis dan penguatan peran pimpinan dalam proses presentasi penilaian.
Ke depan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta optimistis dapat meningkatkan predikat menjadi “Informatif”. Langkah strategis yang akan diambil meliputi penguatan sistem digital, penyempurnaan sarana pendukung, serta peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan demi memperkuat kepercayaan masyarakat dan profesionalisme lembaga.
BERITA15/04/2026 | Habibi Zein
BAZNAS Sukses Kembangkan Usaha Pizza Mustahik melalui Program BMD
BAZNAS Sukses Kembangkan Usaha Pizza Mustahik melalui Program BMD
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) berhasil melaksanakan pemberdayaan mustahik asal Matraman, Jakarta, Rianto melalui usaha kulinernya “Papa Pizza”.
Berkat bantuan modal dan binaan dari BAZNAS, “Papa Pizza” semakin berkembang dan dikenal banyak orang hingga mampu meraih omzet sebesar Rp7 juta sampai Rp8 juta per bulan.
Sekretaris Utama BAZNAS RI H. Subhan Cholid, Lc, MA. mengapresiasi keberhasilan usaha kuliner milik Rianto. Subhan berharap, mustahik yang menerima manfaat program BMD dapat belajar dari Rianto bagaimana cara dia mengembangkan usaha kulinernya.
“Ini salah satu contoh keberhasilan dari program BAZNAS Microfinance Desa, jadi BAZNAS tidak hanya memberikan modal saja lalu berhenti, tidak, BAZNAS juga memberikan pendampingan kepada mustahik sampai mereka benar-benar berhasil,” ujar Subhan melalui keterang tertulisnya di Jakarta, Senin (13/4/2026).
Subhan berharap, keberhasilan Rianto dalam mengembangkan “Papa Pizza” menginspirasi dan memotivasi para mustahik, sekaligus mendorong program BMD ini agar lebih luas lagi menjangkau masyarakat.
“Semoga melalui MBD ini, BAZNAS banyak melahirkan Rianto-Rianto lain yang lebih sukses sehingga tujuan kita memutus mata rantai kemiskinan benar-benar terwujud, dan visi BAZNAS mentransformasikan mustahik menjadi muzaki bisa tercapai,” ujarnya.
Sementara itu, penerima manfaat program BMD Matraman, Rianto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS RI. Sejak bergabung dengan BAZNAS pada 2023 lalu, usaha kulinernya semakin berkembang dan dikenal banyak orang.
“Alhamdulillah setelah bergabung dengan BAZNAS, saya merasakan peningkatan usaha yang sangat signifikan. Pendapatkan kami per bulan juga bisa mencapai Rp7 juta hingga Rp8 juta ketika kami rajin ikut event-event,” ujar Rianto.
Rianto menceritakan, bantuan modal yang diberikan setelah bergabung dalam program MBD adalah modal usaha serta fasilitas pendukung seperti booth dan benner. Juga ada pendampingan rutin yang diberikan mulai dari bagaimana cara memasarkan produk, mengemas produk agar lebih menarik, hingga cara pelayanan kepada customer agar mereka menjadi pelanggan setia “Papa Pizza”.
Selain itu kata dia, menjaga kualitas pizza yang enak dan empuk adalah kunci utama agar disukai pelanggan. “Menjaga cita rasa pizza dengan hanya menggunakan bahan-bahan premium adalah cara kami menjaga kualitas agar konsumen tidak berpindah kelain hati,” cerita Rianto.
Berkat bantuan modal usaha dari BAZNAS, Rianto mengaku usahanya tidak hanya berkembang tetapi juga memperbaiki ekonomi keluarganya hingga ia mampu untuk menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi.
"Selama saya menjalankan usaha ini dengan binaan BAZNAS, saya mendapatkan banyak hal, belajar banyak hal, sehingga Papa Pizza bisa berkembang dan sangat bermanfaat bagi keluarga kami. Alhamdulillah saya bisa menguliahkan anak dan alhamdulillah perlengkapan dalam usaha juga bertambah, saya sangat bersyukur sekali bisa lebih eksis dalam berdagang,”
ujar Rianto.
BERITA15/04/2026 | Habibi Zein
Nonton Bareng “Pelangi di Mars”, BAZNAS BAZIS DKI Salurkan Santunan untuk 500 Anak Yatim dan Dhuafa
Nonton Bareng “Pelangi di Mars”, BAZNAS BAZIS DKI Salurkan Santunan untuk 500 Anak Yatim dan Dhuafa
Jakarta — Suasana hangat penuh kebahagiaan terasa dalam kegiatan nonton bareng film Pelangi di Mars yang diselenggarakan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berbagi kebahagiaan di momen Hari Raya, khususnya bagi anak-anak di Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta turut menyalurkan santunan kepada 500 anak Sekolah Dasar prasejahtera serta anak-anak panti asuhan. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus dukungan bagi mereka untuk terus semangat belajar dan meraih cita-cita.
Acara ini di hadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga menyempatkan diri menyapa dan berinteraksi dengan anak-anak, menambah kehangatan suasana kegiatan.
