WhatsApp Icon
Cahaya Ramadhan di Panti: BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kehangatan bagi Para Lansia

Cahaya Ramadhan di Panti: BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kehangatan bagi Para Lansia

Jakarta, 9 Maret 2026 – Senja Ramadhan perlahan turun di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3. Di ruang sederhana itu, para lansia duduk berdampingan, menanti waktu berbuka puasa. Wajah-wajah yang menyimpan banyak kisah kehidupan tampak teduh, ditemani para musrif dan musrifah yang dengan hangat menyapa, mendengarkan cerita, dan menghadirkan perhatian yang tulus.

Melalui Program Pesantren Cahaya Ramadhan yang dihadirkan oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, suasana Ramadhan di panti menjadi lebih hidup dan penuh makna. Lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar lembut mengiringi kegiatan ibadah, sementara para musrif dan musrifah dengan sabar mendampingi para penghuni panti dalam doa dan pembelajaran.

Menjelang azan Maghrib, meja-meja sederhana mulai dipenuhi hidangan berbuka. Namun yang paling terasa bukan sekadar makanan, melainkan kehangatan kebersamaan. Senyum merekah, obrolan ringan mengalir, dan suasana yang tadinya sunyi berubah menjadi penuh kehidupan. Bagi sebagian lansia, momen ini menghadirkan kembali rasa keluarga yang lama dirindukan.

Setelah berbuka dan menunaikan salat Maghrib serta Isya, para lansia bersama musrif dan musrifah melanjutkan kebersamaan dengan melaksanakan salat tarawih berjamaah. Dalam suasana khusyuk dan penuh ketenangan, lantunan doa dan ayat-ayat suci menggema di ruang ibadah panti, menghadirkan kedamaian serta mempererat kebersamaan di antara mereka.

Saat doa-doa terangkat dengan lirih, Ramadhan terasa begitu dekat—menghadirkan kasih sayang, perhatian, dan harapan baru bagi para penghuni panti.

Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Bapak Ir. Mh. Bahaudin mengatakan "Program Cahaya Ramadhan di Panti ini merupakan program inisiasi BAZNAS (BAZIS) DKI jakarta berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan pelajaran agama selama 1 Bulan Full di Bulan Ramadhan bersama para musyrif Musyrifah yang ditunjuk dari Kami di Panti Panti dibawah naungan Dinas Sosial" Ujar nya 

Bahaudin lebih lanjut menyampaikan "Program ini nanti nya mengajarkan kepada para penghuni panti binaan yaitu para lansia diharapkan setelah bulan Ramadhan menjadi lebih dekat dan mempelajari Islam lebih dalam lagi "Pungkas nya 

Melalui Program Pesantren Cahaya Ramadhan, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap setiap kebersamaan yang terjalin dapat menjadi cahaya yang menghangatkan hati para lansia, serta mengingatkan bahwa Ramadhan selalu membawa kasih, kepedulian, dan harapan bagi semua.

10/03/2026 | Kontributor: Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri, Hidupkan Kembali Semangat “Tetangga Bantu Tetangga”

BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri, Hidupkan Kembali Semangat “Tetangga Bantu Tetangga”

Jakarta, 10 Maret 2026 — Di balik hangatnya suasana sahur bersama keluarga, masih ada sebagian warga yang menjalani dini hari dalam keterbatasan. Ada lansia yang menyiapkan sahur seorang diri, keluarga dhuafa yang harus berbagi makanan seadanya, hingga para pekerja jalanan yang tetap berjuang mencari nafkah ketika sebagian besar orang masih terlelap.

Berangkat dari kepedulian tersebut, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Program ini merupakan upaya untuk memastikan masyarakat yang berada dalam kondisi rentan tetap dapat menikmati sahur yang layak selama bulan suci Ramadhan.

Melalui konsep “Tetangga Bantu Tetangga”, program ini mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan nilai kepedulian dari lingkungan terdekat. Warga didorong menyiapkan makanan sahur dari dapur rumah masing-masing untuk kemudian dibagikan kepada tetangga sekitar yang membutuhkan.

Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Ir. H. Mh. Bahaudin mengatakan bahwa "Program Sahur Tetangga sendiri ini dilaksanakan di 44 kelurahan di wilayah DKI Jakarta dengan melibatkan relawan serta masyarakat setempat, Sasaran penerima manfaat difokuskan pada kelompok yang rentan secara ekonomi maupun fisik, seperti lansia yang tinggal sendiri, keluarga dhuafa, serta para pekerja informal yang masih berjuang di jalanan saat dini hari, termasuk pengemudi ojek online." Ujarnya

Bagi sebagian orang, sepiring makanan sahur mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang membutuhkan, makanan tersebut dapat menjadi sumber kekuatan untuk menjalani ibadah puasa sekaligus tanda bahwa masih ada kepedulian dari lingkungan sekitar.

Lebih lanjut Bahaudin menjelaskan "Program Sahur Tetangga Sendiri dijadwalkan berlangsung pada 5–15 Maret 2026 dengan total 44 titik kegiatan yang tersebar di lima wilayah administrasi DKI Jakarta, yakni Jakarta Utara sebanyak 17 titik, Jakarta Barat 12 titik, Jakarta Timur 11 titik, Jakarta Pusat 3 titik, dan Jakarta Selatan 1 titik." jelas nya

"Selain membantu memenuhi kebutuhan sahur masyarakat yang membutuhkan, program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan peran lembaga zakat di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan langsung warga, nilai zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat hadir secara nyata dalam kehidupan sehari-hari." tutupnya

Melalui program ini, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai bulan ibadah personal, tetapi juga sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial. Dari dapur rumah hingga ke tangan tetangga yang membutuhkan, kebaikan diharapkan tumbuh dan menyebar di tengah masyarakat.

10/03/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Gubernur Beserta Jajaran Pemprov DKI Jakarta Tunaikan Zakat melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta

Gubernur dan Wakil Gubernur Bersama Pejabat Pemprov DKI Jakarta Tunaikan Zakat melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta

Jakarta, 5 Maret 2026 – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan Wakil Gubernur, Rano Karno, bersama jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan yang berlangsung di Balai Agung Provinsi DKI Jakarta ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mendorong penghimpunan ZIS yang optimal.

Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, menyampaikan bahwa sepanjang 2025, lembaganya berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp396,36 miliar, atau 99,09 persen dari target Rp400 miliar. Dana tersebut berasal dari kontribusi TKD sebesar Rp147,85 miliar dan Non-TKD sebesar Rp248,50 miliar.

Untuk 2026, target penghimpunan ditetapkan sebesar Rp450 miliar, terdiri dari TKD Rp163,25 miliar dan Non-TKD Rp286,75 miliar, dengan harapan memperluas partisipasi muzaki dan meningkatkan dampak penyaluran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Total dana ZIS yang disalurkan sepanjang 2025 mencapai Rp387,67 miliar untuk berbagai program di bidang dakwah, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan sosial kemanusiaan, dengan alokasi terbesar untuk program sosial kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS (BAZIS) atas dedikasi dan kerja kerasnya.

“Ke depan saya berharap BAZNAS (BAZIS) dapat terus berinovasi, memperluas jangkauan manfaat, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi agar dana yang terkumpul benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujar Pramono.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan tidak ada warga kurang mampu di Jakarta yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar selama bulan Ramadan.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap BAZNAS (BAZIS) dapat memastikan tidak ada warga, terutama yang tidak mampu, yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Saya juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pengelolaan ZIS di Jakarta. Mudah-mudahan seluruh warga Jakarta merasakan manfaatnya dan terus menikmati suasana kota yang aman dan nyaman,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi kepada pengumpul ZIS terbaik tahun 2025 di berbagai kategori, mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, SKPD, BUMD, satuan pelaksana pendidikan, hingga Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik.

