WhatsApp Icon
Bahagianya Ibu Muhinah Melihat Rumahnya Kembali Dibangun Oleh BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Timur

Bahagianya Ibu Muhinah Melihat Rumahnya Kembali Dibangun Oleh BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Timur

Bahagianya Ibu Muhinah Melihat Rumahnya Kembali Dibangun Oleh BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Timur

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bazis Kota Administrasi Jakarta Timur merampungkan Program Bedah Rumah bagi warga dhuafa di Kampung Baru RT 001 RW 07, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Rampungnya program ditandai pengguntingan pita sekaligus penyerahan kunci rumah kepada penerima manfaat, Muhinah. Penyerahan kunci dilakukan langsung Camat Cakung Rohmad, Jumat (4/9/2026), setelah proses renovasi berlangsung selama kurang lebih satu bulan.

Sebelumnya, rumah yang ditempati Muhinah berada dalam kondisi tidak layak huni. Kondisi bangunan yang rusak dan kerap mengalami kebocoran bahkan dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan penghuni.

“Alhamdulillah, dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrohim, penyerahan kunci bedah rumah untuk Ibu Muhinah kita serahterimakan. Semoga ini dapat menjadi hunian yang sangat membahagiakan ke depannya," ujar Rohmad.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas Bazis Kota Administrasi Jakarta Timur yang telah menyalurkan donasi keumatan melalui program bedah rumah. Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya di Kecamatan Cakung, untuk terus meningkatkan kepedulian dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Bazis Jakarta Timur.

"Untuk sesama, mari kita berbagi kebahagiaan. Semoga kepedulian masyarakat dapat terus ditingkatkan sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan bisa mendapatkan manfaat," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Wilayah Baznas Bazis Kota Administrasi Jakarta Timur, Eka Nafisah, mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya pembangunan rumah tersebut sehingga kini dapat kembali digunakan sebagai hunian yang lebih layak dan aman.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil asesmen awal, kondisi rumah Muhinah sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah dan kerap bocor. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan bangunan ambruk.

"Alhamdulillah, pembangunan bedah rumah ini telah rampung. Sebelumnya berdasarkan asesmen, kondisinya rusak parah dan kerap bocor sehingga dikhawatirkan ambruk. Kini kita melihat bersama bangunannya sudah jauh lebih baik dan tentunya menghadirkan senyuman kebahagiaan bagi penerima manfaat," kata Eka.

Muhinah selaku penerima manfaat mengaku sangat bersyukur atas bantuan bedah rumah yang diterimanya. Ia mengatakan, kondisi rumah yang sebelumnya kerap bocor dan membuatnya khawatir kini telah berubah menjadi hunian yang lebih nyaman.

"Terima kasih banyak Baznas Bazis Jakarta Timur. Saya sangat bersyukur sekali. Dulu rumah bocor dan khawatir ambruk, sekarang sudah direnovasi dan sangat menggembirakan," tandas Muhinah. (AJ)

08/09/2026 | Kontributor: Habibi Zein
BAZNAS Hadirkan Layanan Dukungan Psikososial Bagi Anak-Anak Penyintas Gempa di NTT

BAZNAS Hadirkan Layanan Dukungan Psikososial Bagi Anak-Anak Penyintas Gempa di NTT

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan Layanan Dukungan Psikososial bagi anak penyintas bencana gempa bumi di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyebut pendampingan psikososial ini difokuskan untuk memulihkan trauma serta memulihkan kondisi emosional anak-anak di wilayah terdampak.

"Pendampingan psikososial ini sangat krusial agar anak-anak penyintas gempa dapat mengikis rasa cemas berlebih dan kembali ceria di tengah situasi darurat," jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Selasa (1/9/2026).

Idy menegaskan BAZNAS berkomitmen untuk terus mendampingi warga terdampak gempa tidak hanya pada pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga pemulihan kondisi mental para korban, khususnya kelompok rentan.

Ia juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas dan bergotong royong dalam menyalurkan bantuan demi mempercepat pemulihan para penyintas gempa di Nusa Tenggara Timur.

"Kami ingin memastikan seluruh hak anak-anak terdampak bencana tetap terpenuhi, termasuk hak mereka untuk mendapatkan rasa aman serta perlindungan jiwa," tutur Idy.

Hingga 31 Agustus 2026 operasi tanggap bencana di NTT, BAZNAS telah mengerahkan 90 personel lapangan, tim Rumah Sehat BAZNAS, armada operasional, dan Pos BAZNAS Tanggap Bencana guna melayani warga di enam kabupaten terdampak, yaitu Nagekeo, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, dan Sikka.

Selain itu, BAZNAS juga telah mengoperasikan 53 pos layanan kemanusiaan, mendistribusikan  52.550 porsi makanan lewat dapur umum berkapasitas 7.450 porsi per hari, dapur air 3.500 cup per hari, 928 paket logistik keluarga, perlengkapan kebersihan, selimut, terpal, sekolah darurat, hingga layanan kesehatan bagi 619 pasien di 7 titik penanganan.

04/09/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Ekspedisi Sehatkan NTT, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Dokter Spesialis Berikan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga

Ekspedisi Sehatkan NTT, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Dokter Spesialis Berikan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga

MANGGARAI TIMUR, 2 September 2026 — Di tengah suasana pemulihan pascagempa bumi, akses layanan kesehatan menjadi kebutuhan penting bagi warga terdampak. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta bergerak mendekatkan pelayanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (2/9/2026).

Tim medis BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta hadir dengan membawa layanan pemeriksaan, konsultasi, dan pengobatan gratis bagi warga. Tim tersebut terdiri atas Dokter Spesialis Anak dr. Ardi, Dokter Umum dr. Iqbal, serta Dokter Spesialis Kulit/Estetik dr. Adli Arhani.

Kehadiran para dokter di tengah masyarakat menjadi bagian dari respons kemanusiaan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta pascagempa. Bukan sekadar membawa bantuan, tim medis hadir untuk mendengarkan keluhan warga, memeriksa kondisi kesehatan, memberikan konsultasi, hingga memastikan pasien memperoleh obat sesuai kebutuhan.

Dari pelayanan yang dilakukan di lapangan, sejumlah keluhan kesehatan ditemukan pada warga dewasa dan lansia. Keluhan yang banyak dijumpai antara lain pegal-pegal atau myalgia serta hipertensi. Sementara pada anak-anak, keluhan yang dominan meliputi diare, batuk, pilek, dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dokter Spesialis Anak BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, dr. Ardi, mengatakan pelayanan kesehatan di lokasi bencana penting dilakukan karena kondisi lingkungan pascagempa dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai keluhan kesehatan, khususnya pada anak-anak.

“Anak-anak cukup rentan dalam kondisi pascabencana. Karena itu, pemeriksaan sejak awal penting untuk mengetahui keluhan yang dialami dan memberikan penanganan yang sesuai. Kami berharap kehadiran tim medis ini dapat membantu warga, terutama anak-anak, tetap mendapatkan layanan kesehatan meskipun sedang berada dalam situasi pemulihan,” ujar dr. Ardi.

Bagi sebagian warga, kedatangan tim medis menjadi ruang untuk kembali mendapatkan perhatian setelah melalui situasi sulit akibat bencana. Pemeriksaan dilakukan secara langsung, disertai konsultasi dan pemberian obat-obatan secara gratis. Layanan ini diharapkan membantu warga menjaga kesehatan sekaligus mendukung proses pemulihan setelah gempa.

Pimpinan Bidang IV BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Prof. Bunyamin, mengatakan kehadiran tim medis merupakan wujud kepedulian masyarakat Jakarta kepada warga NTT yang sedang menghadapi masa sulit.

“Terima kasih kepada seluruh donatur, muzaki, mustahik, dan masyarakat DKI Jakarta yang telah bergotong royong mendukung aksi kemanusiaan ini. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta Mas Pram dan Wakil Gubernur Bang Doel atas dukungan yang diberikan. Semoga kehadiran tim medis dan bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di NTT,” ujar Prof. Bunyamin.

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta memastikan respons kemanusiaan akan terus diperkuat, tidak hanya melalui penyaluran bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga layanan kesehatan dan pendampingan langsung bagi masyarakat terdampak. Di tengah proses pemulihan, kehadiran tersebut menjadi ikhtiar untuk memastikan warga NTT tidak merasa berjalan sendiri menghadapi dampak bencana.

