WhatsApp Icon
Bahagianya Ibu Muhinah Melihat Rumahnya Kembali Dibangun Oleh BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Timur

Bahagianya Ibu Muhinah Melihat Rumahnya Kembali Dibangun Oleh BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Timur

Bahagianya Ibu Muhinah Melihat Rumahnya Kembali Dibangun Oleh BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Timur

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bazis Kota Administrasi Jakarta Timur merampungkan Program Bedah Rumah bagi warga dhuafa di Kampung Baru RT 001 RW 07, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Rampungnya program ditandai pengguntingan pita sekaligus penyerahan kunci rumah kepada penerima manfaat, Muhinah. Penyerahan kunci dilakukan langsung Camat Cakung Rohmad, Jumat (4/9/2026), setelah proses renovasi berlangsung selama kurang lebih satu bulan.

Sebelumnya, rumah yang ditempati Muhinah berada dalam kondisi tidak layak huni. Kondisi bangunan yang rusak dan kerap mengalami kebocoran bahkan dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan penghuni.

“Alhamdulillah, dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrohim, penyerahan kunci bedah rumah untuk Ibu Muhinah kita serahterimakan. Semoga ini dapat menjadi hunian yang sangat membahagiakan ke depannya," ujar Rohmad.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas Bazis Kota Administrasi Jakarta Timur yang telah menyalurkan donasi keumatan melalui program bedah rumah. Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya di Kecamatan Cakung, untuk terus meningkatkan kepedulian dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Bazis Jakarta Timur.

"Untuk sesama, mari kita berbagi kebahagiaan. Semoga kepedulian masyarakat dapat terus ditingkatkan sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan bisa mendapatkan manfaat," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Wilayah Baznas Bazis Kota Administrasi Jakarta Timur, Eka Nafisah, mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya pembangunan rumah tersebut sehingga kini dapat kembali digunakan sebagai hunian yang lebih layak dan aman.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil asesmen awal, kondisi rumah Muhinah sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah dan kerap bocor. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan bangunan ambruk.

"Alhamdulillah, pembangunan bedah rumah ini telah rampung. Sebelumnya berdasarkan asesmen, kondisinya rusak parah dan kerap bocor sehingga dikhawatirkan ambruk. Kini kita melihat bersama bangunannya sudah jauh lebih baik dan tentunya menghadirkan senyuman kebahagiaan bagi penerima manfaat," kata Eka.

Muhinah selaku penerima manfaat mengaku sangat bersyukur atas bantuan bedah rumah yang diterimanya. Ia mengatakan, kondisi rumah yang sebelumnya kerap bocor dan membuatnya khawatir kini telah berubah menjadi hunian yang lebih nyaman.

"Terima kasih banyak Baznas Bazis Jakarta Timur. Saya sangat bersyukur sekali. Dulu rumah bocor dan khawatir ambruk, sekarang sudah direnovasi dan sangat menggembirakan," tandas Muhinah. (AJ)

08/09/2026 | Kontributor: Habibi Zein
BAZNAS Hadirkan Layanan Dukungan Psikososial Bagi Anak-Anak Penyintas Gempa di NTT

BAZNAS Hadirkan Layanan Dukungan Psikososial Bagi Anak-Anak Penyintas Gempa di NTT

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan Layanan Dukungan Psikososial bagi anak penyintas bencana gempa bumi di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyebut pendampingan psikososial ini difokuskan untuk memulihkan trauma serta memulihkan kondisi emosional anak-anak di wilayah terdampak.

"Pendampingan psikososial ini sangat krusial agar anak-anak penyintas gempa dapat mengikis rasa cemas berlebih dan kembali ceria di tengah situasi darurat," jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Selasa (1/9/2026).

Idy menegaskan BAZNAS berkomitmen untuk terus mendampingi warga terdampak gempa tidak hanya pada pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga pemulihan kondisi mental para korban, khususnya kelompok rentan.

Ia juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas dan bergotong royong dalam menyalurkan bantuan demi mempercepat pemulihan para penyintas gempa di Nusa Tenggara Timur.

"Kami ingin memastikan seluruh hak anak-anak terdampak bencana tetap terpenuhi, termasuk hak mereka untuk mendapatkan rasa aman serta perlindungan jiwa," tutur Idy.

Hingga 31 Agustus 2026 operasi tanggap bencana di NTT, BAZNAS telah mengerahkan 90 personel lapangan, tim Rumah Sehat BAZNAS, armada operasional, dan Pos BAZNAS Tanggap Bencana guna melayani warga di enam kabupaten terdampak, yaitu Nagekeo, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, dan Sikka.

Selain itu, BAZNAS juga telah mengoperasikan 53 pos layanan kemanusiaan, mendistribusikan  52.550 porsi makanan lewat dapur umum berkapasitas 7.450 porsi per hari, dapur air 3.500 cup per hari, 928 paket logistik keluarga, perlengkapan kebersihan, selimut, terpal, sekolah darurat, hingga layanan kesehatan bagi 619 pasien di 7 titik penanganan.

04/09/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Ekspedisi Sehatkan NTT, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Dokter Spesialis Berikan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga

Ekspedisi Sehatkan NTT, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Dokter Spesialis Berikan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga

MANGGARAI TIMUR, 2 September 2026 — Di tengah suasana pemulihan pascagempa bumi, akses layanan kesehatan menjadi kebutuhan penting bagi warga terdampak. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta bergerak mendekatkan pelayanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (2/9/2026).

Tim medis BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta hadir dengan membawa layanan pemeriksaan, konsultasi, dan pengobatan gratis bagi warga. Tim tersebut terdiri atas Dokter Spesialis Anak dr. Ardi, Dokter Umum dr. Iqbal, serta Dokter Spesialis Kulit/Estetik dr. Adli Arhani.

Kehadiran para dokter di tengah masyarakat menjadi bagian dari respons kemanusiaan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta pascagempa. Bukan sekadar membawa bantuan, tim medis hadir untuk mendengarkan keluhan warga, memeriksa kondisi kesehatan, memberikan konsultasi, hingga memastikan pasien memperoleh obat sesuai kebutuhan.

Dari pelayanan yang dilakukan di lapangan, sejumlah keluhan kesehatan ditemukan pada warga dewasa dan lansia. Keluhan yang banyak dijumpai antara lain pegal-pegal atau myalgia serta hipertensi. Sementara pada anak-anak, keluhan yang dominan meliputi diare, batuk, pilek, dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dokter Spesialis Anak BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, dr. Ardi, mengatakan pelayanan kesehatan di lokasi bencana penting dilakukan karena kondisi lingkungan pascagempa dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai keluhan kesehatan, khususnya pada anak-anak.

“Anak-anak cukup rentan dalam kondisi pascabencana. Karena itu, pemeriksaan sejak awal penting untuk mengetahui keluhan yang dialami dan memberikan penanganan yang sesuai. Kami berharap kehadiran tim medis ini dapat membantu warga, terutama anak-anak, tetap mendapatkan layanan kesehatan meskipun sedang berada dalam situasi pemulihan,” ujar dr. Ardi.

Bagi sebagian warga, kedatangan tim medis menjadi ruang untuk kembali mendapatkan perhatian setelah melalui situasi sulit akibat bencana. Pemeriksaan dilakukan secara langsung, disertai konsultasi dan pemberian obat-obatan secara gratis. Layanan ini diharapkan membantu warga menjaga kesehatan sekaligus mendukung proses pemulihan setelah gempa.

Pimpinan Bidang IV BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Prof. Bunyamin, mengatakan kehadiran tim medis merupakan wujud kepedulian masyarakat Jakarta kepada warga NTT yang sedang menghadapi masa sulit.

“Terima kasih kepada seluruh donatur, muzaki, mustahik, dan masyarakat DKI Jakarta yang telah bergotong royong mendukung aksi kemanusiaan ini. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta Mas Pram dan Wakil Gubernur Bang Doel atas dukungan yang diberikan. Semoga kehadiran tim medis dan bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di NTT,” ujar Prof. Bunyamin.

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta memastikan respons kemanusiaan akan terus diperkuat, tidak hanya melalui penyaluran bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga layanan kesehatan dan pendampingan langsung bagi masyarakat terdampak. Di tengah proses pemulihan, kehadiran tersebut menjadi ikhtiar untuk memastikan warga NTT tidak merasa berjalan sendiri menghadapi dampak bencana.

