WhatsApp Icon
BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana Terlibat Evakuasi Korban Laka KRL dan KRD Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana Terlibat Evakuasi Korban Laka KRL dan KRD Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

 

Bekasi, 28 April 2026 — Tim BAZNAS BAZIS Tanggap Bencana (BBTB) turut ambil bagian dalam operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Rel Diesel (KRD) di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

 

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin, 27 April 2026, ketika KRD jarak jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya mengalami kecelakaan dengan KRL di area Stasiun Bekasi. Hingga Selasa (28/4), proses evakuasi masih terus berlangsung dengan melibatkan tim SAR gabungan.

 

Sebanyak dua personel BBTB diterjunkan ke lokasi dengan dukungan satu unit kendaraan operasional serta perlengkapan evakuasi, antara lain long spine board, tandu lipat, tas P3K, dan helm pelindung. Di lapangan, tim bergabung bersama unsur Basarnas, PMI, serta tenaga medis dari RSUD setempat.

 

Proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi ruang yang terbatas dan sirkulasi udara yang minim, sehingga menyulitkan pernapasan petugas. Meski demikian, tim tetap melakukan penyisiran dan penanganan korban secara bertahap, termasuk pelaksanaan triase untuk menentukan prioritas evakuasi.

 

“Hari ini BBTB fokus pada pencarian dan penyisiran bersama tim SAR gabungan, serta melakukan triase dan evakuasi korban secara maksimal. Kami juga menyiapkan tim dan unit ambulans apabila diperlukan untuk evakuasi ke rumah sakit,” ujar Yudiman, Komandan BBTB DKI Jakarta di lokasi.

 

Data korban hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh petugas berwenang. Jumlah korban juga terus mengalami perubahan. Pada Selasa dini hari, korban jiwa dilaporkan sebanyak empat orang. Angka tersebut meningkat menjadi 14 orang pada Selasa jelang siang, dengan penambahan 10 korban meninggal dunia berdasarkan hasil evakuasi hingga pukul 08.45 WIB.

 

 

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap situasi kebencanaan, serta memberikan dukungan kemanusiaan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi

30/04/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Kecelakaan Kereta di Bekasi, Baznas Beri Santunan Rp3 Juta untuk Keluarga Korban Meninggal Dunia

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan kereta api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

Ketua Baznas Sodik Mudjahid menyebut yang akan diberikan sebesar Rp3 juta untuk keluarga korban meninggal dunia.

"Untuk para korban yang wafat jumlahnya 15 orang, kami memberikan dukungan santunan berupa uang sebesar masing-masing Rp3 juta," ungkap Sodik dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026)

Menurut penjelasannya, santunan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Selain santunan untuk keluarga korban meninggal, Baznas juga memberikan bantuan kepada korban terdampak lainnya.

"Jika terdapat korban yatim dan kondisi rumah tidak layak, maka kami akan memberikan bantuan secara menyeluruh," ucapnya.

Baznas, kata ia memiliki sejumlah program yang dapat diintegrasikan sesuai kebutuhan di lapangan, seperti bantuan tanggap bencana, layanan kesehatan terpadu, perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan perumahan, pendidikan, hingga pemberdayaan usaha kecil.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan, Baznas sejak awal terjadinya kecelakaan juga telah menerjunkan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat Baznas (RSB) untuk membantu proses evakuasi serta memberikan pertolongan medis awal terhadap korban.

Tak hanya itu, pihaknya juga turut memberikan layanan kesehatan, mobil ambulans, hingga bantuan logistik seperti makanan ringan dan air minum kepada para korban kecelakaan.

"Baznas, sesuai dengan salah satu misi dan tugasnya, memiliki unit tanggap bencana. Tahun ini, kami juga menambah unit, yakni tanggap duafa. Dalam penanganan bencana, begitu peristiwa terjadi, kami secara otomatis mengirimkan berbagai dukungan," jelasnya, dilansir dari Antara.

Insiden kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, pada Senin (27/4/2026).  Peristiwa tersebut menimbulkan belasan korban jiwa.

Berdasarkan keterangan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhono (AHY), korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut berjumlah 15 orang per Selasa siang. 

"Update sampai dengan jam satu siang tadi, ada 15 orang yang meninggal dunia," kata AHY di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Selasa, dipantau dari Breaking News KompasTV. 

Selain korban meninggal, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan sebanyak 88 orang mengalami luka-luka.

 

30/04/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Bantuan 15.000 Paket Sembako BAZNAS Diterima Masyarakat Palestina

Bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dari masyarakat Indonesia berupa 15.000 paket sembako telah diterima masyarakat Gaza, Palestina.

Masyarakat Gaza, Palestina menyambut dengan bahagia dan penuh haru bantuan paket sembako BAZNAS. Sebelumnya, bantuan tersebut telah dilepas secara resmi oleh Ketua BAZNAS RI pada Februari 2026 sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan Indonesia dalam membantu rakyat Palestina yang tengah menghadapi krisis berkepanjangan.

Sekretaris Utama BAZNAS RI sekaligus Sekretaris Satgas Palestina, Dr. KH. Subhan Cholid, Lc., M.A., menyampaikan rasa syukur atas tersalurkannya bantuan tersebut dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan di Gaza.

"Alhamdulillah, setelah melalui proses pengiriman dan koordinasi lintas negara yang panjang, bantuan yang berasal dari masyarakat Indonesia akhirnya tiba dan tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Gaza," ujar Subhan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Subhan menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut melibatkan kerja sama dengan mitra internasional, seperti Misr Alkhoir di Mesir, guna memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah terdampak secara tepat.

"Bantuan tersebut adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang harus segera kami (BAZNAS) distribusikan secara bertanggung jawab melalui mitra terpercaya di lapangan. Kami memastikan penyalurannya tepat sasaran kepada seluruh pihak yang benar-benar membutuhkan," tegasnya.

Lebih lanjut, Subhan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung proses penyaluran bantuan tersebut, mulai dari para muzaki, para amil hingga mitra di lapangan.

Ia menegaskan, BAZNAS akan terus mengoptimalkan perannya sebagai lembaga pengelola zakat nasional dalam menyalurkan amanah masyarakat Indonesia untuk membantu masyarakat Palestina secara berkelanjutan.

Mari lanjutkan aksi nyata ini dengan meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina melalui sedekah terbaik Anda melalui Dompet Solidaritas Palestina BAZNAS. BSI 100.426.6893 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Atau melalui: donasi.baznasbazisdki.id

15/04/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Dibantu BAZNAS, Usaha Pastry Mitra Binaan di Jaktim Raih Omzet Belasan Juta Rupiah

Dibantu BAZNAS, Usaha Pastry Mitra Binaan di Jaktim Raih Omzet Belasan Juta Rupiah

Neneng, pemilik usaha pastry “Dapoer Keitha Aneka Pastry” sekaligus mitra binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Jakarta Timur, berhasil meraih omzet belasan juta rupiah per bulan setelah mendapatkan bantuan permodalan dan pendampingan melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD).

Usaha kuliner dengan brand “Dapoer Keitha Aneka Pastry” yang berlokasi di kawasan Utan Kayu, Matraman ini dikelola oleh Neneng dan kini semakin dikenal di masyarakat sekitar.

Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan BAZNAS DKI Jakarta , MH. Bahaudin, S.E.,S.Pd.I , menegaskan program BMD memang dirancang untuk menyasar pelaku usaha mikro di tingkat desa atau kelurahan agar mereka memiliki akses permodalan dan bimbingan yang tepat. 

"Melalui BMD kami berkomitmen untuk hadir langsung di tengah masyarakat guna memastikan bahwa pelaku usaha kecil seperti Neneng mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk naik kelas," jelas Bahaudin dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Dapoer Keitha disukai karena memberikan beragam pilihan pastry, seperti croissant, smoked beef, cromboloni, hingga double cheese. Selain menu unggulan tersebut, terdapat 11 menu lainnya yang diproduksi secara higienis di dapur rumah Neneng sendiri untuk memastikan kualitas rasa tetap terjaga bagi para pelanggan.