04/09/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Dari Dapur Umum BAZNAS, Penyintas Gempa NTT Bangkit dan Menguatkan Sesama

Dari Dapur Umum BAZNAS, Penyintas Gempa NTT Bangkit dan Menguatkan Sesama

 

Dapur Umum Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menjadi saksi semangat para relawan dan masyarakat, termasuk di antaranya Mashita, penyintas gempa yang berprofesi sebagai seorang guru di Pondok Pesantren Pancasila Reok yang memilih tetap mengulurkan tangan, meskipun masih diselimuti duka akibat gempa.

 

Warga Desa Salama,Kecamatan Reok (Reo), Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur itu harus menerima kenyataan pahit rumah tempatnya bernaung Bersama keluarga harus hancur akibat gempa. Kedua orang tuanya pun masih bertahan di posko pengungsian karena belum memungkinkan kembali ke rumah.

 

Saat gempa terjadi, Mashita sedang berada di Pondok Pesantren Pancasila Reok, tempatnya mengajar. Ketika tanah berguncang hebat, ia bersama para santri berhamburan mencari tempat aman. Dalam keadaan panik, Mashita memilih memastikan para santri selamat sebelum memikirkan keselamatan dirinya.

 

Setelah semua santri berkumpul di tempat terbuka, barulah pikirannya tertuju kepada kedua orang tuanya di rumah. Ia segera menghubungi mereka dan bersyukur mengetahui keduanya selamat. Bagi Mashita, rumah yang rusak masih bisa dibangun kembali, sementara keselamatan keluarga jauh lebih berharga.

 

Di tengah kondisi itu, Mashita tidak memilih berdiam diri. Saat BAZNAS membuka dapur umum di Pondok Pesantren Pancasila Reok, Mashita ikut menjadi relawan. Setiap pagi selepas salat Subuh, ia bersama relawan lainnya menyiapkan makanan untuk para penyintas.

 

Sebanyak 250 porsi makanan disiapkan setiap harinya untuk segara didistribusikan ke kampung dan posko mandiri yang belum mendapatkan bantuan atau logistiknya belum masuk. 

 

Bagi Mashita, seporsi makanan bukan sekadar bantuan pangan, tetapi juga bentuk kepedulian bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit.

 

"Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada BAZNAS yang sudah menyediakan dapur umum. Ini sangat membantu, baik bagi warga sekitar maupun bagi saya pribadi," ujar Mashita.

 

Sebagai penyintas, Mashita memahami betul bagaimana rasanya kehilangan rasa aman. Namun, pengalaman itu justru membuatnya semakin terdorong membantu warga lain yang mengalami kondisi serupa.

 

"Walaupun rumah saya terdampak dan sebagian runtuh, semangat saya tidak akan pernah runtuh untuk membantu teman-teman yang juga terdampak. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain," katanya.

 

Menurutnya, dapur umum BAZNAS menjadi ruang untuknya dan warga NTT bangkit. Ia tidak hanya menerima bantuan sebagai penyintas, tetapi juga ikut membantu menyiapkan dan menyalurkan bantuan bagi warga lainnya.

 

Rumahnya mungkin belum bisa kembali seperti semula. Kedua orang tuanya pun masih berada di posko. Namun, di tengah kehilangan itu, Mashita memilih tetap bergerak.

 

Dari dapur umum BAZNAS, Mashita belajar bahwa bangkit tidak selalu berarti kembali memiliki rumah yang utuh. Terkadang, bangkit berarti tetap mampu mengulurkan tangan kepada sesama, meski diri sendiri sedang berada dalam keterbatasan.

 

"Harapan saya ke depan ada uluran tangan dari para dermawan yang ikhlas membantu para penyintas gempa. Bantuan tersebut tidak harus sekaligus, tetapi bisa diberikan secara perlahan, bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk teman-teman lain yang rumah dan kehidupannya terdampak gempa," ucapnya.

27/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS DKI Jakarta
BAZNAS Salurkan Bantuan Paket Logistik Keluarga bagi Penyintas Gempa di NTT

BAZNAS Salurkan Bantuan Paket Logistik Keluarga bagi Penyintas Gempa di NTT

 

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan 500 Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada korban bencana gempa di Posko Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (24/8/2026).

 

Paket Logistik Keluarga yang disalurkan berisi sejumlah kebutuhan pangan, di antaranya beras, minyak, gula, biskuit, dan mi instan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama keluarga yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan pangan selama masa tanggap darurat.

 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada warga di Posko Golo Conggo. Penyaluran bantuan itu turut disaksikan Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang dan Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. yang juga meninjau kondisi masyarakat terdampak gempa di wilayah tersebut.

 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. mengatakan, BAZNAS akan terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa, khususnya yang berada di pengungsian, tetap terpenuhi. 

 

"Akibat bencana ini semua serba terbatas. Meskipun demikian, kebutuhan makan, air, tempat pengungsian, dan kebutuhan dasar lainnya harus kita upayakan tersedia. Jangan sampai ada korban berjatuhan akibat kurangnya kebutuhan dasar bagi penyintas gempa, terutama warga yang berada di tenda pengungsian," ujar Idy.

 

Idy menyampaikan, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu prioritas dalam penanganan masyarakat terdampak bencana. Untuk sementara ini, BAZNAS menargetkan pendistribusian paket sembako hingga 1.000 paket bagi para penyintas gempa. Bantuan tersebut akan diberikan secara bertahap sesuai dengan kondisi di lapangan.

 

"Sejumlah bantuan terus dikerahkan BAZNAS untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Bantuan tersebut meliputi makanan, dapur umum, dapur air, masjid darurat, hingga layanan kesehatan. Dan semua bantuan tersebut masih terus berlangsung," jelas Idy.

 

Idy menegaskan, BAZNAS akan terus memantau kondisi penyintas gempa di sejumlah wilayah NTT untuk memastikan dukungan yang diberikan tetap tepat sasaran dan sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.

 

"BAZNAS mengucapan terima kasih kepada para muzaki kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS. Mari kita terus menguatkan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, "ujarnya .

 

Sementara itu, salah seorang penerima manfaat sekaligus penyintas gempa NTT yang berprofesi sebagai Kepala Madrasah Diniyah di Pondok Pesantren Pancasila Reok, Kamaruddin Abdullah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan BAZNAS. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarganya selama berada di pengungsian.

 

"Terima kasih kepada BAZNAS yang sudah membantu kami, terutama para muzaki yang telah membantu melalui BAZNAS. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu. BAZNAS dari NTB menyediakan makanan dan logistik untuk kebutuhan kami. Selama beberapa hari, kami disediakan makanan," kata Kamaruddin.

 

"Ada juga Rumah Sehat BAZNAS dari tim yang berasal dari Sulawesi, termasuk tim dokter. Alhamdulillah, kami diberikan obat-obatan yang membantu memberikan sedikit kesembuhan kepada kami," ujarnya.

