WhatsApp Icon
Cahaya Ramadhan di Panti: BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kehangatan bagi Para Lansia

Cahaya Ramadhan di Panti: BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kehangatan bagi Para Lansia

Jakarta, 9 Maret 2026 – Senja Ramadhan perlahan turun di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3. Di ruang sederhana itu, para lansia duduk berdampingan, menanti waktu berbuka puasa. Wajah-wajah yang menyimpan banyak kisah kehidupan tampak teduh, ditemani para musrif dan musrifah yang dengan hangat menyapa, mendengarkan cerita, dan menghadirkan perhatian yang tulus.

Melalui Program Pesantren Cahaya Ramadhan yang dihadirkan oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, suasana Ramadhan di panti menjadi lebih hidup dan penuh makna. Lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar lembut mengiringi kegiatan ibadah, sementara para musrif dan musrifah dengan sabar mendampingi para penghuni panti dalam doa dan pembelajaran.

Menjelang azan Maghrib, meja-meja sederhana mulai dipenuhi hidangan berbuka. Namun yang paling terasa bukan sekadar makanan, melainkan kehangatan kebersamaan. Senyum merekah, obrolan ringan mengalir, dan suasana yang tadinya sunyi berubah menjadi penuh kehidupan. Bagi sebagian lansia, momen ini menghadirkan kembali rasa keluarga yang lama dirindukan.

Setelah berbuka dan menunaikan salat Maghrib serta Isya, para lansia bersama musrif dan musrifah melanjutkan kebersamaan dengan melaksanakan salat tarawih berjamaah. Dalam suasana khusyuk dan penuh ketenangan, lantunan doa dan ayat-ayat suci menggema di ruang ibadah panti, menghadirkan kedamaian serta mempererat kebersamaan di antara mereka.

Saat doa-doa terangkat dengan lirih, Ramadhan terasa begitu dekat—menghadirkan kasih sayang, perhatian, dan harapan baru bagi para penghuni panti.

Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Bapak Ir. Mh. Bahaudin mengatakan "Program Cahaya Ramadhan di Panti ini merupakan program inisiasi BAZNAS (BAZIS) DKI jakarta berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan pelajaran agama selama 1 Bulan Full di Bulan Ramadhan bersama para musyrif Musyrifah yang ditunjuk dari Kami di Panti Panti dibawah naungan Dinas Sosial" Ujar nya 

Bahaudin lebih lanjut menyampaikan "Program ini nanti nya mengajarkan kepada para penghuni panti binaan yaitu para lansia diharapkan setelah bulan Ramadhan menjadi lebih dekat dan mempelajari Islam lebih dalam lagi "Pungkas nya 

Melalui Program Pesantren Cahaya Ramadhan, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap setiap kebersamaan yang terjalin dapat menjadi cahaya yang menghangatkan hati para lansia, serta mengingatkan bahwa Ramadhan selalu membawa kasih, kepedulian, dan harapan bagi semua.

10/03/2026 | Kontributor: Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri, Hidupkan Kembali Semangat “Tetangga Bantu Tetangga”

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri, Hidupkan Kembali Semangat “Tetangga Bantu Tetangga”

Jakarta, 10 Maret 2026 — Di balik hangatnya suasana sahur bersama keluarga, masih ada sebagian warga yang menjalani dini hari dalam keterbatasan. Ada lansia yang menyiapkan sahur seorang diri, keluarga dhuafa yang harus berbagi makanan seadanya, hingga para pekerja jalanan yang tetap berjuang mencari nafkah ketika sebagian besar orang masih terlelap.

Berangkat dari kepedulian tersebut, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Program ini merupakan upaya untuk memastikan masyarakat yang berada dalam kondisi rentan tetap dapat menikmati sahur yang layak selama bulan suci Ramadhan.

Melalui konsep “Tetangga Bantu Tetangga”, program ini mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan nilai kepedulian dari lingkungan terdekat. Warga didorong menyiapkan makanan sahur dari dapur rumah masing-masing untuk kemudian dibagikan kepada tetangga sekitar yang membutuhkan.

Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Ir. H. Mh. Bahaudin mengatakan bahwa "Program Sahur Tetangga sendiri ini dilaksanakan di 44 kelurahan di wilayah DKI Jakarta dengan melibatkan relawan serta masyarakat setempat, Sasaran penerima manfaat difokuskan pada kelompok yang rentan secara ekonomi maupun fisik, seperti lansia yang tinggal sendiri, keluarga dhuafa, serta para pekerja informal yang masih berjuang di jalanan saat dini hari, termasuk pengemudi ojek online." Ujarnya

Bagi sebagian orang, sepiring makanan sahur mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang membutuhkan, makanan tersebut dapat menjadi sumber kekuatan untuk menjalani ibadah puasa sekaligus tanda bahwa masih ada kepedulian dari lingkungan sekitar.

Lebih lanjut Bahaudin menjelaskan "Program Sahur Tetangga Sendiri dijadwalkan berlangsung pada 5–15 Maret 2026 dengan total 44 titik kegiatan yang tersebar di lima wilayah administrasi DKI Jakarta, yakni Jakarta Utara sebanyak 17 titik, Jakarta Barat 12 titik, Jakarta Timur 11 titik, Jakarta Pusat 3 titik, dan Jakarta Selatan 1 titik." jelas nya

"Selain membantu memenuhi kebutuhan sahur masyarakat yang membutuhkan, program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan peran lembaga zakat di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan langsung warga, nilai zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat hadir secara nyata dalam kehidupan sehari-hari." tutupnya

Melalui program ini, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai bulan ibadah personal, tetapi juga sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial. Dari dapur rumah hingga ke tangan tetangga yang membutuhkan, kebaikan diharapkan tumbuh dan menyebar di tengah masyarakat.

10/03/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Gubernur Beserta Jajaran Pemprov DKI Jakarta Tunaikan Zakat melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta

Gubernur dan Wakil Gubernur Bersama Pejabat Pemprov DKI Jakarta Tunaikan Zakat melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta

Jakarta, 5 Maret 2026 – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan Wakil Gubernur, Rano Karno, bersama jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan yang berlangsung di Balai Agung Provinsi DKI Jakarta ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mendorong penghimpunan ZIS yang optimal.

Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, menyampaikan bahwa sepanjang 2025, lembaganya berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp396,36 miliar, atau 99,09 persen dari target Rp400 miliar. Dana tersebut berasal dari kontribusi TKD sebesar Rp147,85 miliar dan Non-TKD sebesar Rp248,50 miliar.

Untuk 2026, target penghimpunan ditetapkan sebesar Rp450 miliar, terdiri dari TKD Rp163,25 miliar dan Non-TKD Rp286,75 miliar, dengan harapan memperluas partisipasi muzaki dan meningkatkan dampak penyaluran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Total dana ZIS yang disalurkan sepanjang 2025 mencapai Rp387,67 miliar untuk berbagai program di bidang dakwah, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan sosial kemanusiaan, dengan alokasi terbesar untuk program sosial kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS (BAZIS) atas dedikasi dan kerja kerasnya.

“Ke depan saya berharap BAZNAS (BAZIS) dapat terus berinovasi, memperluas jangkauan manfaat, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi agar dana yang terkumpul benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujar Pramono.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan tidak ada warga kurang mampu di Jakarta yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar selama bulan Ramadan.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap BAZNAS (BAZIS) dapat memastikan tidak ada warga, terutama yang tidak mampu, yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Saya juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pengelolaan ZIS di Jakarta. Mudah-mudahan seluruh warga Jakarta merasakan manfaatnya dan terus menikmati suasana kota yang aman dan nyaman,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi kepada pengumpul ZIS terbaik tahun 2025 di berbagai kategori, mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, SKPD, BUMD, satuan pelaksana pendidikan, hingga Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik.

Apresiasi khusus juga diberikan kepada BUMD yang menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui BAZNAS (BAZIS), termasuk PAM Jaya, PT Transportasi Jakarta, dan Bank Jakarta. Sementara itu, penghimpunan zakat karyawan BUMD tertinggi dicatat oleh Bank Jakarta, Perumda PAM Jaya, dan Perumda Pasar Jaya.

BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penerbitan Instruksi Gubernur mengenai penunaian zakat profesi 2,5 persen bagi seluruh karyawan BUMD, sehingga penghimpunan ZIS semakin optimal dan manfaatnya menjangkau lebih luas masyarakat DKI Jakarta.