Subhan menambahkan, hasil yang dicapai oleh Neneng juga menjadi bukti dari keberhasilan pengelolaan zakat produktif yang dilakukan oleh BAZNAS. 

"Kami sangat mengapresiasi kegigihan Neneng dalam memanfaatkan fasilitas BMD sehingga usahanya mampu menghasilkan omzet yang stabil dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarganya," ujarnya. 

Usaha ini awalnya didirikan oleh Neneng sebagai langkah untuk memanfaatkan keterampilan memasak yang ia miliki. Tujuan utama Neneng menjalankan usaha ini adalah untuk memperkuat stabilitas keuangan keluarga sembari memenuhi permintaan pasar akan camilan berkualitas dengan harga yang kompetitif.

Berkat kombinasi antara ketekunan pemilik dan dukungan program BAZNAS, Dapoer Keitha Aneka Pastry kini berhasil meraih omzet yang sangat menjanjikan. Dengan dukungan basis pelanggan yang setia di wilayah sekitar, usaha ini mampu mencatatkan pendapatan mencapai sekitar Rp16 juta per bulan.

“Saya sangat bersyukur dan merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari BAZNAS karena selain mendapatkan dukungan modal, saya juga diajarkan bagaimana mengelola usaha dengan lebih baik," kata Neneng.

yuk sahabat, bantu kami agar program kebaikan ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekah terbaikmu melalui https://donasi.baznasbazisdki.id/

15/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS DKI Jakarta
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Raih Predikat "Menuju Informatif" pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik KI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Sabet Predikat "Menuju Informatif" pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta resmi memperoleh predikat “Menuju Informatif” dalam hasil penilaian Elektronik Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) DKI Jakarta sebagai bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 guna mendorong transparansi dan akuntabilitas badan publik.

Berdasarkan dokumen hasil evaluasi, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta meraih nilai 78,59 . Surat rekomendasi hasil penilaian tersebut diserahkan langsung oleh Komisioner KIP DKI Jakarta, Aang Muhdi Ghozali , kepada Prof. Dr. H. Bunyamin, M.Pd.I. selaku Pimpinan Bidang IV BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta pada Senin (13/4), di Gedung Graha Mental Spiritual, Jakarta Pusat.

Kegiatan E-Monev ini merupakan bagian dari rangkaian Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Secara umum, penilaian dilakukan berdasarkan enam indikator utama yaitu komitmen organisasi, kualitas informasi, jenis informasi, sarana dan prasarana, digitalisasi, dan inovasi serta strategi pelayanan.

Khusus bagi lembaga filantropi seperti BAZNAS (BAZIS), penilaian pada tahap ini difokuskan pada indikator kualitas informasi yang meliputi aspek akurasi, kemutakhiran, serta kemudahan akses bagi masyarakat. Standar ini mengacu pada Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 dan Peraturan Gubernur Nomor 40 Tahun 2024.

Capaian ini mencerminkan komitmen BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dalam menghadirkan layanan informasi yang transparan dan akuntabel. Meski demikian, lembaga tetap memberikan perhatian pada beberapa catatan perbaikan, seperti pemenuhan aspek teknis dan penguatan peran pimpinan dalam proses presentasi penilaian.

Ke depan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta optimistis dapat meningkatkan predikat menjadi “Informatif”. Langkah strategis yang akan diambil meliputi penguatan sistem digital, penyempurnaan sarana pendukung, serta peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan demi memperkuat kepercayaan masyarakat dan profesionalisme lembaga.

