WhatsApp Icon
Dari Zakat untuk Umat, Program Bedah Rumah Baznas Bazis Wujudkan Hunian Layak di Jakarta Utara

Dari Zakat untuk Umat, Program Bedah Rumah Baznas Bazis Wujudkan Hunian Layak di Jakarta Utara

Dari Zakat untuk Umat, Program Bedah Rumah Baznas Bazis Wujudkan Hunian Layak di Jakarta Utara

Kominfotik JU – Senyum bahagia terpancar dari wajah Minarni (56), warga RT 018 RW 007, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, saat menempati rumah barunya yang kini berdiri kokoh dan nyaman. Setelah puluhan tahun tinggal di rumah yang kerap kebanjiran dan nyaris roboh, impiannya memiliki hunian layak akhirnya terwujud melalui Program Bedah Rumah Baznas Bazis Kota Administrasi Jakarta Utara.

Bagi Minarni, rumah baru yang kini ditempatinya bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi keluarganya. Rumah berukuran 6 x 3,2 meter yang berdiri di atas tanah warisan orang tuanya itu telah dihuni keluarga selama lebih dari 45 tahun. Sebelumnya, rumah tersebut mengalami kerusakan parah dan hampir setiap hujan turun selalu dilanda banjir.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Baznas Bazis, Bapak Camat, Bapak Lurah, dan semua yang telah membantu. Rumah kami kini sudah bagus dan nyaman. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu dengan kesehatan, keberkahan, serta perlindungan-Nya," ucap Minarni.

Ia menambahkan, proses pembangunan rumahnya berlangsung sekitar tiga minggu hingga akhirnya berubah menjadi hunian yang layak dan aman untuk ditempati bersama keluarga.

Program yang dijalankan bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara tersebut menjadi salah satu upaya nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang sehat, aman, dan layak huni bagi warga kurang mampu.

Pada tahun 2026, Program Bedah Rumah Dhuafa menargetkan pembangunan 35 rumah. Pada Semester I, sebanyak 20 warga telah menjadi penerima manfaat, dengan rincian 15 rumah telah selesai dibangun dan lima rumah lainnya masih dalam tahap pengerjaan, sementara sisanya tengah menjalani proses asesmen.

Kepala Pelaksana Wilayah Baznas Bazis Kota Administrasi Jakarta Utara, Wisnu Cakraningrat, mengatakan Program Bedah Rumah merupakan program rutin tahunan yang disinergikan bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

"Program ini bertujuan membantu warga dhuafa atau mustahik agar memiliki hunian yang layak, sehat, aman, dan nyaman. Tahun ini kami menargetkan 35 rumah. Pada semester I telah selesai membangun 15 rumah, lima rumah sedang dalam proses, sedangkan sisanya masih dalam tahap asesmen," ujarnya.

Wisnu menjelaskan, seluruh pembiayaan program berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN), perusahaan, serta masyarakat melalui unit pengumpul zakat di tingkat kelurahan, RT, dan RW.

Menurutnya, seluruh dana yang dihimpun dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program sosial, termasuk bedah rumah. Bahkan, kelurahan dengan penghimpunan ZIS yang tinggi akan mendapatkan apresiasi berupa tambahan kuota program bedah rumah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota beserta jajaran yang terus mendukung program Baznas Bazis Jakarta Utara. Semoga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya," katanya.

Saat meresmikan Program Bedah Rumah Semester I Tahun 2026 di lingkungan RT 018 RW 007, Kelurahan Lagoa, Kamis (9/7), Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menegaskan bahwa program tersebut bukan hanya membangun sebuah rumah, tetapi juga membangun harapan, mengangkat martabat, dan membuka masa depan yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat. 

"Hunian yang layak menjadi fondasi penting bagi terciptanya kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah bersama Baznas Bazis dalam mengurangi ketimpangan hunian sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat," ungkapnya.

Hendra menambahkan, seluruh pembiayaan program berasal dari dana ZIS yang dihimpun dari ASN, perusahaan, dan masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga yang membutuhkan. Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat melalui Baznas Bazis agar semakin banyak warga yang dapat dibantu.

Dalam kesempatan tersebut, Hendra juga mengingatkan masyarakat untuk melaporkan apabila masih terdapat warga yang ijazahnya tertahan di sekolah agar dapat difasilitasi melalui Program Tebus Ijazah. "Saya berharap tidak ada lagi anak-anak kita yang terkendala meraih masa depan karena ijazahnya tertahan. Pendidikan adalah pintu gerbang menuju kehidupan yang lebih baik," tuturnya.

Pada acara peresmian Program Bedah Rumah Semester I Tahun 2026 turut dihadiri Ketua Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta, KH. A. Nur Alam Bakhtir, Camat Koja, Toto Bondan, Lurah Lagoa, Yuyun Wahyudi, serta jajaran terkait.

09/07/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta: BAZNAS (BAZIS) Salurkan Santunan Rp3,44 Miliar untuk 3.440 Anak Yatim se-DKI Jakarta

Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta: BAZNAS (BAZIS) Salurkan Santunan Rp3,44 Miliar untuk 3.440 Anak Yatim se-DKI Jakarta*

BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan _"Santunan Muharram dan Belanja Bersama Anak Yatim: Muliakan Yatim Bersama Gubernur DKI Jakarta"_ di Gajah Mada Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2026), dihadiri langsung oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Bapak Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M., beserta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Program yang dirancang untuk menebar kebahagiaan ini menjangkau skala masif di seluruh wilayah administrasi Jakarta. Total penerima manfaat pada tahun ini mencapai *3.440 anak yatim* yang tersebar di *5 Wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu* , dengan total dengan total santunan senilai *Rp3.440.000.000,-* _(Tiga Miliar Empat Ratus Empat Puluh Juta Rupiah)_ . Secara rinci, sebaran penyaluran santunan di wilayah DKI Jakarta pada momentum Muharram tahun ini adalah sebagai berikut:
- Jakarta Selatan: 1.200 anak yatim (Total Rp1,2 Miliar)
- Jakarta Timur: 600 anak yatim (Total Rp600 Juta)
- Jakarta Utara: 550 anak yatim (Total Rp550 Juta)
- Jakarta Barat: 450 anak yatim (Total Rp450 Juta)
- Jakarta Pusat: 400 anak yatim (Total Rp400 Juta)
- Kepulauan Seribu: 240 anak yatim (Total Rp240 Juta)

Dari ribuan penerima manfaat tersebut, sebanyak *150 anak yatim* dengan rentang usia *7 hingga 12 tahun* dihadirkan secara langsung di Gajah Mada Plaza untuk merasakan pengalaman berbelanja dan merayakan kebersamaan. Setiap anak yang hadir menerima *paket santunan senilai Rp1.000.000,-* yang terdiri atas:
- Rp500.000,- paket pemenuhan gizi (beras, telur, daging kornet, daging ayam, susu, dan bahan pangan lainnya);
- Rp250.000,- voucher belanja di Hypermart;
- Rp250.000,- uang tunai;
- Tambahan paket sekolah berupa tas dan alat tulis.

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan program-program yang menyentuh langsung masyarakat. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus mendukung keberlanjutan kegiatan serupa pada tahun-tahun mendatang.

Gubernur Pramono mengapresiasi BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung berbagai program sosial, termasuk Program Pemutihan Ijazah bagi peserta didik dari keluarga prasejahtera. Sepanjang 2025, program tersebut telah membantu 6.050 peserta didik dengan total bantuan Rp14,9 miliar, dan pada 2026 Pemprov DKI Jakarta menargetkan pemutihan 6.000 ijazah agar semakin banyak anak dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala administrasi.
Ia turut menyoroti keberlanjutan dan cakupan kerja BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta di luar kegiatan hari ini. 
> "Kegiatan seperti ini sederhana temanya, tapi manfaatnya besar dan langsung dirasakan oleh anak-anak yatim kita. Insya Allah, kegiatan baik seperti ini akan terus kita adakan setiap tahun," ujar Pramono.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dengan program-program lain seperti Tebus Ijazah dan Bedah Rumah Dhuafa, yang menurutnya memperlihatkan cakupan kerja lembaga yang menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat.

Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M., menambahkan, kegiatan hari ini merupakan representasi dari penyaluran yang lebih luas ke seluruh penjuru Jakarta.
> "Setiap keranjang belanja yang terisi hari ini bukan sekadar barang kebutuhan, melainkan simbol harapan, kemandirian, dan bukti kasih sayang kita untuk anak yatim DKI Jakarta," tuturnya.

Sebagai bentuk komitmen transparansi, *Laporan Keuangan BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025 kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)* dari auditor independen — capaian yang menjadi salah satu indikator bahwa pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah oleh lembaga dijalankan secara profesional dan akuntabel, sejalan dengan prinsip amanah yang menjadi landasan seluruh program penyaluran, termasuk Santunan Muharam.

BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dukungan dan kehadiran langsung dalam kegiatan ini, serta kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta.

09/07/2026 | Kontributor: Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Resmikan MCK Kolaborasi Bersama PT JNE di Kelurahan Tomang

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Resmikan MCK Kolaborasi Bersama PT JNE di Kelurahan Tomang

Jakarta, 29 Juni 2026 – BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta meresmikan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di RW 12 Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (29/6). Peresmian dilakukan oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, bersama Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, sebagai wujud kolaborasi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dengan PT JNE dalam meningkatkan akses sanitasi yang layak bagi masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk.