27/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS DKI Jakarta

Berita Terbaru

BAZNAS Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Penyintas Bencana di Sumbar
BAZNAS Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Penyintas Bencana di Sumbar
BAZNAS Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Penyintas Bencana di Sumbar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Sarolangun menyediakan layanan kesehatan gratis bagi penyintas banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Pos Layanan Kesehatan BAZNAS ini juga berdampingan dengan Dapur Umum BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Tidak hanya itu, BAZNAS juga telah menurunkan sejumlah layanan kemanusiaan untuk menangani banjir dan longsor di Sumatra Barat, mulai dari bantuan evakuasi, dapur umum dan dapur air, hingga distribusi berbagai logistik bagi warga terdampak. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, layanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari respons cepat BAZNAS atas meningkatnya kebutuhan medis masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatra Barat (Sumbar). “Dengan hadirnya layanan kesehatan ini, BAZNAS ingin memastikan kebutuhan medis masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat. Karena itu kami bergerak cepat menghadirkan layanan kesehatan gratis yang dapat diakses langsung oleh masyarakat,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (1/12/2025). Saidah menjelaskan, layanan medis yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan oleh dokter, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan secara gratis. Kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan warga lanjut usia menjadi prioritas karena memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi penyakit. “Dengan langkah ini, BAZNAS berharap dapat membantu menjaga kesehatan para penyintas dan meminimalkan risiko penyakit yang sering muncul setelah bencana. Kondisi pengungsian dan perubahan lingkungan fisik pascabencana kerap memicu gangguan kesehatan yang perlu ditangani segera,” kata Saidah. Saidah mengatakan, untuk memperluas jangkauan layanan, BAZNAS juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, serta tim relawan lain agar layanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak wilayah, khususnya pada lokasi-lokasi yang sebelumnya sulit diakses. Ia memastikan koordinasi terus diperkuat untuk menjaga keberlanjutan layanan. "Seluruh rangkaian bantuan hingga layanan kesehatan ini merupakan operasi kemanusiaan lintas wilayah gabungan yang melibatkan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Sumbar, serta BAZNAS kabupaten/kota," ujar Saidah. Ke depan, kata Saidah, BAZNAS juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pendampingan kesehatan berkelanjutan dan distribusi paket kebersihan bagi warga terdampak. "Upaya ini dilakukan guna mempercepat pemulihan kondisi masyarakat," ujarnya. Hingga kini, lanjut Saidah, tim BAZNAS masih melakukan monitoring kebutuhan warga di pengungsian dan memetakan kemungkinan penambahan titik layanan kesehatan jika situasi lapangan mengharuskan. BAZNAS juga membuka kanal donasi untuk masyarakat yang ingin berkontribusi dalam penanganan bencana Indonesia, termasuk di Sumatra Barat. Yuk Sahabat, mari bersama ringankan beban para korban banjir di Aceh hingga Sumatera Barat dengan cara berikan donasi terbaikmu melalui donasi.baznasbazisdki.id/pedulibencana
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS DKI Jakarta
BAZNAS Salurkan Bahan Makanan bagi Korban Terdampak Banjir di Kota Padang
BAZNAS Salurkan Bahan Makanan bagi Korban Terdampak Banjir di Kota Padang
BAZNAS Salurkan Bahan Makanan bagi Korban Terdampak Banjir di Kota Padang Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS BAZIS Tanggap Bencana (BBTB) menyalurkan bantuan bahan makanan untuk warga yang terdampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang sebagai respons cepat terhadap bencana yang melanda wilayah tersebut. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi BAZNAS RI bersama BAZNAS Kota Padang dalam memberikan layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah. Sebanyak 380 jiwa dari 276 kepala keluarga menerima bantuan yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS RI dalam memastikan warga terdampak mendapat dukungan yang layak dan tepat waktu. “BAZNAS RI terus berusaha untuk hadir memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang tertimpa musibah, termasuk para penyintas banjir di Kota Padang yang saat ini benar-benar membutuhkan,” ujar Saidah dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/11/25). Saidah mengatakan, kebutuhan bahan makanan menjadi prioritas utama mengingat banyak warga yang tidak dapat beraktivitas normal dan belum bisa kembali memasak akibat kondisi rumah yang masih terdampak banjir. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga serta memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi selama masa pemulihan,” ucap Saidah. Menurut Saidah, kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Padang akan terus diperkuat untuk memastikan pendistribusian bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran, termasuk melalui monitoring langsung ke lapangan. “Kami terus memantau kondisi para penyintas dan memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Saidah. Saidah menegaskan, BAZNAS RI akan terus hadir mendampingi masyarakat sampai kondisi benar-benar pulih, baik melalui bantuan logistik maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan. “BAZNAS RI tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan awal, tetapi juga akan terus mendukung proses pemulihan masyarakat secara menyeluruh,” tambahnya. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS, dengan transfer melalui: BCA : 035.3333.230BSI : 799.9000.333Bank Jakarta Syariah : 70209222228 a.n. BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Atau melalui link: donasi.baznasbazisdki.id/pedulibencana Layanan Muzakki : 0878 0101 8000(Konfirmasi & Bukti Donasi) [email protected]
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS DKI Jakarta
Cetak Generasi Qur’ani Unggul: Penerima Beasiswa MDJ Baznas DKI, Mahasiswi IIQ Jakarta, Raih Juara 3 Tahfidz STQH Nasional XXVIII
Cetak Generasi Qur’ani Unggul: Penerima Beasiswa MDJ Baznas DKI, Mahasiswi IIQ Jakarta, Raih Juara 3 Tahfidz STQH Nasional XXVIII
Cetak Generasi Qur’ani Unggul: Penerima Beasiswa MDJ Baznas DKI, Mahasiswi IIQ Jakarta, Raih Juara 3 Tahfidz STQH Nasional XXVIII Lembaga zakat dan institusi pendidikan Islam kembali membuktikan keberhasilan kolaborasi mereka dalam mencetak talenta Qur’ani berprestasi. Himmatul Ulya Raihana, mahasiswi Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta yang juga merupakan penerima Beasiswa Masa Depan Jakarta (MDJ) dari Baznas (Bazis) DKI Jakarta, sukses menempati posisi Juara 3 Nasional dalam Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XXVIII Tingkat Nasional Tahun 2025. Ajang kompetisi keagamaan tertinggi yang berlangsung di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, ini mempertemukan perwakilan terbaik dari seluruh provinsi. Ulya tampil memukau di Golongan Tahfidz 20 Juz Putri. Mahasiswi semester 5 Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir ini memperlihatkan penguasaan hafalan dan tajwid yang prima, menjadikannya salah satu qariah yang patut diperhitungkan di tingkat nasional. Baznas (Bazis) DKI Jakarta menegaskan bahwa prestasi ini merupakan indikator positif atas dampak Program Beasiswa MDJ. Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan pendidikan tinggi kepada mahasiswa berprestasi dari keluarga dhuafa, memastikan potensi keilmuan mereka dapat terealisasi secara optimal. “Prestasi ini adalah karunia Allah SWT. Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada orang tua, para pembimbing, IIQ Jakarta, dan Baznas (Bazis) DKI Jakarta atas dukungan penuhnya. Capaian ini memotivasi kami untuk terus berkhidmat kepada Al-Qur’an,” ujar Himmatul Ulya Raihana setelah penyerahan penghargaan. STQH XXVIII Tingkat Nasional Tahun 2025, yang digelar atas kerja sama Kementerian Agama RI dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, adalah forum krusial untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta meningkatkan kualitas tahfidz di Tanah Air. Keberhasilan Himmatul Ulya Raihana adalah bukti nyata sinergi efektif antara lembaga pendidikan dan lembaga zakat. Kolaborasi strategis ini menjadi kunci dalam melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara keagamaan dan akademik, tetapi juga berkarakter mulia dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
BERITA06/11/2025 | Humas BAZNAS DKI Jakarta
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Rapat Koordinasi dengan LAZ Se DKI Jakarta, Perkuat Sinergi dan Teguhkan Komitmen Menuju Jakarta Bebas Kemiskinan Ekstrem Tahun 2030