15/04/2026 | Kontributor: Habibi Zein

Berita Terbaru

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Rapat Koordinasi dengan LAZ Se DKI Jakarta, Perkuat Sinergi dan Teguhkan Komitmen Menuju Jakarta Bebas Kemiskinan Ekstrem Tahun 2030
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Rapat Koordinasi dengan LAZ Se DKI Jakarta, Perkuat Sinergi dan Teguhkan Komitmen Menuju Jakarta Bebas Kemiskinan Ekstrem Tahun 2030
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi DKI Jakarta sukses menggelar Rapat Koordinasi Lembaga Amil Zakat (Rakor LAZ) Tahun 2025. Pertemuan yang berlangsung di Hotel Swiss-Belinn Kemayoran, Jakarta Utara, pada Kamis (23/10), ini menjadi forum strategis tahunan untuk menyatukan langkah kelembagaan zakat dalam mendukung agenda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mewujudkan Jakarta Bebas Kemiskinan Ekstrem pada tahun 2030. Rakor LAZ 2025 mengusung tema “Penguatan Sinergi Lembaga Amil Zakat dan Layanan Keuangan Syariah dalam Mewujudkan Jakarta Bebas Kemiskinan Ekstrem 2030.” Kegiatan ini dihadiri oleh 21 lembaga amil zakat (LAZ) se-DKI Jakarta. Pentingnya Kolaborasi Multisektor Menuju SDGsAsisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Dr. Ali Maulana Hakim, S.Ip., M.Si., yang hadir mewakili Pemprov DKI Jakarta, menekankan bahwa kolaborasi yang terintegrasi merupakan fondasi keberhasilan program pengentasan kemiskinan. "Sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan layanan keuangan syariah adalah kunci untuk mencapai target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)," tegas Dr. Ali Maulana Hakim. Ia menambahkan bahwa pendekatan multisektor ini krusial untuk memastikan sumber daya zakat dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran dalam upaya pengurangan kemiskinan ekstrem. BAZNAS Tegaskan Profesionalisme Pengelolaan ZakatKetua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu bakar, dalam sambutannya turut memperkuat visi ini, menyoroti tanggung jawab kelembagaan zakat. “Zakat harus dikelola dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, agar benar-benar menjadi instrumen nyata dalam mengatasi kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jakarta,” ujar Akhmad H. Abu bakar. Beliau menambahkan bahwa penguatan sinergi ini penting untuk mencapai efektivitas pendistribusian zakat yang terintegrasi dengan program Pemprov. Rakor ini memfokuskan pada tiga poin utama guna memperkuat peran zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan: Peningkatan Koordinasi: Mendorong koordinasi yang lebih erat antara BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan LAZ dalam penguatan tata kelola zakat yang akuntabel dan profesional. Kepatuhan Regulasi: Memperkuat tata kelola zakat sesuai regulasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011, demi memastikan lembaga beroperasi secara aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI. Komitmen Kebangsaan: Meneguhkan komitmen kelembagaan zakat yang selaras dengan nilai-nilai kebangsaan dan prinsip anti-radikalisme. Resolusi Bersama dan Apresiasi Kinerja LAZRapat koordinasi diakhiri dengan penandatanganan Resolusi Bersama BAZNAS dan LAZ DKI Jakarta. Resolusi ini memperkuat sinergi dalam pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang terintegrasi, yang secara langsung mendukung program strategis Pemprov DKI Jakarta. Sebagai bentuk apresiasi terhadap transparansi dan akuntabilitas, kegiatan ini juga memberikan penghargaan kepada LAZ Pelaporan Teraktif dan Terbaik Tahun 2025, menandai penutup rangkaian acara.
BERITA06/11/2025 | Habibi Zein
BAZNAS Salurkan Kaki Prostetik Bantu Penyandang Disabilitas di Kepulauan Seribu
BAZNAS Salurkan Kaki Prostetik Bantu Penyandang Disabilitas di Kepulauan Seribu
BAZNAS Salurkan Kaki Prostetik Bantu Penyandang Disabilitas di Kepulauan Seribu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kaki prostetik kepada seorang penyandang disabilitas, Suryani, warga Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, di Klinik Tuna Daksa, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Suryani kehilangan kaki kanannya akibat komplikasi diabetes yang dideritanya. Selama empat bulan terakhir, ia harus menggunakan tongkat dan bergantung pada bantuan orang lain untuk beraktivitas. Kini, dengan bantuan kaki prostetik dari BAZNAS, Suryani mulai kembali berlatih berjalan dan beradaptasi dengan alat bantu barunya. Sekretaris Utama BAZNAS, H. Subhan Cholid, menyampaikan bahwa bantuan berupa pemberian kaki prostetik tersebut merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap penyandang disabilitas yang membutuhkan dukungan agar dapat hidup lebih mandiri. “Kami di BAZNAS meyakini bahwa setiap mustahik memiliki hak untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Bantuan kaki prostetik ini bukan hanya alat bantu berjalan, tetapi juga simbol semangat agar penerima dapat kembali percaya diri, mandiri, dan produktif,” ujar Subhan di Jakarta, Senin (3/11/2025). Ia menegaskan, program bantuan alat bantu berjalan merupakan bagian dari misi BAZNAS dalam menebar manfaat zakat secara luas dan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang hidup di daerah kepulauan dan sulit dijangkau. “BAZNAS terus berupaya menjangkau masyarakat hingga ke pelosok, termasuk wilayah Kepulauan Seribu. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada mustahik yang terlewat dari perhatian, di mana pun mereka berada,” ucap Subhan. Subhan menambahkan, dukungan terhadap penyandang disabilitas juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial. “Kami ingin kehadiran BAZNAS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bantuan seperti ini menjadi bukti nyata bagaimana zakat dapat mengembalikan harapan dan membuka peluang baru bagi para penerima,” kata Subhan. Sementara itu, Suryani mengaku sangat bersyukur atas bantuan kaki prostetik dari BAZNAS. Dengan kaki prostetik tersebut, ia merasa memiliki semangat baru untuk beraktivitas dan tidak lagi terlalu bergantung pada orang lain.
BERITA06/11/2025 | Humas BAZNAS DKI Jakarta
Penerima Beasiswa BAZNAS Rusia Raih Rekor MURI di Antarktika
Penerima Beasiswa BAZNAS Rusia Raih Rekor MURI di Antarktika
Penerima Beasiswa BAZNAS Rusia Raih Rekor MURI di Antarktika Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Luar Negeri Rusia, Gerry Utama, meraih penghargaan Rekor MURI sebagai Insan Termuda yang Menjelajahi Benua Antarktika. Prestasi membanggakan ini diraih setelah Gerry terlibat dalam Ekspedisi Antarktika ke-69 bersama Arctic Antarctic Research Institute (AARI) Rusia. Deputi II BAZNAS RI, KH. Imdadun Rahmat, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian luar biasa tersebut. Ia menilai keberhasilan Gerry merupakan wujud nyata dari peran strategis dana zakat dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing secara global. “Prestasi Gerry menunjukkan bahwa pengelolaan zakat yang amanah dan terarah dapat melahirkan generasi berdaya saing tinggi, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” ujar Imdadun di Jakarta, Jumat (31/10/2025). Menurutnya, pencapaian ini memperlihatkan bahwa zakat bukan hanya instrumen sosial untuk membantu masyarakat kurang mampu, tetapi juga instrumen pembangunan yang memiliki dampak jangka panjang terhadap kemajuan bangsa. “Melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS, kita membuktikan bahwa dana zakat mampu menjadi energi penggerak bagi kemajuan pendidikan, penelitian, dan kontribusi Indonesia di dunia global,” ucap Imdadun. Ia menambahkan, keberhasilan ini juga sejalan dengan Asta Cita nomor 4, yaitu pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan akses terhadap teknologi. “BAZNAS berkomitmen memperluas jangkauan beasiswa agar lebih banyak generasi muda Indonesia yang mendapat kesempatan menempuh pendidikan tinggi, termasuk di bidang-bidang strategis seperti riset, sains, dan teknologi. Kita ingin memastikan zakat menjadi modal sosial yang nyata dalam mencetak pemimpin dan ilmuwan masa depan bangsa,” tambahnya. Sebelumnya, Gerry, mahasiswa program doktoral di Saint Petersburg State University, menjadi orang Indonesia dan ASEAN pertama yang mengikuti penelitian Antarktika menggunakan kapal riset Icebreaker Akademik Tyroshnikov, bagian dari misi Russia Antarctic Expedition. Dalam ekspedisi tersebut, Gerry berkontribusi dalam penelitian geomorfologi Pulau King George untuk penyusunan dan revisi Atlas Geomorfologi Antarktika yang dikembangkan oleh Pemerintah Rusia. Keterlibatan ini menandai kontribusi penting anak bangsa dalam riset global yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pelestarian lingkungan kutub.
BERITA06/11/2025 | Humas BAZNAS DKI Jakarta