Peresmian MCK tersebut dilaksanakan usai rangkaian Deklarasi Open Defecation Free (ODF) Kelurahan Tomang yang dipimpin Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Kehadiran fasilitas sanitasi ini menjadi bagian dari dukungan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari praktik buang air besar sembarangan.

Program pembangunan dan renovasi MCK merupakan hasil kolaborasi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dengan PT JNE melalui penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp110 juta. Sebanyak Rp70 juta dimanfaatkan untuk pembangunan dan renovasi MCK di Kelurahan Tomang yang kini telah selesai dan siap digunakan masyarakat. Sementara Rp40 juta lainnya dialokasikan untuk renovasi MCK di Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, yang saat ini masih dalam tahap penyusunan perencanaan dan desain.

Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, mengatakan penyediaan fasilitas sanitasi yang layak merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, akses terhadap MCK yang bersih dan sehat tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan lingkungan, tetapi juga menjaga kenyamanan dan martabat masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

"Kami meyakini bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi juga melalui penyediaan fasilitas dasar yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Kehadiran MCK ini diharapkan dapat membantu masyarakat hidup lebih sehat, nyaman, dan bermartabat," ujar Akhmad H. Abu Bakar.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan PT JNE menjadi contoh bagaimana dana zakat, infak, sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS (BAZIS) serta dana CSR perusahaan dapat disinergikan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Kolaborasi ini membuktikan bahwa pemerintah, lembaga pengelola zakat, dan dunia usaha dapat berjalan bersama menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat. Kami berharap semakin banyak mitra yang bergabung sehingga lebih banyak lagi program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga, khususnya masyarakat prasejahtera yang tinggal di kawasan padat penduduk," tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, mengapresiasi kontribusi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan PT JNE dalam mendukung penyediaan fasilitas sanitasi yang layak bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan mendukung Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

"Wilayah padat penduduk membutuhkan perhatian dan gotong royong dari berbagai pihak. Kehadiran MCK ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS (BAZIS), dan dunia usaha mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap sinergi seperti ini terus berkembang sehingga semakin banyak warga yang memperoleh akses terhadap sanitasi yang layak," ujar Iin.

Peresmian MCK di RW 12 Kelurahan Tomang menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan fasilitas dasar yang layak. Ke depan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk menghadirkan lebih banyak program yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk dan wilayah yang masih membutuhkan akses sanitasi yang memadai.

09/07/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Lebaran Yatim, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Berikan Santunan Kepada 1000 anak Yatim di Jakarta Selatan

Lebaran Yatim, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Berikan Santunan Kepada 1000 anak Yatim di Jakarta Selatan

Seperti diketahui, ‘Lebaran Anak Yatim’ merupakan tradisi masyarakat Muslim di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 10 Muharram atau dikenal juga sebagai Hari Asyura untuk menyantuni dan membahagiakan anak-anak yatim.

Dalam peringaatan tersebut Badan Amil Zakat Nasional (Baznas Bazis) Jakarta Selatan memberikan kepada 1.000 anak yatim santunan non tunai (cashless) dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Darul Jannah, lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) itu dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga perbankan, di mana setiap anak yatim menerima buku tabungan dan kartu ATM.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan transparansi, keamanan, serta kemudahan dalam penyaluran bantuan.

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan bertepatan dengan peringatan 10 Muharram yang dikenal sebagai hari istimewa dan penuh keberkahan bagi anak yatim.

“Kegiatan ini diselenggarakan bertepatan dengan peringatan 10 Muharram, momen yang dikenal sebagai hari istimewa dan penuh berkah bagi anak yatim. Penerapan sistem cashless ini sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan transaksi keuangan yang lebih aman, transparan, dan teratur,” ujar Syafrin Liputo.

Menurutnya, inovasi penyaluran santunan secara non tunai juga menjadi bagian dari upaya modernisasi tata kelola bantuan sosial sehingga dapat diterima langsung oleh para penerima manfaat.

Sementara itu, Kepala Baznas Bazis Jakarta Selatan, Ahmad Kahfi, menyampaikan bahwa santunan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar anak yatim, khususnya biaya pendidikan dan kebutuhan sekolah.

“Dengan bantuan ini, kami berharap tidak ada lagi kendala dari sisi pembiayaan yang menghambat proses belajar mereka. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan anak-anak kita dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta meraih kesuksesan di masa depan,” katanya.

Ia menegaskan, Baznas Bazis Jakarta Selatan berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan secara tepat sasaran serta memastikan setiap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan anak yatim.

Kegiatan santunan yang dihadiri Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Mukhlisin, Asisten Kesejahteraan Rakyat Tomy Fudihartono, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, Dandim 0504/Jakarta Selatan Letkol Kav. I Nyoman Artawan, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan itu mengharapkan adanya semangat kepedulian terhadap anak yatim yang terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Baznas Bazis, dan berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan sosial di Jakarta Selatan

01/07/2026 | Kontributor: Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat sekaligus Berikan Apresiasi Kepada Pengumpul ZIS Terbaik

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat sekaligus Berikan Apresiasi Kepada Pengumpul ZIS Terbaik

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Kembali Tebus Ijazah 118 Siswa Madrasah di Jakarta Barat sekaligus Berikan Apresiasi Kepada Pengumpul ZIS Terbaik

Jakarta, 23 Juni 2026 — BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta bersama Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat memberikan apresiasi kepada madrasah dan lembaga pendidikan yang berhasil menghimpun Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terbanyak melalui Program Gerakan Amplop Ramadhan 1447 H. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menyalurkan bantuan Tebus Ijazah kepada 118 siswa dari 11 madrasah di Jakarta Barat yang ijazahnya tertahan akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Yuli Hartono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat Saiful Amri, Kepala Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Jakarta Barat Heru Norwanto, serta jajaran Kementerian Agama dan kepala madrasah se-Jakarta Barat.

Program Gerakan Amplop Ramadhan merupakan inovasi pengumpulan infak dan sedekah yang melibatkan peserta didik madrasah dan pondok pesantren di bawah naungan Kementerian Agama Kota Jakarta Barat. Program ini tidak hanya bertujuan menghimpun dana sosial keagamaan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi sejak usia dini.

Pada tahun 2026, Program Gerakan Amplop Ramadhan berhasil menghimpun dana sebesar Rp247.678.000 yang berasal dari partisipasi 168 lembaga pendidikan, terdiri atas madrasah negeri, madrasah swasta, PC IGRA, dan KKMI di lingkungan Kementerian Agama Kota Jakarta Barat. Capaian tersebut melanjutkan keberhasilan program pada tahun sebelumnya yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp411.375.200.

Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar mengatakan bahwa Gerakan Amplop Ramadhan merupakan bagian dari upaya membangun karakter sosial peserta didik melalui kebiasaan berbagi dan peduli terhadap sesama.

“Gerakan Amplop Ramadhan lahir dari keyakinan bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter. Ketika peserta didik menyisihkan sebagian uang jajannya untuk berinfak, mereka sedang belajar tentang empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial,” ujar Akhmad.

Menurut Akhmad, keberhasilan program tidak hanya diukur dari nominal dana yang terkumpul, tetapi juga dari keterlibatan 168 lembaga pendidikan yang menjadi modal sosial penting dalam membangun budaya filantropi di lingkungan madrasah. Ia mengapresiasi seluruh madrasah, guru, orang tua, dan peserta didik yang telah berpartisipasi aktif dalam program tersebut.

Dana yang terhimpun kemudian didayagunakan melalui program Tebus Ijazah dengan total penyaluran sebesar Rp124.317.000. Bantuan tersebut diberikan kepada 118 siswa dari 11 madrasah yang mengalami kendala dalam pengambilan ijazah karena kondisi ekonomi keluarga.

Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Yuli Hartono mengapresiasi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta atas penyelenggaraan kegiatan yang tidak hanya memberikan penghargaan kepada pengumpul ZIS terbaik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui program Tebus Ijazah. Menurutnya, program tersebut menunjukkan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara amanah dan disalurkan secara tepat sasaran untuk mendukung dunia pendidikan.

“Program Tebus Ijazah menjadi bukti bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat dan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan serta meraih masa depan yang lebih baik. Ini merupakan wujud nyata kebermanfaatan zakat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Yuli Hartono.

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap sinergi dengan Kementerian Agama, madrasah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga Program Gerakan Amplop Ramadhan dan Tebus Ijazah dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat serta semakin memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pendidikan masyarakat.