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Rapat Koordinasi dengan LAZ Se DKI Jakarta, Perkuat Sinergi dan Teguhkan Komitmen Menuju Jakarta Bebas Kemiskinan Ekstrem Tahun 2030
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi DKI Jakarta sukses menggelar Rapat Koordinasi Lembaga Amil Zakat (Rakor LAZ) Tahun 2025. Pertemuan yang berlangsung di Hotel Swiss-Belinn Kemayoran, Jakarta Utara, pada Kamis (23/10), ini menjadi forum strategis tahunan untuk menyatukan langkah kelembagaan zakat dalam mendukung agenda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mewujudkan Jakarta Bebas Kemiskinan Ekstrem pada tahun 2030. Rakor LAZ 2025 mengusung tema “Penguatan Sinergi Lembaga Amil Zakat dan Layanan Keuangan Syariah dalam Mewujudkan Jakarta Bebas Kemiskinan Ekstrem 2030.” Kegiatan ini dihadiri oleh 21 lembaga amil zakat (LAZ) se-DKI Jakarta. Pentingnya Kolaborasi Multisektor Menuju SDGsAsisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Dr. Ali Maulana Hakim, S.Ip., M.Si., yang hadir mewakili Pemprov DKI Jakarta, menekankan bahwa kolaborasi yang terintegrasi merupakan fondasi keberhasilan program pengentasan kemiskinan. "Sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan layanan keuangan syariah adalah kunci untuk mencapai target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)," tegas Dr. Ali Maulana Hakim. Ia menambahkan bahwa pendekatan multisektor ini krusial untuk memastikan sumber daya zakat dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran dalam upaya pengurangan kemiskinan ekstrem. BAZNAS Tegaskan Profesionalisme Pengelolaan ZakatKetua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu bakar, dalam sambutannya turut memperkuat visi ini, menyoroti tanggung jawab kelembagaan zakat. “Zakat harus dikelola dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, agar benar-benar menjadi instrumen nyata dalam mengatasi kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jakarta,” ujar Akhmad H. Abu bakar. Beliau menambahkan bahwa penguatan sinergi ini penting untuk mencapai efektivitas pendistribusian zakat yang terintegrasi dengan program Pemprov. Rakor ini memfokuskan pada tiga poin utama guna memperkuat peran zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan: Peningkatan Koordinasi: Mendorong koordinasi yang lebih erat antara BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan LAZ dalam penguatan tata kelola zakat yang akuntabel dan profesional. Kepatuhan Regulasi: Memperkuat tata kelola zakat sesuai regulasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011, demi memastikan lembaga beroperasi secara aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI. Komitmen Kebangsaan: Meneguhkan komitmen kelembagaan zakat yang selaras dengan nilai-nilai kebangsaan dan prinsip anti-radikalisme. Resolusi Bersama dan Apresiasi Kinerja LAZRapat koordinasi diakhiri dengan penandatanganan Resolusi Bersama BAZNAS dan LAZ DKI Jakarta. Resolusi ini memperkuat sinergi dalam pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang terintegrasi, yang secara langsung mendukung program strategis Pemprov DKI Jakarta. Sebagai bentuk apresiasi terhadap transparansi dan akuntabilitas, kegiatan ini juga memberikan penghargaan kepada LAZ Pelaporan Teraktif dan Terbaik Tahun 2025, menandai penutup rangkaian acara.
BERITA06/11/2025 | Habibi Zein
BAZNAS Salurkan Kaki Prostetik Bantu Penyandang Disabilitas di Kepulauan Seribu
BAZNAS Salurkan Kaki Prostetik Bantu Penyandang Disabilitas di Kepulauan Seribu
BAZNAS Salurkan Kaki Prostetik Bantu Penyandang Disabilitas di Kepulauan Seribu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kaki prostetik kepada seorang penyandang disabilitas, Suryani, warga Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, di Klinik Tuna Daksa, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Suryani kehilangan kaki kanannya akibat komplikasi diabetes yang dideritanya. Selama empat bulan terakhir, ia harus menggunakan tongkat dan bergantung pada bantuan orang lain untuk beraktivitas. Kini, dengan bantuan kaki prostetik dari BAZNAS, Suryani mulai kembali berlatih berjalan dan beradaptasi dengan alat bantu barunya. Sekretaris Utama BAZNAS, H. Subhan Cholid, menyampaikan bahwa bantuan berupa pemberian kaki prostetik tersebut merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap penyandang disabilitas yang membutuhkan dukungan agar dapat hidup lebih mandiri. “Kami di BAZNAS meyakini bahwa setiap mustahik memiliki hak untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Bantuan kaki prostetik ini bukan hanya alat bantu berjalan, tetapi juga simbol semangat agar penerima dapat kembali percaya diri, mandiri, dan produktif,” ujar Subhan di Jakarta, Senin (3/11/2025). Ia menegaskan, program bantuan alat bantu berjalan merupakan bagian dari misi BAZNAS dalam menebar manfaat zakat secara luas dan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang hidup di daerah kepulauan dan sulit dijangkau. “BAZNAS terus berupaya menjangkau masyarakat hingga ke pelosok, termasuk wilayah Kepulauan Seribu. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada mustahik yang terlewat dari perhatian, di mana pun mereka berada,” ucap Subhan. Subhan menambahkan, dukungan terhadap penyandang disabilitas juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial. “Kami ingin kehadiran BAZNAS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bantuan seperti ini menjadi bukti nyata bagaimana zakat dapat mengembalikan harapan dan membuka peluang baru bagi para penerima,” kata Subhan. Sementara itu, Suryani mengaku sangat bersyukur atas bantuan kaki prostetik dari BAZNAS. Dengan kaki prostetik tersebut, ia merasa memiliki semangat baru untuk beraktivitas dan tidak lagi terlalu bergantung pada orang lain.
BERITA06/11/2025 | Humas BAZNAS DKI Jakarta
Penerima Beasiswa BAZNAS Rusia Raih Rekor MURI di Antarktika
Penerima Beasiswa BAZNAS Rusia Raih Rekor MURI di Antarktika
Penerima Beasiswa BAZNAS Rusia Raih Rekor MURI di Antarktika Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Luar Negeri Rusia, Gerry Utama, meraih penghargaan Rekor MURI sebagai Insan Termuda yang Menjelajahi Benua Antarktika. Prestasi membanggakan ini diraih setelah Gerry terlibat dalam Ekspedisi Antarktika ke-69 bersama Arctic Antarctic Research Institute (AARI) Rusia. Deputi II BAZNAS RI, KH. Imdadun Rahmat, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian luar biasa tersebut. Ia menilai keberhasilan Gerry merupakan wujud nyata dari peran strategis dana zakat dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing secara global. “Prestasi Gerry menunjukkan bahwa pengelolaan zakat yang amanah dan terarah dapat melahirkan generasi berdaya saing tinggi, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” ujar Imdadun di Jakarta, Jumat (31/10/2025). Menurutnya, pencapaian ini memperlihatkan bahwa zakat bukan hanya instrumen sosial untuk membantu masyarakat kurang mampu, tetapi juga instrumen pembangunan yang memiliki dampak jangka panjang terhadap kemajuan bangsa. “Melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS, kita membuktikan bahwa dana zakat mampu menjadi energi penggerak bagi kemajuan pendidikan, penelitian, dan kontribusi Indonesia di dunia global,” ucap Imdadun. Ia menambahkan, keberhasilan ini juga sejalan dengan Asta Cita nomor 4, yaitu pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan akses terhadap teknologi. “BAZNAS berkomitmen memperluas jangkauan beasiswa agar lebih banyak generasi muda Indonesia yang mendapat kesempatan menempuh pendidikan tinggi, termasuk di bidang-bidang strategis seperti riset, sains, dan teknologi. Kita ingin memastikan zakat menjadi modal sosial yang nyata dalam mencetak pemimpin dan ilmuwan masa depan bangsa,” tambahnya. Sebelumnya, Gerry, mahasiswa program doktoral di Saint Petersburg State University, menjadi orang Indonesia dan ASEAN pertama yang mengikuti penelitian Antarktika menggunakan kapal riset Icebreaker Akademik Tyroshnikov, bagian dari misi Russia Antarctic Expedition. Dalam ekspedisi tersebut, Gerry berkontribusi dalam penelitian geomorfologi Pulau King George untuk penyusunan dan revisi Atlas Geomorfologi Antarktika yang dikembangkan oleh Pemerintah Rusia. Keterlibatan ini menandai kontribusi penting anak bangsa dalam riset global yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pelestarian lingkungan kutub.
BERITA06/11/2025 | Humas BAZNAS DKI Jakarta
Menko Zulhas Apresiasi 'Senyum Teluk Jakarta', Program BAZNAS (BAZIS) DKI untuk Pacu Ekonomi Nelayan Kepulauan Seribu melalui Budidaya Kerapu Cantang
Menko Zulhas Apresiasi 'Senyum Teluk Jakarta', Program BAZNAS (BAZIS) DKI untuk Pacu Ekonomi Nelayan Kepulauan Seribu melalui Budidaya Kerapu Cantang