Apresiasi khusus juga diberikan kepada BUMD yang menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui BAZNAS (BAZIS), termasuk PAM Jaya, PT Transportasi Jakarta, dan Bank Jakarta. Sementara itu, penghimpunan zakat karyawan BUMD tertinggi dicatat oleh Bank Jakarta, Perumda PAM Jaya, dan Perumda Pasar Jaya.

BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penerbitan Instruksi Gubernur mengenai penunaian zakat profesi 2,5 persen bagi seluruh karyawan BUMD, sehingga penghimpunan ZIS semakin optimal dan manfaatnya menjangkau lebih luas masyarakat DKI Jakarta.

Komentar

10/03/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Jakarta Timur Raih Perolehan ZIS Tertinggi Tiga Tahun Berturut-turut

Jakarta Timur Raih Perolehan ZIS Tertinggi Tiga Tahun Berturut-turut

Perolehan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Jakarta Timur secara berturut-turut sejak tahun 2023 menjadi yang terbanyak di Jakarta

Atas pencapaian tersebut, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin menerima penghargaan dari Baznas (Bazis) DKI Jakarta yang diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Munjirin mengatakan, tingginya perolehan ZIS tidak terlepas dari tingginya kesadaran serta peran aktif masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), perusahaan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menyisihkan sebagian rezekinya untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah.

Menurutnya, ajaran Islam juga menekankan pentingnya ZIS sebagai salah satu bentuk kepedulian sosial. Jika dijalankan secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat, ZIS dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"ZIS ini berasal dari masyarakat, dikelola oleh masyarakat, dan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk berbagai kegiatan sosial seperti program bedah rumah, beasiswa pendidikan, tebus ijazah, dan kegiatan sosial lainnya," ujarnya, Jumat (6/3).

Pada bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Munjitin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan, termasuk menyisihkan sebagian rezeki dengan menunaikan ZIS. 

"Masih banyak potensi muzaki yang belum tergarap secara optimal sehingga perlu terus digali," terangnya.

Sementara itu, Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur, Eka Napisah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program pengumpulan ZIS sehingga Jakarta Timur kembali meraih peringkat pertama di tingkat Provinsi DKI Jakarta.

"Jakarta Timur sejak tahun 2023 secara berturut-turut menduduki peringkat pertama dalam perolehan ZIS," ungkapnya.

Eka menjelaskan, pada tahun 2025 jumlah ZIS terkumpul di Jakarta Timur mencapai Rp 90,9 miliar dari target perolehan Rp 87 miliar.

"Target pengumpulan ZIS tahun ini meningkat menjadi Rp 95 miliar. Kami optimistis target ini dapat tercapai dengan dukungan dari berbagai pihak," tandasnya.

10/03/2026 | Kontributor: Habibi Zein
Layanan Hapus Tato Gratis di Pasar Cilincing: Ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat

Layanan Kesehatan dan Hapus Tato Gratis di Pasar Cilincing: Ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat

Jakarta, 9 Maret 2026 –
Suasana berbeda terlihat di kawasan Pasar Jaya Cilincing. Sejak pagi, masyarakat mulai berdatangan dengan penuh antusias untuk mendapatkan layanan kesehatan sekaligus kesempatan memulai lembaran hidup yang lebih baik melalui program hapus tato gratis. Melalui kegiatan yang digelar oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, ratusan warga memanfaatkan layanan yang diberikan secara cuma-cuma. Sebanyak 100 orang menerima layanan kesehatan gratis, sementara 150 orang mengikuti program hapus tato sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pendampingan bagi masyarakat yang ingin memperbaiki diri.

Kegiatan sosial ini juga terselenggara melalui kolaborasi antara BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dengan PT Bosowa Corp sebagai bentuk sinergi antara lembaga filantropi dan dunia usaha dalam menghadirkan program kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean peserta yang sejak pagi telah menunggu giliran pelayanan. Banyak di antara mereka datang dengan harapan besar sebagian ingin memeriksakan kondisi kesehatan, sementara yang lain memanfaatkan kesempatan untuk menghapus tato sebagai langkah awal memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik.
Di lokasi kegiatan, suasana terasa hangat dan penuh harapan. Para peserta tampak berbincang dengan relawan dan tenaga medis yang memberikan pelayanan dengan pendekatan humanis dan penuh empati. Bagi sebagian warga, kegiatan ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga menjadi momentum untuk memulai perubahan dalam kehidupan.