25/06/2026 | Kontributor: Habibi Zein

Berita Terbaru

Dibantu BAZNAS, Usaha Pastry Mitra Binaan di Jaktim Raih Omzet Belasan Juta Rupiah
Dibantu BAZNAS, Usaha Pastry Mitra Binaan di Jaktim Raih Omzet Belasan Juta Rupiah
Dibantu BAZNAS, Usaha Pastry Mitra Binaan di Jaktim Raih Omzet Belasan Juta Rupiah Neneng, pemilik usaha pastry “Dapoer Keitha Aneka Pastry” sekaligus mitra binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Jakarta Timur, berhasil meraih omzet belasan juta rupiah per bulan setelah mendapatkan bantuan permodalan dan pendampingan melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD). Usaha kuliner dengan brand “Dapoer Keitha Aneka Pastry” yang berlokasi di kawasan Utan Kayu, Matraman ini dikelola oleh Neneng dan kini semakin dikenal di masyarakat sekitar. Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan BAZNAS DKI Jakarta , MH. Bahaudin, S.E.,S.Pd.I , menegaskan program BMD memang dirancang untuk menyasar pelaku usaha mikro di tingkat desa atau kelurahan agar mereka memiliki akses permodalan dan bimbingan yang tepat. "Melalui BMD kami berkomitmen untuk hadir langsung di tengah masyarakat guna memastikan bahwa pelaku usaha kecil seperti Neneng mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk naik kelas," jelas Bahaudin dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa (14/4/2026). Dapoer Keitha disukai karena memberikan beragam pilihan pastry, seperti croissant, smoked beef, cromboloni, hingga double cheese. Selain menu unggulan tersebut, terdapat 11 menu lainnya yang diproduksi secara higienis di dapur rumah Neneng sendiri untuk memastikan kualitas rasa tetap terjaga bagi para pelanggan. Subhan menambahkan, hasil yang dicapai oleh Neneng juga menjadi bukti dari keberhasilan pengelolaan zakat produktif yang dilakukan oleh BAZNAS. "Kami sangat mengapresiasi kegigihan Neneng dalam memanfaatkan fasilitas BMD sehingga usahanya mampu menghasilkan omzet yang stabil dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarganya," ujarnya. Usaha ini awalnya didirikan oleh Neneng sebagai langkah untuk memanfaatkan keterampilan memasak yang ia miliki. Tujuan utama Neneng menjalankan usaha ini adalah untuk memperkuat stabilitas keuangan keluarga sembari memenuhi permintaan pasar akan camilan berkualitas dengan harga yang kompetitif. Berkat kombinasi antara ketekunan pemilik dan dukungan program BAZNAS, Dapoer Keitha Aneka Pastry kini berhasil meraih omzet yang sangat menjanjikan. Dengan dukungan basis pelanggan yang setia di wilayah sekitar, usaha ini mampu mencatatkan pendapatan mencapai sekitar Rp16 juta per bulan. “Saya sangat bersyukur dan merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari BAZNAS karena selain mendapatkan dukungan modal, saya juga diajarkan bagaimana mengelola usaha dengan lebih baik," kata Neneng. yuk sahabat, bantu kami agar program kebaikan ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekah terbaikmu melalui https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA15/04/2026 | Humas BAZNAS DKI Jakarta
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Raih Predikat "Menuju Informatif" pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik KI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Raih Predikat "Menuju Informatif" pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik KI Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Sabet Predikat "Menuju Informatif" pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025 BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta resmi memperoleh predikat “Menuju Informatif” dalam hasil penilaian Elektronik Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) DKI Jakarta sebagai bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 guna mendorong transparansi dan akuntabilitas badan publik. Berdasarkan dokumen hasil evaluasi, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta meraih nilai 78,59 . Surat rekomendasi hasil penilaian tersebut diserahkan langsung oleh Komisioner KIP DKI Jakarta, Aang Muhdi Ghozali , kepada Prof. Dr. H. Bunyamin, M.Pd.I. selaku Pimpinan Bidang IV BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta pada Senin (13/4), di Gedung Graha Mental Spiritual, Jakarta Pusat. Kegiatan E-Monev ini merupakan bagian dari rangkaian Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Secara umum, penilaian dilakukan berdasarkan enam indikator utama yaitu komitmen organisasi, kualitas informasi, jenis informasi, sarana dan prasarana, digitalisasi, dan inovasi serta strategi pelayanan. Khusus bagi lembaga filantropi seperti BAZNAS (BAZIS), penilaian pada tahap ini difokuskan pada indikator kualitas informasi yang meliputi aspek akurasi, kemutakhiran, serta kemudahan akses bagi masyarakat. Standar ini mengacu pada Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 dan Peraturan Gubernur Nomor 40 Tahun 2024. Capaian ini mencerminkan komitmen BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dalam menghadirkan layanan informasi yang transparan dan akuntabel. Meski demikian, lembaga tetap memberikan perhatian pada beberapa catatan perbaikan, seperti pemenuhan aspek teknis dan penguatan peran pimpinan dalam proses presentasi penilaian. Ke depan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta optimistis dapat meningkatkan predikat menjadi “Informatif”. Langkah strategis yang akan diambil meliputi penguatan sistem digital, penyempurnaan sarana pendukung, serta peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan demi memperkuat kepercayaan masyarakat dan profesionalisme lembaga.
BERITA15/04/2026 | Habibi Zein
BAZNAS Sukses Kembangkan Usaha Pizza Mustahik melalui Program BMD
BAZNAS Sukses Kembangkan Usaha Pizza Mustahik melalui Program BMD
BAZNAS Sukses Kembangkan Usaha Pizza Mustahik melalui Program BMD Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) berhasil melaksanakan pemberdayaan mustahik asal Matraman, Jakarta, Rianto melalui usaha kulinernya “Papa Pizza”. Berkat bantuan modal dan binaan dari BAZNAS, “Papa Pizza” semakin berkembang dan dikenal banyak orang hingga mampu meraih omzet sebesar Rp7 juta sampai Rp8 juta per bulan. Sekretaris Utama BAZNAS RI H. Subhan Cholid, Lc, MA. mengapresiasi keberhasilan usaha kuliner milik Rianto. Subhan berharap, mustahik yang menerima manfaat program BMD dapat belajar dari Rianto bagaimana cara dia mengembangkan usaha kulinernya. “Ini salah satu contoh keberhasilan dari program BAZNAS Microfinance Desa, jadi BAZNAS tidak hanya memberikan modal saja lalu berhenti, tidak, BAZNAS juga memberikan pendampingan kepada mustahik sampai mereka benar-benar berhasil,” ujar Subhan melalui keterang tertulisnya di Jakarta, Senin (13/4/2026). Subhan berharap, keberhasilan Rianto dalam mengembangkan “Papa Pizza” menginspirasi dan memotivasi para mustahik, sekaligus mendorong program BMD ini agar lebih luas lagi menjangkau masyarakat. “Semoga melalui MBD ini, BAZNAS banyak melahirkan Rianto-Rianto lain yang lebih sukses sehingga tujuan kita memutus mata rantai kemiskinan benar-benar terwujud, dan visi BAZNAS mentransformasikan mustahik menjadi muzaki bisa tercapai,” ujarnya. Sementara itu, penerima manfaat program BMD Matraman, Rianto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS RI. Sejak bergabung dengan BAZNAS pada 2023 lalu, usaha kulinernya semakin berkembang dan dikenal banyak orang. “Alhamdulillah setelah bergabung dengan BAZNAS, saya merasakan peningkatan usaha yang sangat signifikan. Pendapatkan kami per bulan juga bisa mencapai Rp7 juta hingga Rp8 juta ketika kami rajin ikut event-event,” ujar Rianto. Rianto menceritakan, bantuan modal yang diberikan setelah bergabung dalam program MBD adalah modal usaha serta fasilitas pendukung seperti booth dan benner. Juga ada pendampingan rutin yang diberikan mulai dari bagaimana cara memasarkan produk, mengemas produk agar lebih menarik, hingga cara pelayanan kepada customer agar mereka menjadi pelanggan setia “Papa Pizza”. Selain itu kata dia, menjaga kualitas pizza yang enak dan empuk adalah kunci utama agar disukai pelanggan. “Menjaga cita rasa pizza dengan hanya menggunakan bahan-bahan premium adalah cara kami menjaga kualitas agar konsumen tidak berpindah kelain hati,” cerita Rianto. Berkat bantuan modal usaha dari BAZNAS, Rianto mengaku usahanya tidak hanya berkembang tetapi juga memperbaiki ekonomi keluarganya hingga ia mampu untuk menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi. "Selama saya menjalankan usaha ini dengan binaan BAZNAS, saya mendapatkan banyak hal, belajar banyak hal, sehingga Papa Pizza bisa berkembang dan sangat bermanfaat bagi keluarga kami. Alhamdulillah saya bisa menguliahkan anak dan alhamdulillah perlengkapan dalam usaha juga bertambah, saya sangat bersyukur sekali bisa lebih eksis dalam berdagang,” ujar Rianto.
BERITA15/04/2026 | Habibi Zein
Nonton Bareng “Pelangi di Mars”, BAZNAS BAZIS DKI Salurkan Santunan untuk 500 Anak Yatim dan Dhuafa
Nonton Bareng “Pelangi di Mars”, BAZNAS BAZIS DKI Salurkan Santunan untuk 500 Anak Yatim dan Dhuafa
Nonton Bareng “Pelangi di Mars”, BAZNAS BAZIS DKI Salurkan Santunan untuk 500 Anak Yatim dan Dhuafa Jakarta — Suasana hangat penuh kebahagiaan terasa dalam kegiatan nonton bareng film Pelangi di Mars yang diselenggarakan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berbagi kebahagiaan di momen Hari Raya, khususnya bagi anak-anak di Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta turut menyalurkan santunan kepada 500 anak Sekolah Dasar prasejahtera serta anak-anak panti asuhan. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus dukungan bagi mereka untuk terus semangat belajar dan meraih cita-cita. Acara ini di hadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga menyempatkan diri menyapa dan berinteraksi dengan anak-anak, menambah kehangatan suasana kegiatan. Turut hadir pimpinan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta, H. Abu Bakar, yang menyaksikan langsung kebersamaan dan keceriaan anak-anak dalam kegiatan tersebut. Melalui program ini, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta bersama Pemprov DKI Jakarta ingin menghadirkan suasana Hari Raya yang lebih bermakna, tidak hanya dengan bantuan materi, tetapi juga melalui pengalaman kebersamaan yang menyenangkan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta komitmen untuk terus menebar manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak di Jakarta. Mari terus tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekah terbaikmu melalui : donasi.baznasbazisdki.id