Menko Zulhas Apresiasi 'Senyum Teluk Jakarta', Program BAZNAS (BAZIS) DKI untuk Pacu Ekonomi Nelayan Kepulauan Seribu melalui Budidaya Kerapu Cantang Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, 29 Oktober 2025 — BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah meluncurkan dukungan penguatan ekonomi nelayan melalui pengembangan budidaya Ikan Kerapu Cantang di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Program ini, yang dikenal sebagai Senyum Teluk Jakarta (STJ), ditargetkan menjadi model ketahanan pangan dan kesejahteraan nasional. Dukungan sinergi yang diinisiasi oleh lembaga zakat produktif tersebut diwujudkan dengan penyerahan lima unit mesin pencacah pakan kepada lima kelompok Budidaya Ikan Kerapu Cantang, Tidung Mandiri. Acara penyerahan disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, Anggota Komisi VIII DPR RI, Sigit Purnomo, Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, serta Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar. Menko Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan kesejahteraan masyarakat kepulauan dan pemenuhan gizi anak. “Pemerintah ingin yang terbaik untuk rakyat. Kita ingin memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup dan berkualitas,” ujar Zulkifli Hasan seraya mengapresiasi program BAZNAS (BAZIS) DKI. Ia juga mengumumkan rencana pembangunan Dapur Makanan Bergizi (MBG) di Pulau Tidung dan pembentukan tempat pembibitan ikan kerapu cantang untuk mendukung ketahanan pangan daerah. Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyatakan kesiapan kementeriannya (KKP) untuk menjadikan budidaya ikan kerapu di Kepulauan Seribu sebagai model besar skala nasional pada tahun 2026. “Kita akan memperluas skala budidaya ikan kerapu. Target kami, tahun depan bukan hanya seribu keramba, tapi lebih dari itu,” tegas Trenggono. KKP berkomitmen penuh menyediakan wilayah khusus untuk keramba apung dan dukungan bibit, mendorong Pulau Tidung menjadi pusat penjualan utama ikan kerapu cantang. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, menjelaskan bahwa program Senyum Teluk Jakarta (STJ) merupakan implementasi nyata dari visi lembaga dalam mengembangkan zakat produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. “Kami berkomitmen memobilisasi dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung program produktif seperti ini. Tujuannya agar nelayan dan keluarganya tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh menjadi masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya,” kata Akhmad. Menurutnya, sektor perikanan Kepulauan Seribu memiliki potensi luar biasa untuk menjadi pilar baru ketahanan pangan dan sumber penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir DKI Jakarta. Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini, dukungan dari pemerintah pusat dan BAZNAS (BAZIS) DKI sangat berarti dalam memperkuat sektor perikanan dan kesejahteraan nelayan. Melalui kolaborasi strategis ini, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta mempertegas perannya sebagai penggerak ekonomi umat dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan.
BERITA06/11/2025 | Humas BAZNAS DKI Jakarta
BAZNAS (BAZIS) DKI dan Pemprov DKI Jakarta Kembali Tebus 1.238 Ijazah Warga Jakarta Senilai Rp 4,1 Miliar
BAZNAS (BAZIS) DKI dan Pemprov DKI Jakarta Kembali Tebus 1.238 Ijazah Warga Jakarta Senilai Rp 4,1 Miliar
BAZNAS (BAZIS) DKI Tebus 1.238 Ijazah Warga Jakarta Senilai Rp 4,1 Miliar Dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dari para muzaki, khususnya ASN Pemprov DKI dan masyarakat, kembali disalurkan melalui program tepat sasaran: pemutihan ijazah. Pada tahap keempat yang digelar awal Oktober ini, sebanyak 1.238 ijazah milik warga Jakarta yang sebelumnya tertahan di sekolah karena keterbatasan biaya berhasil ditebus dengan nilai mencapai Rp 4,1 miliar. Penyerahan ijazah dilakukan secara simbolis oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di SMP Strada Santo Fransiskus Xaverius 1, Koja, Jakarta Utara, Jumat (3/10) pagi. “Saya bersyukur dan bahagia bisa menyerahkan pemutihan ijazah sejumlah 1.238 yang kurang lebih kalau diuangkan Rp 4,1 miliar. Program ini penting agar anak-anak Jakarta bisa melangkah lebih maju tanpa terbebani ijazah yang tertahan,” ujar Pramono. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar, menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata pendayagunaan zakat untuk kepentingan pendidikan warga Jakarta. “Kami berkomitmen agar dana dari para muzaki dikelola secara amanah dan tepat sasaran. Pemutihan ijazah ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan ASN dan masyarakat bisa kembali membantu mereka yang membutuhkan, khususnya generasi muda agar bisa melanjutkan pendidikan dan kariernya tanpa hambatan administratif,” ungkap Akhmad. Sejak awal program, sudah ada 3.297 ijazah yang ditebus dalam empat tahap dengan total nilai Rp 12 miliar. Hingga akhir 2025, masih ada lebih dari 3.000 ijazah lagi yang akan ditebus melalui kerja sama Pemprov DKI dan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta. Dengan kolaborasi ini, Pemprov DKI dan BAZNAS (BAZIS) DKI memastikan dana zakat benar-benar memberi manfaat langsung, terutama membuka akses pendidikan yang lebih adil bagi seluruh warga Jakarta. #baznas #Zakat #Infaq #Sedekah #Tebus Ijazah #Beriman
BERITA03/10/2025 | Habibi Zein
Peletakan Batu Pertama Program Bedah Kawasan Wisata Marunda: Sinergi BAZNAS BAZIS DKI, PEMKOT JAKARTA UTARA, Dan Mitra Strategis Dorong Ekonomi Pesisir
Peletakan Batu Pertama Program Bedah Kawasan Wisata Marunda: Sinergi BAZNAS BAZIS DKI, PEMKOT JAKARTA UTARA, Dan Mitra Strategis Dorong Ekonomi Pesisir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) BAZIS Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan sejumlah mitra strategis meluncurkan pembangunan kawasan dengan melaksanakan Peletakan Batu Pertama Program Bedah Kawasan Wisata Marunda. Kegiatan yang berlokasi di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, ini merupakan komitmen bersama untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat nelayan dan UMKM di wilayah pesisir. Acara bersejarah ini dihadiri langsung oleh Walikota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Dr. Ahmad H. Abubakar, M.M., serta perwakilan dari mitra strategis, termasuk PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Karya Citra Nusantara, PT Astra Daihatsu Motor, dan PT PLN Indonesia Power. Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, Dr. Ahmad H. Abubakar, M.M., menyatakan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang terjalin. "Sinergi antara BAZNAS (BAZIS), Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, BUMD, dan pihak swasta adalah wujud nyata upaya peningkatan kesejahteraan. Program Bedah Kawasan Marunda Kepu ini diharapkan dapat mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat nelayan dan memperkuat UMKM di kawasan pesisir," ujarnya. Program yang di perkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp2,5 miliar dan mencakup area seluas 210 m⊃2; ini dirancang untuk menciptakan ruang usaha dan nilai tambah. Fasilitas utama yang akan dibangun meliputi, 20 stan UMKM untuk mendukung kegiatan usaha masyarakat lokal, Dermaga Apung sebagai akses vital untuk wisata bahari. Walikota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menegaskan bahwa Marunda adalah kawasan dengan kekayaan sejarah, budaya, dan potensi wisata yang luar biasa. "Program Bedah Kawasan Wisata Marunda ini merupakan langkah nyata untuk menghadirkan lingkungan yang tertata, ramah wisatawan, sekaligus membuka ruang-ruang baru bagi UMKM, seni budaya, dan pengembangan ekonomi masyarakat," kata Walikota. Secara simbolis, Walikota secara resmi memulai peletakan batu pertama, mengajak semua pihak untuk terus bersinergi mewujudkan Marunda sebagai destinasi wisata unggulan. Peletakan batu pertama ini tidak hanya menandai pembangunan fisik, tetapi juga menegaskan komitmen kolektif dalam menyambut 5 Abad Jakarta sebagai Kota Global. Sinergi BAZNAS BAZIS sebagai lembaga zakat yang terus berkomitmen melalui kolaborasi hadir untuk memberi manfaat bagi mereka yang membutuhkan, khususnya dalam memajukan kemandirian ekonomi masyarakat nelayan pesisir dan kawasan utara Jakarta.
BERITA02/10/2025 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Terima CSR Yummy Bites Senilai Rp1,2 Miliar untuk Perkuat Ketahanan Gizi Anak
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Terima CSR Yummy Bites Senilai Rp1,2 Miliar untuk Perkuat Ketahanan Gizi Anak