Menko Zulhas Apresiasi 'Senyum Teluk Jakarta', Program BAZNAS (BAZIS) DKI untuk Pacu Ekonomi Nelayan Kepulauan Seribu melalui Budidaya Kerapu Cantang
Menko Zulhas Apresiasi 'Senyum Teluk Jakarta', Program BAZNAS (BAZIS) DKI untuk Pacu Ekonomi Nelayan Kepulauan Seribu melalui Budidaya Kerapu Cantang
Menko Zulhas Apresiasi 'Senyum Teluk Jakarta', Program BAZNAS (BAZIS) DKI untuk Pacu Ekonomi Nelayan Kepulauan Seribu melalui Budidaya Kerapu Cantang Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, 29 Oktober 2025 — BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah meluncurkan dukungan penguatan ekonomi nelayan melalui pengembangan budidaya Ikan Kerapu Cantang di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Program ini, yang dikenal sebagai Senyum Teluk Jakarta (STJ), ditargetkan menjadi model ketahanan pangan dan kesejahteraan nasional. Dukungan sinergi yang diinisiasi oleh lembaga zakat produktif tersebut diwujudkan dengan penyerahan lima unit mesin pencacah pakan kepada lima kelompok Budidaya Ikan Kerapu Cantang, Tidung Mandiri. Acara penyerahan disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, Anggota Komisi VIII DPR RI, Sigit Purnomo, Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, serta Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar. Menko Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan kesejahteraan masyarakat kepulauan dan pemenuhan gizi anak. “Pemerintah ingin yang terbaik untuk rakyat. Kita ingin memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup dan berkualitas,” ujar Zulkifli Hasan seraya mengapresiasi program BAZNAS (BAZIS) DKI. Ia juga mengumumkan rencana pembangunan Dapur Makanan Bergizi (MBG) di Pulau Tidung dan pembentukan tempat pembibitan ikan kerapu cantang untuk mendukung ketahanan pangan daerah. Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyatakan kesiapan kementeriannya (KKP) untuk menjadikan budidaya ikan kerapu di Kepulauan Seribu sebagai model besar skala nasional pada tahun 2026. “Kita akan memperluas skala budidaya ikan kerapu. Target kami, tahun depan bukan hanya seribu keramba, tapi lebih dari itu,” tegas Trenggono. KKP berkomitmen penuh menyediakan wilayah khusus untuk keramba apung dan dukungan bibit, mendorong Pulau Tidung menjadi pusat penjualan utama ikan kerapu cantang. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, menjelaskan bahwa program Senyum Teluk Jakarta (STJ) merupakan implementasi nyata dari visi lembaga dalam mengembangkan zakat produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. “Kami berkomitmen memobilisasi dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung program produktif seperti ini. Tujuannya agar nelayan dan keluarganya tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh menjadi masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya,” kata Akhmad. Menurutnya, sektor perikanan Kepulauan Seribu memiliki potensi luar biasa untuk menjadi pilar baru ketahanan pangan dan sumber penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir DKI Jakarta. Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini, dukungan dari pemerintah pusat dan BAZNAS (BAZIS) DKI sangat berarti dalam memperkuat sektor perikanan dan kesejahteraan nelayan. Melalui kolaborasi strategis ini, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta mempertegas perannya sebagai penggerak ekonomi umat dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan.
BERITA06/11/2025 | Humas BAZNAS DKI Jakarta
BAZNAS (BAZIS) DKI dan Pemprov DKI Jakarta Kembali Tebus 1.238 Ijazah Warga Jakarta Senilai Rp 4,1 Miliar
BAZNAS (BAZIS) DKI dan Pemprov DKI Jakarta Kembali Tebus 1.238 Ijazah Warga Jakarta Senilai Rp 4,1 Miliar
BAZNAS (BAZIS) DKI Tebus 1.238 Ijazah Warga Jakarta Senilai Rp 4,1 Miliar Dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dari para muzaki, khususnya ASN Pemprov DKI dan masyarakat, kembali disalurkan melalui program tepat sasaran: pemutihan ijazah. Pada tahap keempat yang digelar awal Oktober ini, sebanyak 1.238 ijazah milik warga Jakarta yang sebelumnya tertahan di sekolah karena keterbatasan biaya berhasil ditebus dengan nilai mencapai Rp 4,1 miliar. Penyerahan ijazah dilakukan secara simbolis oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di SMP Strada Santo Fransiskus Xaverius 1, Koja, Jakarta Utara, Jumat (3/10) pagi. “Saya bersyukur dan bahagia bisa menyerahkan pemutihan ijazah sejumlah 1.238 yang kurang lebih kalau diuangkan Rp 4,1 miliar. Program ini penting agar anak-anak Jakarta bisa melangkah lebih maju tanpa terbebani ijazah yang tertahan,” ujar Pramono. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar, menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata pendayagunaan zakat untuk kepentingan pendidikan warga Jakarta. “Kami berkomitmen agar dana dari para muzaki dikelola secara amanah dan tepat sasaran. Pemutihan ijazah ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan ASN dan masyarakat bisa kembali membantu mereka yang membutuhkan, khususnya generasi muda agar bisa melanjutkan pendidikan dan kariernya tanpa hambatan administratif,” ungkap Akhmad. Sejak awal program, sudah ada 3.297 ijazah yang ditebus dalam empat tahap dengan total nilai Rp 12 miliar. Hingga akhir 2025, masih ada lebih dari 3.000 ijazah lagi yang akan ditebus melalui kerja sama Pemprov DKI dan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta. Dengan kolaborasi ini, Pemprov DKI dan BAZNAS (BAZIS) DKI memastikan dana zakat benar-benar memberi manfaat langsung, terutama membuka akses pendidikan yang lebih adil bagi seluruh warga Jakarta. #baznas #Zakat #Infaq #Sedekah #Tebus Ijazah #Beriman
BERITA03/10/2025 | Habibi Zein
Peletakan Batu Pertama Program Bedah Kawasan Wisata Marunda: Sinergi BAZNAS BAZIS DKI, PEMKOT JAKARTA UTARA, Dan Mitra Strategis Dorong Ekonomi Pesisir
Peletakan Batu Pertama Program Bedah Kawasan Wisata Marunda: Sinergi BAZNAS BAZIS DKI, PEMKOT JAKARTA UTARA, Dan Mitra Strategis Dorong Ekonomi Pesisir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) BAZIS Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan sejumlah mitra strategis meluncurkan pembangunan kawasan dengan melaksanakan Peletakan Batu Pertama Program Bedah Kawasan Wisata Marunda. Kegiatan yang berlokasi di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, ini merupakan komitmen bersama untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat nelayan dan UMKM di wilayah pesisir. Acara bersejarah ini dihadiri langsung oleh Walikota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Dr. Ahmad H. Abubakar, M.M., serta perwakilan dari mitra strategis, termasuk PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Karya Citra Nusantara, PT Astra Daihatsu Motor, dan PT PLN Indonesia Power. Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, Dr. Ahmad H. Abubakar, M.M., menyatakan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang terjalin. "Sinergi antara BAZNAS (BAZIS), Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, BUMD, dan pihak swasta adalah wujud nyata upaya peningkatan kesejahteraan. Program Bedah Kawasan Marunda Kepu ini diharapkan dapat mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat nelayan dan memperkuat UMKM di kawasan pesisir," ujarnya. Program yang di perkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp2,5 miliar dan mencakup area seluas 210 m⊃2; ini dirancang untuk menciptakan ruang usaha dan nilai tambah. Fasilitas utama yang akan dibangun meliputi, 20 stan UMKM untuk mendukung kegiatan usaha masyarakat lokal, Dermaga Apung sebagai akses vital untuk wisata bahari. Walikota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menegaskan bahwa Marunda adalah kawasan dengan kekayaan sejarah, budaya, dan potensi wisata yang luar biasa. "Program Bedah Kawasan Wisata Marunda ini merupakan langkah nyata untuk menghadirkan lingkungan yang tertata, ramah wisatawan, sekaligus membuka ruang-ruang baru bagi UMKM, seni budaya, dan pengembangan ekonomi masyarakat," kata Walikota. Secara simbolis, Walikota secara resmi memulai peletakan batu pertama, mengajak semua pihak untuk terus bersinergi mewujudkan Marunda sebagai destinasi wisata unggulan. Peletakan batu pertama ini tidak hanya menandai pembangunan fisik, tetapi juga menegaskan komitmen kolektif dalam menyambut 5 Abad Jakarta sebagai Kota Global. Sinergi BAZNAS BAZIS sebagai lembaga zakat yang terus berkomitmen melalui kolaborasi hadir untuk memberi manfaat bagi mereka yang membutuhkan, khususnya dalam memajukan kemandirian ekonomi masyarakat nelayan pesisir dan kawasan utara Jakarta.
BERITA02/10/2025 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Terima CSR Yummy Bites Senilai Rp1,2 Miliar untuk Perkuat Ketahanan Gizi Anak
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Terima CSR Yummy Bites Senilai Rp1,2 Miliar untuk Perkuat Ketahanan Gizi Anak