Turut hadir pimpinan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta, H. Abu Bakar, yang menyaksikan langsung kebersamaan dan keceriaan anak-anak dalam kegiatan tersebut.
Melalui program ini, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta bersama Pemprov DKI Jakarta ingin menghadirkan suasana Hari Raya yang lebih bermakna, tidak hanya dengan bantuan materi, tetapi juga melalui pengalaman kebersamaan yang menyenangkan.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta komitmen untuk terus menebar manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak di Jakarta.
Mari terus tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekah terbaikmu melalui : donasi.baznasbazisdki.id
BERITA30/03/2026 | Habibi Zein
BAZNAS Bangun Tiga Masjid Darurat di Gaza, Tampung Hingga Ratusan Jemaah
BAZNAS Bangun Tiga Masjid Darurat di Gaza, Tampung Hingga Ratusan Jemaah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) mendirikan tiga masjid darurat di sejumlah wilayah Gaza, Palestina, untuk memfasilitasi kebutuhan ibadah masyarakat terdampak krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
Adapun lokasi pembangunan berada di wilayah Gaza yang didirikan di Asdaa Region Northwest Khan Younis, Abu Ali Eyad Street, dan di Deir Al-Balah.
Wakil Ketua IV BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Prof. Dr. H. Bunyamin menyampaikan, pembangunan masjid darurat tersebut dilakukan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat akan sarana ibadah di tengah situasi konflik yang berkepanjangan.
“Alhamdulillah tiga masjid darurat telah rampung BAZNAS dirikan di Gaza dan sudah digunakan juga saat Ramadan dan Idulfitri. Setiap masjid darurat memiliki luas sekitar 180 meter persegi dan mampu menampung hingga 100 orang,” ujar Prof Bunyamin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (30/3/2026).
Ia menuturkan, kondisi konflik yang terus berlangsung telah menyebabkan banyak fasilitas umum mengalami kerusakan dan tidak dapat digunakan, termasuk masjid. Hal ini tentu berdampak langsung terhadap aktivitas ibadah masyarakat setempat yang menjadi terbatas.
Subhan mengatakan, program ini merupakan upaya BAZNAS dalam menghadirkan masjid darurat sebagai solusi cepat, sehingga masyarakat tetap memiliki tempat ibadah yang layak dan aman.
Lebih dari sekadar fasilitas fisik, Subhan menyampaikan, pembangunan masjid darurat ini juga membawa pesan solidaritas dari masyarakat Indonesia untuk Palestina. “Ini menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan masyarakat Indonesia untuk Palestina,” ujar Prof Bunyamin
“Kami berharap masjid ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk beribadah, serta menjadi ruang berkumpul dan memperkuat kebersamaan warga di tengah kondisi konflik,” lanjut Prof. Bunyamin.
Subhan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid darurat tersebut, khususnya para muzaki.
“Pendirian tiga masjid darurat ini tidak terlepas dari uluran tangan para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS. Masjid darurat ini diharapkan bisa membantu masyarakat Gaza untuk menjalankan ibadahnya dengan lebih khusyuk dan nyaman di tengah situasi yang penuh keterbatasan,” katanya.
Selama Ramadan 1447 H/2026 M, BAZNAS juga terus menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan untuk Palestina, meliputi paket makanan (food packages), makanan siap saji (hot meals), layanan kesehatan, penyediaan air bersih, pakaian, tenda pemukiman dan keluarga, selimut, masjid darurat, hingga tenda kelas guna mendukung kegiatan belajar
BERITA30/03/2026 | Habibi Zein
Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026
Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan kesiapsiagaan layanan bagi para pemudik di masa arus balik Idulfitri 2026/1447 H. Secara nasional, BAZNAS menyiagakan sebanyak 21 titik Pos Mudik BAZNAS yang tersebar di berbagai wilayah strategis untuk melayani masyarakat tanpa dipungut biaya.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan seluruh jajaran pimpinan BAZNAS RI telah berbagi tugas untuk meninjau langsung kelayakan dan pelayanan di setiap pos mudik. Pihaknya terus memantau 21 titik pos mudik pada masa arus balik yang tersebar di jalur utama Pulau Jawa, mulai dari Provinsi Banten seperti Lebak dan Kabupaten Serang, hingga Provinsi Jawa Timur seperti Sidoarjo dan Jombang.
"Di Indonesia ada 21 (pos mudik) dan nanti akan disebar juga, bukan hanya di Jawa tapi di tempat-tempat lain. Antusiasme masyarakat sangat banyak, jadi akan ditambah untuk tahun depan," jelas Sodik Mudjahid saat meninjau lokasi di Pos Mudik BAZNAS Garut di Limbangan, Kamis (26/3/2026).
Sodik menjelaskan kehadiran pos mudik masa arus balik yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas gratis ini sebagai bentuk pertanggungjawaban dan ucapan terima kasih BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzaki. Seperti yang terjadi di Pos Mudik BAZNAS Kabupaten Garut, berdasarkan laporan terakhir, layanan ini telah dimanfaatkan oleh ribuan orang.