Komentar

10/03/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Jakarta Timur Raih Perolehan ZIS Tertinggi Tiga Tahun Berturut-turut

Jakarta Timur Raih Perolehan ZIS Tertinggi Tiga Tahun Berturut-turut

Perolehan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Jakarta Timur secara berturut-turut sejak tahun 2023 menjadi yang terbanyak di Jakarta

Atas pencapaian tersebut, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin menerima penghargaan dari Baznas (Bazis) DKI Jakarta yang diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Munjirin mengatakan, tingginya perolehan ZIS tidak terlepas dari tingginya kesadaran serta peran aktif masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), perusahaan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menyisihkan sebagian rezekinya untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah.

Menurutnya, ajaran Islam juga menekankan pentingnya ZIS sebagai salah satu bentuk kepedulian sosial. Jika dijalankan secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat, ZIS dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"ZIS ini berasal dari masyarakat, dikelola oleh masyarakat, dan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk berbagai kegiatan sosial seperti program bedah rumah, beasiswa pendidikan, tebus ijazah, dan kegiatan sosial lainnya," ujarnya, Jumat (6/3).

Pada bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Munjitin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan, termasuk menyisihkan sebagian rezeki dengan menunaikan ZIS. 

"Masih banyak potensi muzaki yang belum tergarap secara optimal sehingga perlu terus digali," terangnya.

Sementara itu, Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur, Eka Napisah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program pengumpulan ZIS sehingga Jakarta Timur kembali meraih peringkat pertama di tingkat Provinsi DKI Jakarta.

"Jakarta Timur sejak tahun 2023 secara berturut-turut menduduki peringkat pertama dalam perolehan ZIS," ungkapnya.

Eka menjelaskan, pada tahun 2025 jumlah ZIS terkumpul di Jakarta Timur mencapai Rp 90,9 miliar dari target perolehan Rp 87 miliar.

"Target pengumpulan ZIS tahun ini meningkat menjadi Rp 95 miliar. Kami optimistis target ini dapat tercapai dengan dukungan dari berbagai pihak," tandasnya.

10/03/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Layanan Hapus Tato Gratis di Pasar Cilincing: Ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat

Layanan Kesehatan dan Hapus Tato Gratis di Pasar Cilincing: Ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat

Jakarta, 9 Maret 2026 –
Suasana berbeda terlihat di kawasan Pasar Jaya Cilincing. Sejak pagi, masyarakat mulai berdatangan dengan penuh antusias untuk mendapatkan layanan kesehatan sekaligus kesempatan memulai lembaran hidup yang lebih baik melalui program hapus tato gratis. Melalui kegiatan yang digelar oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, ratusan warga memanfaatkan layanan yang diberikan secara cuma-cuma. Sebanyak 100 orang menerima layanan kesehatan gratis, sementara 150 orang mengikuti program hapus tato sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pendampingan bagi masyarakat yang ingin memperbaiki diri.

Kegiatan sosial ini juga terselenggara melalui kolaborasi antara BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dengan PT Bosowa Corp sebagai bentuk sinergi antara lembaga filantropi dan dunia usaha dalam menghadirkan program kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean peserta yang sejak pagi telah menunggu giliran pelayanan. Banyak di antara mereka datang dengan harapan besar sebagian ingin memeriksakan kondisi kesehatan, sementara yang lain memanfaatkan kesempatan untuk menghapus tato sebagai langkah awal memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik.
Di lokasi kegiatan, suasana terasa hangat dan penuh harapan. Para peserta tampak berbincang dengan relawan dan tenaga medis yang memberikan pelayanan dengan pendekatan humanis dan penuh empati. Bagi sebagian warga, kegiatan ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga menjadi momentum untuk memulai perubahan dalam kehidupan.