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Terima Bantuan CSR Yummy Bites Senilai Rp1,2 Miliar untuk Perkuat Ketahanan Gizi Anak Bangsa BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menerima bantuan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PT Leon Boga Sentosa melalui produk Yummy Bites. Bantuan ini berupa 30.000 pax atau 2.500 karton makanan bayi dengan nilai setara Rp1,2 miliar, yang akan digunakan untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di wilayah DKI Jakarta. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi tersebut. “Kolaborasi ini bukan sekadar pemberian bantuan, tetapi sinergi nyata antara dunia usaha dan lembaga zakat untuk melahirkan generasi sehat, kuat, dan cerdas. Bersama-sama kita mampu menurunkan angka stunting dan memperkuat ketahanan gizi keluarga di Indonesia,” ujarnya. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Kantor BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta. Bantuan makanan bayi ini akan difokuskan untuk intervensi gizi di wilayah prioritas, khususnya Jakarta Utara, Jakarta Timur, serta daerah padat penduduk, kawasan pesisir, dan kantong-kantong kemiskinan perkotaan. Devina Ayu, Business Development Head PT Leon Boga Sentosa (Yummy Bites), menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi pada isu gizi anak di Indonesia. “Kami percaya bahwa investasi terbaik bagi bangsa adalah pada generasi penerusnya. Melalui kolaborasi dengan BAZNAS (BAZIS), kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan asupan gizi, tetapi juga semangat baru bagi para keluarga untuk terus memperhatikan kesehatan anak-anak mereka,” kata Devina. Penyaluran bantuan akan diintegrasikan melalui sejumlah program unggulan BAZNAS yang memiliki pendekatan terpadu, di antaranya: BAZNAS (BAZIS) Tanggap Stunting, berupa intervensi gizi tambahan untuk ibu hamil, balita, dan bayi; Rumah Sehat BAZNAS, yang memberikan layanan kesehatan gratis serta edukasi pola hidup sehat bagi keluarga mustahik; dan Pemberdayaan Gizi Keluarga, berupa pelatihan pengolahan makanan bergizi murah berbasis bahan lokal. Selain wilayah prioritas, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta juga siap memperluas distribusi ke daerah lain di Jakarta yang membutuhkan, sesuai data stunting hasil koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah daerah. Melalui pendekatan terpadu yang melibatkan edukasi, layanan kesehatan, dan distribusi pangan bergizi, BAZNAS (BAZIS) berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi ibu dan anak dari keluarga kurang mampu, serta mendukung terwujudnya generasi bebas stunting di masa depan.
BERITA02/10/2025 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Berikan 5.600 Porsi Makanan untuk Kelompok Rentan Lewat Program Semua Bisa Makan
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Berikan 5.600 Porsi Makanan untuk Kelompok Rentan Lewat Program Semua Bisa Makan
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Berikan 5.600 Porsi Makanan untuk Kelompok Rentan Lewat Program Semua Bisa Makan BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan program Semua Bisa Makan sebagai bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat kelompok rentan. Tahun ini, sebanyak 5.600 porsi makanan siap santap dibagikan kepada lansia, fakir miskin, dan anak-anak yatim di seluruh wilayah DKI Jakarta. Program ini tidak hanya memberikan makanan kepada mereka yang membutuhkan, tetapi juga melibatkan warung-warung kecil di sekitar lokasi penyaluran. Dengan demikian, manfaat program terasa ganda: penerima terbantu dengan makanan bergizi, sementara pedagang kecil mendapat tambahan penghasilan untuk menggerakkan usahanya. Fiqi, relawan penyaluran, menyampaikan rasa syukur bisa ikut serta dalam kegiatan ini.“Alhamdulillah, program ini menjadi jembatan kebaikan. Terima kasih kepada para dermawan yang sudah menitipkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta. Dari setetes kebaikan yang Bapak/Ibu berikan, lahirlah ribuan senyum hari ini,” ujarnya. Kebahagiaan itu juga dirasakan oleh Ardi, siswa kelas 6 SD, salah satu penerima manfaat. Dengan wajah ceria, ia memeluk erat bungkusan makanan yang diterimanya.“Terima kasih banyak. Hari ini saya bisa membawa makanan pulang untuk dimakan bersama orang tua saya di rumah. Senang sekali bisa makan bareng keluarga,” kata Ardi penuh semangat. BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap program ini menjadi pengingat bahwa kebaikan sekecil apapun dapat memberi dampak besar. Dengan semangat dari warga, untuk warga, masyarakat diajak terus bergandengan tangan membantu mereka yang masih berjuang, agar semakin banyak senyum yang bisa terukir di wajah saudara-saudara kita. #baznas #Zakat #Infaq #Pemberdayaan Umat #Sedekah
BERITA12/09/2025 | Habibi Zein
Roda Kebaikan dari BAZNAS DKI Jakarta Yang Menguatkan Langkah Ibu Ai Tika
Roda Kebaikan dari BAZNAS DKI Jakarta Yang Menguatkan Langkah Ibu Ai Tika
Roda Kebaikan Yang Menguatkan Langkah Ibu Ai Tika Di sebuah rumah sederhana di Ciracas, Jakarta Timur, Ibu Ai Tika (63) menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran. Di tengah keterbatasan fisik dan ekonomi, secercah harapan hadir ketika BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyalurkan bantuan kursi roda untuk dirinya. Beban hidup Ibu Ai Tika begitu berat. Suaminya menderita stroke dan harus dibantu untuk beraktivitas sehari-hari. Sementara ia sendiri tengah berjuang melawan sakit pengapuran dan asam urat yang membuat langkahnya kian terbatas. Dalam keadaan itu, keluarga ini hanya bersandar pada penghasilan sang anak yang bekerja sebagai guru untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, membayar kontrakan, hingga menyalakan listrik rumah. “Bantuan kursi roda ini sangat berarti bagi kami. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur yang sudah membantu melalui BAZNAS BAZIS dengan rezeki yang berlimpah,” ucap Ibu Ai Tika dengan mata berkaca-kaca. Bagi Ibu Ai Tika, kursi roda ini bukan sekadar alat bantu. Ia adalah roda kebaikan yang berputar dari tangan para muzaki dan munfiq, lalu menguatkan langkahnya di tengah ujian hidup. BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah masyarakat kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Karena setiap bantuan yang sampai, sejatinya adalah wujud kasih sayang umat yang tak pernah berhenti berputar. Yuk Bantu kami agar program ini semakin luas manfaatnya dengan cara Klik : https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA12/09/2025 | Habibi Zein
Senyum Bahagia Ibu Sumiyati Setelah Menerima Bantuan Kaki Palsu BAZNAS BAZIS DKI Jakarta
Senyum Bahagia Ibu Sumiyati Setelah Menerima Bantuan Kaki Palsu BAZNAS BAZIS DKI Jakarta
Senyum Bahagia Ibu Sumiyati Setelah Menerima Bantuan Kaki Palsu BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Mpok Ncum (48 tahun) harus berjuang dengan luka kecil yang membesar akibat diabetes. Luka itu bukan hanya di kakinya, melainkan juga di hatinya, karena merenggut kebahagiaan-kebahagiaan sederhana yang dulu ia nikmati. Beraktivitas, bertemu teman di majelis taklim, atau sekadar jalan-jalan di taman, semuanya terasa jauh dari jangkauan. Namun, di tengah keterbatasan itu, cahaya harapan datang. Berkat kebaikan hati para Muzaki dan Donatur BAZNAS BAZIS DKI Jakarta, Mpok Ncum kini telah menerima bantuan kaki palsu. Senyum yang sempat pudar kini merekah kembali. Sebuah kalimat singkat, "makasih banget", yang dulu diucapkan dengan suara bergetar penuh haru, kini terasa lebih kuat dan penuh makna. Kalimat itu adalah ungkapan syukur atas kesempatan baru untuk kembali melangkah. Bantuan ini bukan sekadar alat bantu, melainkan nafas baru. Setiap langkah Mpok Ncum dengan kaki palsunya adalah bukti nyata bahwa kebaikan hati Bapak Ibu Donatur telah mengubah hidup seseorang. Ini adalah wujud nyata dari zakat dan sedekah yang tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menghidupkan kembali harapan.Terima kasih kepada seluruh Muzaki dan Donatur yang telah menjadi jembatan kebaikan ini. Kisah Mpok Ncum menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap bantuan, sekecil apa pun, mampu memberikan dampak yang sangat besar. Mari lanjutkan kebaikan ini. Jangan biarkan mereka merasa sendirian. Zakat dan donasi Anda bisa menjadi jembatan untuk membantu sesama, meringankan beban mereka, dan menghadirkan kembali senyum di wajah yang tengah berjuang. Mari tunaikan Zakat dan Donasi Terbaik Anda melalui donasi.baznasbazisdki.id.
BERITA11/09/2025 | Habibi Zein
Kementerian Agama RI bersama dengan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Canangkan Pulau Tidung Sebagai Kampung Zakat