Program hapus tato menjadi salah satu layanan yang menarik perhatian masyarakat. Dengan pendampingan yang penuh perhatian, para peserta menjalani proses tersebut sebagai bentuk ikhtiar meninggalkan masa lalu dan melangkah menuju kehidupan yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pelayanan sosial dan kemanusiaan yang dihadirkan. Kolaborasi dengan PT Bosowa Corp juga menjadi contoh sinergi positif antara lembaga zakat dan sektor swasta dalam memperluas jangkauan program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kepala Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Jakarta Utara Wisnu Cakraningrat mengatakan "Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan Program hapus tato Gratis di Pasar Cilincing Jakarta Utara, sebanyak total 150 orang mengikuti kegiatan Hapus Tato Gratis dan juga Layanan Kesehatan Gratis hari ini " ujar nya

Lebih lanjut Wisnu menjelaskan "Program Hapus Tato ini terlaksana berkat kerja sama dengan PT Bosowa . kami mengucapkan banyak terimakasih karena telah ikut berpartisipasi mendukung warga Jakarta Utara untuk berhijrah menjadi lebih Baik" ujar nya 

Wisnu Berharap bahwa para warga Jakarta Utara setelah ikut Hapus Tato ini menjadi jalan awal untuk berhijrah dan tidak kembali mentato tubuh nya "Semoga Para Penerima manfaat program ini bener benar kembali berhijrah secara total dan tidak kembali Mentato tubuh nya " tutupnya

BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang inklusif, humanis, dan bermanfaat, sehingga keberadaannya semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

yuk sahabat, bantu kami agar program layanan hapus tato ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekahmu melalui : https://donasi.baznasbazisdki.id/