BERITA30/03/2026 | Habibi Zein
BAZNAS Bangun Tiga Masjid Darurat di Gaza, Tampung Hingga Ratusan Jemaah
BAZNAS Bangun Tiga Masjid Darurat di Gaza, Tampung Hingga Ratusan Jemaah
BAZNAS Bangun Tiga Masjid Darurat di Gaza, Tampung Hingga Ratusan Jemaah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) mendirikan tiga masjid darurat di sejumlah wilayah Gaza, Palestina, untuk memfasilitasi kebutuhan ibadah masyarakat terdampak krisis kemanusiaan di wilayah tersebut. Adapun lokasi pembangunan berada di wilayah Gaza yang didirikan di Asdaa Region Northwest Khan Younis, Abu Ali Eyad Street, dan di Deir Al-Balah. Wakil Ketua IV BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Prof. Dr. H. Bunyamin menyampaikan, pembangunan masjid darurat tersebut dilakukan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat akan sarana ibadah di tengah situasi konflik yang berkepanjangan. “Alhamdulillah tiga masjid darurat telah rampung BAZNAS dirikan di Gaza dan sudah digunakan juga saat Ramadan dan Idulfitri. Setiap masjid darurat memiliki luas sekitar 180 meter persegi dan mampu menampung hingga 100 orang,” ujar Prof Bunyamin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (30/3/2026). Ia menuturkan, kondisi konflik yang terus berlangsung telah menyebabkan banyak fasilitas umum mengalami kerusakan dan tidak dapat digunakan, termasuk masjid. Hal ini tentu berdampak langsung terhadap aktivitas ibadah masyarakat setempat yang menjadi terbatas. Subhan mengatakan, program ini merupakan upaya BAZNAS dalam menghadirkan masjid darurat sebagai solusi cepat, sehingga masyarakat tetap memiliki tempat ibadah yang layak dan aman. Lebih dari sekadar fasilitas fisik, Subhan menyampaikan, pembangunan masjid darurat ini juga membawa pesan solidaritas dari masyarakat Indonesia untuk Palestina. “Ini menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan masyarakat Indonesia untuk Palestina,” ujar Prof Bunyamin “Kami berharap masjid ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk beribadah, serta menjadi ruang berkumpul dan memperkuat kebersamaan warga di tengah kondisi konflik,” lanjut Prof. Bunyamin. Subhan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid darurat tersebut, khususnya para muzaki. “Pendirian tiga masjid darurat ini tidak terlepas dari uluran tangan para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS. Masjid darurat ini diharapkan bisa membantu masyarakat Gaza untuk menjalankan ibadahnya dengan lebih khusyuk dan nyaman di tengah situasi yang penuh keterbatasan,” katanya. Selama Ramadan 1447 H/2026 M, BAZNAS juga terus menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan untuk Palestina, meliputi paket makanan (food packages), makanan siap saji (hot meals), layanan kesehatan, penyediaan air bersih, pakaian, tenda pemukiman dan keluarga, selimut, masjid darurat, hingga tenda kelas guna mendukung kegiatan belajar
BERITA30/03/2026 | Habibi Zein
Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026
Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026
Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan kesiapsiagaan layanan bagi para pemudik di masa arus balik Idulfitri 2026/1447 H. Secara nasional, BAZNAS menyiagakan sebanyak 21 titik Pos Mudik BAZNAS yang tersebar di berbagai wilayah strategis untuk melayani masyarakat tanpa dipungut biaya. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan seluruh jajaran pimpinan BAZNAS RI telah berbagi tugas untuk meninjau langsung kelayakan dan pelayanan di setiap pos mudik. Pihaknya terus memantau 21 titik pos mudik pada masa arus balik yang tersebar di jalur utama Pulau Jawa, mulai dari Provinsi Banten seperti Lebak dan Kabupaten Serang, hingga Provinsi Jawa Timur seperti Sidoarjo dan Jombang. "Di Indonesia ada 21 (pos mudik) dan nanti akan disebar juga, bukan hanya di Jawa tapi di tempat-tempat lain. Antusiasme masyarakat sangat banyak, jadi akan ditambah untuk tahun depan," jelas Sodik Mudjahid saat meninjau lokasi di Pos Mudik BAZNAS Garut di Limbangan, Kamis (26/3/2026). Sodik menjelaskan kehadiran pos mudik masa arus balik yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas gratis ini sebagai bentuk pertanggungjawaban dan ucapan terima kasih BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzaki. Seperti yang terjadi di Pos Mudik BAZNAS Kabupaten Garut, berdasarkan laporan terakhir, layanan ini telah dimanfaatkan oleh ribuan orang. "Alhamdulillah tadi saya mendapatkan laporan bahwa ini H-5 sampai H+5 memberikan berbagai dukungan kepada para pemudik, dari mulai dapur, kesehatan, dan lain-lain. Per hari ini sudah ada 1.562 pemudik yang memanfaatkan layanannya," katanya. Menurutnya, fasilitas gratis yang disediakan di 21 pos mudik ini cukup beragam. Untuk kategori pos besar, BAZNAS menyediakan layanan layanan berupa layanan kesehatan, reflexi bagi pemudik yang kelelahan, makanan ringan,charger hape dan motor listrik, tempat bermain anak, hingga ruang laktasi bagi ibu menyusui yang semuanya dapat dinikmati secara cuma-cuma. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Efendi, S.Pd.I. mengatakan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas pos mudik di wilayahnya terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada musim mudik dan balik Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah, lonjakan pengunjung terutama terlihat sangat padat saat memasuki waktu salat, khususnya mulai waktu Zuhur dan seterusnya. Peningkatan animo ini membuktikan bahwa keberadaan posko tersebut sangat dibutuhkan oleh para pemudik yang melintasi wilayah Garut. "Animo masyarakat yang menggunakan fasilitas ini bagi para pemudik banyak sekali, terutama menjelang salat, terutama dari salat Zuhur ke sana. Dan ini sudah lama dan kami pertahankan bahwa ini sudah menjadi kegiatan rutinitas dari BAZNAS Garut dan BAZNAS RI di posko ini," ujarnya. Efendi juga berharap ke depannya akan ada penambahan fasilitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan di posko-posko selanjutnya. Menutup keterangannya, Ketua BAZNAS Garut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program kemanusiaan ini. "Saya mengucapkan terima kasih kepada para muzaki se-Indonesia yang menitipkan zakat infaknya kepada BAZNAS Republik Indonesia sehingga dananya bisa dimanfaatkan, salah satunya untuk para pemudik ini. Semoga nanti lebih banyak lagi titipan muzakinya dan bisa menyejahterakan masyarakat Indonesia sesuai dengan asnafnya," katanya.
BERITA30/03/2026 | Habibi Zein
Cahaya Ramadhan di Panti: BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kehangatan bagi Para Lansia
Cahaya Ramadhan di Panti: BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kehangatan bagi Para Lansia
Cahaya Ramadhan di Panti: BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kehangatan bagi Para Lansia Jakarta, 9 Maret 2026 – Senja Ramadhan perlahan turun di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3. Di ruang sederhana itu, para lansia duduk berdampingan, menanti waktu berbuka puasa. Wajah-wajah yang menyimpan banyak kisah kehidupan tampak teduh, ditemani para musrif dan musrifah yang dengan hangat menyapa, mendengarkan cerita, dan menghadirkan perhatian yang tulus. Melalui Program Pesantren Cahaya Ramadhan yang dihadirkan oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, suasana Ramadhan di panti menjadi lebih hidup dan penuh makna. Lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar lembut mengiringi kegiatan ibadah, sementara para musrif dan musrifah dengan sabar mendampingi para penghuni panti dalam doa dan pembelajaran. Menjelang azan Maghrib, meja-meja sederhana mulai dipenuhi hidangan berbuka. Namun yang paling terasa bukan sekadar makanan, melainkan kehangatan kebersamaan. Senyum merekah, obrolan ringan mengalir, dan suasana yang tadinya sunyi berubah menjadi penuh kehidupan. Bagi sebagian lansia, momen ini menghadirkan kembali rasa keluarga yang lama dirindukan. Setelah berbuka dan menunaikan salat Maghrib serta Isya, para lansia bersama musrif dan musrifah melanjutkan kebersamaan dengan melaksanakan salat tarawih berjamaah. Dalam suasana khusyuk dan penuh ketenangan, lantunan doa dan ayat-ayat suci menggema di ruang ibadah panti, menghadirkan kedamaian serta mempererat kebersamaan di antara mereka. Saat doa-doa terangkat dengan lirih, Ramadhan terasa begitu dekat—menghadirkan kasih sayang, perhatian, dan harapan baru bagi para penghuni panti. Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Bapak Ir. Mh. Bahaudin mengatakan "Program Cahaya Ramadhan di Panti ini merupakan program inisiasi BAZNAS (BAZIS) DKI jakarta berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan pelajaran agama selama 1 Bulan Full di Bulan Ramadhan bersama para musyrif Musyrifah yang ditunjuk dari Kami di Panti Panti dibawah naungan Dinas Sosial" Ujar nya Bahaudin lebih lanjut menyampaikan "Program ini nanti nya mengajarkan kepada para penghuni panti binaan yaitu para lansia diharapkan setelah bulan Ramadhan menjadi lebih dekat dan mempelajari Islam lebih dalam lagi "Pungkas nya Melalui Program Pesantren Cahaya Ramadhan, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap setiap kebersamaan yang terjalin dapat menjadi cahaya yang menghangatkan hati para lansia, serta mengingatkan bahwa Ramadhan selalu membawa kasih, kepedulian, dan harapan bagi semua.