"Alhamdulillah tadi saya mendapatkan laporan bahwa ini H-5 sampai H+5 memberikan berbagai dukungan kepada para pemudik, dari mulai dapur, kesehatan, dan lain-lain. Per hari ini sudah ada 1.562 pemudik yang memanfaatkan layanannya," katanya.
Menurutnya, fasilitas gratis yang disediakan di 21 pos mudik ini cukup beragam. Untuk kategori pos besar, BAZNAS menyediakan layanan layanan berupa layanan kesehatan, reflexi bagi pemudik yang kelelahan,
makanan ringan,charger hape dan motor listrik, tempat bermain anak, hingga ruang laktasi bagi ibu menyusui yang semuanya dapat dinikmati secara cuma-cuma.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Efendi, S.Pd.I. mengatakan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas pos mudik di wilayahnya terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada musim mudik dan balik Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah, lonjakan pengunjung terutama terlihat sangat padat saat memasuki waktu salat, khususnya mulai waktu Zuhur dan seterusnya. Peningkatan animo ini membuktikan bahwa keberadaan posko tersebut sangat dibutuhkan oleh para pemudik yang melintasi wilayah Garut.
"Animo masyarakat yang menggunakan fasilitas ini bagi para pemudik banyak sekali, terutama menjelang salat, terutama dari salat Zuhur ke sana. Dan ini sudah lama dan kami pertahankan bahwa ini sudah menjadi kegiatan rutinitas dari BAZNAS Garut dan BAZNAS RI di posko ini," ujarnya.
Efendi juga berharap ke depannya akan ada penambahan fasilitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan di posko-posko selanjutnya. Menutup keterangannya, Ketua BAZNAS Garut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program kemanusiaan ini.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada para muzaki se-Indonesia yang menitipkan zakat infaknya kepada BAZNAS Republik Indonesia sehingga dananya bisa dimanfaatkan, salah satunya untuk para pemudik ini. Semoga nanti lebih banyak lagi titipan muzakinya dan bisa menyejahterakan masyarakat Indonesia sesuai dengan asnafnya," katanya.
BERITA30/03/2026 | Habibi Zein
Cahaya Ramadhan di Panti: BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kehangatan bagi Para Lansia
Cahaya Ramadhan di Panti: BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kehangatan bagi Para Lansia
Jakarta, 9 Maret 2026 – Senja Ramadhan perlahan turun di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3. Di ruang sederhana itu, para lansia duduk berdampingan, menanti waktu berbuka puasa. Wajah-wajah yang menyimpan banyak kisah kehidupan tampak teduh, ditemani para musrif dan musrifah yang dengan hangat menyapa, mendengarkan cerita, dan menghadirkan perhatian yang tulus.
Melalui Program Pesantren Cahaya Ramadhan yang dihadirkan oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, suasana Ramadhan di panti menjadi lebih hidup dan penuh makna. Lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar lembut mengiringi kegiatan ibadah, sementara para musrif dan musrifah dengan sabar mendampingi para penghuni panti dalam doa dan pembelajaran.
Menjelang azan Maghrib, meja-meja sederhana mulai dipenuhi hidangan berbuka. Namun yang paling terasa bukan sekadar makanan, melainkan kehangatan kebersamaan. Senyum merekah, obrolan ringan mengalir, dan suasana yang tadinya sunyi berubah menjadi penuh kehidupan. Bagi sebagian lansia, momen ini menghadirkan kembali rasa keluarga yang lama dirindukan.
Setelah berbuka dan menunaikan salat Maghrib serta Isya, para lansia bersama musrif dan musrifah melanjutkan kebersamaan dengan melaksanakan salat tarawih berjamaah. Dalam suasana khusyuk dan penuh ketenangan, lantunan doa dan ayat-ayat suci menggema di ruang ibadah panti, menghadirkan kedamaian serta mempererat kebersamaan di antara mereka.
Saat doa-doa terangkat dengan lirih, Ramadhan terasa begitu dekat—menghadirkan kasih sayang, perhatian, dan harapan baru bagi para penghuni panti.
Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Bapak Ir. Mh. Bahaudin mengatakan "Program Cahaya Ramadhan di Panti ini merupakan program inisiasi BAZNAS (BAZIS) DKI jakarta berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan pelajaran agama selama 1 Bulan Full di Bulan Ramadhan bersama para musyrif Musyrifah yang ditunjuk dari Kami di Panti Panti dibawah naungan Dinas Sosial" Ujar nya
Bahaudin lebih lanjut menyampaikan "Program ini nanti nya mengajarkan kepada para penghuni panti binaan yaitu para lansia diharapkan setelah bulan Ramadhan menjadi lebih dekat dan mempelajari Islam lebih dalam lagi "Pungkas nya
Melalui Program Pesantren Cahaya Ramadhan, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap setiap kebersamaan yang terjalin dapat menjadi cahaya yang menghangatkan hati para lansia, serta mengingatkan bahwa Ramadhan selalu membawa kasih, kepedulian, dan harapan bagi semua.