10/03/2026 | Kontributor: Habibi Zein

Berita Terbaru

Cahaya Ramadhan di Panti: BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kehangatan bagi Para Lansia
Cahaya Ramadhan di Panti: BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kehangatan bagi Para Lansia
Cahaya Ramadhan di Panti: BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kehangatan bagi Para Lansia Jakarta, 9 Maret 2026 – Senja Ramadhan perlahan turun di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3. Di ruang sederhana itu, para lansia duduk berdampingan, menanti waktu berbuka puasa. Wajah-wajah yang menyimpan banyak kisah kehidupan tampak teduh, ditemani para musrif dan musrifah yang dengan hangat menyapa, mendengarkan cerita, dan menghadirkan perhatian yang tulus. Melalui Program Pesantren Cahaya Ramadhan yang dihadirkan oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, suasana Ramadhan di panti menjadi lebih hidup dan penuh makna. Lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar lembut mengiringi kegiatan ibadah, sementara para musrif dan musrifah dengan sabar mendampingi para penghuni panti dalam doa dan pembelajaran. Menjelang azan Maghrib, meja-meja sederhana mulai dipenuhi hidangan berbuka. Namun yang paling terasa bukan sekadar makanan, melainkan kehangatan kebersamaan. Senyum merekah, obrolan ringan mengalir, dan suasana yang tadinya sunyi berubah menjadi penuh kehidupan. Bagi sebagian lansia, momen ini menghadirkan kembali rasa keluarga yang lama dirindukan. Setelah berbuka dan menunaikan salat Maghrib serta Isya, para lansia bersama musrif dan musrifah melanjutkan kebersamaan dengan melaksanakan salat tarawih berjamaah. Dalam suasana khusyuk dan penuh ketenangan, lantunan doa dan ayat-ayat suci menggema di ruang ibadah panti, menghadirkan kedamaian serta mempererat kebersamaan di antara mereka. Saat doa-doa terangkat dengan lirih, Ramadhan terasa begitu dekat—menghadirkan kasih sayang, perhatian, dan harapan baru bagi para penghuni panti. Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Bapak Ir. Mh. Bahaudin mengatakan "Program Cahaya Ramadhan di Panti ini merupakan program inisiasi BAZNAS (BAZIS) DKI jakarta berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan pelajaran agama selama 1 Bulan Full di Bulan Ramadhan bersama para musyrif Musyrifah yang ditunjuk dari Kami di Panti Panti dibawah naungan Dinas Sosial" Ujar nya Bahaudin lebih lanjut menyampaikan "Program ini nanti nya mengajarkan kepada para penghuni panti binaan yaitu para lansia diharapkan setelah bulan Ramadhan menjadi lebih dekat dan mempelajari Islam lebih dalam lagi "Pungkas nya Melalui Program Pesantren Cahaya Ramadhan, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap setiap kebersamaan yang terjalin dapat menjadi cahaya yang menghangatkan hati para lansia, serta mengingatkan bahwa Ramadhan selalu membawa kasih, kepedulian, dan harapan bagi semua.
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri, Hidupkan Kembali Semangat “Tetangga Bantu Tetangga”
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri, Hidupkan Kembali Semangat “Tetangga Bantu Tetangga”
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri, Hidupkan Kembali Semangat “Tetangga Bantu Tetangga” Jakarta, 10 Maret 2026 — Di balik hangatnya suasana sahur bersama keluarga, masih ada sebagian warga yang menjalani dini hari dalam keterbatasan. Ada lansia yang menyiapkan sahur seorang diri, keluarga dhuafa yang harus berbagi makanan seadanya, hingga para pekerja jalanan yang tetap berjuang mencari nafkah ketika sebagian besar orang masih terlelap. Berangkat dari kepedulian tersebut, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan Program Sahur Tetangga Sendiri pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Program ini merupakan upaya untuk memastikan masyarakat yang berada dalam kondisi rentan tetap dapat menikmati sahur yang layak selama bulan suci Ramadhan. Melalui konsep “Tetangga Bantu Tetangga”, program ini mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan nilai kepedulian dari lingkungan terdekat. Warga didorong menyiapkan makanan sahur dari dapur rumah masing-masing untuk kemudian dibagikan kepada tetangga sekitar yang membutuhkan. Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Ir. H. Mh. Bahaudin mengatakan bahwa "Program Sahur Tetangga sendiri ini dilaksanakan di 44 kelurahan di wilayah DKI Jakarta dengan melibatkan relawan serta masyarakat setempat, Sasaran penerima manfaat difokuskan pada kelompok yang rentan secara ekonomi maupun fisik, seperti lansia yang tinggal sendiri, keluarga dhuafa, serta para pekerja informal yang masih berjuang di jalanan saat dini hari, termasuk pengemudi ojek online." Ujarnya Bagi sebagian orang, sepiring makanan sahur mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang membutuhkan, makanan tersebut dapat menjadi sumber kekuatan untuk menjalani ibadah puasa sekaligus tanda bahwa masih ada kepedulian dari lingkungan sekitar. Lebih lanjut Bahaudin menjelaskan "Program Sahur Tetangga Sendiri dijadwalkan berlangsung pada 5–15 Maret 2026 dengan total 44 titik kegiatan yang tersebar di lima wilayah administrasi DKI Jakarta, yakni Jakarta Utara sebanyak 17 titik, Jakarta Barat 12 titik, Jakarta Timur 11 titik, Jakarta Pusat 3 titik, dan Jakarta Selatan 1 titik." jelas nya "Selain membantu memenuhi kebutuhan sahur masyarakat yang membutuhkan, program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan peran lembaga zakat di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan langsung warga, nilai zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat hadir secara nyata dalam kehidupan sehari-hari." tutupnya Melalui program ini, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai bulan ibadah personal, tetapi juga sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial. Dari dapur rumah hingga ke tangan tetangga yang membutuhkan, kebaikan diharapkan tumbuh dan menyebar di tengah masyarakat.
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
Gubernur Beserta Jajaran Pemprov DKI Jakarta Tunaikan Zakat melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta
Gubernur Beserta Jajaran Pemprov DKI Jakarta Tunaikan Zakat melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta
Gubernur dan Wakil Gubernur Bersama Pejabat Pemprov DKI Jakarta Tunaikan Zakat melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Jakarta, 5 Maret 2026 – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan Wakil Gubernur, Rano Karno, bersama jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan yang berlangsung di Balai Agung Provinsi DKI Jakarta ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mendorong penghimpunan ZIS yang optimal. Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, menyampaikan bahwa sepanjang 2025, lembaganya berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp396,36 miliar, atau 99,09 persen dari target Rp400 miliar. Dana tersebut berasal dari kontribusi TKD sebesar Rp147,85 miliar dan Non-TKD sebesar Rp248,50 miliar. Untuk 2026, target penghimpunan ditetapkan sebesar Rp450 miliar, terdiri dari TKD Rp163,25 miliar dan Non-TKD Rp286,75 miliar, dengan harapan memperluas partisipasi muzaki dan meningkatkan dampak penyaluran bagi masyarakat yang membutuhkan. Total dana ZIS yang disalurkan sepanjang 2025 mencapai Rp387,67 miliar untuk berbagai program di bidang dakwah, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan sosial kemanusiaan, dengan alokasi terbesar untuk program sosial kemanusiaan. Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS (BAZIS) atas dedikasi dan kerja kerasnya. “Ke depan saya berharap BAZNAS (BAZIS) dapat terus berinovasi, memperluas jangkauan manfaat, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi agar dana yang terkumpul benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujar Pramono. Ia juga menekankan pentingnya memastikan tidak ada warga kurang mampu di Jakarta yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar selama bulan Ramadan. “Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap BAZNAS (BAZIS) dapat memastikan tidak ada warga, terutama yang tidak mampu, yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Saya juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pengelolaan ZIS di Jakarta. Mudah-mudahan seluruh warga Jakarta merasakan manfaatnya dan terus menikmati suasana kota yang aman dan nyaman,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi kepada pengumpul ZIS terbaik tahun 2025 di berbagai kategori, mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, SKPD, BUMD, satuan pelaksana pendidikan, hingga Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik. Apresiasi khusus juga diberikan kepada BUMD yang menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui BAZNAS (BAZIS), termasuk PAM Jaya, PT Transportasi Jakarta, dan Bank Jakarta. Sementara itu, penghimpunan zakat karyawan BUMD tertinggi dicatat oleh Bank Jakarta, Perumda PAM Jaya, dan Perumda Pasar Jaya. BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penerbitan Instruksi Gubernur mengenai penunaian zakat profesi 2,5 persen bagi seluruh karyawan BUMD, sehingga penghimpunan ZIS semakin optimal dan manfaatnya menjangkau lebih luas masyarakat DKI Jakarta. #baznas #Zakat #Infaq #Sedekah #zakat fitrah berapa #Zakat di Bulan Ramadhan Komentar
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
Jakarta Timur Raih Perolehan ZIS Tertinggi Tiga Tahun Berturut-turut
Jakarta Timur Raih Perolehan ZIS Tertinggi Tiga Tahun Berturut-turut