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri, Hidupkan Kembali Semangat “Tetangga Bantu Tetangga”
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri, Hidupkan Kembali Semangat “Tetangga Bantu Tetangga”
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri, Hidupkan Kembali Semangat “Tetangga Bantu Tetangga” Jakarta, 10 Maret 2026 — Di balik hangatnya suasana sahur bersama keluarga, masih ada sebagian warga yang menjalani dini hari dalam keterbatasan. Ada lansia yang menyiapkan sahur seorang diri, keluarga dhuafa yang harus berbagi makanan seadanya, hingga para pekerja jalanan yang tetap berjuang mencari nafkah ketika sebagian besar orang masih terlelap. Berangkat dari kepedulian tersebut, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Program ini merupakan upaya untuk memastikan masyarakat yang berada dalam kondisi rentan tetap dapat menikmati sahur yang layak selama bulan suci Ramadhan. Melalui konsep “Tetangga Bantu Tetangga”, program ini mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan nilai kepedulian dari lingkungan terdekat. Warga didorong menyiapkan makanan sahur dari dapur rumah masing-masing untuk kemudian dibagikan kepada tetangga sekitar yang membutuhkan. Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Ir. H. Mh. Bahaudin mengatakan bahwa "Program Sahur Tetangga sendiri ini dilaksanakan di 44 kelurahan di wilayah DKI Jakarta dengan melibatkan relawan serta masyarakat setempat, Sasaran penerima manfaat difokuskan pada kelompok yang rentan secara ekonomi maupun fisik, seperti lansia yang tinggal sendiri, keluarga dhuafa, serta para pekerja informal yang masih berjuang di jalanan saat dini hari, termasuk pengemudi ojek online." Ujarnya Bagi sebagian orang, sepiring makanan sahur mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang membutuhkan, makanan tersebut dapat menjadi sumber kekuatan untuk menjalani ibadah puasa sekaligus tanda bahwa masih ada kepedulian dari lingkungan sekitar. Lebih lanjut Bahaudin menjelaskan "Program Sahur Tetangga Sendiri dijadwalkan berlangsung pada 5–15 Maret 2026 dengan total 44 titik kegiatan yang tersebar di lima wilayah administrasi DKI Jakarta, yakni Jakarta Utara sebanyak 17 titik, Jakarta Barat 12 titik, Jakarta Timur 11 titik, Jakarta Pusat 3 titik, dan Jakarta Selatan 1 titik." jelas nya "Selain membantu memenuhi kebutuhan sahur masyarakat yang membutuhkan, program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan peran lembaga zakat di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan langsung warga, nilai zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat hadir secara nyata dalam kehidupan sehari-hari." tutupnya Melalui program ini, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai bulan ibadah personal, tetapi juga sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial. Dari dapur rumah hingga ke tangan tetangga yang membutuhkan, kebaikan diharapkan tumbuh dan menyebar di tengah masyarakat.
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
Gubernur Beserta Jajaran Pemprov DKI Jakarta Tunaikan Zakat melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta
Gubernur Beserta Jajaran Pemprov DKI Jakarta Tunaikan Zakat melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta
Gubernur dan Wakil Gubernur Bersama Pejabat Pemprov DKI Jakarta Tunaikan Zakat melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Jakarta, 5 Maret 2026 – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan Wakil Gubernur, Rano Karno, bersama jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan yang berlangsung di Balai Agung Provinsi DKI Jakarta ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mendorong penghimpunan ZIS yang optimal. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, menyampaikan bahwa sepanjang 2025, lembaganya berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp396,36 miliar, atau 99,09 persen dari target Rp400 miliar. Dana tersebut berasal dari kontribusi TKD sebesar Rp147,85 miliar dan Non-TKD sebesar Rp248,50 miliar. Untuk 2026, target penghimpunan ditetapkan sebesar Rp450 miliar, terdiri dari TKD Rp163,25 miliar dan Non-TKD Rp286,75 miliar, dengan harapan memperluas partisipasi muzaki dan meningkatkan dampak penyaluran bagi masyarakat yang membutuhkan. Total dana ZIS yang disalurkan sepanjang 2025 mencapai Rp387,67 miliar untuk berbagai program di bidang dakwah, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan sosial kemanusiaan, dengan alokasi terbesar untuk program sosial kemanusiaan. Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS (BAZIS) atas dedikasi dan kerja kerasnya. “Ke depan saya berharap BAZNAS (BAZIS) dapat terus berinovasi, memperluas jangkauan manfaat, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi agar dana yang terkumpul benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujar Pramono. Ia juga menekankan pentingnya memastikan tidak ada warga kurang mampu di Jakarta yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar selama bulan Ramadan. “Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap BAZNAS (BAZIS) dapat memastikan tidak ada warga, terutama yang tidak mampu, yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Saya juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pengelolaan ZIS di Jakarta. Mudah-mudahan seluruh warga Jakarta merasakan manfaatnya dan terus menikmati suasana kota yang aman dan nyaman,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi kepada pengumpul ZIS terbaik tahun 2025 di berbagai kategori, mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, SKPD, BUMD, satuan pelaksana pendidikan, hingga Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik. Apresiasi khusus juga diberikan kepada BUMD yang menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui BAZNAS (BAZIS), termasuk PAM Jaya, PT Transportasi Jakarta, dan Bank Jakarta. Sementara itu, penghimpunan zakat karyawan BUMD tertinggi dicatat oleh Bank Jakarta, Perumda PAM Jaya, dan Perumda Pasar Jaya. BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penerbitan Instruksi Gubernur mengenai penunaian zakat profesi 2,5 persen bagi seluruh karyawan BUMD, sehingga penghimpunan ZIS semakin optimal dan manfaatnya menjangkau lebih luas masyarakat DKI Jakarta. #baznas #Zakat #Infaq #Sedekah #zakat fitrah berapa #Zakat di Bulan Ramadhan Komentar
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
Jakarta Timur Raih Perolehan ZIS Tertinggi Tiga Tahun Berturut-turut
Jakarta Timur Raih Perolehan ZIS Tertinggi Tiga Tahun Berturut-turut
Jakarta Timur Raih Perolehan ZIS Tertinggi Tiga Tahun Berturut-turut Perolehan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Jakarta Timur secara berturut-turut sejak tahun 2023 menjadi yang terbanyak di Jakarta Atas pencapaian tersebut, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin menerima penghargaan dari Baznas (Bazis) DKI Jakarta yang diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Munjirin mengatakan, tingginya perolehan ZIS tidak terlepas dari tingginya kesadaran serta peran aktif masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), perusahaan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menyisihkan sebagian rezekinya untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah. Menurutnya, ajaran Islam juga menekankan pentingnya ZIS sebagai salah satu bentuk kepedulian sosial. Jika dijalankan secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat, ZIS dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "ZIS ini berasal dari masyarakat, dikelola oleh masyarakat, dan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk berbagai kegiatan sosial seperti program bedah rumah, beasiswa pendidikan, tebus ijazah, dan kegiatan sosial lainnya," ujarnya, Jumat (6/3). Pada bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Munjitin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan, termasuk menyisihkan sebagian rezeki dengan menunaikan ZIS. "Masih banyak potensi muzaki yang belum tergarap secara optimal sehingga perlu terus digali," terangnya. Sementara itu, Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur, Eka Napisah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program pengumpulan ZIS sehingga Jakarta Timur kembali meraih peringkat pertama di tingkat Provinsi DKI Jakarta. "Jakarta Timur sejak tahun 2023 secara berturut-turut menduduki peringkat pertama dalam perolehan ZIS," ungkapnya. Eka menjelaskan, pada tahun 2025 jumlah ZIS terkumpul di Jakarta Timur mencapai Rp 90,9 miliar dari target perolehan Rp 87 miliar. "Target pengumpulan ZIS tahun ini meningkat menjadi Rp 95 miliar. Kami optimistis target ini dapat tercapai dengan dukungan dari berbagai pihak," tandasnya.
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
Layanan Hapus Tato Gratis di Pasar Cilincing: Ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat
Layanan Hapus Tato Gratis di Pasar Cilincing: Ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat