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri, Hidupkan Kembali Semangat “Tetangga Bantu Tetangga”
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri, Hidupkan Kembali Semangat “Tetangga Bantu Tetangga”
Jakarta, 10 Maret 2026 — Di balik hangatnya suasana sahur bersama keluarga, masih ada sebagian warga yang menjalani dini hari dalam keterbatasan. Ada lansia yang menyiapkan sahur seorang diri, keluarga dhuafa yang harus berbagi makanan seadanya, hingga para pekerja jalanan yang tetap berjuang mencari nafkah ketika sebagian besar orang masih terlelap.
Berangkat dari kepedulian tersebut, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Program ini merupakan upaya untuk memastikan masyarakat yang berada dalam kondisi rentan tetap dapat menikmati sahur yang layak selama bulan suci Ramadhan.
Melalui konsep “Tetangga Bantu Tetangga”, program ini mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan nilai kepedulian dari lingkungan terdekat. Warga didorong menyiapkan makanan sahur dari dapur rumah masing-masing untuk kemudian dibagikan kepada tetangga sekitar yang membutuhkan.
Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Ir. H. Mh. Bahaudin mengatakan bahwa "Program Sahur Tetangga sendiri ini dilaksanakan di 44 kelurahan di wilayah DKI Jakarta dengan melibatkan relawan serta masyarakat setempat, Sasaran penerima manfaat difokuskan pada kelompok yang rentan secara ekonomi maupun fisik, seperti lansia yang tinggal sendiri, keluarga dhuafa, serta para pekerja informal yang masih berjuang di jalanan saat dini hari, termasuk pengemudi ojek online." Ujarnya
Bagi sebagian orang, sepiring makanan sahur mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang membutuhkan, makanan tersebut dapat menjadi sumber kekuatan untuk menjalani ibadah puasa sekaligus tanda bahwa masih ada kepedulian dari lingkungan sekitar.
Lebih lanjut Bahaudin menjelaskan "Program Sahur Tetangga Sendiri dijadwalkan berlangsung pada 5–15 Maret 2026 dengan total 44 titik kegiatan yang tersebar di lima wilayah administrasi DKI Jakarta, yakni Jakarta Utara sebanyak 17 titik, Jakarta Barat 12 titik, Jakarta Timur 11 titik, Jakarta Pusat 3 titik, dan Jakarta Selatan 1 titik." jelas nya
"Selain membantu memenuhi kebutuhan sahur masyarakat yang membutuhkan, program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan peran lembaga zakat di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan langsung warga, nilai zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat hadir secara nyata dalam kehidupan sehari-hari." tutupnya
Melalui program ini, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai bulan ibadah personal, tetapi juga sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial. Dari dapur rumah hingga ke tangan tetangga yang membutuhkan, kebaikan diharapkan tumbuh dan menyebar di tengah masyarakat.
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
Gubernur Beserta Jajaran Pemprov DKI Jakarta Tunaikan Zakat melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta
Gubernur dan Wakil Gubernur Bersama Pejabat Pemprov DKI Jakarta Tunaikan Zakat melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta
Jakarta, 5 Maret 2026 – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan Wakil Gubernur, Rano Karno, bersama jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan yang berlangsung di Balai Agung Provinsi DKI Jakarta ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mendorong penghimpunan ZIS yang optimal.
Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, menyampaikan bahwa sepanjang 2025, lembaganya berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp396,36 miliar, atau 99,09 persen dari target Rp400 miliar. Dana tersebut berasal dari kontribusi TKD sebesar Rp147,85 miliar dan Non-TKD sebesar Rp248,50 miliar.
Untuk 2026, target penghimpunan ditetapkan sebesar Rp450 miliar, terdiri dari TKD Rp163,25 miliar dan Non-TKD Rp286,75 miliar, dengan harapan memperluas partisipasi muzaki dan meningkatkan dampak penyaluran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Total dana ZIS yang disalurkan sepanjang 2025 mencapai Rp387,67 miliar untuk berbagai program di bidang dakwah, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan sosial kemanusiaan, dengan alokasi terbesar untuk program sosial kemanusiaan.
Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS (BAZIS) atas dedikasi dan kerja kerasnya.
“Ke depan saya berharap BAZNAS (BAZIS) dapat terus berinovasi, memperluas jangkauan manfaat, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi agar dana yang terkumpul benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujar Pramono.
Ia juga menekankan pentingnya memastikan tidak ada warga kurang mampu di Jakarta yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar selama bulan Ramadan.
“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap BAZNAS (BAZIS) dapat memastikan tidak ada warga, terutama yang tidak mampu, yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Saya juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pengelolaan ZIS di Jakarta. Mudah-mudahan seluruh warga Jakarta merasakan manfaatnya dan terus menikmati suasana kota yang aman dan nyaman,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi kepada pengumpul ZIS terbaik tahun 2025 di berbagai kategori, mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, SKPD, BUMD, satuan pelaksana pendidikan, hingga Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik.