Kementerian Agama RI bersama dengan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Canangkan Pulau Tidung Sebagai Kampung Zakat
Kementerian Agama RI bersama dengan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Canangkan Pulau Tidung Sebagai Kampung Zakat BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Bersama kementerian Agama dan Para Lembaga Amil Zakat meluncurkan Program Kampung Zakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA, dan Inkubasi Wakaf Produktif 2025 di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Program ini hadir di 7 lokasi (5 wilayah Kota Administrasi dan 2 titik di Kepulauan Seribu), masing-masing mendapat bantuan Rp50 juta dengan total Rp350 juta. Sebanyak 70 penerima manfaat akan mendampingi masyarakat di lingkungannya sehingga manfaat program menjangkau lebih luas. Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar, mengatakan: “Kami ingin menjadikan zakat sebagai energi kebaikan yang dirasakan masyarakat. Melalui Kampung Zakat, masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga diberi kesempatan untuk mandiri dan meningkatkan taraf hidupnya.” Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Prof. Dr. H. Waryono, menambahkan: “Sinergi BAZNAS (BAZIS) DKI dengan KUA, LAZ, dan masyarakat menjadi contoh nyata bagaimana zakat produktif memberi dampak luas bagi kesejahteraan umat.” Acara ini juga ditandai dengan penandatanganan MoU antara BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan Kementerian Agama RI, serta panen perdana ikan kerapu cantang di keramba binaan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta. Peluncuran di Pulau Tidung dihadiri jajaran Kementerian Agama RI, BAZNAS RI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, Camat Kepulauan Seribu Selatan, Lurah Pulau Tidung, serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Yuk sahabat, Bantu Kami agar program pemberdayaan ini semakin luas manfaatnya dengan cara Klik donasi.baznasbazisdki.id #baznas #Infaq #Zakat #Sedekah
BERITA11/09/2025 | Habibi Zein
Rakernas UPZ BAZNAS 2025 Hasilkan 10 Rekomendasi Perkuat Tata Kelola ZIS Nasional
Rakernas UPZ BAZNAS 2025 Hasilkan 10 Rekomendasi Perkuat Tata Kelola ZIS Nasional
Rakernas UPZ BAZNAS 2025 Hasilkan 10 Rekomendasi Perkuat Tata Kelola ZIS Nasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menggelar Rapat Kerja (Raker) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat nasional pada 9-10 September 2025 di Bogor, dengan menghasilkan sepuluh rekomendasi untuk memperkuat peran UPZ sebagai mitra utama BAZNAS dalam tata kelola Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) secara nasional. Rekomendasi tersebut dibacakan oleh Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta dihadapan seluruh perwakilan UPZ BAZNAS. Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP, jajaran Pimpinan BAZNAS RI, juga penerima BAZNAS Award 2025. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP menegaskan kegiatan Rakernas UPZ BAZNAS ini dalam rangka merumuskan langkah konkret untuk meningkatkan penghimpunan dan pengelolaan ZIS. "Kami harap resolusi ini bukan sekadar kata-kata, tetapi bagaimana ini menjadi langkah kita untuk tata kelola ZIS nasional yang berdampak dan berkelanjutan," kata Haji Mo, Rabu (10/9/2025). Melalui kegiatan ini, Haji Mo menegaskan, BAZNAS ingin memastikan pengelolaan zakat mampu menjawab tantangan sosial-ekonomi dengan lebih efektif. Karena itu, pihaknya mendorong UPZ agar semakin kompeten, berdampak nyata, dan berkelanjutan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bagi umat. "Kami juga berpesan kepada para amil di seluruh Indonesia untuk menjaga nama baik BAZNAS karena UPZ menjadi garda terdepan dalam memfasilitasi layanan zakat bagi pegawai di lingkungan instansi masing-masing,” imbuhnya. Berikut 10 Rekomendasi Rapat Kerja (RAKER) UPZ BAZNAS Tingkat Nasional Tahun 2025: 1. Mendorong penguatan profesionalisme UPZ melalui kebijakan pengembangan dan peningkatan kapasitas dan kompetensi Amil melalui sertifikasi Amil Zakat; 2. Memperkuat kelembagaan dan kedudukan BAZNAS RI sebagai lembaga pemerintah non-struktural (LNS) serta mewujudkan terintegrasinya UPZ BAZNAS tingkat nasional dengan segala elemen yang mendukung ekosistem pengelolaan zakat; 3. Mendorong transformasi digital dalam aspek perencanaan, pengumpulan, penyaluran, dan pelaporan melalui SIMBA UPZ; 4. Mendorong pimpinan di kementerian, lembaga, BUMN dan Swasta di masing-masing lembaga/instansinya untuk memberikan penguatan dalam aspek perencanaan, pengumpulan, penyaluran, dan pelaporan; 5. Mendorong peningkatan pengumpulan ZIS UPZ BAZNAS tingkat nasional tahun 2026 untuk mendukung Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045; 6. Memberikan prioritas dan penguatan kolaborasi program penyaluran ZIS-DSKL untuk program yang berdampak dan berkelanjutan seperti pemberdayaan ekonomi, beasiswa dan program lainnya; 7. Memasukkan branding BAZNAS dalam setiap media komunikasi UPZ dan melibatkan BAZNAS dalam agenda peresmian program di UPZ ; 8. Menguatkan penataan prosedur perencanaan, standar layanan, pelaporan dan pengelolaan zakat melalui implementasi Perbaznas No 2 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat; 9. Menjunjung penegakan kode etik amil, memperkuat pengendalian internal serta menjaga netralitas; 10. Berpartisipasi aktif menghadiri setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI dalam rangka menindaklanjuti hasil Rekomendasi RAKER UPZ BAZNAS Tingkat Nasional Tahun 2025.
BERITA11/09/2025 | Habibi Zein
BAZNAS Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2025
BAZNAS Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2025
BAZNAS Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sukses meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang TOP GRC Awards 2025, yakni TOP GRC Awards 2025 #3 Star dan Special Appreciation: The High Commites GRC on Public Institution 2025. TOP GRC Awards merupakan ajang penghargaan terbesar di Indonesia di bidang Governance, Risk, and Compliance (GRC). Kegiatan ini diselenggarakan setiap tahun oleh Majalah Top Business bekerja sama dengan Asosiasi GRC Indonesia, IRMAPA, ICoPI, dan PaGi, serta didukung oleh konsultan bisnis dan akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Bandung. Ajang ini diikuti ratusan institusi terkemuka di Indonesia dan menjadi tolak ukur penerapan tata kelola terbaik di berbagai sektor. Berdasarkan penilaian independen terhadap lebih dari 900 perusahaan, Dewan Juri menempatkan BAZNAS sebagai salah satu penerima penghargaan prestisius tahun ini. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, atau akrab disapa Haji Mo, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih BAZNAS. Ia menilai capaian ini merupakan pengakuan publik terhadap kinerja BAZNAS. “Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi BAZNAS untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan, demi mewujudkan lembaga zakat yang kredibel dan terpercaya,” ujar Haji Mo setelah menerima penghargaan tersebut, di Jakarta, Senin (8/9/2025). Ia mengatakan, penghargaan tersebut adalah wujud kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang mengelola zakat secara nasional. Menurutnya, kepercayaan ini harus dijaga dengan integritas dan transparansi penuh. “Pengakuan ini adalah amanah sekaligus tanggung jawab besar bagi kami untuk selalu berinovasi dan menjaga transparansi dalam setiap langkah. Penghargaan ini justru awal dari tantangan baru untuk bekerja lebih baik,” ucap Haji Mo. Haji Mo menambahkan, penghargaan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran BAZNAS, mulai dari pusat hingga daerah, yang terus berupaya mewujudkan visi kebangkitan zakat di Indonesia. Sinergi internal menjadi faktor penting dalam capaian yang diperoleh. “Kami dedikasikan penghargaan ini untuk seluruh masyarakat yang telah menaruh kepercayaan kepada BAZNAS dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya. BAZNAS RI akan terus menjaga amanah tersebut dengan sepenuh hati,” kata Haji Mo. Menurut Haji Mo, keberhasilan ini juga berkat dukungan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat luas yang bersinergi bersama BAZNAS. Kolaborasi lintas sektor dinilai mampu memperkuat peran zakat dalam pembangunan nasional. “Kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar zakat benar-benar mampu menghadirkan dampak besar dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat. Kami berharap penghargaan ini menjadi penyemangat semua pihak untuk mendukung kebangkitan zakat di Indonesia,” katanya. #baznas #Infaq #Zakat #Sedekah
BERITA11/09/2025 | Habibi Zein
BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Gelar Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar
BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Gelar Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar
BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta melalui unit BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana (BBTB) menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar di Bumi Perkemahan Pramuka (Buperta) Cibubur pada 29–31 Agustus 2025. Pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas relawan BAZNAS BAZIS dari lima wilayah kota dan satu kabupaten di DKI Jakarta, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), remaja masjid, serta organisasi sosial kemasyarakatan. Selama tiga hari, peserta mendapatkan pembekalan materi meliputi: alur koordinasi posko kebencanaan, manajemen posko tingkat dasar, manajemen bencana terintegrasi dengan dokumentasi dan reportase, penguatan jejaring relawan, hingga keterampilan praktis seperti pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan pencegahan bahaya kebakaran dasar. Para narasumber berasal dari berbagai unsur, antara lain Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Tim BAZNAS Tanggap Bencana RI, Edukasi Pemadam Kebakaran (Edu Damkar), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kehadiran mereka memberikan wawasan yang komprehensif bagi peserta, baik dari aspek koordinasi kelembagaan maupun keterampilan teknis di lapangan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS BAZIS Provinsi DKI Jakarta, yaitu: • Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M. (Ketua) • DR. KH. A. Nur Alam Bakhtir, M.A. (Pimpinan Bidang I) • Ir. H. M. Bahaudin, S.Pd.I., S.E. (Pimpinan Bidang II) • Prof. Dr. H. Bunyamin, M.Pd.I. (Pimpinan Bidang IV)- R. Wisnu (Kepala Pelaksana Wilayah - BAZNAS (BAZIS) Kota Adm. Jakarta Utara)- ?dan para perwakilan Kepala Pelaksana Wilayah Kota dan Kab. Kep. Seribu Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS BAZIS Provinsi DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M., berpesan agar panitia memperhatikan waktu salat sehingga para peserta dapat tetap menunaikan salat lima waktunya. Beliau juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kedisiplinan sekaligus melahirkan relawan yang tanggap dan tangguh dalam menghadapi bencana. Melalui pelatihan ini, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta berharap dapat mencetak relawan yang siap siaga dan berdaya tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial kemasyarakatan dalam penanggulangan bencana di DKI Jakarta. yuk bantu kami agar program ini semakin luas manfaatnya dengan Klik https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA03/09/2025 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum Afwan Kurniawan
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum Afwan Kurniawan
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum Afwan Kurniawan Duka mendalam menyelimuti keluarga Almarhum Afwan Kurniawan, korban insiden tragis di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8). Sebagai bentuk kepedulian dan belasungkawa, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyerahkan santunan senilai Rp25 juta kepada keluarga Almarhum di rumah duka, Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat. Penyerahan dilakukan oleh Ahmad Nurminto, Kabid Pendistribusian BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, didampingi Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Dikmental) Setda Provinsi DKI Jakarta, Fajar Eko Satriyo, serta pengurus RW setempat. “BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga santunan ini bisa menjadi penguat bagi keluarga yang sedang berduka. Kami berdoa semoga Almarhum husnul khotimah dan keluarga diberi ketabahan serta kekuatan,” ujar Nurminto. Afwan Kurniawan berpulang setelah terlindas kendaraan taktis Brimob di tengah situasi kericuhan saat aksi demo. Kepergiannya meninggalkan duka yang dalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia. BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk selalu hadir memberikan kepedulian dan bantuan bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah dan kesedihan. #baznas #Zakat #demo jakarta #Infaq #Sedekah #santunan ojol
BERITA03/09/2025 | Habibi Zein
BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza
BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza
BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan lembaga sosial Mesir, Mishr Al Kheir Foundation, kembali menyalurkan 15.000 paket bantuan bahan pokok untuk warga Palestina di Gaza, yang dikirimkan menggunakan 10 truk melalui jalur darat menuju perbatasan Rafah. Adapun 10 truk yang mengangkut bantuan ini diberangkatkan dalam dua tahap, yakni 5 truk pada 19 Agustus 2025 dari Kairo dan 5 truk lainnya pada 28 Agustus 2025. Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat Gaza di tengah blokade dan keterbatasan akses. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, BAZNAS terus berupaya memberikan bantuan bagi rakyat Palestina yang masih menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan. “Alhamdulillah, melalui kerja sama dengan Mishr Al Kheir, 15.000 paket bantuan bisa kita kirimkan, dan semoga tidak ada kendala pengiriman. Mudah-mudahan bantuan ini mampu meringankan beban saudara-saudara kita di Gaza,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Selasa (2/9/2025). Kiai Noor menegaskan, bantuan yang dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia ini merupakan amanah yang harus benar-benar sampai kepada warga Gaza yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan keberkahan dari donasi masyarakat Indonesia bisa dirasakan secara luas oleh rakyat Palestina,” ucap Kiai Noor. Sementara itu, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI yang saat ini berada di Mesir, Faisal Qosim, Lc., menjelaskan, tim BAZNAS RI bersama KBRI Kairo melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengiriman sampai ke check point pertama di Nafaq, memasuki terowongan Laut Merah menuju El Arish dan Rafah. “Mulai dari titik ini, kawasan sudah masuk kategori red zone sehingga tidak ada pihak tanpa izin yang boleh masuk. Nantinya 10 truk bantuan ini akan bergabung dengan konvoi nasional sebanyak 5.000 truk yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sosial Republik Arab Mesir,” terang Faisal.
BERITA03/09/2025 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gandeng PT Pembangunan Jaya Ancol Jalin Kerja Sama Optimalisasi ZIS
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gandeng PT Pembangunan Jaya Ancol Jalin Kerja Sama Optimalisasi ZIS
BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Utara Gandeng PT Pembangunan Jaya Ancol Jalin Kerja Sama Payroll ZIS dan CSR Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) BAZIS Kota Administrasi Jakarta Utara bersama Tim CSR & Retail menghadiri undangan PT Pembangunan Jaya Ancol dan Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol dalam rangka pembahasan tindak lanjut kerja sama strategis terkait penghimpunan dana melalui Corporate Social Responsibility (CSR) serta skema payroll zakat, infak, dan sedekah (ZIS) karyawan Ancol. Pertemuan ini dihadiri oleh Ibu Rika, Divisi Corporate Office and Investor Relation CSR PT Pembangunan Jaya Ancol; Bapak Hadi, Ketua Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol; Bapak Martua Hami Siregar, Pengurus Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol; serta Tim Human Capital PT Pembangunan Jaya Ancol. Hadir juga Ketua Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Utara, Wisnu Cakraningrat, dan Kasi CSR & Retail, Yudiono, bersama tim. Kerja sama ini akan melibatkan Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol sebagai pelaksana teknis, dengan ruang lingkup yang mencakup penghimpunan, pendayagunaan, dan pendistribusian ZIS. Tujuannya adalah agar dana yang terkumpul dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jakarta Utara melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. “Kami menyambut baik kolaborasi ini karena akan memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Bersama PT Pembangunan Jaya Ancol dan Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol, kami optimistis program ini mampu menghadirkan dampak nyata,” ujar Wisnu Cakraningrat, Ketua Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Utara. Sementara itu, Ibu Rika, Divisi Corporate Office and Investor Relation CSR PT Pembangunan Jaya Ancol, menegaskan bahwa kerja sama dengan BAZNAS (BAZIS) Jakarta Utara merupakan langkah strategis yang sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat luas. “Bagi kami di PT Pembangunan Jaya Ancol, kolaborasi dengan BAZNAS (BAZIS) ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas. Melalui skema payroll ZIS dan program CSR yang terarah, kami berharap sinergi ini dapat menjadi langkah konkret dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Utara.” Kesepakatan ini akan segera dituangkan dalam bentuk Nota Kesepahaman (MoU) yang akan ditandatangani bersama dalam waktu dekat. Diharapkan melalui kemitraan ini tercipta sinergi positif antara perusahaan, lembaga sosial, dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi serta memperkuat solidaritas sosial di wilayah Jakarta Utara. #baznas #Zakat #Sedekah #Infaq