Layanan Kesehatan dan Hapus Tato Gratis di Pasar Cilincing: Ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat Jakarta, 9 Maret 2026 –Suasana berbeda terlihat di kawasan Pasar Jaya Cilincing. Sejak pagi, masyarakat mulai berdatangan dengan penuh antusias untuk mendapatkan layanan kesehatan sekaligus kesempatan memulai lembaran hidup yang lebih baik melalui program hapus tato gratis. Melalui kegiatan yang digelar oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, ratusan warga memanfaatkan layanan yang diberikan secara cuma-cuma. Sebanyak 100 orang menerima layanan kesehatan gratis, sementara 150 orang mengikuti program hapus tato sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pendampingan bagi masyarakat yang ingin memperbaiki diri. Kegiatan sosial ini juga terselenggara melalui kolaborasi antara BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dengan PT Bosowa Corp sebagai bentuk sinergi antara lembaga filantropi dan dunia usaha dalam menghadirkan program kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean peserta yang sejak pagi telah menunggu giliran pelayanan. Banyak di antara mereka datang dengan harapan besar sebagian ingin memeriksakan kondisi kesehatan, sementara yang lain memanfaatkan kesempatan untuk menghapus tato sebagai langkah awal memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik.Di lokasi kegiatan, suasana terasa hangat dan penuh harapan. Para peserta tampak berbincang dengan relawan dan tenaga medis yang memberikan pelayanan dengan pendekatan humanis dan penuh empati. Bagi sebagian warga, kegiatan ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga menjadi momentum untuk memulai perubahan dalam kehidupan. Program hapus tato menjadi salah satu layanan yang menarik perhatian masyarakat. Dengan pendampingan yang penuh perhatian, para peserta menjalani proses tersebut sebagai bentuk ikhtiar meninggalkan masa lalu dan melangkah menuju kehidupan yang lebih baik. Melalui kegiatan ini, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pelayanan sosial dan kemanusiaan yang dihadirkan. Kolaborasi dengan PT Bosowa Corp juga menjadi contoh sinergi positif antara lembaga zakat dan sektor swasta dalam memperluas jangkauan program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Kepala Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Jakarta Utara Wisnu Cakraningrat mengatakan "Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan Program hapus tato Gratis di Pasar Cilincing Jakarta Utara, sebanyak total 150 orang mengikuti kegiatan Hapus Tato Gratis dan juga Layanan Kesehatan Gratis hari ini " ujar nya Lebih lanjut Wisnu menjelaskan "Program Hapus Tato ini terlaksana berkat kerja sama dengan PT Bosowa . kami mengucapkan banyak terimakasih karena telah ikut berpartisipasi mendukung warga Jakarta Utara untuk berhijrah menjadi lebih Baik" ujar nya Wisnu Berharap bahwa para warga Jakarta Utara setelah ikut Hapus Tato ini menjadi jalan awal untuk berhijrah dan tidak kembali mentato tubuh nya "Semoga Para Penerima manfaat program ini bener benar kembali berhijrah secara total dan tidak kembali Mentato tubuh nya " tutupnya BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang inklusif, humanis, dan bermanfaat, sehingga keberadaannya semakin dirasakan oleh masyarakat luas. yuk sahabat, bantu kami agar program layanan hapus tato ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekahmu melalui : https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Gandeng PT Malahayati Mulai Pembangunan 16 Rumah Penyintas Kebakaran di Pela Mampang Jakarta Selatan
BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Gandeng PT Malahayati Mulai Pembangunan 16 Rumah Penyintas Kebakaran di Pela Mampang Jakarta Selatan
BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Gandeng PT Malahayati Mulai Pembangunan 16 Rumah Penyintas Kebakaran di Pela Mampang Jakarta Selatan Program Bedah Kawasan di RT 014 RW 02, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, resmi dimulai melalui kegiatan peletakan batu pertama pada Selasa (3/3). Program ini merupakan kolaborasi antara BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, PT Malahayati Nusantara Raya, dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan dalam rangka penanganan kebakaran yang terjadi pada 10 Februari 2026 lalu. Sebanyak 16 unit rumah terdampak dalam peristiwa tersebut dan kini mulai dibangun kembali. Pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu paling lama tiga bulan agar warga dapat segera kembali menempati hunian yang layak, aman, dan nyaman. Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar, Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar, Camat Kebayoran Baru, Lurah Pela Mampang, Ketua Dewan Kota Jakarta Selatan, dan Ketua Pelaksana Wilayah BAZNAS (BAZIS) Administrasi Jakarta Selatan. Dalam sambutannya, Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pemulihan pascakebakaran. “Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap warga terdampak. Kami menargetkan pembangunan 16 unit rumah ini dapat selesai maksimal tiga bulan sehingga masyarakat bisa segera kembali menjalani aktivitas secara normal,” ujarnya. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan pihak swasta, diharapkan proses rehabilitasi kawasan berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak. Lebih lanjut Anwar mengatakan, pembangunan 16 rumah yang terdampak kebakaran tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara Baznas (Bazis) Jakarta Selatan dan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT Malahayati. Ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena warga akhirnya memperoleh kepastian terkait pembangunan kembali rumah mereka. "Kami sangat bersyukur, terutama warga penyintas kebakaran karena sudah ada kepastian rumah mereka dibangun," ujarnya, Selasa (3/3). Anwar menjelaskan, proses pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan dengan anggaran sekitar Rp 1 miliar. "Program bedah kawasan ini merupakan bukti bahwa dana yang dihimpun Baznas (Bazis) dari masyarakat dapat kembali dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat," terangnya. Ia menambahkan, dana yang berasal dari zakat, infak, dan sedekah telah digunakan untuk berbagai program sosial, seperti bedah rumah, bedah kawasan, hingga penebusan ijazah. Legislator Komisi A DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani turut mengaku bersyukur atas terwujudnya pembangunan rumah warga penyintas kebakaran tersebut. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas (Bazis), dan pihak swasta melalui CSR menjadi kunci dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah. "Semoga warga dapat segera kembali menempati rumahnya, merasa tenang, dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Kolaborasi yang baik antarsemua pihak sangat penting," ungkapnya. Sementara itu, perwakilan penyuntas kebakaran, Afri menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Ia berharap, rumah yang dibangun kembali nantinya menjadi hunian yang lebih baik, sehat, dan memiliki sirkulasi udara yang memadai. "Semoga semua pihak yang telah membantu mendapatkan keberkahan. Kami berharap dapat kembali ke rumah dengan kondisi yang lebih baik dan semakin sejahtera," tandasnya.
BERITA03/03/2026 | Habibi Zein
Safari Ramadan Jakarta Barat, Ketua DPRD DKI Soroti Pendidikan dan Puji BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta
Safari Ramadan Jakarta Barat, Ketua DPRD DKI Soroti Pendidikan dan Puji BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta
Safari Ramadan Jakarta Barat, Ketua DPRD DKI Soroti Pendidikan dan Puji BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta - Ketua DPRD DKI Jakarta, Drs. H. Khoirudin, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan pendidikan di Ibu Kota. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Masjid Jami Assa’adah, Kembangan, Jakarta Barat. Dalam sambutannya, Khoirudin menyebut pendidikan merupakan hak seluruh warga dan menjadi kewajiban negara untuk memenuhinya. “Pendidikan adalah hak seluruh masyarakat dan kewajiban negara untuk memenuhinya. Kami di DPRD DKI Jakarta akan terus berjuang bersama Pemerintah Provinsi agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan warga Jakarta,” ujar Khoirudin dalam keterangannya, Senin (2/3/2026). Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga dihadiri Wali Kota Jakarta Barat, Hj. Iin Mutmainnah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendorong pembangunan wilayah serta peningkatan pelayanan publik. Menurut Khoirudin, dukungan kebijakan yang tepat akan berdampak langsung pada peningkatan mutu sekolah serta akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat Jakarta. Dalam kesempatan yang sama, ia turut mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS/BAZIS) DKI Jakarta atas berbagai bantuan sosial yang telah disalurkan kepada warga. “Bantuan dari BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini bukti nyata bahwa kepedulian sosial harus terus kita kuatkan bersama. Program-program yang dijalankan juga semakin membuat masyarakat cinta dan percaya kepada BAZNAS (BAZIS) sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan profesional,” katanya. Safari Ramadan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Acara ditutup dengan salat Tarawih berjamaah bersama warga sebagai simbol kebersamaan dan penguatan nilai-nilai spiritual di bulan suci Ramadan.
BERITA03/03/2026 | Safari Ramadan Jakarta Barat, Ketua DPRD DKI Soroti Pendidikan dan Puji BAZNAS (BAZIS) DKI
BAZNAS Salurkan Alat Bantu Dengar Gratis bagi Anak Disabilitas dari Keluarga Prasejahtera di Tebet
BAZNAS Salurkan Alat Bantu Dengar Gratis bagi Anak Disabilitas dari Keluarga Prasejahtera di Tebet