Apresiasi khusus juga diberikan kepada BUMD yang menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui BAZNAS (BAZIS), termasuk PAM Jaya, PT Transportasi Jakarta, dan Bank Jakarta. Sementara itu, penghimpunan zakat karyawan BUMD tertinggi dicatat oleh Bank Jakarta, Perumda PAM Jaya, dan Perumda Pasar Jaya.
BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penerbitan Instruksi Gubernur mengenai penunaian zakat profesi 2,5 persen bagi seluruh karyawan BUMD, sehingga penghimpunan ZIS semakin optimal dan manfaatnya menjangkau lebih luas masyarakat DKI Jakarta.
#baznas #Zakat #Infaq #Sedekah #zakat fitrah berapa #Zakat di Bulan Ramadhan
Komentar
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
Jakarta Timur Raih Perolehan ZIS Tertinggi Tiga Tahun Berturut-turut
Jakarta Timur Raih Perolehan ZIS Tertinggi Tiga Tahun Berturut-turut
Perolehan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Jakarta Timur secara berturut-turut sejak tahun 2023 menjadi yang terbanyak di Jakarta
Atas pencapaian tersebut, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin menerima penghargaan dari Baznas (Bazis) DKI Jakarta yang diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Munjirin mengatakan, tingginya perolehan ZIS tidak terlepas dari tingginya kesadaran serta peran aktif masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), perusahaan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menyisihkan sebagian rezekinya untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah.
Menurutnya, ajaran Islam juga menekankan pentingnya ZIS sebagai salah satu bentuk kepedulian sosial. Jika dijalankan secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat, ZIS dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"ZIS ini berasal dari masyarakat, dikelola oleh masyarakat, dan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk berbagai kegiatan sosial seperti program bedah rumah, beasiswa pendidikan, tebus ijazah, dan kegiatan sosial lainnya," ujarnya, Jumat (6/3).
Pada bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Munjitin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan, termasuk menyisihkan sebagian rezeki dengan menunaikan ZIS.
"Masih banyak potensi muzaki yang belum tergarap secara optimal sehingga perlu terus digali," terangnya.
Sementara itu, Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur, Eka Napisah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program pengumpulan ZIS sehingga Jakarta Timur kembali meraih peringkat pertama di tingkat Provinsi DKI Jakarta.
"Jakarta Timur sejak tahun 2023 secara berturut-turut menduduki peringkat pertama dalam perolehan ZIS," ungkapnya.
Eka menjelaskan, pada tahun 2025 jumlah ZIS terkumpul di Jakarta Timur mencapai Rp 90,9 miliar dari target perolehan Rp 87 miliar.
"Target pengumpulan ZIS tahun ini meningkat menjadi Rp 95 miliar. Kami optimistis target ini dapat tercapai dengan dukungan dari berbagai pihak," tandasnya.
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
Layanan Hapus Tato Gratis di Pasar Cilincing: Ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat
Layanan Kesehatan dan Hapus Tato Gratis di Pasar Cilincing: Ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat
Jakarta, 9 Maret 2026 –Suasana berbeda terlihat di kawasan Pasar Jaya Cilincing. Sejak pagi, masyarakat mulai berdatangan dengan penuh antusias untuk mendapatkan layanan kesehatan sekaligus kesempatan memulai lembaran hidup yang lebih baik melalui program hapus tato gratis. Melalui kegiatan yang digelar oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, ratusan warga memanfaatkan layanan yang diberikan secara cuma-cuma. Sebanyak 100 orang menerima layanan kesehatan gratis, sementara 150 orang mengikuti program hapus tato sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pendampingan bagi masyarakat yang ingin memperbaiki diri.
Kegiatan sosial ini juga terselenggara melalui kolaborasi antara BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dengan PT Bosowa Corp sebagai bentuk sinergi antara lembaga filantropi dan dunia usaha dalam menghadirkan program kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean peserta yang sejak pagi telah menunggu giliran pelayanan. Banyak di antara mereka datang dengan harapan besar sebagian ingin memeriksakan kondisi kesehatan, sementara yang lain memanfaatkan kesempatan untuk menghapus tato sebagai langkah awal memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik.Di lokasi kegiatan, suasana terasa hangat dan penuh harapan. Para peserta tampak berbincang dengan relawan dan tenaga medis yang memberikan pelayanan dengan pendekatan humanis dan penuh empati. Bagi sebagian warga, kegiatan ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga menjadi momentum untuk memulai perubahan dalam kehidupan.