Program hapus tato menjadi salah satu layanan yang menarik perhatian masyarakat. Dengan pendampingan yang penuh perhatian, para peserta menjalani proses tersebut sebagai bentuk ikhtiar meninggalkan masa lalu dan melangkah menuju kehidupan yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pelayanan sosial dan kemanusiaan yang dihadirkan. Kolaborasi dengan PT Bosowa Corp juga menjadi contoh sinergi positif antara lembaga zakat dan sektor swasta dalam memperluas jangkauan program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kepala Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Jakarta Utara Wisnu Cakraningrat mengatakan "Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan Program hapus tato Gratis di Pasar Cilincing Jakarta Utara, sebanyak total 150 orang mengikuti kegiatan Hapus Tato Gratis dan juga Layanan Kesehatan Gratis hari ini " ujar nya

Lebih lanjut Wisnu menjelaskan "Program Hapus Tato ini terlaksana berkat kerja sama dengan PT Bosowa . kami mengucapkan banyak terimakasih karena telah ikut berpartisipasi mendukung warga Jakarta Utara untuk berhijrah menjadi lebih Baik" ujar nya 

Wisnu Berharap bahwa para warga Jakarta Utara setelah ikut Hapus Tato ini menjadi jalan awal untuk berhijrah dan tidak kembali mentato tubuh nya "Semoga Para Penerima manfaat program ini bener benar kembali berhijrah secara total dan tidak kembali Mentato tubuh nya " tutupnya

BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang inklusif, humanis, dan bermanfaat, sehingga keberadaannya semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

yuk sahabat, bantu kami agar program layanan hapus tato ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekahmu melalui : https://donasi.baznasbazisdki.id/