BAZNAS Salurkan Alat Bantu Dengar Gratis bagi Anak Disabilitas dari Keluarga Prasejahtera di Tebet Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan alat bantu pendengaran kepada anak penyandang disabilitas rungu dan wicara dari keluarga prasejahtera di Tebet, Jakarta Selatan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kaum rentan yang menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi ekonomi. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan kemaslahatan umat, khususnya bagi penyandang disabilitas dari keluarga prasejahtera melalui pengelolaan dana zakat yang tepat sasaran. “Ini adalah bentuk kepedulian dan keberpihakan BAZNAS terhadap kaum rentan, seperti penyandang disabilitas. Zakat yang para muzaki salurkan kepada BAZNAS kami optimalkan untuk membantu para mustahik, salah satunya dengan menyalurkan alat bantu pendengaran bagi anak dari keluarga prasejahtera,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (2/3/2026). "Kami memahami gangguan pendengaran seringkali menjadi hambatan besar dalam aktivitas sehari-hari, pendidikan dan kesempatan lainnya, yang pada akhirnya dapat memperburuk keadaan ekonomi," ujarnya. Pada kesempatan tersebut, lanjut Saidah, BAZNAS memberikan alat bantu pendengaran kepada Amirah, seorang pelajar sekolah menengah pertama, yang tinggal bersama ibunya di sebuah rumah kos di kawasan Tebet Dalam. Sejak kecil, Amirah mengalami gangguan pendengaran yang memengaruhi kemampuan komunikasi serta proses belajarnya di sekolah. Menurut Saidah, akses terhadap alat bantu dengar yang layak masih menjadi tantangan bagi banyak keluarga kurang mampu karena harganya yang relatif mahal. "Ibu Amirah kesehariannya hanya bekerja sebagai penjaga sekaligus yang membersihkan rumah kos itu. Penghasilannya pun sangat minim dibandingkan dengan beban biaya hidup di sebuah kota besar," ujar Saidah. Saidah menyampaikan, keterbatasan ekonomi membuat keluarga Amirah belum mampu menyediakan alat bantu dengar yang memadai. Akibatnya, Amirah kerap mengalami kesulitan saat mengikuti pelajaran di kelas maupun berkomunikasi dengan lingkungan sekitar. “Alhamdulillah, melalui pemasangan alat bantu dengar yang baru ini, Amirah kini dapat mendengar suara dengan lebih jelas. Ia menjadi lebih responsif terhadap suara di sekitarnya dan lebih terbantu saat belajar di sekolah,” kata Saidah. Lebih lanjut, Saidah menegaskan BAZNAS akan terus memperluas jangkauan bantuan bagi penyandang disabilitas di berbagai daerah. Ia berharap dukungan tersebut tidak hanya membantu dari sisi kesehatan, tetapi juga mampu meningkatkan prestasi akademik serta kepercayaan diri penerima manfaat. "Kam.i akan terus memastikan setiap anak Indonesia, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya
BERITA03/03/2026 | Habibi Zein
Antusiasme Membludak, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Timur Tambah Kuota Untuk Hapus Tato
Antusiasme Membludak, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Timur Tambah Kuota Untuk Hapus Tato
Antusiasme Membludak, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Timur Tambah Kuota Untuk Hapus Tato Jakarta Timur, 3 Maret 2026 – BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta resmi menutup rangkaian Roadshow Hapus Tato Gratis Ramadan di Aula Serbaguna Blok C, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (3/3). Kegiatan ini menjadi titik akhir dari program yang telah dilaksanakan di empat wilayah DKI Jakarta, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Sebanyak 200 peserta mengikuti layanan penghapusan tato pada hari terakhir pelaksanaan. Sejak pagi, Aula Serbaguna Blok C dipenuhi masyarakat yang datang dengan tekad memulai babak baru dalam hidup mereka.Program ini dihadirkan sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat yang ingin berhijrah, namun terkendala biaya prosedur medis yang relatif tinggi. Wali Kota Jakarta Timur, Muhajirin, yang hadir meninjau langsung kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dalam menghadirkan program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat. “Kami mengapresiasi langkah BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta yang menghadirkan layanan hapus tato gratis ini. Program ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperbaiki diri dan menyongsong Ramadan dengan semangat baru,” ujar Muhajirin. Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Timur, Eka Nafisah. Eka menyampaikan bahwa Antusiasme warga Jakarta Timur untuk mengikuti Hapus Tato ini cukup tinggi, terbukti pada tahun 2025 lalu peserta yg mendaftar hanya 170 peserta, tetapi di tahun ini kami menerima sebanyak 200 orang pendaftar program Hapus Tato ini. di Wilayah Jakarta Timur hanya program ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memperluas akses layanan sosial dan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. “Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa keinginan masyarakat untuk berhijrah tidak terhalang oleh keterbatasan biaya. Kami menghadirkan layanan profesional dengan standar medis yang aman dan nyaman,” kata Eka Nafisah. Proses penghapusan tato dilakukan oleh tenaga medis profesional menggunakan teknologi laser sesuai standar kesehatan, dengan tetap mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan peserta. Dengan berakhirnya rangkaian roadshow di empat lokasi tersebut, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap program ini dapat menjadi jembatan perubahan bagi masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadan yang sarat makna refleksi dan pembaruan diri.
BERITA03/03/2026 | Habibi Zein
Sambut Ramadhan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Hapus Tato Gratis di Masjid Agung Sunda Kelapa
Sambut Ramadhan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Hapus Tato Gratis di Masjid Agung Sunda Kelapa
Sambut Ramadhan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Roadshow Hapus Tato Gratis di Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta – 23 Februari 2026 – BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menggelar roadshow hapus tato gratis sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Program ini ditujukan bagi warga DKI Jakarta yang ingin menghapus tato secara gratis dengan prosedur yang aman dan higienis. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, pada 23–24 Februari 2026, dengan target sebanyak 120 peserta. Roadshow ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta untuk kegiatan sosial kemasyarakatan. Pembukaan kegiatan dihadiri Pimpinan Bidang Keseketariatan SDM dan Uum, yang menyampaikan apresiasi sekaligus penguatan terhadap pelaksanaan program hapus tato gratis tersebut. Menurutnya, program ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan sosial dan pemberdayaan masyarakat. “Program hapus tato gratis ini sangat positif karena memberikan kesempatan kepada warga yang ingin memperbaiki diri, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan. Ini bukan hanya tentang menghapus tato secara fisik, tetapi juga tentang memberikan ruang bagi masyarakat untuk memulai lembaran baru dengan lebih percaya diri,” ujar Bunyamin. Ia menambahkan, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta mendukung penuh berbagai program keagamaan di Bulan Ramadhan utamanya kepada mereka yang ingin kembali berhijrah kejalan yang benar. Sementara itu, Zaenal, salah satu penerima manfaat program hapus tato gratis, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta atas kesempatan yang diberikan. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta yang telah membantu saya menghapus tato secara gratis. Program ini sangat berarti bagi saya, terutama menjelang bulan Ramadhan. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan agar semakin banyak warga yang terbantu,” kata Zaenal. Melalui kegiatan ini, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan sosial yang tepat sasaran serta memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah DKI Jakarta. Yuk sahabat, Bantu kami agar program Hapus tato ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat Infaq dan Sedekahmu melalui https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA25/02/2026 | Habibi Zein
Ratusan Warga Ikuti Program Hapus Tato Gratis di Kantor Wali Kota Jakarta Barat Yang diadakan Oleh BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat
Ratusan Warga Ikuti Program Hapus Tato Gratis di Kantor Wali Kota Jakarta Barat Yang diadakan Oleh BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat
Dukung Hijrah di Bulan Ramadhan, Ratusan Warga Ikuti Program Hapus Tato Gratis di Kantor Wali Kota Jakarta Barat Yang diadakan Oleh BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat Jakarta Barat, 24 Februari 2026 — Sebanyak 100 warga mengikuti kegiatan hapus tato gratis yang digelar di Aula Masjid Assahara, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (24/2). Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Adkesra) Kota Administrasi Jakarta Barat, RM. Amien Haji. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta atas dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. “Atas nama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin. Kami berharap program hapus tato gratis ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, minimal dua kali dalam setahun, sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” ujar RM. Amien Haji. Salah satu penerima manfaat, Anto, mengaku bersyukur bisa mengikuti program tersebut. “Saya berterima kasih kepada Pemerintah Kota Jakarta Barat dan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta. Kalau hapus tato di luar biayanya mahal, sementara di sini gratis dan sangat membantu kami. Semoga kegiatan seperti ini terus ada supaya lebih banyak orang yang merasakan manfaatnya,” ujarnya. Pelaksanaan hapus tato dilakukan oleh tenaga profesional dengan prosedur medis yang aman dan sesuai standar kesehatan. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat berharap kegiatan ini dapat terus menjadi sarana pembinaan dan pemberdayaan masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.
BERITA25/02/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Dapur Kemanusiaan Bersama King Abdi dan 12 Chef Nusantara untuk Warga Terdampak Banjir Di Jakarta Timur
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Dapur Kemanusiaan Bersama King Abdi dan 12 Chef Nusantara untuk Warga Terdampak Banjir Di Jakarta Timur