Program hapus tato menjadi salah satu layanan yang menarik perhatian masyarakat. Dengan pendampingan yang penuh perhatian, para peserta menjalani proses tersebut sebagai bentuk ikhtiar meninggalkan masa lalu dan melangkah menuju kehidupan yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pelayanan sosial dan kemanusiaan yang dihadirkan. Kolaborasi dengan PT Bosowa Corp juga menjadi contoh sinergi positif antara lembaga zakat dan sektor swasta dalam memperluas jangkauan program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kepala Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Jakarta Utara Wisnu Cakraningrat mengatakan "Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan Program hapus tato Gratis di Pasar Cilincing Jakarta Utara, sebanyak total 150 orang mengikuti kegiatan Hapus Tato Gratis dan juga Layanan Kesehatan Gratis hari ini " ujar nya
Lebih lanjut Wisnu menjelaskan "Program Hapus Tato ini terlaksana berkat kerja sama dengan PT Bosowa . kami mengucapkan banyak terimakasih karena telah ikut berpartisipasi mendukung warga Jakarta Utara untuk berhijrah menjadi lebih Baik" ujar nya
Wisnu Berharap bahwa para warga Jakarta Utara setelah ikut Hapus Tato ini menjadi jalan awal untuk berhijrah dan tidak kembali mentato tubuh nya "Semoga Para Penerima manfaat program ini bener benar kembali berhijrah secara total dan tidak kembali Mentato tubuh nya " tutupnya
BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang inklusif, humanis, dan bermanfaat, sehingga keberadaannya semakin dirasakan oleh masyarakat luas.
yuk sahabat, bantu kami agar program layanan hapus tato ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekahmu melalui : https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Gandeng PT Malahayati Mulai Pembangunan 16 Rumah Penyintas Kebakaran di Pela Mampang Jakarta Selatan
BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Gandeng PT Malahayati Mulai Pembangunan 16 Rumah Penyintas Kebakaran di Pela Mampang Jakarta Selatan
Program Bedah Kawasan di RT 014 RW 02, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, resmi dimulai melalui kegiatan peletakan batu pertama pada Selasa (3/3).
Program ini merupakan kolaborasi antara BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, PT Malahayati Nusantara Raya, dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan dalam rangka penanganan kebakaran yang terjadi pada 10 Februari 2026 lalu. Sebanyak 16 unit rumah terdampak dalam peristiwa tersebut dan kini mulai dibangun kembali.
Pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu paling lama tiga bulan agar warga dapat segera kembali menempati hunian yang layak, aman, dan nyaman.
Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar, Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar, Camat Kebayoran Baru, Lurah Pela Mampang, Ketua Dewan Kota Jakarta Selatan, dan Ketua Pelaksana Wilayah BAZNAS (BAZIS) Administrasi Jakarta Selatan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pemulihan pascakebakaran.
“Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap warga terdampak. Kami menargetkan pembangunan 16 unit rumah ini dapat selesai maksimal tiga bulan sehingga masyarakat bisa segera kembali menjalani aktivitas secara normal,” ujarnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan pihak swasta, diharapkan proses rehabilitasi kawasan berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.
Lebih lanjut Anwar mengatakan, pembangunan 16 rumah yang terdampak kebakaran tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara Baznas (Bazis) Jakarta Selatan dan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT Malahayati.
Ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena warga akhirnya memperoleh kepastian terkait pembangunan kembali rumah mereka.
"Kami sangat bersyukur, terutama warga penyintas kebakaran karena sudah ada kepastian rumah mereka dibangun," ujarnya, Selasa (3/3).
Anwar menjelaskan, proses pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan dengan anggaran sekitar Rp 1 miliar.
"Program bedah kawasan ini merupakan bukti bahwa dana yang dihimpun Baznas (Bazis) dari masyarakat dapat kembali dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat," terangnya.
Ia menambahkan, dana yang berasal dari zakat, infak, dan sedekah telah digunakan untuk berbagai program sosial, seperti bedah rumah, bedah kawasan, hingga penebusan ijazah.
Legislator Komisi A DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani turut mengaku bersyukur atas terwujudnya pembangunan rumah warga penyintas kebakaran tersebut.
Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas (Bazis), dan pihak swasta melalui CSR menjadi kunci dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah.
"Semoga warga dapat segera kembali menempati rumahnya, merasa tenang, dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Kolaborasi yang baik antarsemua pihak sangat penting," ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan penyuntas kebakaran, Afri menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu.
Ia berharap, rumah yang dibangun kembali nantinya menjadi hunian yang lebih baik, sehat, dan memiliki sirkulasi udara yang memadai.
"Semoga semua pihak yang telah membantu mendapatkan keberkahan. Kami berharap dapat kembali ke rumah dengan kondisi yang lebih baik dan semakin sejahtera," tandasnya.
BERITA03/03/2026 | Habibi Zein
Safari Ramadan Jakarta Barat, Ketua DPRD DKI Soroti Pendidikan dan Puji BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta
Safari Ramadan Jakarta Barat, Ketua DPRD DKI Soroti Pendidikan dan Puji BAZNAS (BAZIS) DKI
Jakarta - Ketua DPRD DKI Jakarta, Drs. H. Khoirudin, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan pendidikan di Ibu Kota. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Masjid Jami Assa’adah, Kembangan, Jakarta Barat.
Dalam sambutannya, Khoirudin menyebut pendidikan merupakan hak seluruh warga dan menjadi kewajiban negara untuk memenuhinya.