BERITA03/09/2025 | Habibi Zein
BAZNAS DKI Jakarta Turut Hadir di Rakornas Guna Perkuat Sinergi Zakat, Sukseskan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
BAZNAS DKI Jakarta Turut Hadir di Rakornas Guna Perkuat Sinergi Zakat, Sukseskan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
BAZNAS DKI Jakarta Turut Hadir di Rakornas Guna Perkuat Sinergi Zakat, Sukseskan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045 Jakarta, 26 Agustus 2025 – Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Selasa (26/8). Rakornas yang berlangsung pada 26–29 Agustus ini mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai bentuk dukungan terhadap agenda Indonesia Emas 2045. Acara turut dihadiri Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., jajaran pimpinan BAZNAS RI, serta perwakilan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Indonesia. Pimpinan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta juga hadir aktif dalam forum nasional ini sebagai wujud komitmen memperkuat sinergi zakat di tingkat daerah. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI menegaskan bahwa Rakornas menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi zakat sebagai instrumen transformasi sosial demi kesejahteraan umat. Hal ini sejalan dengan misi Asta Cita dalam membangun SDM unggul, mengurangi kemiskinan, serta memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. BAZNAS mencatat penghimpunan zakat nasional meningkat signifikan, dari Rp12,43 triliun pada 2020 menjadi Rp40,53 triliun pada 2024, dengan jumlah muzaki mencapai 28,46 juta jiwa. Transformasi tata kelola juga terus diperkuat melalui digitalisasi, peningkatan kualitas SDM, serta penerapan Indeks Zakat Nasional (IZN) sebagai ukuran kinerja dan dampak zakat. Sebagai rangkaian kegiatan, Rakornas 2025 juga menghadirkan BAZNAS Awards yang memberikan hampir 1.000 penghargaan kepada BAZNAS daerah, lembaga amil zakat (LAZ), tokoh publik, dan mitra perusahaan yang berkontribusi besar dalam penguatan ekosistem zakat nasional. #baznas #Infaq #Zakat #Rakornas Baznas #Sedekah
BERITA27/08/2025 | Habibi Zein
Difabis Coffee & Tea Milik BAZNAS DKI Jakarta Jadi Favorit di Rakornas BAZNAS 2025
Difabis Coffee & Tea Milik BAZNAS DKI Jakarta Jadi Favorit di Rakornas BAZNAS 2025
Difabis Coffee & Tea Milik BAZNAS DKI Jakarta Jadi Favorit di Rakornas BAZNAS 2025 Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, tidak hanya menjadi forum koordinasi strategis, tetapi juga menghadirkan inspirasi dari hadirnya Difabis Coffee & Tea. Selama kegiatan berlangsung pada 26–29 Agustus 2025, stand Difabis Coffee & Tea selalu dipadati peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Keunikan Difabis terletak pada barista Tuli profesional yang meracik kopi dan teh dengan penuh ketelitian serta keahlian tinggi. “Racikan Difabis luar biasa dan penuh karakter,” ujar Bahman, salah satu peserta dari BAZNAS Yogyakarta. “Program Caffe Difabis ini adalah contoh nyata pemberdayaan yang berdampak. Bukan hanya menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga menunjukkan bagaimana keterampilan dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi umat,” ungkapnya. Hadirnya Difabis Coffee & Tea menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya. Justru, dari keterbatasan lahir keistimewaan yang mampu menginspirasi banyak orang. program Difabis ini dapat terwujud atas kepercayaan Para ASN yang telah menunaikan Zakat, Infaq dan sedekahnya melalui BAZNAS BAZIS DKI Jakarta. semoga Zakat, Infaq dan Sedekah yang dikeluarkan dapat menjadi pembersih harta dan keberkahan untuk para Muzakki Yuk bantu kami agar program pemberdayaan disabilitas ini semakin luas manfaatnya dengan tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekah terbaikmu melalui https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA27/08/2025 | Habibi Zein
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025 Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Forum tahunan ini mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai dukungan terhadap agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Turut hadir dalam pembukaan Rakornas, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, serta jajaran pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan Rakornas BAZNAS menjadi momentum penting dan tepat untuk menyinergikan program zakat dengan Asta Cita yang diharapkan bisa memberi dampak langsung dan nyata pada kesejahteraan yang merata bagi umat. “Tema Rakornas 2025 mengandung makna besar agar zakat benar-benar menjadi instrumen transformasi sosial yang mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan mendukung Asta Cita,” ujar Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, dukungan BAZNAS terhadap Asta Cita terwujud melalui berbagai program nyata yang sejalan dengan misi pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, hingga pembangunan inklusif dan berkeadilan. “Melalui Rakornas ini, kita meneguhkan tekad bahwa BAZNAS akan terus bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk memastikan zakat benar-benar menjadi pilar yang menopang pencapaian Asta Cita serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan visi Indonesia Emas 2045,” ucap Kiai Noor. Ia menambahkan, BAZNAS berhasil menunjukkan kinerja penghimpunan yang meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir. Menurutnya, zakat semakin mendapat tempat di hati masyarakat sebagai instrumen keadilan sosial. “Penghimpunan zakat nasional naik signifikan, dari Rp12,43 triliun pada 2020 menjadi Rp40,53 triliun di 2024. Di tingkat pusat, pengumpulan meningkat dari Rp517 miliar pada 2021 menjadi Rp1,12 triliun pada 2024, dengan target Rp1,35 triliun pada 2025,” ucap Kiai Noor. Pada kesempatan itu, Kiai Noor juga mengungkapkan, jumlah muzaki terus bertambah hingga mencapai 28,46 juta jiwa pada 2024. Ia menilai, angka tersebut mencerminkan peningkatan kesadaran berzakat di tengah masyarakat. Selain itu, kata Kiai Noor, BAZNAS memperkuat tata kelola zakat melalui transformasi digital, peningkatan kualitas SDM amil, serta penguatan koordinasi nasional. Terlebih, lanjutnya, Indeks Zakat Nasional (IZN) kini sudah diakui sebagai salah satu indikator pembangunan daerah oleh Bappenas. BAZNAS juga tercatat aktif di level internasional, terutama dalam kontribusi kemanusiaan untuk Palestina. Hingga Juli 2025, BAZNAS telah menghimpun sebanyak Rp375 miliar dan menyalurkan Rp120 miliar untuk membantu lebih dari 670 ribu penerima manfaat di Gaza. “Kita patut bangga karena logo BAZNAS kini dikenal di kancah internasional sebagai simbol kepedulian bangsa Indonesia,” kata Kiai Noor. Rakornas BAZNAS 2025 turut menghadirkan BAZNAS Awards yang memberikan hampir 1.000 penghargaan kepada berbagai pihak, mulai dari BAZNAS daerah, lembaga amil zakat (LAZ), tokoh publik, hingga mitra perusahaan. Menurut Kiai Noor, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus pemacu semangat bagi semua elemen penggerak zakat. “Harapan besar dari Rakornas ini adalah lahirnya langkah-langkah konkret yang semakin memajukan pengelolaan zakat di Indonesia. Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi bagian dari gotong royong bangsa untuk menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan,” tegasnya. Rakornas kali ini juga menjadi penanda berakhirnya masa kepemimpinan BAZNAS periode 2020–2025. Kiai Noor menyampaikan agar estafet kepemimpinan berikutnya tetap menjaga dan mengembangkan inovasi yang telah dibangun. “Kami memohon doa dan dukungan agar kepemimpinan berikutnya dapat membawa BAZNAS semakin kokoh dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat serta pembangunan bangsa,” pungkasnya. Hadir dalam Rakornas BAZNAS 2025, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, Pimpinan Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM, serta Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. KH. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S, M.Ec, Ph.D., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 BAZNAS RI saat ini dijabat oleh Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si. #baznas #Infaq #Zakat #Sedekah
BERITA27/08/2025 | Habibi Zein
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. DKI Jakarta.

Lihat Daftar Rekening →