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Terima Bantuan CSR Yummy Bites Senilai Rp1,2 Miliar untuk Perkuat Ketahanan Gizi Anak Bangsa BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menerima bantuan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PT Leon Boga Sentosa melalui produk Yummy Bites. Bantuan ini berupa 30.000 pax atau 2.500 karton makanan bayi dengan nilai setara Rp1,2 miliar, yang akan digunakan untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di wilayah DKI Jakarta. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi tersebut. “Kolaborasi ini bukan sekadar pemberian bantuan, tetapi sinergi nyata antara dunia usaha dan lembaga zakat untuk melahirkan generasi sehat, kuat, dan cerdas. Bersama-sama kita mampu menurunkan angka stunting dan memperkuat ketahanan gizi keluarga di Indonesia,” ujarnya. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Kantor BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta. Bantuan makanan bayi ini akan difokuskan untuk intervensi gizi di wilayah prioritas, khususnya Jakarta Utara, Jakarta Timur, serta daerah padat penduduk, kawasan pesisir, dan kantong-kantong kemiskinan perkotaan. Devina Ayu, Business Development Head PT Leon Boga Sentosa (Yummy Bites), menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi pada isu gizi anak di Indonesia. “Kami percaya bahwa investasi terbaik bagi bangsa adalah pada generasi penerusnya. Melalui kolaborasi dengan BAZNAS (BAZIS), kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan asupan gizi, tetapi juga semangat baru bagi para keluarga untuk terus memperhatikan kesehatan anak-anak mereka,” kata Devina. Penyaluran bantuan akan diintegrasikan melalui sejumlah program unggulan BAZNAS yang memiliki pendekatan terpadu, di antaranya: BAZNAS (BAZIS) Tanggap Stunting, berupa intervensi gizi tambahan untuk ibu hamil, balita, dan bayi; Rumah Sehat BAZNAS, yang memberikan layanan kesehatan gratis serta edukasi pola hidup sehat bagi keluarga mustahik; dan Pemberdayaan Gizi Keluarga, berupa pelatihan pengolahan makanan bergizi murah berbasis bahan lokal. Selain wilayah prioritas, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta juga siap memperluas distribusi ke daerah lain di Jakarta yang membutuhkan, sesuai data stunting hasil koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah daerah. Melalui pendekatan terpadu yang melibatkan edukasi, layanan kesehatan, dan distribusi pangan bergizi, BAZNAS (BAZIS) berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi ibu dan anak dari keluarga kurang mampu, serta mendukung terwujudnya generasi bebas stunting di masa depan.
BERITA02/10/2025 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Berikan 5.600 Porsi Makanan untuk Kelompok Rentan Lewat Program Semua Bisa Makan
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Berikan 5.600 Porsi Makanan untuk Kelompok Rentan Lewat Program Semua Bisa Makan
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Berikan 5.600 Porsi Makanan untuk Kelompok Rentan Lewat Program Semua Bisa Makan BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan program Semua Bisa Makan sebagai bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat kelompok rentan. Tahun ini, sebanyak 5.600 porsi makanan siap santap dibagikan kepada lansia, fakir miskin, dan anak-anak yatim di seluruh wilayah DKI Jakarta. Program ini tidak hanya memberikan makanan kepada mereka yang membutuhkan, tetapi juga melibatkan warung-warung kecil di sekitar lokasi penyaluran. Dengan demikian, manfaat program terasa ganda: penerima terbantu dengan makanan bergizi, sementara pedagang kecil mendapat tambahan penghasilan untuk menggerakkan usahanya. Fiqi, relawan penyaluran, menyampaikan rasa syukur bisa ikut serta dalam kegiatan ini.“Alhamdulillah, program ini menjadi jembatan kebaikan. Terima kasih kepada para dermawan yang sudah menitipkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta. Dari setetes kebaikan yang Bapak/Ibu berikan, lahirlah ribuan senyum hari ini,” ujarnya. Kebahagiaan itu juga dirasakan oleh Ardi, siswa kelas 6 SD, salah satu penerima manfaat. Dengan wajah ceria, ia memeluk erat bungkusan makanan yang diterimanya.“Terima kasih banyak. Hari ini saya bisa membawa makanan pulang untuk dimakan bersama orang tua saya di rumah. Senang sekali bisa makan bareng keluarga,” kata Ardi penuh semangat. BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap program ini menjadi pengingat bahwa kebaikan sekecil apapun dapat memberi dampak besar. Dengan semangat dari warga, untuk warga, masyarakat diajak terus bergandengan tangan membantu mereka yang masih berjuang, agar semakin banyak senyum yang bisa terukir di wajah saudara-saudara kita. #baznas #Zakat #Infaq #Pemberdayaan Umat #Sedekah
BERITA12/09/2025 | Habibi Zein
Roda Kebaikan dari BAZNAS DKI Jakarta Yang Menguatkan Langkah Ibu Ai Tika
Roda Kebaikan dari BAZNAS DKI Jakarta Yang Menguatkan Langkah Ibu Ai Tika
Roda Kebaikan Yang Menguatkan Langkah Ibu Ai Tika Di sebuah rumah sederhana di Ciracas, Jakarta Timur, Ibu Ai Tika (63) menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran. Di tengah keterbatasan fisik dan ekonomi, secercah harapan hadir ketika BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyalurkan bantuan kursi roda untuk dirinya. Beban hidup Ibu Ai Tika begitu berat. Suaminya menderita stroke dan harus dibantu untuk beraktivitas sehari-hari. Sementara ia sendiri tengah berjuang melawan sakit pengapuran dan asam urat yang membuat langkahnya kian terbatas. Dalam keadaan itu, keluarga ini hanya bersandar pada penghasilan sang anak yang bekerja sebagai guru untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, membayar kontrakan, hingga menyalakan listrik rumah. “Bantuan kursi roda ini sangat berarti bagi kami. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur yang sudah membantu melalui BAZNAS BAZIS dengan rezeki yang berlimpah,” ucap Ibu Ai Tika dengan mata berkaca-kaca. Bagi Ibu Ai Tika, kursi roda ini bukan sekadar alat bantu. Ia adalah roda kebaikan yang berputar dari tangan para muzaki dan munfiq, lalu menguatkan langkahnya di tengah ujian hidup. BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah masyarakat kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Karena setiap bantuan yang sampai, sejatinya adalah wujud kasih sayang umat yang tak pernah berhenti berputar. Yuk Bantu kami agar program ini semakin luas manfaatnya dengan cara Klik : https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA12/09/2025 | Habibi Zein
Senyum Bahagia Ibu Sumiyati Setelah Menerima Bantuan Kaki Palsu BAZNAS BAZIS DKI Jakarta
Senyum Bahagia Ibu Sumiyati Setelah Menerima Bantuan Kaki Palsu BAZNAS BAZIS DKI Jakarta
Senyum Bahagia Ibu Sumiyati Setelah Menerima Bantuan Kaki Palsu BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Mpok Ncum (48 tahun) harus berjuang dengan luka kecil yang membesar akibat diabetes. Luka itu bukan hanya di kakinya, melainkan juga di hatinya, karena merenggut kebahagiaan-kebahagiaan sederhana yang dulu ia nikmati. Beraktivitas, bertemu teman di majelis taklim, atau sekadar jalan-jalan di taman, semuanya terasa jauh dari jangkauan. Namun, di tengah keterbatasan itu, cahaya harapan datang. Berkat kebaikan hati para Muzaki dan Donatur BAZNAS BAZIS DKI Jakarta, Mpok Ncum kini telah menerima bantuan kaki palsu. Senyum yang sempat pudar kini merekah kembali. Sebuah kalimat singkat, "makasih banget", yang dulu diucapkan dengan suara bergetar penuh haru, kini terasa lebih kuat dan penuh makna. Kalimat itu adalah ungkapan syukur atas kesempatan baru untuk kembali melangkah. Bantuan ini bukan sekadar alat bantu, melainkan nafas baru. Setiap langkah Mpok Ncum dengan kaki palsunya adalah bukti nyata bahwa kebaikan hati Bapak Ibu Donatur telah mengubah hidup seseorang. Ini adalah wujud nyata dari zakat dan sedekah yang tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menghidupkan kembali harapan.Terima kasih kepada seluruh Muzaki dan Donatur yang telah menjadi jembatan kebaikan ini. Kisah Mpok Ncum menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap bantuan, sekecil apa pun, mampu memberikan dampak yang sangat besar. Mari lanjutkan kebaikan ini. Jangan biarkan mereka merasa sendirian. Zakat dan donasi Anda bisa menjadi jembatan untuk membantu sesama, meringankan beban mereka, dan menghadirkan kembali senyum di wajah yang tengah berjuang. Mari tunaikan Zakat dan Donasi Terbaik Anda melalui donasi.baznasbazisdki.id.
BERITA11/09/2025 | Habibi Zein
Kementerian Agama RI bersama dengan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Canangkan Pulau Tidung Sebagai Kampung Zakat
Kementerian Agama RI bersama dengan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Canangkan Pulau Tidung Sebagai Kampung Zakat
