Berita Terkini
Di Tengah Dingin Pengungsian dan Ancaman Penyakit Pascabencana, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Ekspedisi Sehatkan Sumatera
ACEH TAMIANG, 31 Januari 2026 — Sudah lebih dari dua bulan sejak banjir dan longsor menerjang Aceh, perjuangan warga terdampak untuk pulih masih terasa berat. Di balik tenda-tenda pengungsian yang dingin dan lembap, ribuan penyintas harus menghadapi ancaman kesehatan, mulai dari sesak napas dan demam hingga penyakit kulit, yang kini membayangi keseharian mereka yang masih serba terbatas.
Dengan fasilitas kesehatan yang belum sepenuhnya pulih dan akses layanan medis yang masih terbatas, masyarakat terdampak tidak bisa dibiarkan menghadapi risiko kesehatan ini seorang diri. Kesehatan menjadi fondasi penting agar warga dapat kembali bangkit dan melanjutkan proses pemulihan pascabencana.
Merespons kondisi tersebut, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan Ekspedisi Sehatkan Sumatera, sebuah program layanan kesehatan kemanusiaan yang membawa pelayanan medis langsung ke wilayah terdampak. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Lubuk Sidup, Aceh Tamiang, sejak 30 Januari hingga 12 Februari 2026, dengan target penerima manfaat sekitar 5.000 penyintas banjir dan longsor.
Ekspedisi Sehatkan Sumatera menghadirkan layanan kesehatan terpadu, mulai dari pemeriksaan medis dan pemberian obat-obatan, hingga penyuluhan, edukasi kesehatan, serta penanganan kondisi darurat. Kegiatan ini melibatkan dr. Gia Pratama Putra dan dr. Nicho Saputra Nugraha, dua tenaga medis yang aktif dalam berbagai misi kemanusiaan.
Kegiatan ini didukung tim gabungan yang terdiri dari 6 orang Tim Medis BAZNAS (BAZIS), 6 orang Tim Medis Ikatan Alumni Universitas Trisakti (Ika-Usakti), dan 6 orang Tim BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana. Selain itu, 3 orang Tim Psikososial BPBD DKI Jakarta turut mendampingi warga, memberikan dukungan pada kesehatan mental dan sosial agar proses pemulihan pascabencana berjalan lebih optimal.
Di lapangan, tim medis menemukan berbagai keluhan pascabencana, mulai dari gangguan pernapasan akibat paparan udara lembap dan lumpur, penyakit kulit karena sanitasi terganggu, hingga tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan pada ibu, anak, serta lansia. Jarak fasilitas kesehatan yang jauh dan keterbatasan sarana medis membuat sebagian warga harus menahan keluhan tersebut dalam waktu yang lama.
Melalui Ekspedisi Sehatkan Sumatera, berbagai persoalan kesehatan dapat terdeteksi lebih dini dan memperoleh penanganan awal. Bagi warga, kehadiran tim medis tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga rasa aman dan keyakinan bahwa mereka tidak dilupakan dalam proses pemulihan.
Selain layanan kesehatan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta juga menyalurkan Dapur Kemanusiaan, berupa beras, telur, dan obat-obatan bagi penyintas. Upaya pemulihan akan dilanjutkan melalui tahap IV, termasuk pembangunan sumur bor, penyaluran air bersih, aksi resik lingkungan, serta pemenuhan kebutuhan darurat masyarakat terdampak.
Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, Ekspedisi Sehatkan Sumatera menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. Kehadiran layanan kesehatan langsung di tengah warga memperkuat harapan bahwa, di masa sulit pascabencana, semangat untuk bangkit tetap terjaga bersama.
03/02/2026 | Habibi Zein
Banjir Surut, Ancaman Baru Mengintai: BAZNAS (BAZIS) Alirkan Air Bersih untuk Warga Aceh
Pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, krisis kemanusiaan belum berakhir. Saat air mulai surut dan lumpur mengering, warga Aceh Tamiang justru dihadapkan pada ancaman baru yang tak kalah berbahaya: krisis air bersih.
Sumur-sumur warga menghitam, berbau, dan tercemar. Untuk memenuhi kebutuhan minum sehari-hari, sebagian warga terpaksa mengonsumsi sisa-sisa air banjir yang tidak layak. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit kulit dan gangguan pencernaan, terutama pada anak-anak dan kelompok rentan. Tanpa ketersediaan air bersih, warga juga kesulitan membersihkan rumah dan lingkungan dari sisa lumpur pascabanjir.
Merespons kondisi darurat tersebut, BAZNAS (BAZIS) bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan mengalirkan air bersih melalui water roam yang dilengkapi penampung air dan pompa air. Upaya ini dilakukan untuk memastikan distribusi air bersih dapat menjangkau lebih banyak warga terdampak secara berkelanjutan.
Hingga saat ini, sembilan titik water roam telah dioperasikan di wilayah Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang, guna memastikan masyarakat terdampak memperoleh akses air bersih yang aman dan layak untuk kebutuhan minum, memasak, mandi, serta membersihkan rumah dan lingkungan.