04/09/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Dari Dapur Umum BAZNAS, Penyintas Gempa NTT Bangkit dan Menguatkan Sesama

Dari Dapur Umum BAZNAS, Penyintas Gempa NTT Bangkit dan Menguatkan Sesama

 

Dapur Umum Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menjadi saksi semangat para relawan dan masyarakat, termasuk di antaranya Mashita, penyintas gempa yang berprofesi sebagai seorang guru di Pondok Pesantren Pancasila Reok yang memilih tetap mengulurkan tangan, meskipun masih diselimuti duka akibat gempa.

 

Warga Desa Salama,Kecamatan Reok (Reo), Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur itu harus menerima kenyataan pahit rumah tempatnya bernaung Bersama keluarga harus hancur akibat gempa. Kedua orang tuanya pun masih bertahan di posko pengungsian karena belum memungkinkan kembali ke rumah.

 

Saat gempa terjadi, Mashita sedang berada di Pondok Pesantren Pancasila Reok, tempatnya mengajar. Ketika tanah berguncang hebat, ia bersama para santri berhamburan mencari tempat aman. Dalam keadaan panik, Mashita memilih memastikan para santri selamat sebelum memikirkan keselamatan dirinya.

 

Setelah semua santri berkumpul di tempat terbuka, barulah pikirannya tertuju kepada kedua orang tuanya di rumah. Ia segera menghubungi mereka dan bersyukur mengetahui keduanya selamat. Bagi Mashita, rumah yang rusak masih bisa dibangun kembali, sementara keselamatan keluarga jauh lebih berharga.

 

Di tengah kondisi itu, Mashita tidak memilih berdiam diri. Saat BAZNAS membuka dapur umum di Pondok Pesantren Pancasila Reok, Mashita ikut menjadi relawan. Setiap pagi selepas salat Subuh, ia bersama relawan lainnya menyiapkan makanan untuk para penyintas.

 

Sebanyak 250 porsi makanan disiapkan setiap harinya untuk segara didistribusikan ke kampung dan posko mandiri yang belum mendapatkan bantuan atau logistiknya belum masuk. 

 

Bagi Mashita, seporsi makanan bukan sekadar bantuan pangan, tetapi juga bentuk kepedulian bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit.

 

"Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada BAZNAS yang sudah menyediakan dapur umum. Ini sangat membantu, baik bagi warga sekitar maupun bagi saya pribadi," ujar Mashita.

 

Sebagai penyintas, Mashita memahami betul bagaimana rasanya kehilangan rasa aman. Namun, pengalaman itu justru membuatnya semakin terdorong membantu warga lain yang mengalami kondisi serupa.

 

"Walaupun rumah saya terdampak dan sebagian runtuh, semangat saya tidak akan pernah runtuh untuk membantu teman-teman yang juga terdampak. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain," katanya.

 

Menurutnya, dapur umum BAZNAS menjadi ruang untuknya dan warga NTT bangkit. Ia tidak hanya menerima bantuan sebagai penyintas, tetapi juga ikut membantu menyiapkan dan menyalurkan bantuan bagi warga lainnya.

 

Rumahnya mungkin belum bisa kembali seperti semula. Kedua orang tuanya pun masih berada di posko. Namun, di tengah kehilangan itu, Mashita memilih tetap bergerak.

 

Dari dapur umum BAZNAS, Mashita belajar bahwa bangkit tidak selalu berarti kembali memiliki rumah yang utuh. Terkadang, bangkit berarti tetap mampu mengulurkan tangan kepada sesama, meski diri sendiri sedang berada dalam keterbatasan.

 

"Harapan saya ke depan ada uluran tangan dari para dermawan yang ikhlas membantu para penyintas gempa. Bantuan tersebut tidak harus sekaligus, tetapi bisa diberikan secara perlahan, bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk teman-teman lain yang rumah dan kehidupannya terdampak gempa," ucapnya.

27/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS DKI Jakarta
BAZNAS Salurkan Bantuan Paket Logistik Keluarga bagi Penyintas Gempa di NTT

BAZNAS Salurkan Bantuan Paket Logistik Keluarga bagi Penyintas Gempa di NTT

 

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan 500 Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada korban bencana gempa di Posko Golo Conggo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (24/8/2026).

 

Paket Logistik Keluarga yang disalurkan berisi sejumlah kebutuhan pangan, di antaranya beras, minyak, gula, biskuit, dan mi instan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama keluarga yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan pangan selama masa tanggap darurat.

 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada warga di Posko Golo Conggo. Penyaluran bantuan itu turut disaksikan Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang dan Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. yang juga meninjau kondisi masyarakat terdampak gempa di wilayah tersebut.

 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. mengatakan, BAZNAS akan terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa, khususnya yang berada di pengungsian, tetap terpenuhi. 

 

"Akibat bencana ini semua serba terbatas. Meskipun demikian, kebutuhan makan, air, tempat pengungsian, dan kebutuhan dasar lainnya harus kita upayakan tersedia. Jangan sampai ada korban berjatuhan akibat kurangnya kebutuhan dasar bagi penyintas gempa, terutama warga yang berada di tenda pengungsian," ujar Idy.

 

Idy menyampaikan, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu prioritas dalam penanganan masyarakat terdampak bencana. Untuk sementara ini, BAZNAS menargetkan pendistribusian paket sembako hingga 1.000 paket bagi para penyintas gempa. Bantuan tersebut akan diberikan secara bertahap sesuai dengan kondisi di lapangan.

 

"Sejumlah bantuan terus dikerahkan BAZNAS untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Bantuan tersebut meliputi makanan, dapur umum, dapur air, masjid darurat, hingga layanan kesehatan. Dan semua bantuan tersebut masih terus berlangsung," jelas Idy.

 

Idy menegaskan, BAZNAS akan terus memantau kondisi penyintas gempa di sejumlah wilayah NTT untuk memastikan dukungan yang diberikan tetap tepat sasaran dan sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.

 

"BAZNAS mengucapan terima kasih kepada para muzaki kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS. Mari kita terus menguatkan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, "ujarnya .

 

Sementara itu, salah seorang penerima manfaat sekaligus penyintas gempa NTT yang berprofesi sebagai Kepala Madrasah Diniyah di Pondok Pesantren Pancasila Reok, Kamaruddin Abdullah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan BAZNAS. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarganya selama berada di pengungsian.

 

"Terima kasih kepada BAZNAS yang sudah membantu kami, terutama para muzaki yang telah membantu melalui BAZNAS. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu. BAZNAS dari NTB menyediakan makanan dan logistik untuk kebutuhan kami. Selama beberapa hari, kami disediakan makanan," kata Kamaruddin.

 

"Ada juga Rumah Sehat BAZNAS dari tim yang berasal dari Sulawesi, termasuk tim dokter. Alhamdulillah, kami diberikan obat-obatan yang membantu memberikan sedikit kesembuhan kepada kami," ujarnya.