Kementerian Agama RI bersama dengan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Canangkan Pulau Tidung Sebagai Kampung Zakat BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Bersama kementerian Agama dan Para Lembaga Amil Zakat meluncurkan Program Kampung Zakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA, dan Inkubasi Wakaf Produktif 2025 di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Program ini hadir di 7 lokasi (5 wilayah Kota Administrasi dan 2 titik di Kepulauan Seribu), masing-masing mendapat bantuan Rp50 juta dengan total Rp350 juta. Sebanyak 70 penerima manfaat akan mendampingi masyarakat di lingkungannya sehingga manfaat program menjangkau lebih luas. Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar, mengatakan: “Kami ingin menjadikan zakat sebagai energi kebaikan yang dirasakan masyarakat. Melalui Kampung Zakat, masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga diberi kesempatan untuk mandiri dan meningkatkan taraf hidupnya.” Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Prof. Dr. H. Waryono, menambahkan: “Sinergi BAZNAS (BAZIS) DKI dengan KUA, LAZ, dan masyarakat menjadi contoh nyata bagaimana zakat produktif memberi dampak luas bagi kesejahteraan umat.” Acara ini juga ditandai dengan penandatanganan MoU antara BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan Kementerian Agama RI, serta panen perdana ikan kerapu cantang di keramba binaan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta. Peluncuran di Pulau Tidung dihadiri jajaran Kementerian Agama RI, BAZNAS RI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, Camat Kepulauan Seribu Selatan, Lurah Pulau Tidung, serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Yuk sahabat, Bantu Kami agar program pemberdayaan ini semakin luas manfaatnya dengan cara Klik donasi.baznasbazisdki.id #baznas #Infaq #Zakat #Sedekah
BERITA11/09/2025 | Habibi Zein
Rakernas UPZ BAZNAS 2025 Hasilkan 10 Rekomendasi Perkuat Tata Kelola ZIS Nasional
Rakernas UPZ BAZNAS 2025 Hasilkan 10 Rekomendasi Perkuat Tata Kelola ZIS Nasional
Rakernas UPZ BAZNAS 2025 Hasilkan 10 Rekomendasi Perkuat Tata Kelola ZIS Nasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menggelar Rapat Kerja (Raker) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat nasional pada 9-10 September 2025 di Bogor, dengan menghasilkan sepuluh rekomendasi untuk memperkuat peran UPZ sebagai mitra utama BAZNAS dalam tata kelola Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) secara nasional. Rekomendasi tersebut dibacakan oleh Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta dihadapan seluruh perwakilan UPZ BAZNAS. Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP, jajaran Pimpinan BAZNAS RI, juga penerima BAZNAS Award 2025. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP menegaskan kegiatan Rakernas UPZ BAZNAS ini dalam rangka merumuskan langkah konkret untuk meningkatkan penghimpunan dan pengelolaan ZIS. "Kami harap resolusi ini bukan sekadar kata-kata, tetapi bagaimana ini menjadi langkah kita untuk tata kelola ZIS nasional yang berdampak dan berkelanjutan," kata Haji Mo, Rabu (10/9/2025). Melalui kegiatan ini, Haji Mo menegaskan, BAZNAS ingin memastikan pengelolaan zakat mampu menjawab tantangan sosial-ekonomi dengan lebih efektif. Karena itu, pihaknya mendorong UPZ agar semakin kompeten, berdampak nyata, dan berkelanjutan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bagi umat. "Kami juga berpesan kepada para amil di seluruh Indonesia untuk menjaga nama baik BAZNAS karena UPZ menjadi garda terdepan dalam memfasilitasi layanan zakat bagi pegawai di lingkungan instansi masing-masing,” imbuhnya. Berikut 10 Rekomendasi Rapat Kerja (RAKER) UPZ BAZNAS Tingkat Nasional Tahun 2025: 1. Mendorong penguatan profesionalisme UPZ melalui kebijakan pengembangan dan peningkatan kapasitas dan kompetensi Amil melalui sertifikasi Amil Zakat; 2. Memperkuat kelembagaan dan kedudukan BAZNAS RI sebagai lembaga pemerintah non-struktural (LNS) serta mewujudkan terintegrasinya UPZ BAZNAS tingkat nasional dengan segala elemen yang mendukung ekosistem pengelolaan zakat; 3. Mendorong transformasi digital dalam aspek perencanaan, pengumpulan, penyaluran, dan pelaporan melalui SIMBA UPZ; 4. Mendorong pimpinan di kementerian, lembaga, BUMN dan Swasta di masing-masing lembaga/instansinya untuk memberikan penguatan dalam aspek perencanaan, pengumpulan, penyaluran, dan pelaporan; 5. Mendorong peningkatan pengumpulan ZIS UPZ BAZNAS tingkat nasional tahun 2026 untuk mendukung Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045; 6. Memberikan prioritas dan penguatan kolaborasi program penyaluran ZIS-DSKL untuk program yang berdampak dan berkelanjutan seperti pemberdayaan ekonomi, beasiswa dan program lainnya; 7. Memasukkan branding BAZNAS dalam setiap media komunikasi UPZ dan melibatkan BAZNAS dalam agenda peresmian program di UPZ ; 8. Menguatkan penataan prosedur perencanaan, standar layanan, pelaporan dan pengelolaan zakat melalui implementasi Perbaznas No 2 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat; 9. Menjunjung penegakan kode etik amil, memperkuat pengendalian internal serta menjaga netralitas; 10. Berpartisipasi aktif menghadiri setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI dalam rangka menindaklanjuti hasil Rekomendasi RAKER UPZ BAZNAS Tingkat Nasional Tahun 2025.
BERITA11/09/2025 | Habibi Zein
BAZNAS Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2025
BAZNAS Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2025
BAZNAS Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sukses meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang TOP GRC Awards 2025, yakni TOP GRC Awards 2025 #3 Star dan Special Appreciation: The High Commites GRC on Public Institution 2025. TOP GRC Awards merupakan ajang penghargaan terbesar di Indonesia di bidang Governance, Risk, and Compliance (GRC). Kegiatan ini diselenggarakan setiap tahun oleh Majalah Top Business bekerja sama dengan Asosiasi GRC Indonesia, IRMAPA, ICoPI, dan PaGi, serta didukung oleh konsultan bisnis dan akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Bandung. Ajang ini diikuti ratusan institusi terkemuka di Indonesia dan menjadi tolak ukur penerapan tata kelola terbaik di berbagai sektor. Berdasarkan penilaian independen terhadap lebih dari 900 perusahaan, Dewan Juri menempatkan BAZNAS sebagai salah satu penerima penghargaan prestisius tahun ini. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, atau akrab disapa Haji Mo, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih BAZNAS. Ia menilai capaian ini merupakan pengakuan publik terhadap kinerja BAZNAS. “Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi BAZNAS untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan, demi mewujudkan lembaga zakat yang kredibel dan terpercaya,” ujar Haji Mo setelah menerima penghargaan tersebut, di Jakarta, Senin (8/9/2025). Ia mengatakan, penghargaan tersebut adalah wujud kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang mengelola zakat secara nasional. Menurutnya, kepercayaan ini harus dijaga dengan integritas dan transparansi penuh. “Pengakuan ini adalah amanah sekaligus tanggung jawab besar bagi kami untuk selalu berinovasi dan menjaga transparansi dalam setiap langkah. Penghargaan ini justru awal dari tantangan baru untuk bekerja lebih baik,” ucap Haji Mo. Haji Mo menambahkan, penghargaan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran BAZNAS, mulai dari pusat hingga daerah, yang terus berupaya mewujudkan visi kebangkitan zakat di Indonesia. Sinergi internal menjadi faktor penting dalam capaian yang diperoleh. “Kami dedikasikan penghargaan ini untuk seluruh masyarakat yang telah menaruh kepercayaan kepada BAZNAS dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya. BAZNAS RI akan terus menjaga amanah tersebut dengan sepenuh hati,” kata Haji Mo. Menurut Haji Mo, keberhasilan ini juga berkat dukungan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat luas yang bersinergi bersama BAZNAS. Kolaborasi lintas sektor dinilai mampu memperkuat peran zakat dalam pembangunan nasional. “Kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar zakat benar-benar mampu menghadirkan dampak besar dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat. Kami berharap penghargaan ini menjadi penyemangat semua pihak untuk mendukung kebangkitan zakat di Indonesia,” katanya. #baznas #Infaq #Zakat #Sedekah
BERITA11/09/2025 | Habibi Zein
BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Gelar Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar
BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Gelar Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar
BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta melalui unit BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana (BBTB) menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar di Bumi Perkemahan Pramuka (Buperta) Cibubur pada 29–31 Agustus 2025. Pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas relawan BAZNAS BAZIS dari lima wilayah kota dan satu kabupaten di DKI Jakarta, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), remaja masjid, serta organisasi sosial kemasyarakatan. Selama tiga hari, peserta mendapatkan pembekalan materi meliputi: alur koordinasi posko kebencanaan, manajemen posko tingkat dasar, manajemen bencana terintegrasi dengan dokumentasi dan reportase, penguatan jejaring relawan, hingga keterampilan praktis seperti pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan pencegahan bahaya kebakaran dasar. Para narasumber berasal dari berbagai unsur, antara lain Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Tim BAZNAS Tanggap Bencana RI, Edukasi Pemadam Kebakaran (Edu Damkar), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kehadiran mereka memberikan wawasan yang komprehensif bagi peserta, baik dari aspek koordinasi kelembagaan maupun keterampilan teknis di lapangan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS BAZIS Provinsi DKI Jakarta, yaitu: • Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M. (Ketua) • DR. KH. A. Nur Alam Bakhtir, M.A. (Pimpinan Bidang I) • Ir. H. M. Bahaudin, S.Pd.I., S.E. (Pimpinan Bidang II) • Prof. Dr. H. Bunyamin, M.Pd.I. (Pimpinan Bidang IV)- R. Wisnu (Kepala Pelaksana Wilayah - BAZNAS (BAZIS) Kota Adm. Jakarta Utara)- ?dan para perwakilan Kepala Pelaksana Wilayah Kota dan Kab. Kep. Seribu Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS BAZIS Provinsi DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M., berpesan agar panitia memperhatikan waktu salat sehingga para peserta dapat tetap menunaikan salat lima waktunya. Beliau juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kedisiplinan sekaligus melahirkan relawan yang tanggap dan tangguh dalam menghadapi bencana. Melalui pelatihan ini, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta berharap dapat mencetak relawan yang siap siaga dan berdaya tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial kemasyarakatan dalam penanggulangan bencana di DKI Jakarta. yuk bantu kami agar program ini semakin luas manfaatnya dengan Klik https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA03/09/2025 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum Afwan Kurniawan
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum Afwan Kurniawan
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum Afwan Kurniawan Duka mendalam menyelimuti keluarga Almarhum Afwan Kurniawan, korban insiden tragis di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8). Sebagai bentuk kepedulian dan belasungkawa, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyerahkan santunan senilai Rp25 juta kepada keluarga Almarhum di rumah duka, Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat. Penyerahan dilakukan oleh Ahmad Nurminto, Kabid Pendistribusian BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, didampingi Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Dikmental) Setda Provinsi DKI Jakarta, Fajar Eko Satriyo, serta pengurus RW setempat. “BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga santunan ini bisa menjadi penguat bagi keluarga yang sedang berduka. Kami berdoa semoga Almarhum husnul khotimah dan keluarga diberi ketabahan serta kekuatan,” ujar Nurminto. Afwan Kurniawan berpulang setelah terlindas kendaraan taktis Brimob di tengah situasi kericuhan saat aksi demo. Kepergiannya meninggalkan duka yang dalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia. BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk selalu hadir memberikan kepedulian dan bantuan bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah dan kesedihan. #baznas #Zakat #demo jakarta #Infaq #Sedekah #santunan ojol
BERITA03/09/2025 | Habibi Zein
BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza
BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza
BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan lembaga sosial Mesir, Mishr Al Kheir Foundation, kembali menyalurkan 15.000 paket bantuan bahan pokok untuk warga Palestina di Gaza, yang dikirimkan menggunakan 10 truk melalui jalur darat menuju perbatasan Rafah. Adapun 10 truk yang mengangkut bantuan ini diberangkatkan dalam dua tahap, yakni 5 truk pada 19 Agustus 2025 dari Kairo dan 5 truk lainnya pada 28 Agustus 2025. Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat Gaza di tengah blokade dan keterbatasan akses. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, BAZNAS terus berupaya memberikan bantuan bagi rakyat Palestina yang masih menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan. “Alhamdulillah, melalui kerja sama dengan Mishr Al Kheir, 15.000 paket bantuan bisa kita kirimkan, dan semoga tidak ada kendala pengiriman. Mudah-mudahan bantuan ini mampu meringankan beban saudara-saudara kita di Gaza,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Selasa (2/9/2025). Kiai Noor menegaskan, bantuan yang dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia ini merupakan amanah yang harus benar-benar sampai kepada warga Gaza yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan keberkahan dari donasi masyarakat Indonesia bisa dirasakan secara luas oleh rakyat Palestina,” ucap Kiai Noor. Sementara itu, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI yang saat ini berada di Mesir, Faisal Qosim, Lc., menjelaskan, tim BAZNAS RI bersama KBRI Kairo melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengiriman sampai ke check point pertama di Nafaq, memasuki terowongan Laut Merah menuju El Arish dan Rafah. “Mulai dari titik ini, kawasan sudah masuk kategori red zone sehingga tidak ada pihak tanpa izin yang boleh masuk. Nantinya 10 truk bantuan ini akan bergabung dengan konvoi nasional sebanyak 5.000 truk yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sosial Republik Arab Mesir,” terang Faisal.
BERITA03/09/2025 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gandeng PT Pembangunan Jaya Ancol Jalin Kerja Sama Optimalisasi ZIS
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gandeng PT Pembangunan Jaya Ancol Jalin Kerja Sama Optimalisasi ZIS
BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Utara Gandeng PT Pembangunan Jaya Ancol Jalin Kerja Sama Payroll ZIS dan CSR Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) BAZIS Kota Administrasi Jakarta Utara bersama Tim CSR & Retail menghadiri undangan PT Pembangunan Jaya Ancol dan Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol dalam rangka pembahasan tindak lanjut kerja sama strategis terkait penghimpunan dana melalui Corporate Social Responsibility (CSR) serta skema payroll zakat, infak, dan sedekah (ZIS) karyawan Ancol. Pertemuan ini dihadiri oleh Ibu Rika, Divisi Corporate Office and Investor Relation CSR PT Pembangunan Jaya Ancol; Bapak Hadi, Ketua Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol; Bapak Martua Hami Siregar, Pengurus Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol; serta Tim Human Capital PT Pembangunan Jaya Ancol. Hadir juga Ketua Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Utara, Wisnu Cakraningrat, dan Kasi CSR & Retail, Yudiono, bersama tim. Kerja sama ini akan melibatkan Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol sebagai pelaksana teknis, dengan ruang lingkup yang mencakup penghimpunan, pendayagunaan, dan pendistribusian ZIS. Tujuannya adalah agar dana yang terkumpul dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jakarta Utara melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. “Kami menyambut baik kolaborasi ini karena akan memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Bersama PT Pembangunan Jaya Ancol dan Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol, kami optimistis program ini mampu menghadirkan dampak nyata,” ujar Wisnu Cakraningrat, Ketua Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Utara. Sementara itu, Ibu Rika, Divisi Corporate Office and Investor Relation CSR PT Pembangunan Jaya Ancol, menegaskan bahwa kerja sama dengan BAZNAS (BAZIS) Jakarta Utara merupakan langkah strategis yang sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat luas. “Bagi kami di PT Pembangunan Jaya Ancol, kolaborasi dengan BAZNAS (BAZIS) ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas. Melalui skema payroll ZIS dan program CSR yang terarah, kami berharap sinergi ini dapat menjadi langkah konkret dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Utara.” Kesepakatan ini akan segera dituangkan dalam bentuk Nota Kesepahaman (MoU) yang akan ditandatangani bersama dalam waktu dekat. Diharapkan melalui kemitraan ini tercipta sinergi positif antara perusahaan, lembaga sosial, dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi serta memperkuat solidaritas sosial di wilayah Jakarta Utara. #baznas #Zakat #Sedekah #Infaq
BERITA03/09/2025 | Habibi Zein
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. DKI Jakarta.

Lihat Daftar Rekening →