Penyaluran water roam difokuskan di sejumlah lokasi terdampak, yakni Masjid Al Amin, Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru; Masjid Istiqomah, Alur Cucur, Kecamatan Rantau; Masjid Nurul Huda, Dusun Kramat, Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru; Kampung Pematang Durian, Kecamatan Sekerak; Masjid Al Huda, Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak; Dusun Sapta Marga, Kecamatan Manyak Payed; serta Kampung Durian, Kecamatan Rantau. Lokasi-lokasi tersebut menjadi prioritas karena sumber air bersih warga mengalami pencemaran berat pascabanjir.
“Alhamdulillah, melalui water roam yang dilengkapi penampung dan pompa air, kami berupaya memastikan warga tetap memiliki akses air bersih di tengah keterbatasan pascabencana. Namun, jumlah ini masih sangat jauh dari cukup. Ribuan warga di desa-desa terpencil masih harus berjalan berkilo-kilometer atau mengandalkan bantuan air tangki yang terbatas hanya untuk bertahan hidup. Kebutuhan di lapangan masih sangat besar, sehingga dukungan dan kepedulian bersama terus dibutuhkan,” ujar Wakil Ketua IV BAZNAS (BAZIS), Prof. Dr. H. Bunyamin.
Sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat bantuan air bersih, BAZNAS (BAZIS) mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi membantu para penyintas bencana. Dukungan dapat disalurkan melalui donasi terbaik di laman donasi.baznasbazisdki.id/pedulibencana agar distribusi air bersih dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga terdampak.
Bantuan water roam ini dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, sekaligus membantu mencegah munculnya krisis kesehatan pascabencana. Kehadiran BAZNAS (BAZIS) di tengah masyarakat terdampak menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan dan mempercepat proses pemulihan.
BAZNAS (BAZIS) menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga hingga masa pemulihan. Melalui kepedulian dan sinergi bersama, diharapkan para penyintas dapat kembali menjalani kehidupan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
21/01/2026 | Habibi Zein
Baznas (Bazis) Kota Jakarta Pusat Bangun Kembali Rumah Warga Korban Kebakaran di Kelurahan Bungur
Baznas (Bazis) Jakarta Pusat Bangun Kembali Rumah Warga Korban Kebakaran di Kelurahan Bungur
Jakarta Pusat,— Baznas (Bazis) Jakarta Pusat menunjukkan komitmen nyata dalam membantu warga terdampak bencana melalui program Bedah Rumah bagi korban kebakaran di Kampung Kepu, Gang XL, RT 16/01, Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen.
Program ini merupakan tindak lanjut dari musibah kebakaran yang terjadi pada Jumat, 25 April 2025 pukul 06.00 WIB di wilayah RT 01/RW 16, Kelurahan Bungur, yang mengakibatkan 11 rumah warga terdampak dan sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal beserta harta benda mereka.
Melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah umat, Baznas (Bazis) Jakarta Pusat berperan aktif dalam proses pemulihan pascakebakaran dengan menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan manusiawi bagi warga yang terdampak. Program bedah rumah ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang Baznas (Bazis) Jakarta Pusat dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Peresmian program bedah rumah dilakukan oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, didampingi Asisten Kesejahteraan Rakyat, Camat Senen, Kepala Pelaksana Wilayah Baznas (Bazis) Kota Administrasi Jakarta Pusat, serta Lurah Kelurahan Bungur, sebagai simbol sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas (Bazis) dalam penanganan dampak bencana.
Adapun warga yang menerima manfaat program bedah rumah dari Baznas (Bazis) Jakarta Pusat adalah Maryani, Yuniar, Nur Sijah, Suliawati, Yuyun Rianingsih, dan Siti, yang merupakan korban kebakaran di wilayah Kelurahan Bungur. Melalui program ini, para penerima manfaat diharapkan dapat kembali memiliki hunian yang layak sekaligus memulihkan harapan dan keberlangsungan kehidupan keluarga pascamusibah.
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menyampaikan, “Baznas (Bazis) hadir tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga mendampingi warga hingga mereka dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih bermartabat. Kehadiran pemerintah dan Baznas (Bazis) bersama-sama ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat tidak pernah sendiri saat menghadapi musibah. Kami ingin memastikan warga terdampak dapat memulai kembali kehidupan mereka dengan aman dan nyaman.”
Sementara itu, Kepala Pelaksana Wilayah Baznas (Bazis) Kota Administrasi Jakarta Pusat, Moh. Raja Zamzami, menegaskan, “Setiap bantuan yang kami salurkan merupakan amanah dari masyarakat. Program bedah rumah ini bukan sekadar membangun fisik, tetapi juga membangun harapan. Kami berharap para penerima manfaat dapat menjalani kehidupan yang lebih layak dan keluarga mereka dapat kembali merasa aman dan nyaman di rumah sendiri.”
Baznas (Bazis) Jakarta Pusat berharap, program bedah rumah ini dapat memberikan dampak berkelanjutan serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menghadapi bencana di wilayah perkotaan.