“Pendidikan adalah hak seluruh masyarakat dan kewajiban negara untuk memenuhinya. Kami di DPRD DKI Jakarta akan terus berjuang bersama Pemerintah Provinsi agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan warga Jakarta,” ujar Khoirudin dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).
Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga dihadiri Wali Kota Jakarta Barat, Hj. Iin Mutmainnah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendorong pembangunan wilayah serta peningkatan pelayanan publik.
Menurut Khoirudin, dukungan kebijakan yang tepat akan berdampak langsung pada peningkatan mutu sekolah serta akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat Jakarta.
Dalam kesempatan yang sama, ia turut mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS/BAZIS) DKI Jakarta atas berbagai bantuan sosial yang telah disalurkan kepada warga.
“Bantuan dari BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini bukti nyata bahwa kepedulian sosial harus terus kita kuatkan bersama. Program-program yang dijalankan juga semakin membuat masyarakat cinta dan percaya kepada BAZNAS (BAZIS) sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan profesional,” katanya.
Safari Ramadan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Acara ditutup dengan salat Tarawih berjamaah bersama warga sebagai simbol kebersamaan dan penguatan nilai-nilai spiritual di bulan suci Ramadan.
BERITA03/03/2026 | Safari Ramadan Jakarta Barat, Ketua DPRD DKI Soroti Pendidikan dan Puji BAZNAS (BAZIS) DKI
BAZNAS Salurkan Alat Bantu Dengar Gratis bagi Anak Disabilitas dari Keluarga Prasejahtera di Tebet
BAZNAS Salurkan Alat Bantu Dengar Gratis bagi Anak Disabilitas dari Keluarga Prasejahtera di Tebet
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan alat bantu pendengaran kepada anak penyandang disabilitas rungu dan wicara dari keluarga prasejahtera di Tebet, Jakarta Selatan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kaum rentan yang menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi ekonomi.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan kemaslahatan umat, khususnya bagi penyandang disabilitas dari keluarga prasejahtera melalui pengelolaan dana zakat yang tepat sasaran.
“Ini adalah bentuk kepedulian dan keberpihakan BAZNAS terhadap kaum rentan, seperti penyandang disabilitas. Zakat yang para muzaki salurkan kepada BAZNAS kami optimalkan untuk membantu para mustahik, salah satunya dengan menyalurkan alat bantu pendengaran bagi anak dari keluarga prasejahtera,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (2/3/2026).
"Kami memahami gangguan pendengaran seringkali menjadi hambatan besar dalam aktivitas sehari-hari, pendidikan dan kesempatan lainnya, yang pada akhirnya dapat memperburuk keadaan ekonomi," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, lanjut Saidah, BAZNAS memberikan alat bantu pendengaran kepada Amirah, seorang pelajar sekolah menengah pertama, yang tinggal bersama ibunya di sebuah rumah kos di kawasan Tebet Dalam. Sejak kecil, Amirah mengalami gangguan pendengaran yang memengaruhi kemampuan komunikasi serta proses belajarnya di sekolah.
Menurut Saidah, akses terhadap alat bantu dengar yang layak masih menjadi tantangan bagi banyak keluarga kurang mampu karena harganya yang relatif mahal.
"Ibu Amirah kesehariannya hanya bekerja sebagai penjaga sekaligus yang membersihkan rumah kos itu. Penghasilannya pun sangat minim dibandingkan dengan beban biaya hidup di sebuah kota besar," ujar Saidah.
Saidah menyampaikan, keterbatasan ekonomi membuat keluarga Amirah belum mampu menyediakan alat bantu dengar yang memadai. Akibatnya, Amirah kerap mengalami kesulitan saat mengikuti pelajaran di kelas maupun berkomunikasi dengan lingkungan sekitar.
“Alhamdulillah, melalui pemasangan alat bantu dengar yang baru ini, Amirah kini dapat mendengar suara dengan lebih jelas. Ia menjadi lebih responsif terhadap suara di sekitarnya dan lebih terbantu saat belajar di sekolah,” kata Saidah.
Lebih lanjut, Saidah menegaskan BAZNAS akan terus memperluas jangkauan bantuan bagi penyandang disabilitas di berbagai daerah. Ia berharap dukungan tersebut tidak hanya membantu dari sisi kesehatan, tetapi juga mampu meningkatkan prestasi akademik serta kepercayaan diri penerima manfaat.
"Kam.i akan terus memastikan setiap anak Indonesia, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya
BERITA03/03/2026 | Habibi Zein
Antusiasme Membludak, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Timur Tambah Kuota Untuk Hapus Tato
Antusiasme Membludak, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Timur Tambah Kuota Untuk Hapus Tato
Jakarta Timur, 3 Maret 2026 – BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta resmi menutup rangkaian Roadshow Hapus Tato Gratis Ramadan di Aula Serbaguna Blok C, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (3/3). Kegiatan ini menjadi titik akhir dari program yang telah dilaksanakan di empat wilayah DKI Jakarta, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.