27/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS DKI Jakarta

Berita Terbaru

Senyum Bahagia Ibu Warna Ningsih Warga Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat melihat rumahnya selesai di Bedah BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat
Senyum Bahagia Ibu Warna Ningsih Warga Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat melihat rumahnya selesai di Bedah BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat
Senyum Bahagia Ibu Warna Ningsih Warga Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat melihat rumahnya selesai di Bedah BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Baznas (Bazis) resmi meresmikan program bedah rumah yang diperuntukkan bagi Ibu Warna Ningsih di Jalan Bojong Raya RT 003 RW 04 Kelurahan Rawa Buaya Kecamatan Cengkareng Kota Administrasi Jakarta Barat. Acara peresmian ini berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, di hadiri oleh berbagai pihak, termasuk pejabat setempat dan anggota DPRD. Peresmian bedah rumah ini merupakan langkah nyata untuk mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Dalam sambutannya, Simson, Plt. Camat Kecamatan Cengkareng, menyampaikan harapannya bahwa program bedah rumah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. "Bedah rumah ini akan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat," ungkap Simson. Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DPRD yang turut mendukung pelaksanaan program tersebut. Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan kedepannya akan semakin banyak rumah yang diperbaiki dan masyarakat dapat merasakan manfaat dari program ini. Kegiatan bedah rumah ini diharapkan tidak hanya sebatas perbaikan fisik, melainkan juga dapat memberikan dampak positif bagi kualitas hidup Ibu Warna Ningsih dan keluarga, serta menjadi inspirasi bagi warga lainnya untuk bersama-sama mendukung terciptanya lingkungan yang lebih baik di Jakarta Barat. Bantu Kami agar Program ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekah Terbaikmu melalui : https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA19/05/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Bantu Kursi Roda untuk Ibu Sri, Kembalikan Harapan dan Kemandirian Melalui Zakat
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Bantu Kursi Roda untuk Ibu Sri, Kembalikan Harapan dan Kemandirian Melalui Zakat
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Bantu Kursi Roda untuk Ibu Sri, Kembalikan Harapan dan Kemandirian Melalui Zakat Melalui dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat prasejahtera. Kali ini, lembaga menyalurkan satu unit kursi roda kepada Ibu Sri Purwaningsih (62), warga Rawa Buaya, Cengkareng Jakarta Barat, yang mengalami kelumpuhan dan kesulitan mobilitas. Bantuan ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sebagai sarana untuk mengembalikan kemandirian dan martabat mustahik. Dengan kursi roda tersebut, Ibu Aminah kini dapat lebih mudah beraktivitas di rumah dan menjalani hari-harinya tanpa sepenuhnya bergantung pada keluarga. Kondisi ekonomi keluarga Ibu Sri sangat terbatas. Suaminya tidak memiliki pekerjaan tetap, sementara kebutuhan hidup keluarga bergantung pada penghasilan anak perempuannya yang bekerja sebagai karyawan pabrik. Dalam situasi ini, kebutuhan akan alat bantu seperti kursi roda menjadi hal yang sulit dipenuhi. “Kami meyakini bahwa zakat bukan hanya tentang berbagi, tetapi tentang memulihkan kemandirian. Kursi roda ini kami serahkan agar Ibu Sri dapat lebih leluasa beraktivitas, mengurangi ketergantungan, dan meningkatkan kualitas hidupnya,” ujar Muhamad Bahaudin, Wakil Ketua II BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta. Sementara itu, dengan mata berkaca-kaca, Ibu Sri Purwaningsih menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diterimanya. “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan para donatur yang sudah peduli. Kursi roda ini sangat membantu saya untuk bisa bergerak dan beraktivitas sendiri di rumah. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini dengan pahala yang berlipat,” ujarnya penuh haru. Melalui program kemanusiaan ini, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta ingin menegaskan bahwa zakat memiliki kekuatan untuk menumbuhkan kemandirian, bukan sekadar memberi bantuan sesaat. Setiap penyaluran merupakan langkah kecil menuju kehidupan yang lebih berdaya dan bermartabat bagi mustahik di Ibu Kota. Terima kasih para donatur BAZNAS (BAZIS). Donasi Anda bukan sekadar materi, tapi harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Yuk, terus bentangkan kebaikan melalui: donasi.baznasbazisdki.id
BERITA19/05/2026 | Habibi Zein
Bantu Pekerja Rentan, BAZNAS Distribusikan Ribuan Paket Makanan Siap Saji di Jakarta Timur
Bantu Pekerja Rentan, BAZNAS Distribusikan Ribuan Paket Makanan Siap Saji di Jakarta Timur
Bantu Pekerja Rentan, BAZNAS Distribusikan Ribuan Paket Makanan Siap Saji di Jakarta Timur Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendistribusikan 4.000 paket makanan siap saji di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Aksi kemanusiaan yang digerakkan melalui program Bank Makanan ini menyasar masyarakat miskin serta pekerja rentan, dengan dukungan penuh dari Sedekah Konsumen Alfamidi. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS menggandeng Yonif 201 Jaya Yudha untuk mengoperasionalkan dapur umum lapangan di kawasan Pekayon, Jl. Raya Bogor. Dapur umum yang berlangsung selama pada 17 Mei - 18 Mei 2026 tersebut memproduksi ribuan paket makanan per hari guna meringankan beban ekonomi warga kurang mampu dan pekerja harian yang melintas di jalanan kota. Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan program ini merupakan upaya pemanfaatan dana sedekah masyarakat untuk membantu sesama yang membutuhkan intervensi pangan secara cepat. "Melalui program Bank Makanan ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat kurang mampu dan pekerja harian bisa mendapatkan asupan makanan bergizi yang layak," jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/5/2026). Idy menuturkan, kehadiran dapur umum ini merupakan langkah nyata BAZNAS dalam memastikan seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang berada di garis kemiskinan, tidak kesulitan untuk mendapatkan akses pangan yang sehat. Sinergi dengan berbagai pihak dalam gerakan ini diharapkan dapat terus berlanjut guna menciptakan ekosistem gotong royong yang solid untuk mengatasi masalah sosial di ibu kota. Idy juga menyebut operasional dapur umum ini sengaja dirancang untuk menggerakkan perekonomian lokal. Melalui program Bank Makanan, warga sekitar dilibatkan langsung dalam proses memasak, sementara bahan baku dibeli dari pedagang kecil di pasar tradisional terdekat. "Kami tidak hanya membagikan makanan, tetapi juga berupaya memberdayakan warga sekitar dan membantu melariskan dagangan para pedagang kecil di pasar tradisional agar roda ekonomi tingkat bawah tetap berputar," tuturnya. Program Bank Makanan BAZNAS merupakan salah satu upaya memberikan akses makanan sehat untuk orang yang kekurangan dan membutuhkan melalui pendekatan kolaboratif, yang bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu meringankan beban masyarakat rentan dengan menyediakan makanan sehat dan bergizi.
BERITA19/05/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana Terlibat Evakuasi Korban Laka KRL dan KRD Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur
BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana Terlibat Evakuasi Korban Laka KRL dan KRD Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur
BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana Terlibat Evakuasi Korban Laka KRL dan KRD Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Bekasi, 28 April 2026 — Tim BAZNAS BAZIS Tanggap Bencana (BBTB) turut ambil bagian dalam operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Rel Diesel (KRD) di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin, 27 April 2026, ketika KRD jarak jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya mengalami kecelakaan dengan KRL di area Stasiun Bekasi. Hingga Selasa (28/4), proses evakuasi masih terus berlangsung dengan melibatkan tim SAR gabungan. Sebanyak dua personel BBTB diterjunkan ke lokasi dengan dukungan satu unit kendaraan operasional serta perlengkapan evakuasi, antara lain long spine board, tandu lipat, tas P3K, dan helm pelindung. Di lapangan, tim bergabung bersama unsur Basarnas, PMI, serta tenaga medis dari RSUD setempat. Proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi ruang yang terbatas dan sirkulasi udara yang minim, sehingga menyulitkan pernapasan petugas. Meski demikian, tim tetap melakukan penyisiran dan penanganan korban secara bertahap, termasuk pelaksanaan triase untuk menentukan prioritas evakuasi. “Hari ini BBTB fokus pada pencarian dan penyisiran bersama tim SAR gabungan, serta melakukan triase dan evakuasi korban secara maksimal. Kami juga menyiapkan tim dan unit ambulans apabila diperlukan untuk evakuasi ke rumah sakit,” ujar Yudiman, Komandan BBTB DKI Jakarta di lokasi. Data korban hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh petugas berwenang. Jumlah korban juga terus mengalami perubahan. Pada Selasa dini hari, korban jiwa dilaporkan sebanyak empat orang. Angka tersebut meningkat menjadi 14 orang pada Selasa jelang siang, dengan penambahan 10 korban meninggal dunia berdasarkan hasil evakuasi hingga pukul 08.45 WIB. BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap situasi kebencanaan, serta memberikan dukungan kemanusiaan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi
BERITA30/04/2026 | Habibi Zein
Kecelakaan Kereta di Bekasi, Baznas Beri Santunan Rp3 Juta untuk Keluarga Korban Meninggal Dunia
Kecelakaan Kereta di Bekasi, Baznas Beri Santunan Rp3 Juta untuk Keluarga Korban Meninggal Dunia
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan kereta api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Ketua Baznas Sodik Mudjahid menyebut yang akan diberikan sebesar Rp3 juta untuk keluarga korban meninggal dunia. "Untuk para korban yang wafat jumlahnya 15 orang, kami memberikan dukungan santunan berupa uang sebesar masing-masing Rp3 juta," ungkap Sodik dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026) Menurut penjelasannya, santunan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Selain santunan untuk keluarga korban meninggal, Baznas juga memberikan bantuan kepada korban terdampak lainnya. "Jika terdapat korban yatim dan kondisi rumah tidak layak, maka kami akan memberikan bantuan secara menyeluruh," ucapnya. Baznas, kata ia memiliki sejumlah program yang dapat diintegrasikan sesuai kebutuhan di lapangan, seperti bantuan tanggap bencana, layanan kesehatan terpadu, perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan perumahan, pendidikan, hingga pemberdayaan usaha kecil. Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan, Baznas sejak awal terjadinya kecelakaan juga telah menerjunkan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat Baznas (RSB) untuk membantu proses evakuasi serta memberikan pertolongan medis awal terhadap korban. Tak hanya itu, pihaknya juga turut memberikan layanan kesehatan, mobil ambulans, hingga bantuan logistik seperti makanan ringan dan air minum kepada para korban kecelakaan. "Baznas, sesuai dengan salah satu misi dan tugasnya, memiliki unit tanggap bencana. Tahun ini, kami juga menambah unit, yakni tanggap duafa. Dalam penanganan bencana, begitu peristiwa terjadi, kami secara otomatis mengirimkan berbagai dukungan," jelasnya, dilansir dari Antara. Insiden kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, pada Senin (27/4/2026). Peristiwa tersebut menimbulkan belasan korban jiwa. Berdasarkan keterangan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhono (AHY), korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut berjumlah 15 orang per Selasa siang. "Update sampai dengan jam satu siang tadi, ada 15 orang yang meninggal dunia," kata AHY di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Selasa, dipantau dari Breaking News KompasTV. Selain korban meninggal, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan sebanyak 88 orang mengalami luka-luka.
BERITA30/04/2026 | Habibi Zein
Bantuan 15.000 Paket Sembako BAZNAS Diterima Masyarakat Palestina
Bantuan 15.000 Paket Sembako BAZNAS Diterima Masyarakat Palestina
Bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dari masyarakat Indonesia berupa 15.000 paket sembako telah diterima masyarakat Gaza, Palestina. Masyarakat Gaza, Palestina menyambut dengan bahagia dan penuh haru bantuan paket sembako BAZNAS. Sebelumnya, bantuan tersebut telah dilepas secara resmi oleh Ketua BAZNAS RI pada Februari 2026 sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan Indonesia dalam membantu rakyat Palestina yang tengah menghadapi krisis berkepanjangan. Sekretaris Utama BAZNAS RI sekaligus Sekretaris Satgas Palestina, Dr. KH. Subhan Cholid, Lc., M.A., menyampaikan rasa syukur atas tersalurkannya bantuan tersebut dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan di Gaza. "Alhamdulillah, setelah melalui proses pengiriman dan koordinasi lintas negara yang panjang, bantuan yang berasal dari masyarakat Indonesia akhirnya tiba dan tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Gaza," ujar Subhan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (13/4/2026). Subhan menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut melibatkan kerja sama dengan mitra internasional, seperti Misr Alkhoir di Mesir, guna memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah terdampak secara tepat. "Bantuan tersebut adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang harus segera kami (BAZNAS) distribusikan secara bertanggung jawab melalui mitra terpercaya di lapangan. Kami memastikan penyalurannya tepat sasaran kepada seluruh pihak yang benar-benar membutuhkan," tegasnya. Lebih lanjut, Subhan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung proses penyaluran bantuan tersebut, mulai dari para muzaki, para amil hingga mitra di lapangan. Ia menegaskan, BAZNAS akan terus mengoptimalkan perannya sebagai lembaga pengelola zakat nasional dalam menyalurkan amanah masyarakat Indonesia untuk membantu masyarakat Palestina secara berkelanjutan. Mari lanjutkan aksi nyata ini dengan meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina melalui sedekah terbaik Anda melalui Dompet Solidaritas Palestina BAZNAS. BSI 100.426.6893 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Atau melalui: donasi.baznasbazisdki.id
BERITA15/04/2026 | Habibi Zein
Dibantu BAZNAS, Usaha Pastry Mitra Binaan di Jaktim Raih Omzet Belasan Juta Rupiah
Dibantu BAZNAS, Usaha Pastry Mitra Binaan di Jaktim Raih Omzet Belasan Juta Rupiah
Dibantu BAZNAS, Usaha Pastry Mitra Binaan di Jaktim Raih Omzet Belasan Juta Rupiah Neneng, pemilik usaha pastry “Dapoer Keitha Aneka Pastry” sekaligus mitra binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Jakarta Timur, berhasil meraih omzet belasan juta rupiah per bulan setelah mendapatkan bantuan permodalan dan pendampingan melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD). Usaha kuliner dengan brand “Dapoer Keitha Aneka Pastry” yang berlokasi di kawasan Utan Kayu, Matraman ini dikelola oleh Neneng dan kini semakin dikenal di masyarakat sekitar. Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan BAZNAS DKI Jakarta , MH. Bahaudin, S.E.,S.Pd.I , menegaskan program BMD memang dirancang untuk menyasar pelaku usaha mikro di tingkat desa atau kelurahan agar mereka memiliki akses permodalan dan bimbingan yang tepat. "Melalui BMD kami berkomitmen untuk hadir langsung di tengah masyarakat guna memastikan bahwa pelaku usaha kecil seperti Neneng mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk naik kelas," jelas Bahaudin dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa (14/4/2026). Dapoer Keitha disukai karena memberikan beragam pilihan pastry, seperti croissant, smoked beef, cromboloni, hingga double cheese. Selain menu unggulan tersebut, terdapat 11 menu lainnya yang diproduksi secara higienis di dapur rumah Neneng sendiri untuk memastikan kualitas rasa tetap terjaga bagi para pelanggan. Subhan menambahkan, hasil yang dicapai oleh Neneng juga menjadi bukti dari keberhasilan pengelolaan zakat produktif yang dilakukan oleh BAZNAS. "Kami sangat mengapresiasi kegigihan Neneng dalam memanfaatkan fasilitas BMD sehingga usahanya mampu menghasilkan omzet yang stabil dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarganya," ujarnya. Usaha ini awalnya didirikan oleh Neneng sebagai langkah untuk memanfaatkan keterampilan memasak yang ia miliki. Tujuan utama Neneng menjalankan usaha ini adalah untuk memperkuat stabilitas keuangan keluarga sembari memenuhi permintaan pasar akan camilan berkualitas dengan harga yang kompetitif. Berkat kombinasi antara ketekunan pemilik dan dukungan program BAZNAS, Dapoer Keitha Aneka Pastry kini berhasil meraih omzet yang sangat menjanjikan. Dengan dukungan basis pelanggan yang setia di wilayah sekitar, usaha ini mampu mencatatkan pendapatan mencapai sekitar Rp16 juta per bulan. “Saya sangat bersyukur dan merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari BAZNAS karena selain mendapatkan dukungan modal, saya juga diajarkan bagaimana mengelola usaha dengan lebih baik," kata Neneng. yuk sahabat, bantu kami agar program kebaikan ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekah terbaikmu melalui https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA15/04/2026 | Humas BAZNAS DKI Jakarta