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Dapur Kemanusiaan Bersama King Abdi dan 12 Chef Nusantara untuk Warga Terdampak Banjir Di Jakarta Timur BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan Dapur Kemanusiaan melalui aksi sosial bertajuk Patroli Rasa untuk Jakarta, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (30/1/2026) di Lapangan Tenis RT 015 RW 03, Cawang, Jakarta Timur, mulai pukul 13.00 WIB. Pada kesempatan ini, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan Chef Nusantara yang diketuai oleh King Abdi, serta didukung oleh berbagai pihak, antara lain J99 Corps, Mie Bola Mas, dan mitra kolaborator lainnya, dalam upaya menghadirkan bantuan pangan bagi warga terdampak banjir. Melalui Dapur Kemanusiaan ini, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta memasak sebanyak 10.000 porsi makanan siap saji untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan darurat warga yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana banjir. Ribuan porsi makanan hangat dan bergizi tersebut disiapkan langsung oleh King Abdi bersama 12 Chef Nusantara dan para relawan sebagai wujud solidaritas, empati, dan kepedulian sosial. Dari total 10.000 porsi makanan siap saji yang dimasak, bantuan pangan tersebut didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak banjir, di antaranya Kelurahan Cawang, Kelurahan Bidara Cina, Kelurahan Kampung Melayu, dan Kelurahan Cililitan, serta dialokasikan pula untuk kebutuhan distribusi tambahan dan antisipasi di lokasi terdampak lainnya guna memastikan bantuan dapat menjangkau lebih luas dan tepat sasaran. Distribusi bantuan dilakukan secara terkoordinasi bersama aparat wilayah, relawan, dan unsur masyarakat setempat agar bantuan dapat diterima secara merata oleh warga yang membutuhkan. Wakil Ketua III BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan (PKP), Hj. Sholihah, S.E., M.A., menyampaikan bahwa kegiatan Dapur Kemanusiaan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dalam mengelola dan menyalurkan dana umat secara amanah, profesional, dan berdampak nyata. “Kolaborasi lintas komunitas ini menjadi bukti bahwa sinergi mampu menghadirkan respons cepat di tengah situasi darurat. Sebanyak 10.000 porsi makanan siap saji yang disiapkan hari ini merupakan amanah dari masyarakat yang kami kelola secara akuntabel untuk membantu meringankan beban warga terdampak banjir,” ujar Hj. Sholihah. Sementara itu, Ketua Chef Nusantara, King Abdi, menegaskan bahwa keterlibatan para chef dan mitra merupakan panggilan kemanusiaan untuk berbagi melalui makanan. “Di tengah musibah, makanan bukan hanya soal mengenyangkan, tetapi juga tentang kepedulian dan semangat kebersamaan. Kami hadir untuk memasak dengan sepenuh hati bagi saudara-saudara kita yang terdampak. Prinsip kami sederhana: kami datang, kami masak, Anda makan,” ujar King Abdi. BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi membantu warga terdampak banjir melalui dukungan zakat, infak, dan sedekah, agar bantuan kemanusiaan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. Melalui sinergi antara lembaga, komunitas, relawan, dan masyarakat, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat nyata, menyalurkan amanah umat secara profesional, serta berperan aktif dalam penanganan kebencanaan di Indonesia.
BERITA03/02/2026 | Habibi Zein
Di Tengah Dingin Pengungsian dan Ancaman Penyakit Pascabencana, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Ekspedisi Sehatkan Sumatera
Di Tengah Dingin Pengungsian dan Ancaman Penyakit Pascabencana, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Ekspedisi Sehatkan Sumatera
ACEH TAMIANG, 31 Januari 2026 — Sudah lebih dari dua bulan sejak banjir dan longsor menerjang Aceh, perjuangan warga terdampak untuk pulih masih terasa berat. Di balik tenda-tenda pengungsian yang dingin dan lembap, ribuan penyintas harus menghadapi ancaman kesehatan, mulai dari sesak napas dan demam hingga penyakit kulit, yang kini membayangi keseharian mereka yang masih serba terbatas. Dengan fasilitas kesehatan yang belum sepenuhnya pulih dan akses layanan medis yang masih terbatas, masyarakat terdampak tidak bisa dibiarkan menghadapi risiko kesehatan ini seorang diri. Kesehatan menjadi fondasi penting agar warga dapat kembali bangkit dan melanjutkan proses pemulihan pascabencana. Merespons kondisi tersebut, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan Ekspedisi Sehatkan Sumatera, sebuah program layanan kesehatan kemanusiaan yang membawa pelayanan medis langsung ke wilayah terdampak. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Lubuk Sidup, Aceh Tamiang, sejak 30 Januari hingga 12 Februari 2026, dengan target penerima manfaat sekitar 5.000 penyintas banjir dan longsor. Ekspedisi Sehatkan Sumatera menghadirkan layanan kesehatan terpadu, mulai dari pemeriksaan medis dan pemberian obat-obatan, hingga penyuluhan, edukasi kesehatan, serta penanganan kondisi darurat. Kegiatan ini melibatkan dr. Gia Pratama Putra dan dr. Nicho Saputra Nugraha, dua tenaga medis yang aktif dalam berbagai misi kemanusiaan. Kegiatan ini didukung tim gabungan yang terdiri dari 6 orang Tim Medis BAZNAS (BAZIS), 6 orang Tim Medis Ikatan Alumni Universitas Trisakti (Ika-Usakti), dan 6 orang Tim BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana. Selain itu, 3 orang Tim Psikososial BPBD DKI Jakarta turut mendampingi warga, memberikan dukungan pada kesehatan mental dan sosial agar proses pemulihan pascabencana berjalan lebih optimal. Di lapangan, tim medis menemukan berbagai keluhan pascabencana, mulai dari gangguan pernapasan akibat paparan udara lembap dan lumpur, penyakit kulit karena sanitasi terganggu, hingga tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan pada ibu, anak, serta lansia. Jarak fasilitas kesehatan yang jauh dan keterbatasan sarana medis membuat sebagian warga harus menahan keluhan tersebut dalam waktu yang lama. Melalui Ekspedisi Sehatkan Sumatera, berbagai persoalan kesehatan dapat terdeteksi lebih dini dan memperoleh penanganan awal. Bagi warga, kehadiran tim medis tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga rasa aman dan keyakinan bahwa mereka tidak dilupakan dalam proses pemulihan. Selain layanan kesehatan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta juga menyalurkan Dapur Kemanusiaan, berupa beras, telur, dan obat-obatan bagi penyintas. Upaya pemulihan akan dilanjutkan melalui tahap IV, termasuk pembangunan sumur bor, penyaluran air bersih, aksi resik lingkungan, serta pemenuhan kebutuhan darurat masyarakat terdampak. Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, Ekspedisi Sehatkan Sumatera menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. Kehadiran layanan kesehatan langsung di tengah warga memperkuat harapan bahwa, di masa sulit pascabencana, semangat untuk bangkit tetap terjaga bersama.
BERITA03/02/2026 | Habibi Zein
Banjir Surut, Ancaman Baru Mengintai: BAZNAS (BAZIS) Alirkan Air Bersih untuk Warga Aceh
Banjir Surut, Ancaman Baru Mengintai: BAZNAS (BAZIS) Alirkan Air Bersih untuk Warga Aceh
Pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, krisis kemanusiaan belum berakhir. Saat air mulai surut dan lumpur mengering, warga Aceh Tamiang justru dihadapkan pada ancaman baru yang tak kalah berbahaya: krisis air bersih. Sumur-sumur warga menghitam, berbau, dan tercemar. Untuk memenuhi kebutuhan minum sehari-hari, sebagian warga terpaksa mengonsumsi sisa-sisa air banjir yang tidak layak. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit kulit dan gangguan pencernaan, terutama pada anak-anak dan kelompok rentan. Tanpa ketersediaan air bersih, warga juga kesulitan membersihkan rumah dan lingkungan dari sisa lumpur pascabanjir. Merespons kondisi darurat tersebut, BAZNAS (BAZIS) bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan mengalirkan air bersih melalui water roam yang dilengkapi penampung air dan pompa air. Upaya ini dilakukan untuk memastikan distribusi air bersih dapat menjangkau lebih banyak warga terdampak secara berkelanjutan. Hingga saat ini, sembilan titik water roam telah dioperasikan di wilayah Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang, guna memastikan masyarakat terdampak memperoleh akses air bersih yang aman dan layak untuk kebutuhan minum, memasak, mandi, serta membersihkan rumah dan lingkungan. Penyaluran water roam difokuskan di sejumlah lokasi terdampak, yakni Masjid Al Amin, Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru; Masjid Istiqomah, Alur Cucur, Kecamatan Rantau; Masjid Nurul Huda, Dusun Kramat, Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru; Kampung Pematang Durian, Kecamatan Sekerak; Masjid Al Huda, Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak; Dusun Sapta Marga, Kecamatan Manyak Payed; serta Kampung Durian, Kecamatan Rantau. Lokasi-lokasi tersebut menjadi prioritas karena sumber air bersih warga mengalami pencemaran berat pascabanjir. “Alhamdulillah, melalui water roam yang dilengkapi penampung dan pompa air, kami berupaya memastikan warga tetap memiliki akses air bersih di tengah keterbatasan pascabencana. Namun, jumlah ini masih sangat jauh dari cukup. Ribuan warga di desa-desa terpencil masih harus berjalan berkilo-kilometer atau mengandalkan bantuan air tangki yang terbatas hanya untuk bertahan hidup. Kebutuhan di lapangan masih sangat besar, sehingga dukungan dan kepedulian bersama terus dibutuhkan,” ujar Wakil Ketua IV BAZNAS (BAZIS), Prof. Dr. H. Bunyamin. Sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat bantuan air bersih, BAZNAS (BAZIS) mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi membantu para penyintas bencana. Dukungan dapat disalurkan melalui donasi terbaik di laman donasi.baznasbazisdki.id/pedulibencana agar distribusi air bersih dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga terdampak. Bantuan water roam ini dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, sekaligus membantu mencegah munculnya krisis kesehatan pascabencana. Kehadiran BAZNAS (BAZIS) di tengah masyarakat terdampak menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan dan mempercepat proses pemulihan. BAZNAS (BAZIS) menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga hingga masa pemulihan. Melalui kepedulian dan sinergi bersama, diharapkan para penyintas dapat kembali menjalani kehidupan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
BERITA21/01/2026 | Habibi Zein
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. DKI Jakarta.

Lihat Daftar Rekening →