10/03/2026 | Kontributor: Habibi Zein

Berita Terbaru

BAZNAS BAZIS Tanggap Bencana DKI Jakarta Gelar Edukasi Kebencanaan di SMP IT Ar-Rudho
BAZNAS BAZIS Tanggap Bencana DKI Jakarta Gelar Edukasi Kebencanaan di SMP IT Ar-Rudho
BAZNAS BAZIS Tanggap Bencana DKI Jakarta Gelar Edukasi Kebencanaan di SMP IT Ar-Rudho Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana di lingkungan sekolah, tim BAZNAS BAZIS Tanggap Bencana menggelar kegiatan pengurangan risiko bencana (PRB) di SMP IT Ar-Rudho, Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Kegiatan ini melibatkan 312 orang yang terdiri dari siswa, guru, staf, dan komite sekolah. Suasana penuh antusiasme terlihat selama kegiatan berlangsung. Tim memberikan edukasi langsung mengenai mitigasi bencana gempa bumi, kebakaran, dan banjir, lengkap dengan pengenalan alat penyelamatan air (water rescue). Selain materi edukasi, seluruh peserta mengikuti simulasi gempa yang praktis dan menyenangkan. Guru, murid, komite sekolah, petugas keamanan, hingga petugas kebersihan aktif berpartisipasi. Selain itu, pelatihan pemadaman api dasar diberikan dengan praktik langsung menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan semua pihak dalam merespons keadaan darurat dengan cepat dan tepat. “Kesadaran dan kesiapsiagaan adalah kunci utama untuk mengurangi risiko bencana. Kami sangat senang melihat antusiasme seluruh warga sekolah yang siap menghadapi situasi darurat bersama-sama,” ujar Koordinator Tim BAZNAS BAZIS Tanggap Bencana. Cuaca pagi ini cerah, mendukung kelancaran kegiatan yang juga didukung oleh tim profesional yang terdiri dari 4 personil Baznas Bazis Tanggap Bencana dan 2 personil Masjid Tanggap Bencana. Menurut Yudiman, Komandan Tanggap Bencana Baznas Bazis DKI Jakarta, “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan budaya sadar bencana sejak dini, terutama di lingkungan sekolah. Kami berharap seluruh elemen sekolah dapat terus bekerjasama dan aktif berperan dalam mitigasi bencana, agar ketika musibah datang, mereka sudah siap dan tidak panik.” Pelatihan pengurangan risiko bencana (PRB) ini juga tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan para muzakki yang menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS (Bazis) DKI Jakarta. Berkat dukungan ini, berbagai program dan kolaborasi strategis dapat terus berjalan. Setiap pagi, pimpinan beserta seluruh amilin dan amilat BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dengan tulus meluangkan waktu untuk mendoakan para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada Baznas (Bazis) DKI Jakarta. Kami sangat bersyukur atas kepercayaan dan kebaikan hati Anda semua. Semoga setiap amal baik yang Anda titipkan selalu diberkahi oleh Allah SWT, menjadi sumber berkah yang terus mengalir, sehingga berbagai program kemanusiaan kami bisa terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi banyak orang. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari komitmen BAZNAS BAZIS dalam mendukung masyarakat, khususnya institusi pendidikan, agar lebih siap dan tangguh dalam menghadapi bencana.
BERITA08/08/2025 | Habibi Zein
Kolaborasi Strategis untuk Kebaikan Umat, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Jalin Kerjasama dengan Ikatan Alumni Universitas Trisakti (IKA USAKTI)
Kolaborasi Strategis untuk Kebaikan Umat, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Jalin Kerjasama dengan Ikatan Alumni Universitas Trisakti (IKA USAKTI)
Kolaborasi Strategis untuk Kebaikan Umat, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Jalin Kerjasama dengan Ikatan Alumni Universitas Trisakti (IKA USAKTI) BAZNAS (Bazis) DKI Jakarta resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Ikatan Alumni Universitas Trisakti (IKA USAKTI) pada Kamis, 7 Agustus 2025, bertempat di Kantor BAZNAS (Bazis) DKI Jakarta, Lantai 5. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan Ketua IKA USAKTI, serta disaksikan oleh jajaran pimpinan kedua belah pihak. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara lembaga zakat dan komunitas alumni perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan program sosial, kemanusiaan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan jaringan alumni yang mencapai lebih dari 160.000 orang di seluruh Indonesia, kolaborasi ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat serta mendorong terwujudnya kesejahteraan dan keadilan sosial, khususnya di DKI Jakarta. Kerja sama ini juga tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan para muzakki yang telah menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS (Bazis) DKI Jakarta. Atas dasar inilah berbagai program dan kolaborasi strategis dapat terus berjalan. Sebagai bentuk rasa syukur dan komitmen, Pimpinan bersama seluruh amilin dan amilat BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta senantiasa mendoakan para muzakki setiap pagi sebelum memulai aktivitas, agar selalu diberikan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan dalam segala urusan. Semoga kerja sama ini menjadi awal dari berbagai inisiatif positif yang memberikan dampak nyata dan luas bagi masyarakat.
BERITA08/08/2025 | Habibi Zein
Gubernur DKI Jakarta Bersama BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Salurkan Santunan Senilai 140Juta Rupiah kepada Ahli Waris Jamaah Haji yang Wafat
Gubernur DKI Jakarta Bersama BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Salurkan Santunan Senilai 140Juta Rupiah kepada Ahli Waris Jamaah Haji yang Wafat
Gubernur DKI Jakarta Bersama BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Salurkan Santunan Senilai 140Juta Rupiah kepada Ahli Waris Jamaah Haji yang Wafat BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyalurkan santunan kepada 14 ahli waris jamaah haji asal DKI Jakarta yang wafat saat menjalankan ibadah haji tahun 2025. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dindampingi ketua Baznas Bazis, Akhmad H. Abubakar, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (6/8). Setiap ahli waris menerima santunan sebesar Rp10 juta, dengan total bantuan yang diberikan mencapai Rp140 juta. Program ini merupakan bentuk kepedulian dari BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta bersama Pemprov DKI Jakarta terhadap keluarga yang ditinggalkan. Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata perhatian lembaga terhadap masyarakat yang tengah mengalami duka. “Kami berharap santunan ini dapat memberikan ketenangan dan meringankan beban keluarga ahli waris. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus hadir dan peduli di setiap situasi,” ujarnya. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya para jamaah haji asal Jakarta. “Kami turut berduka cita dan berharap santunan ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam momen duka. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” kata Gubernur. Acara penyerahan santunan ini juga dihadiri oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi DKI Jakarta, Staf Khusus Gubernur, serta para keluarga ahli waris. Santunan ini menjadi bagian dari program kemanusiaan dan sosial BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, yang senantiasa mendampingi masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk saat menghadapi musibah dan kehilangan. Abubakar menyampaikan "Pimpinan bersama dengan seluruh amilin selalu dan senantiasa disetiap pagi hari telah mendoakan untuk seluruh Muzaki yang telah mempercayai dan menunaikan ZIS nya kepada BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta. Kami Ucapkan Terimakasih "
BERITA08/08/2025 | Habibi Zein
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. DKI Jakarta.

Lihat Daftar Rekening →