Jakarta Timur Raih Perolehan ZIS Tertinggi Tiga Tahun Berturut-turut Perolehan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Jakarta Timur secara berturut-turut sejak tahun 2023 menjadi yang terbanyak di Jakarta Atas pencapaian tersebut, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin menerima penghargaan dari Baznas (Bazis) DKI Jakarta yang diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Munjirin mengatakan, tingginya perolehan ZIS tidak terlepas dari tingginya kesadaran serta peran aktif masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), perusahaan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menyisihkan sebagian rezekinya untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah. Menurutnya, ajaran Islam juga menekankan pentingnya ZIS sebagai salah satu bentuk kepedulian sosial. Jika dijalankan secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat, ZIS dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "ZIS ini berasal dari masyarakat, dikelola oleh masyarakat, dan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk berbagai kegiatan sosial seperti program bedah rumah, beasiswa pendidikan, tebus ijazah, dan kegiatan sosial lainnya," ujarnya, Jumat (6/3). Pada bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Munjitin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan, termasuk menyisihkan sebagian rezeki dengan menunaikan ZIS. "Masih banyak potensi muzaki yang belum tergarap secara optimal sehingga perlu terus digali," terangnya. Sementara itu, Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur, Eka Napisah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program pengumpulan ZIS sehingga Jakarta Timur kembali meraih peringkat pertama di tingkat Provinsi DKI Jakarta. "Jakarta Timur sejak tahun 2023 secara berturut-turut menduduki peringkat pertama dalam perolehan ZIS," ungkapnya. Eka menjelaskan, pada tahun 2025 jumlah ZIS terkumpul di Jakarta Timur mencapai Rp 90,9 miliar dari target perolehan Rp 87 miliar. "Target pengumpulan ZIS tahun ini meningkat menjadi Rp 95 miliar. Kami optimistis target ini dapat tercapai dengan dukungan dari berbagai pihak," tandasnya.
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
Layanan Hapus Tato Gratis di Pasar Cilincing: Ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat
Layanan Hapus Tato Gratis di Pasar Cilincing: Ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat
Layanan Kesehatan dan Hapus Tato Gratis di Pasar Cilincing: Ikhtiar BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Kepedulian bagi Masyarakat Jakarta, 9 Maret 2026 –Suasana berbeda terlihat di kawasan Pasar Jaya Cilincing. Sejak pagi, masyarakat mulai berdatangan dengan penuh antusias untuk mendapatkan layanan kesehatan sekaligus kesempatan memulai lembaran hidup yang lebih baik melalui program hapus tato gratis. Melalui kegiatan yang digelar oleh BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, ratusan warga memanfaatkan layanan yang diberikan secara cuma-cuma. Sebanyak 100 orang menerima layanan kesehatan gratis, sementara 150 orang mengikuti program hapus tato sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pendampingan bagi masyarakat yang ingin memperbaiki diri. Kegiatan sosial ini juga terselenggara melalui kolaborasi antara BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dengan PT Bosowa Corp sebagai bentuk sinergi antara lembaga filantropi dan dunia usaha dalam menghadirkan program kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean peserta yang sejak pagi telah menunggu giliran pelayanan. Banyak di antara mereka datang dengan harapan besar sebagian ingin memeriksakan kondisi kesehatan, sementara yang lain memanfaatkan kesempatan untuk menghapus tato sebagai langkah awal memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik.Di lokasi kegiatan, suasana terasa hangat dan penuh harapan. Para peserta tampak berbincang dengan relawan dan tenaga medis yang memberikan pelayanan dengan pendekatan humanis dan penuh empati. Bagi sebagian warga, kegiatan ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga menjadi momentum untuk memulai perubahan dalam kehidupan. Program hapus tato menjadi salah satu layanan yang menarik perhatian masyarakat. Dengan pendampingan yang penuh perhatian, para peserta menjalani proses tersebut sebagai bentuk ikhtiar meninggalkan masa lalu dan melangkah menuju kehidupan yang lebih baik. Melalui kegiatan ini, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pelayanan sosial dan kemanusiaan yang dihadirkan. Kolaborasi dengan PT Bosowa Corp juga menjadi contoh sinergi positif antara lembaga zakat dan sektor swasta dalam memperluas jangkauan program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Kepala Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Jakarta Utara Wisnu Cakraningrat mengatakan "Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan Program