21/01/2026 | Habibi Zein
Agenda Pimpinan

Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peresmian Kantor FSUI: Simbol Sinergi Ulama, BAZNAS (BAZIS) DKI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peresmian Kantor FSUI: Simbol Sinergi Ulama, BAZNAS (BAZIS) DKI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Jakarta, 12 September 2025 – Forum Silaturahmi Ulama Indonesia (FSUI) menggelar Peresmian Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FSUI sekaligus Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor DPP FSUI, Jalan Otista Raya No. 64, Jakarta Timur, Jumat (12/9).
Acara penuh keberkahan ini dihadiri oleh ulama, habaib, serta berbagai tokoh masyarakat. Turut hadir Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan sinergi ulama dalam membangun umat dan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M., memberikan sambutan hangat. Beliau menegaskan pentingnya kolaborasi ulama dan pemerintah dalam menghadirkan Jakarta yang maju, sejahtera, dan berakhlak mulia. “Peresmian kantor FSUI ini saya harapkan menjadi pusat dakwah, silaturahmi, serta penguatan peran ulama di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ketua Umum DPP FSUI, KH. Kholid Hidayat Hasyim, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para tokoh, khususnya dukungan dari pemerintah dan lembaga zakat. “Momen ini bukan hanya peresmian kantor, tetapi juga peresmian tekad untuk bersama-sama menebarkan keberkahan dan ridha Allah SWT,” tuturnya.
Dengan suasana khidmat dan penuh kehangatan, acara ini menjadi simbol nyata sinergi antara ulama, BAZNAS (BAZIS) DKI, dan pemerintah dalam menjaga ukhuwah Islamiyah serta membangun kehidupan bangsa yang lebih baik.
12-09-2025 | Habibi Zein

Pimpinan BAZNAS DKI Jakarta Turut Hadir di Rakornas Guna Perkuat Sinergi Zakat, Sukseskan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
BAZNAS DKI Jakarta Turut Hadir di Rakornas Guna Perkuat Sinergi Zakat, Sukseskan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
Jakarta, 26 Agustus 2025 – Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Selasa (26/8). Rakornas yang berlangsung pada 26–29 Agustus ini mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai bentuk dukungan terhadap agenda Indonesia Emas 2045.
Acara turut dihadiri Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., jajaran pimpinan BAZNAS RI, serta perwakilan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Indonesia. Pimpinan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta juga hadir aktif dalam forum nasional ini sebagai wujud komitmen memperkuat sinergi zakat di tingkat daerah.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI menegaskan bahwa Rakornas menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi zakat sebagai instrumen transformasi sosial demi kesejahteraan umat. Hal ini sejalan dengan misi Asta Cita dalam membangun SDM unggul, mengurangi kemiskinan, serta memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan.
BAZNAS mencatat penghimpunan zakat nasional meningkat signifikan, dari Rp12,43 triliun pada 2020 menjadi Rp40,53 triliun pada 2024, dengan jumlah muzaki mencapai 28,46 juta jiwa. Transformasi tata kelola juga terus diperkuat melalui digitalisasi, peningkatan kualitas SDM, serta penerapan Indeks Zakat Nasional (IZN) sebagai ukuran kinerja dan dampak zakat.
Sebagai rangkaian kegiatan, Rakornas 2025 juga menghadirkan BAZNAS Awards yang memberikan hampir 1.000 penghargaan kepada BAZNAS daerah, lembaga amil zakat (LAZ), tokoh publik, dan mitra perusahaan yang berkontribusi besar dalam penguatan ekosistem zakat nasional.
#baznas #Infaq #Zakat #Sedekah #Rakornas Baznas
27-08-2025 | Habibi Zein

Pimpinan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Turut Hadiri Pengajian Subuh di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta
Pimpinan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Turut Hadiri Pengajian Subuh di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta
Jakarta — Pimpinan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta turut menghadiri acara Pengajian Subuh dan Shalat Subuh berjamaah yang digelar di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta, Jl. Taman Suropati No. 7, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat, 15 Agustus 2025.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Silaturrahim Jakarta Al-Munawwar ini dihadiri para ulama, habaib, ustadz, dan tokoh masyarakat. Pengajian subuh tersebut dipimpin oleh KH. Maulana Kamal Yusuf dan KH. Mahfudz Asirun, dan, yang menyampaikan pesan-pesan keimanan dan semangat persaudaraan di tengah masyarakat. Gubernur DKI Jakarta Juga Hadir Langsung menyapa para Ulama dan Umaro se DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Permanono Anung dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS BAZIS DKI Jakarta atas dukungan penuh dalam pelaksanaan kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi kontribusi BAZNAS BAZIS DKI yang tidak hanya fokus pada program bantuan sosial, tetapi juga mendukung kegiatan keagamaan yang mempererat ukhuwah dan memperkuat moral masyarakat,” ujarnya.
Acara ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, tokoh agama, dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Jakarta yang beriman, sejahtera, dan penuh berkah.
15-08-2025 | Habibi Zein