Sebanyak 200 peserta mengikuti layanan penghapusan tato pada hari terakhir pelaksanaan. Sejak pagi, Aula Serbaguna Blok C dipenuhi masyarakat yang datang dengan tekad memulai babak baru dalam hidup mereka.Program ini dihadirkan sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat yang ingin berhijrah, namun terkendala biaya prosedur medis yang relatif tinggi.
Wali Kota Jakarta Timur, Muhajirin, yang hadir meninjau langsung kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dalam menghadirkan program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta yang menghadirkan layanan hapus tato gratis ini. Program ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperbaiki diri dan menyongsong Ramadan dengan semangat baru,” ujar Muhajirin.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Timur, Eka Nafisah. Eka menyampaikan bahwa Antusiasme warga Jakarta Timur untuk mengikuti Hapus Tato ini cukup tinggi, terbukti pada tahun 2025 lalu peserta yg mendaftar hanya 170 peserta, tetapi di tahun ini kami menerima sebanyak 200 orang pendaftar program Hapus Tato ini. di Wilayah Jakarta Timur hanya program ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memperluas akses layanan sosial dan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa keinginan masyarakat untuk berhijrah tidak terhalang oleh keterbatasan biaya. Kami menghadirkan layanan profesional dengan standar medis yang aman dan nyaman,” kata Eka Nafisah.
Proses penghapusan tato dilakukan oleh tenaga medis profesional menggunakan teknologi laser sesuai standar kesehatan, dengan tetap mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan peserta.
Dengan berakhirnya rangkaian roadshow di empat lokasi tersebut, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap program ini dapat menjadi jembatan perubahan bagi masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadan yang sarat makna refleksi dan pembaruan diri.
BERITA03/03/2026 | Habibi Zein
Sambut Ramadhan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Hapus Tato Gratis di Masjid Agung Sunda Kelapa
Sambut Ramadhan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Roadshow Hapus Tato Gratis di Masjid Agung Sunda Kelapa
Jakarta – 23 Februari 2026 – BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menggelar roadshow hapus tato gratis sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Program ini ditujukan bagi warga DKI Jakarta yang ingin menghapus tato secara gratis dengan prosedur yang aman dan higienis.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, pada 23–24 Februari 2026, dengan target sebanyak 120 peserta. Roadshow ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta untuk kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pembukaan kegiatan dihadiri Pimpinan Bidang Keseketariatan SDM dan Uum, yang menyampaikan apresiasi sekaligus penguatan terhadap pelaksanaan program hapus tato gratis tersebut. Menurutnya, program ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Program hapus tato gratis ini sangat positif karena memberikan kesempatan kepada warga yang ingin memperbaiki diri, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan. Ini bukan hanya tentang menghapus tato secara fisik, tetapi juga tentang memberikan ruang bagi masyarakat untuk memulai lembaran baru dengan lebih percaya diri,” ujar Bunyamin.
Ia menambahkan, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta mendukung penuh berbagai program keagamaan di Bulan Ramadhan utamanya kepada mereka yang ingin kembali berhijrah kejalan yang benar.
Sementara itu, Zaenal, salah satu penerima manfaat program hapus tato gratis, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta atas kesempatan yang diberikan.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta yang telah membantu saya menghapus tato secara gratis. Program ini sangat berarti bagi saya, terutama menjelang bulan Ramadhan. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan agar semakin banyak warga yang terbantu,” kata Zaenal.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan sosial yang tepat sasaran serta memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah DKI Jakarta.
Yuk sahabat, Bantu kami agar program Hapus tato ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat Infaq dan Sedekahmu melalui https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA25/02/2026 | Habibi Zein
Ratusan Warga Ikuti Program Hapus Tato Gratis di Kantor Wali Kota Jakarta Barat Yang diadakan Oleh BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat
Dukung Hijrah di Bulan Ramadhan, Ratusan Warga Ikuti Program Hapus Tato Gratis di Kantor Wali Kota Jakarta Barat Yang diadakan Oleh BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat
Jakarta Barat, 24 Februari 2026 — Sebanyak 100 warga mengikuti kegiatan hapus tato gratis yang digelar di Aula Masjid Assahara, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (24/2). Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan sosial dan keagamaan bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Adkesra) Kota Administrasi Jakarta Barat, RM. Amien Haji. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta atas dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin. Kami berharap program hapus tato gratis ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, minimal dua kali dalam setahun, sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” ujar RM. Amien Haji.
Salah satu penerima manfaat, Anto, mengaku bersyukur bisa mengikuti program tersebut. “Saya berterima kasih kepada Pemerintah Kota Jakarta Barat dan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta. Kalau hapus tato di luar biayanya mahal, sementara di sini gratis dan sangat membantu kami. Semoga kegiatan seperti ini terus ada supaya lebih banyak orang yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Pelaksanaan hapus tato dilakukan oleh tenaga profesional dengan prosedur medis yang aman dan sesuai standar kesehatan. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat berharap kegiatan ini dapat terus menjadi sarana pembinaan dan pemberdayaan masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.
BERITA25/02/2026 | Habibi Zein

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. DKI Jakarta.
Lihat Daftar Rekening →