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Raih Predikat "Menuju Informatif" pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik KI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Raih Predikat "Menuju Informatif" pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik KI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Sabet Predikat "Menuju Informatif" pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025 BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta resmi memperoleh predikat “Menuju Informatif” dalam hasil penilaian Elektronik Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) DKI Jakarta sebagai bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 guna mendorong transparansi dan akuntabilitas badan publik. Berdasarkan dokumen hasil evaluasi, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta meraih nilai 78,59 . Surat rekomendasi hasil penilaian tersebut diserahkan langsung oleh Komisioner KIP DKI Jakarta, Aang Muhdi Ghozali , kepada Prof. Dr. H. Bunyamin, M.Pd.I. selaku Pimpinan Bidang IV BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta pada Senin (13/4), di Gedung Graha Mental Spiritual, Jakarta Pusat. Kegiatan E-Monev ini merupakan bagian dari rangkaian Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Secara umum, penilaian dilakukan berdasarkan enam indikator utama yaitu komitmen organisasi, kualitas informasi, jenis informasi, sarana dan prasarana, digitalisasi, dan inovasi serta strategi pelayanan. Khusus bagi lembaga filantropi seperti BAZNAS (BAZIS), penilaian pada tahap ini difokuskan pada indikator kualitas informasi yang meliputi aspek akurasi, kemutakhiran, serta kemudahan akses bagi masyarakat. Standar ini mengacu pada Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 dan Peraturan Gubernur Nomor 40 Tahun 2024. Capaian ini mencerminkan komitmen BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dalam menghadirkan layanan informasi yang transparan dan akuntabel. Meski demikian, lembaga tetap memberikan perhatian pada beberapa catatan perbaikan, seperti pemenuhan aspek teknis dan penguatan peran pimpinan dalam proses presentasi penilaian. Ke depan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta optimistis dapat meningkatkan predikat menjadi “Informatif”. Langkah strategis yang akan diambil meliputi penguatan sistem digital, penyempurnaan sarana pendukung, serta peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan demi memperkuat kepercayaan masyarakat dan profesionalisme lembaga.
BERITA15/04/2026 | Habibi Zein
BAZNAS Sukses Kembangkan Usaha Pizza Mustahik melalui Program BMD
BAZNAS Sukses Kembangkan Usaha Pizza Mustahik melalui Program BMD
BAZNAS Sukses Kembangkan Usaha Pizza Mustahik melalui Program BMD Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) berhasil melaksanakan pemberdayaan mustahik asal Matraman, Jakarta, Rianto melalui usaha kulinernya “Papa Pizza”. Berkat bantuan modal dan binaan dari BAZNAS, “Papa Pizza” semakin berkembang dan dikenal banyak orang hingga mampu meraih omzet sebesar Rp7 juta sampai Rp8 juta per bulan. Sekretaris Utama BAZNAS RI H. Subhan Cholid, Lc, MA. mengapresiasi keberhasilan usaha kuliner milik Rianto. Subhan berharap, mustahik yang menerima manfaat program BMD dapat belajar dari Rianto bagaimana cara dia mengembangkan usaha kulinernya. “Ini salah satu contoh keberhasilan dari program BAZNAS Microfinance Desa, jadi BAZNAS tidak hanya memberikan modal saja lalu berhenti, tidak, BAZNAS juga memberikan pendampingan kepada mustahik sampai mereka benar-benar berhasil,” ujar Subhan melalui keterang tertulisnya di Jakarta, Senin (13/4/2026). Subhan berharap, keberhasilan Rianto dalam mengembangkan “Papa Pizza” menginspirasi dan memotivasi para mustahik, sekaligus mendorong program BMD ini agar lebih luas lagi menjangkau masyarakat. “Semoga melalui MBD ini, BAZNAS banyak melahirkan Rianto-Rianto lain yang lebih sukses sehingga tujuan kita memutus mata rantai kemiskinan benar-benar terwujud, dan visi BAZNAS mentransformasikan mustahik menjadi muzaki bisa tercapai,” ujarnya. Sementara itu, penerima manfaat program BMD Matraman, Rianto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS RI. Sejak bergabung dengan BAZNAS pada 2023 lalu, usaha kulinernya semakin berkembang dan dikenal banyak orang. “Alhamdulillah setelah bergabung dengan BAZNAS, saya merasakan peningkatan usaha yang sangat signifikan. Pendapatkan kami per bulan juga bisa mencapai Rp7 juta hingga Rp8 juta ketika kami rajin ikut event-event,” ujar Rianto. Rianto menceritakan, bantuan modal yang diberikan setelah bergabung dalam program MBD adalah modal usaha serta fasilitas pendukung seperti booth dan benner. Juga ada pendampingan rutin yang diberikan mulai dari bagaimana cara memasarkan produk, mengemas produk agar lebih menarik, hingga cara pelayanan kepada customer agar mereka menjadi pelanggan setia “Papa Pizza”. Selain itu kata dia, menjaga kualitas pizza yang enak dan empuk adalah kunci utama agar disukai pelanggan. “Menjaga cita rasa pizza dengan hanya menggunakan bahan-bahan premium adalah cara kami menjaga kualitas agar konsumen tidak berpindah kelain hati,” cerita Rianto. Berkat bantuan modal usaha dari BAZNAS, Rianto mengaku usahanya tidak hanya berkembang tetapi juga memperbaiki ekonomi keluarganya hingga ia mampu untuk menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi. "Selama saya menjalankan usaha ini dengan binaan BAZNAS, saya mendapatkan banyak hal, belajar banyak hal, sehingga Papa Pizza bisa berkembang dan sangat bermanfaat bagi keluarga kami. Alhamdulillah saya bisa menguliahkan anak dan alhamdulillah perlengkapan dalam usaha juga bertambah, saya sangat bersyukur sekali bisa lebih eksis dalam berdagang,” ujar Rianto.
BERITA15/04/2026 | Habibi Zein
Nonton Bareng “Pelangi di Mars”, BAZNAS BAZIS DKI Salurkan Santunan untuk 500 Anak Yatim dan Dhuafa
Nonton Bareng “Pelangi di Mars”, BAZNAS BAZIS DKI Salurkan Santunan untuk 500 Anak Yatim dan Dhuafa
Nonton Bareng “Pelangi di Mars”, BAZNAS BAZIS DKI Salurkan Santunan untuk 500 Anak Yatim dan Dhuafa Jakarta — Suasana hangat penuh kebahagiaan terasa dalam kegiatan nonton bareng film Pelangi di Mars yang diselenggarakan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berbagi kebahagiaan di momen Hari Raya, khususnya bagi anak-anak di Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta turut menyalurkan santunan kepada 500 anak Sekolah Dasar prasejahtera serta anak-anak panti asuhan. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus dukungan bagi mereka untuk terus semangat belajar dan meraih cita-cita. Acara ini di hadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga menyempatkan diri menyapa dan berinteraksi dengan anak-anak, menambah kehangatan suasana kegiatan. Turut hadir pimpinan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta, H. Abu Bakar, yang menyaksikan langsung kebersamaan dan keceriaan anak-anak dalam kegiatan tersebut. Melalui program ini, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta bersama Pemprov DKI Jakarta ingin menghadirkan suasana Hari Raya yang lebih bermakna, tidak hanya dengan bantuan materi, tetapi juga melalui pengalaman kebersamaan yang menyenangkan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta komitmen untuk terus menebar manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak di Jakarta. Mari terus tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekah terbaikmu melalui : donasi.baznasbazisdki.id
BERITA30/03/2026 | Habibi Zein
BAZNAS Bangun Tiga Masjid Darurat di Gaza, Tampung Hingga Ratusan Jemaah
BAZNAS Bangun Tiga Masjid Darurat di Gaza, Tampung Hingga Ratusan Jemaah
BAZNAS Bangun Tiga Masjid Darurat di Gaza, Tampung Hingga Ratusan Jemaah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) mendirikan tiga masjid darurat di sejumlah wilayah Gaza, Palestina, untuk memfasilitasi kebutuhan ibadah masyarakat terdampak krisis kemanusiaan di wilayah tersebut. Adapun lokasi pembangunan berada di wilayah Gaza yang didirikan di Asdaa Region Northwest Khan Younis, Abu Ali Eyad Street, dan di Deir Al-Balah. Wakil Ketua IV BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Prof. Dr. H. Bunyamin menyampaikan, pembangunan masjid darurat tersebut dilakukan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat akan sarana ibadah di tengah situasi konflik yang berkepanjangan. “Alhamdulillah tiga masjid darurat telah rampung BAZNAS dirikan di Gaza dan sudah digunakan juga saat Ramadan dan Idulfitri. Setiap masjid darurat memiliki luas sekitar 180 meter persegi dan mampu menampung hingga 100 orang,” ujar Prof Bunyamin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (30/3/2026). Ia menuturkan, kondisi konflik yang terus berlangsung telah menyebabkan banyak fasilitas umum mengalami kerusakan dan tidak dapat digunakan, termasuk masjid. Hal ini tentu berdampak langsung terhadap aktivitas ibadah masyarakat setempat yang menjadi terbatas. Subhan mengatakan, program ini merupakan upaya BAZNAS dalam menghadirkan masjid darurat sebagai solusi cepat, sehingga masyarakat tetap memiliki tempat ibadah yang layak dan aman. Lebih dari sekadar fasilitas fisik, Subhan menyampaikan, pembangunan masjid darurat ini juga membawa pesan solidaritas dari masyarakat Indonesia untuk Palestina. “Ini menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan masyarakat Indonesia untuk Palestina,” ujar Prof Bunyamin “Kami berharap masjid ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk beribadah, serta menjadi ruang berkumpul dan memperkuat kebersamaan warga di tengah kondisi konflik,” lanjut Prof. Bunyamin. Subhan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid darurat tersebut, khususnya para muzaki. “Pendirian tiga masjid darurat ini tidak terlepas dari uluran tangan para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS. Masjid darurat ini diharapkan bisa membantu masyarakat Gaza untuk menjalankan ibadahnya dengan lebih khusyuk dan nyaman di tengah situasi yang penuh keterbatasan,” katanya. Selama Ramadan 1447 H/2026 M, BAZNAS juga terus menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan untuk Palestina, meliputi paket makanan (food packages), makanan siap saji (hot meals), layanan kesehatan, penyediaan air bersih, pakaian, tenda pemukiman dan keluarga, selimut, masjid darurat, hingga tenda kelas guna mendukung kegiatan belajar
