BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Alokasihan Rp18,096 Miliar, Kukuhkan 3.016 Penerima Manfaat MDJ Scholarship 2026
Jakarta, 14 Juni 2026 – Sebanyak 3.016 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta resmi dikukuhkan sebagai penerima manfaat Program Masa Depan Jakarta (MDJ) Scholarship Tahun 2026 dalam acara yang digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (13/6). Program ini merupakan ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Jakarta.
Kegiatan yang dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta perwakilan dari mitra perguruan tinggi ini mengusung tema “Jakarta Future Maker: Dari Bakat Jadi Dampak.” Tema tersebut menegaskan bahwa setiap bakat yang dimiliki generasi muda harus tumbuh menjadi karya dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, menyampaikan bahwa MDJ Scholarship bertujuan membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
“Melalui Program Masa Depan Jakarta, kami ingin memastikan mahasiswa yang memiliki potensi tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi secara optimal. Kami berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Pada tahun 2026, bantuan diberikan kepada 3.016 mahasiswa dengan nilai bantuan sebesar Rp6.000.000 per tahun per penerima manfaat yang berasal dari 35 perguruan tinggi mitra BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta. Program ini merupakan wujud pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung akses pendidikan yang lebih merata dan berkelanjutan.
Sejak diluncurkan pada 2019, Program Masa Depan Jakarta telah membantu 22.855 mahasiswa. Adapun penerima manfaat tahun 2026 terdiri dari 468 mahasiswa Jakarta Barat, 339 mahasiswa Jakarta Pusat, 768 mahasiswa Jakarta Selatan, 821 mahasiswa Jakarta Timur, 489 mahasiswa Jakarta Utara, dan 131 mahasiswa Kepulauan Seribu.
Selain bantuan pendidikan, MDJ Scholarship juga memberikan pembinaan melalui pelatihan life skill, mentoring akademik, pengembangan kepemimpinan, dan program MDJ Mengajar untuk mendorong mahasiswa berkontribusi langsung kepada masyarakat.
Mulai tahun 2026, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta juga melakukan inovasi mekanisme penyaluran bantuan. Jika sebelumnya bantuan disalurkan empat kali dalam setahun langsung ke rekening penerima manfaat, kini bantuan diberikan dua kali dalam setahun per semester dan ditransfer langsung ke rekening perguruan tinggi guna memperkuat akuntabilitas program.
Pimpinan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap para penerima manfaat kelak dapat menjadi pribadi yang memberi manfaat bagi sesama.
“Hari ini saudara hadir sebagai penerima manfaat. Di masa mendatang, semoga saudara menjadi pemberi manfaat melalui BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta,” katanya.
Program Masa Depan Jakarta menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membantu kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul yang siap memberikan dampak positif bagi Jakarta dan Indonesia.