BERITA30/03/2026 | Habibi Zein
Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026
Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026
Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan kesiapsiagaan layanan bagi para pemudik di masa arus balik Idulfitri 2026/1447 H. Secara nasional, BAZNAS menyiagakan sebanyak 21 titik Pos Mudik BAZNAS yang tersebar di berbagai wilayah strategis untuk melayani masyarakat tanpa dipungut biaya. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan seluruh jajaran pimpinan BAZNAS RI telah berbagi tugas untuk meninjau langsung kelayakan dan pelayanan di setiap pos mudik. Pihaknya terus memantau 21 titik pos mudik pada masa arus balik yang tersebar di jalur utama Pulau Jawa, mulai dari Provinsi Banten seperti Lebak dan Kabupaten Serang, hingga Provinsi Jawa Timur seperti Sidoarjo dan Jombang. "Di Indonesia ada 21 (pos mudik) dan nanti akan disebar juga, bukan hanya di Jawa tapi di tempat-tempat lain. Antusiasme masyarakat sangat banyak, jadi akan ditambah untuk tahun depan," jelas Sodik Mudjahid saat meninjau lokasi di Pos Mudik BAZNAS Garut di Limbangan, Kamis (26/3/2026). Sodik menjelaskan kehadiran pos mudik masa arus balik yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas gratis ini sebagai bentuk pertanggungjawaban dan ucapan terima kasih BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzaki. Seperti yang terjadi di Pos Mudik BAZNAS Kabupaten Garut, berdasarkan laporan terakhir, layanan ini telah dimanfaatkan oleh ribuan orang. "Alhamdulillah tadi saya mendapatkan laporan bahwa ini H-5 sampai H+5 memberikan berbagai dukungan kepada para pemudik, dari mulai dapur, kesehatan, dan lain-lain. Per hari ini sudah ada 1.562 pemudik yang memanfaatkan layanannya," katanya. Menurutnya, fasilitas gratis yang disediakan di 21 pos mudik ini cukup beragam. Untuk kategori pos besar, BAZNAS menyediakan layanan layanan berupa layanan kesehatan, reflexi bagi pemudik yang kelelahan, makanan ringan,charger hape dan motor listrik, tempat bermain anak, hingga ruang laktasi bagi ibu menyusui yang semuanya dapat dinikmati secara cuma-cuma. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Efendi, S.Pd.I. mengatakan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas pos mudik di wilayahnya terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada musim mudik dan balik Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah, lonjakan pengunjung terutama terlihat sangat padat saat memasuki waktu salat, khususnya mulai waktu Zuhur dan seterusnya. Peningkatan animo ini membuktikan bahwa keberadaan posko tersebut sangat dibutuhkan oleh para pemudik yang melintasi wilayah Garut. "Animo masyarakat yang menggunakan fasilitas ini bagi para pemudik banyak sekali, terutama menjelang salat, terutama dari salat Zuhur ke sana. Dan ini sudah lama dan kami pertahankan bahwa ini sudah menjadi kegiatan rutinitas dari BAZNAS Garut dan BAZNAS RI di posko ini," ujarnya. Efendi juga berharap ke depannya akan ada penambahan fasilitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan di posko-posko selanjutnya. Menutup keterangannya, Ketua BAZNAS Garut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program kemanusiaan ini. "Saya mengucapkan terima kasih kepada para muzaki se-Indonesia yang menitipkan zakat infaknya kepada BAZNAS Republik Indonesia sehingga dananya bisa dimanfaatkan, salah satunya untuk para pemudik ini. Semoga nanti lebih banyak lagi titipan muzakinya dan bisa menyejahterakan masyarakat Indonesia sesuai dengan asnafnya," katanya.
BERITA30/03/2026 | Habibi Zein
Cahaya Ramadhan di Panti: BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kehangatan bagi Para Lansia
Cahaya Ramadhan di Panti: BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kehangatan bagi Para Lansia
Cahaya Ramadhan di Panti: BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kehangatan bagi Para Lansia Jakarta, 9 Maret 2026 – Senja Ramadhan perlahan turun di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3. Di ruang sederhana itu, para lansia duduk berdampingan, menanti waktu berbuka puasa. Wajah-wajah yang menyimpan banyak kisah kehidupan tampak teduh, ditemani para musrif dan musrifah yang dengan hangat menyapa, mendengarkan cerita, dan menghadirkan perhatian yang tulus. Melalui Program Pesantren Cahaya Ramadhan yang dihadirkan oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, suasana Ramadhan di panti menjadi lebih hidup dan penuh makna. Lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar lembut mengiringi kegiatan ibadah, sementara para musrif dan musrifah dengan sabar mendampingi para penghuni panti dalam doa dan pembelajaran. Menjelang azan Maghrib, meja-meja sederhana mulai dipenuhi hidangan berbuka. Namun yang paling terasa bukan sekadar makanan, melainkan kehangatan kebersamaan. Senyum merekah, obrolan ringan mengalir, dan suasana yang tadinya sunyi berubah menjadi penuh kehidupan. Bagi sebagian lansia, momen ini menghadirkan kembali rasa keluarga yang lama dirindukan. Setelah berbuka dan menunaikan salat Maghrib serta Isya, para lansia bersama musrif dan musrifah melanjutkan kebersamaan dengan melaksanakan salat tarawih berjamaah. Dalam suasana khusyuk dan penuh ketenangan, lantunan doa dan ayat-ayat suci menggema di ruang ibadah panti, menghadirkan kedamaian serta mempererat kebersamaan di antara mereka. Saat doa-doa terangkat dengan lirih, Ramadhan terasa begitu dekat—menghadirkan kasih sayang, perhatian, dan harapan baru bagi para penghuni panti. Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Bapak Ir. Mh. Bahaudin mengatakan "Program Cahaya Ramadhan di Panti ini merupakan program inisiasi BAZNAS (BAZIS) DKI jakarta berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan pelajaran agama selama 1 Bulan Full di Bulan Ramadhan bersama para musyrif Musyrifah yang ditunjuk dari Kami di Panti Panti dibawah naungan Dinas Sosial" Ujar nya Bahaudin lebih lanjut menyampaikan "Program ini nanti nya mengajarkan kepada para penghuni panti binaan yaitu para lansia diharapkan setelah bulan Ramadhan menjadi lebih dekat dan mempelajari Islam lebih dalam lagi "Pungkas nya Melalui Program Pesantren Cahaya Ramadhan, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap setiap kebersamaan yang terjalin dapat menjadi cahaya yang menghangatkan hati para lansia, serta mengingatkan bahwa Ramadhan selalu membawa kasih, kepedulian, dan harapan bagi semua.
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri, Hidupkan Kembali Semangat “Tetangga Bantu Tetangga”
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri, Hidupkan Kembali Semangat “Tetangga Bantu Tetangga”
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri, Hidupkan Kembali Semangat “Tetangga Bantu Tetangga” Jakarta, 10 Maret 2026 — Di balik hangatnya suasana sahur bersama keluarga, masih ada sebagian warga yang menjalani dini hari dalam keterbatasan. Ada lansia yang menyiapkan sahur seorang diri, keluarga dhuafa yang harus berbagi makanan seadanya, hingga para pekerja jalanan yang tetap berjuang mencari nafkah ketika sebagian besar orang masih terlelap. Berangkat dari kepedulian tersebut, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Program ini merupakan upaya untuk memastikan masyarakat yang berada dalam kondisi rentan tetap dapat menikmati sahur yang layak selama bulan suci Ramadhan. Melalui konsep “Tetangga Bantu Tetangga”, program ini mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan nilai kepedulian dari lingkungan terdekat. Warga didorong menyiapkan makanan sahur dari dapur rumah masing-masing untuk kemudian dibagikan kepada tetangga sekitar yang membutuhkan. Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Ir. H. Mh. Bahaudin mengatakan bahwa "Program Sahur Tetangga sendiri ini dilaksanakan di 44 kelurahan di wilayah DKI Jakarta dengan melibatkan relawan serta masyarakat setempat, Sasaran penerima manfaat difokuskan pada kelompok yang rentan secara ekonomi maupun fisik, seperti lansia yang tinggal sendiri, keluarga dhuafa, serta para pekerja informal yang masih berjuang di jalanan saat dini hari, termasuk pengemudi ojek online." Ujarnya Bagi sebagian orang, sepiring makanan sahur mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang membutuhkan, makanan tersebut dapat menjadi sumber kekuatan untuk menjalani ibadah puasa sekaligus tanda bahwa masih ada kepedulian dari lingkungan sekitar. Lebih lanjut Bahaudin menjelaskan "Program Sahur Tetangga Sendiri dijadwalkan berlangsung pada 5–15 Maret 2026 dengan total 44 titik kegiatan yang tersebar di lima wilayah administrasi DKI Jakarta, yakni Jakarta Utara sebanyak 17 titik, Jakarta Barat 12 titik, Jakarta Timur 11 titik, Jakarta Pusat 3 titik, dan Jakarta Selatan 1 titik." jelas nya "Selain membantu memenuhi kebutuhan sahur masyarakat yang membutuhkan, program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan peran lembaga zakat di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan langsung warga, nilai zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat hadir secara nyata dalam kehidupan sehari-hari." tutupnya Melalui program ini, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai bulan ibadah personal, tetapi juga sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial. Dari dapur rumah hingga ke tangan tetangga yang membutuhkan, kebaikan diharapkan tumbuh dan menyebar di tengah masyarakat.
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
Gubernur Beserta Jajaran Pemprov DKI Jakarta Tunaikan Zakat melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta
Gubernur Beserta Jajaran Pemprov DKI Jakarta Tunaikan Zakat melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta
Gubernur dan Wakil Gubernur Bersama Pejabat Pemprov DKI Jakarta Tunaikan Zakat melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Jakarta, 5 Maret 2026 – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan Wakil Gubernur, Rano Karno, bersama jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan yang berlangsung di Balai Agung Provinsi DKI Jakarta ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mendorong penghimpunan ZIS yang optimal. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, menyampaikan bahwa sepanjang 2025, lembaganya berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp396,36 miliar, atau 99,09 persen dari target Rp400 miliar. Dana tersebut berasal dari kontribusi TKD sebesar Rp147,85 miliar dan Non-TKD sebesar Rp248,50 miliar. Untuk 2026, target penghimpunan ditetapkan sebesar Rp450 miliar, terdiri dari TKD Rp163,25 miliar dan Non-TKD Rp286,75 miliar, dengan harapan memperluas partisipasi muzaki dan meningkatkan dampak penyaluran bagi masyarakat yang membutuhkan. Total dana ZIS yang disalurkan sepanjang 2025 mencapai Rp387,67 miliar untuk berbagai program di bidang dakwah, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan sosial kemanusiaan, dengan alokasi terbesar untuk program sosial kemanusiaan. Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS (BAZIS) atas dedikasi dan kerja kerasnya. “Ke depan saya berharap BAZNAS (BAZIS) dapat terus berinovasi, memperluas jangkauan manfaat, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi agar dana yang terkumpul benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujar Pramono. Ia juga menekankan pentingnya memastikan tidak ada warga kurang mampu di Jakarta yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar selama bulan Ramadan. “Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap BAZNAS (BAZIS) dapat memastikan tidak ada warga, terutama yang tidak mampu, yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Saya juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pengelolaan ZIS di Jakarta. Mudah-mudahan seluruh warga Jakarta merasakan manfaatnya dan terus menikmati suasana kota yang aman dan nyaman,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi kepada pengumpul ZIS terbaik tahun 2025 di berbagai kategori, mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, SKPD, BUMD, satuan pelaksana pendidikan, hingga Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik. Apresiasi khusus juga diberikan kepada BUMD yang menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui BAZNAS (BAZIS), termasuk PAM Jaya, PT Transportasi Jakarta, dan Bank Jakarta. Sementara itu, penghimpunan zakat karyawan BUMD tertinggi dicatat oleh Bank Jakarta, Perumda PAM Jaya, dan Perumda Pasar Jaya. BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penerbitan Instruksi Gubernur mengenai penunaian zakat profesi 2,5 persen bagi seluruh karyawan BUMD, sehingga penghimpunan ZIS semakin optimal dan manfaatnya menjangkau lebih luas masyarakat DKI Jakarta. #baznas #Zakat #Infaq #Sedekah #zakat fitrah berapa #Zakat di Bulan Ramadhan Komentar
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
Jakarta Timur Raih Perolehan ZIS Tertinggi Tiga Tahun Berturut-turut
Jakarta Timur Raih Perolehan ZIS Tertinggi Tiga Tahun Berturut-turut
Jakarta Timur Raih Perolehan ZIS Tertinggi Tiga Tahun Berturut-turut Perolehan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Jakarta Timur secara berturut-turut sejak tahun 2023 menjadi yang terbanyak di Jakarta Atas pencapaian tersebut, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin menerima penghargaan dari Baznas (Bazis) DKI Jakarta yang diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Munjirin mengatakan, tingginya perolehan ZIS tidak terlepas dari tingginya kesadaran serta peran aktif masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), perusahaan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menyisihkan sebagian rezekinya untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah. Menurutnya, ajaran Islam juga menekankan pentingnya ZIS sebagai salah satu bentuk kepedulian sosial. Jika dijalankan secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat, ZIS dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "ZIS ini berasal dari masyarakat, dikelola oleh masyarakat, dan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk berbagai kegiatan sosial seperti program bedah rumah, beasiswa pendidikan, tebus ijazah, dan kegiatan sosial lainnya," ujarnya, Jumat (6/3). Pada bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Munjitin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan, termasuk menyisihkan sebagian rezeki dengan menunaikan ZIS. "Masih banyak potensi muzaki yang belum tergarap secara optimal sehingga perlu terus digali," terangnya. Sementara itu, Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur, Eka Napisah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program pengumpulan ZIS sehingga Jakarta Timur kembali meraih peringkat pertama di tingkat Provinsi DKI Jakarta. "Jakarta Timur sejak tahun 2023 secara berturut-turut menduduki peringkat pertama dalam perolehan ZIS," ungkapnya. Eka menjelaskan, pada tahun 2025 jumlah ZIS terkumpul di Jakarta Timur mencapai Rp 90,9 miliar dari target perolehan Rp 87 miliar. "Target pengumpulan ZIS tahun ini meningkat menjadi Rp 95 miliar. Kami optimistis target ini dapat tercapai dengan dukungan dari berbagai pihak," tandasnya.
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
Layanan Hapus Tato Gratis di Pasar Cilincing: Ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat
Layanan Hapus Tato Gratis di Pasar Cilincing: Ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat
Layanan Kesehatan dan Hapus Tato Gratis di Pasar Cilincing: Ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat Jakarta, 9 Maret 2026 –Suasana berbeda terlihat di kawasan Pasar Jaya Cilincing. Sejak pagi, masyarakat mulai berdatangan dengan penuh antusias untuk mendapatkan layanan kesehatan sekaligus kesempatan memulai lembaran hidup yang lebih baik melalui program hapus tato gratis. Melalui kegiatan yang digelar oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, ratusan warga memanfaatkan layanan yang diberikan secara cuma-cuma. Sebanyak 100 orang menerima layanan kesehatan gratis, sementara 150 orang mengikuti program hapus tato sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pendampingan bagi masyarakat yang ingin memperbaiki diri. Kegiatan sosial ini juga terselenggara melalui kolaborasi antara BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dengan PT Bosowa Corp sebagai bentuk sinergi antara lembaga filantropi dan dunia usaha dalam menghadirkan program kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean peserta yang sejak pagi telah menunggu giliran pelayanan. Banyak di antara mereka datang dengan harapan besar sebagian ingin memeriksakan kondisi kesehatan, sementara yang lain memanfaatkan kesempatan untuk menghapus tato sebagai langkah awal memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik.Di lokasi kegiatan, suasana terasa hangat dan penuh harapan. Para peserta tampak berbincang dengan relawan dan tenaga medis yang memberikan pelayanan dengan pendekatan humanis dan penuh empati. Bagi sebagian warga, kegiatan ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga menjadi momentum untuk memulai perubahan dalam kehidupan. Program hapus tato menjadi salah satu layanan yang menarik perhatian masyarakat. Dengan pendampingan yang penuh perhatian, para peserta menjalani proses tersebut sebagai bentuk ikhtiar meninggalkan masa lalu dan melangkah menuju kehidupan yang lebih baik. Melalui kegiatan ini, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pelayanan sosial dan kemanusiaan yang dihadirkan. Kolaborasi dengan PT Bosowa Corp juga menjadi contoh sinergi positif antara lembaga zakat dan sektor swasta dalam memperluas jangkauan program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Kepala Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Jakarta Utara Wisnu Cakraningrat mengatakan "Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan Program hapus tato Gratis di Pasar Cilincing Jakarta Utara, sebanyak total 150 orang mengikuti kegiatan Hapus Tato Gratis dan juga Layanan Kesehatan Gratis hari ini " ujar nya Lebih lanjut Wisnu menjelaskan "Program Hapus Tato ini terlaksana berkat kerja sama dengan PT Bosowa . kami mengucapkan banyak terimakasih karena telah ikut berpartisipasi mendukung warga Jakarta Utara untuk berhijrah menjadi lebih Baik" ujar nya Wisnu Berharap bahwa para warga Jakarta Utara setelah ikut Hapus Tato ini menjadi jalan awal untuk berhijrah dan tidak kembali mentato tubuh nya "Semoga Para Penerima manfaat program ini bener benar kembali berhijrah secara total dan tidak kembali Mentato tubuh nya " tutupnya BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang inklusif, humanis, dan bermanfaat, sehingga keberadaannya semakin dirasakan oleh masyarakat luas. yuk sahabat, bantu kami agar program layanan hapus tato ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekahmu melalui : https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Gandeng PT Malahayati Mulai Pembangunan 16 Rumah Penyintas Kebakaran di Pela Mampang Jakarta Selatan
BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Gandeng PT Malahayati Mulai Pembangunan 16 Rumah Penyintas Kebakaran di Pela Mampang Jakarta Selatan
BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Gandeng PT Malahayati Mulai Pembangunan 16 Rumah Penyintas Kebakaran di Pela Mampang Jakarta Selatan Program Bedah Kawasan di RT 014 RW 02, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, resmi dimulai melalui kegiatan peletakan batu pertama pada Selasa (3/3). Program ini merupakan kolaborasi antara BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, PT Malahayati Nusantara Raya, dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan dalam rangka penanganan kebakaran yang terjadi pada 10 Februari 2026 lalu. Sebanyak 16 unit rumah terdampak dalam peristiwa tersebut dan kini mulai dibangun kembali. Pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu paling lama tiga bulan agar warga dapat segera kembali menempati hunian yang layak, aman, dan nyaman. Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar, Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar, Camat Kebayoran Baru, Lurah Pela Mampang, Ketua Dewan Kota Jakarta Selatan, dan Ketua Pelaksana Wilayah BAZNAS (BAZIS) Administrasi Jakarta Selatan. Dalam sambutannya, Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pemulihan pascakebakaran. “Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap warga terdampak. Kami menargetkan pembangunan 16 unit rumah ini dapat selesai maksimal tiga bulan sehingga masyarakat bisa segera kembali menjalani aktivitas secara normal,” ujarnya. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan pihak swasta, diharapkan proses rehabilitasi kawasan berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak. Lebih lanjut Anwar mengatakan, pembangunan 16 rumah yang terdampak kebakaran tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara Baznas (Bazis) Jakarta Selatan dan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT Malahayati. Ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena warga akhirnya memperoleh kepastian terkait pembangunan kembali rumah mereka. "Kami sangat bersyukur, terutama warga penyintas kebakaran karena sudah ada kepastian rumah mereka dibangun," ujarnya, Selasa (3/3). Anwar menjelaskan, proses pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan dengan anggaran sekitar Rp 1 miliar. "Program bedah kawasan ini merupakan bukti bahwa dana yang dihimpun Baznas (Bazis) dari masyarakat dapat kembali dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat," terangnya. Ia menambahkan, dana yang berasal dari zakat, infak, dan sedekah telah digunakan untuk berbagai program sosial, seperti bedah rumah, bedah kawasan, hingga penebusan ijazah. Legislator Komisi A DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani turut mengaku bersyukur atas terwujudnya pembangunan rumah warga penyintas kebakaran tersebut. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas (Bazis), dan pihak swasta melalui CSR menjadi kunci dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah. "Semoga warga dapat segera kembali menempati rumahnya, merasa tenang, dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Kolaborasi yang baik antarsemua pihak sangat penting," ungkapnya. Sementara itu, perwakilan penyuntas kebakaran, Afri menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Ia berharap, rumah yang dibangun kembali nantinya menjadi hunian yang lebih baik, sehat, dan memiliki sirkulasi udara yang memadai. "Semoga semua pihak yang telah membantu mendapatkan keberkahan. Kami berharap dapat kembali ke rumah dengan kondisi yang lebih baik dan semakin sejahtera," tandasnya.
BERITA03/03/2026 | Habibi Zein
Safari Ramadan Jakarta Barat, Ketua DPRD DKI Soroti Pendidikan dan Puji BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta
Safari Ramadan Jakarta Barat, Ketua DPRD DKI Soroti Pendidikan dan Puji BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta
Safari Ramadan Jakarta Barat, Ketua DPRD DKI Soroti Pendidikan dan Puji BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta - Ketua DPRD DKI Jakarta, Drs. H. Khoirudin, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan pendidikan di Ibu Kota. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Masjid Jami Assa’adah, Kembangan, Jakarta Barat. Dalam sambutannya, Khoirudin menyebut pendidikan merupakan hak seluruh warga dan menjadi kewajiban negara untuk memenuhinya. “Pendidikan adalah hak seluruh masyarakat dan kewajiban negara untuk memenuhinya. Kami di DPRD DKI Jakarta akan terus berjuang bersama Pemerintah Provinsi agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan warga Jakarta,” ujar Khoirudin dalam keterangannya, Senin (2/3/2026). Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga dihadiri Wali Kota Jakarta Barat, Hj. Iin Mutmainnah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendorong pembangunan wilayah serta peningkatan pelayanan publik. Menurut Khoirudin, dukungan kebijakan yang tepat akan berdampak langsung pada peningkatan mutu sekolah serta akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat Jakarta. Dalam kesempatan yang sama, ia turut mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS/BAZIS) DKI Jakarta atas berbagai bantuan sosial yang telah disalurkan kepada warga. “Bantuan dari BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini bukti nyata bahwa kepedulian sosial harus terus kita kuatkan bersama. Program-program yang dijalankan juga semakin membuat masyarakat cinta dan percaya kepada BAZNAS (BAZIS) sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan profesional,” katanya. Safari Ramadan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Acara ditutup dengan salat Tarawih berjamaah bersama warga sebagai simbol kebersamaan dan penguatan nilai-nilai spiritual di bulan suci Ramadan.
BERITA03/03/2026 | Safari Ramadan Jakarta Barat, Ketua DPRD DKI Soroti Pendidikan dan Puji BAZNAS (BAZIS) DKI
BAZNAS Salurkan Alat Bantu Dengar Gratis bagi Anak Disabilitas dari Keluarga Prasejahtera di Tebet
BAZNAS Salurkan Alat Bantu Dengar Gratis bagi Anak Disabilitas dari Keluarga Prasejahtera di Tebet
BAZNAS Salurkan Alat Bantu Dengar Gratis bagi Anak Disabilitas dari Keluarga Prasejahtera di Tebet Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan alat bantu pendengaran kepada anak penyandang disabilitas rungu dan wicara dari keluarga prasejahtera di Tebet, Jakarta Selatan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kaum rentan yang menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi ekonomi. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan kemaslahatan umat, khususnya bagi penyandang disabilitas dari keluarga prasejahtera melalui pengelolaan dana zakat yang tepat sasaran. “Ini adalah bentuk kepedulian dan keberpihakan BAZNAS terhadap kaum rentan, seperti penyandang disabilitas. Zakat yang para muzaki salurkan kepada BAZNAS kami optimalkan untuk membantu para mustahik, salah satunya dengan menyalurkan alat bantu pendengaran bagi anak dari keluarga prasejahtera,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (2/3/2026). "Kami memahami gangguan pendengaran seringkali menjadi hambatan besar dalam aktivitas sehari-hari, pendidikan dan kesempatan lainnya, yang pada akhirnya dapat memperburuk keadaan ekonomi," ujarnya. Pada kesempatan tersebut, lanjut Saidah, BAZNAS memberikan alat bantu pendengaran kepada Amirah, seorang pelajar sekolah menengah pertama, yang tinggal bersama ibunya di sebuah rumah kos di kawasan Tebet Dalam. Sejak kecil, Amirah mengalami gangguan pendengaran yang memengaruhi kemampuan komunikasi serta proses belajarnya di sekolah. Menurut Saidah, akses terhadap alat bantu dengar yang layak masih menjadi tantangan bagi banyak keluarga kurang mampu karena harganya yang relatif mahal. "Ibu Amirah kesehariannya hanya bekerja sebagai penjaga sekaligus yang membersihkan rumah kos itu. Penghasilannya pun sangat minim dibandingkan dengan beban biaya hidup di sebuah kota besar," ujar Saidah. Saidah menyampaikan, keterbatasan ekonomi membuat keluarga Amirah belum mampu menyediakan alat bantu dengar yang memadai. Akibatnya, Amirah kerap mengalami kesulitan saat mengikuti pelajaran di kelas maupun berkomunikasi dengan lingkungan sekitar. “Alhamdulillah, melalui pemasangan alat bantu dengar yang baru ini, Amirah kini dapat mendengar suara dengan lebih jelas. Ia menjadi lebih responsif terhadap suara di sekitarnya dan lebih terbantu saat belajar di sekolah,” kata Saidah. Lebih lanjut, Saidah menegaskan BAZNAS akan terus memperluas jangkauan bantuan bagi penyandang disabilitas di berbagai daerah. Ia berharap dukungan tersebut tidak hanya membantu dari sisi kesehatan, tetapi juga mampu meningkatkan prestasi akademik serta kepercayaan diri penerima manfaat. "Kam.i akan terus memastikan setiap anak Indonesia, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya
BERITA03/03/2026 | Habibi Zein
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. DKI Jakarta.

Lihat Daftar Rekening →