hapus tato Gratis di Pasar Cilincing Jakarta Utara, sebanyak total 150 orang mengikuti kegiatan Hapus Tato Gratis dan juga Layanan Kesehatan Gratis hari ini " ujar nya Lebih lanjut Wisnu menjelaskan "Program Hapus Tato ini terlaksana berkat kerja sama dengan PT Bosowa . kami mengucapkan banyak terimakasih karena telah ikut berpartisipasi mendukung warga Jakarta Utara untuk berhijrah menjadi lebih Baik" ujar nya Wisnu Berharap bahwa para warga Jakarta Utara setelah ikut Hapus Tato ini menjadi jalan awal untuk berhijrah dan tidak kembali mentato tubuh nya "Semoga Para Penerima manfaat program ini bener benar kembali berhijrah secara total dan tidak kembali Mentato tubuh nya " tutupnya BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang inklusif, humanis, dan bermanfaat, sehingga keberadaannya semakin dirasakan oleh masyarakat luas. yuk sahabat, bantu kami agar program layanan hapus tato ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat, Infaq dan Sedekahmu melalui : https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA10/03/2026 | Habibi Zein
BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Gandeng PT Malahayati Mulai Pembangunan 16 Rumah Penyintas Kebakaran di Pela Mampang Jakarta Selatan
BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Gandeng PT Malahayati Mulai Pembangunan 16 Rumah Penyintas Kebakaran di Pela Mampang Jakarta Selatan
BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Selatan Gandeng PT Malahayati Mulai Pembangunan 16 Rumah Penyintas Kebakaran di Pela Mampang Jakarta Selatan Program Bedah Kawasan di RT 014 RW 02, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, resmi dimulai melalui kegiatan peletakan batu pertama pada Selasa (3/3). Program ini merupakan kolaborasi antara BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, PT Malahayati Nusantara Raya, dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan dalam rangka penanganan kebakaran yang terjadi pada 10 Februari 2026 lalu. Sebanyak 16 unit rumah terdampak dalam peristiwa tersebut dan kini mulai dibangun kembali. Pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu paling lama tiga bulan agar warga dapat segera kembali menempati hunian yang layak, aman, dan nyaman. Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar, Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar, Camat Kebayoran Baru, Lurah Pela Mampang, Ketua Dewan Kota Jakarta Selatan, dan Ketua Pelaksana Wilayah BAZNAS (BAZIS) Administrasi Jakarta Selatan. Dalam sambutannya, Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pemulihan pascakebakaran. “Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap warga terdampak. Kami menargetkan pembangunan 16 unit rumah ini dapat selesai maksimal tiga bulan sehingga masyarakat bisa segera kembali menjalani aktivitas secara normal,” ujarnya. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan pihak swasta, diharapkan proses rehabilitasi kawasan berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak. Lebih lanjut Anwar mengatakan, pembangunan 16 rumah yang terdampak kebakaran tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara Baznas (Bazis) Jakarta Selatan dan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT Malahayati. Ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena warga akhirnya memperoleh kepastian terkait pembangunan kembali rumah mereka. "Kami sangat bersyukur, terutama warga penyintas kebakaran karena sudah ada kepastian rumah mereka dibangun," ujarnya, Selasa (3/3). Anwar menjelaskan, proses pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan dengan anggaran sekitar Rp 1 miliar. "Program bedah kawasan ini merupakan bukti bahwa dana yang dihimpun Baznas (Bazis) dari masyarakat dapat kembali dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat," terangnya. Ia menambahkan, dana yang berasal dari zakat, infak, dan sedekah telah digunakan untuk berbagai program sosial, seperti bedah rumah, bedah kawasan, hingga penebusan ijazah. Legislator Komisi A DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani turut mengaku bersyukur atas terwujudnya pembangunan rumah warga penyintas kebakaran tersebut. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas (Bazis), dan pihak swasta melalui CSR menjadi kunci dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah. "Semoga warga dapat segera kembali menempati rumahnya, merasa tenang, dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Kolaborasi yang baik antarsemua pihak sangat penting," ungkapnya. Sementara itu, perwakilan penyuntas kebakaran, Afri menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Ia berharap, rumah yang dibangun kembali nantinya menjadi hunian yang lebih baik, sehat, dan memiliki sirkulasi udara yang memadai. "Semoga semua pihak yang telah membantu mendapatkan keberkahan. Kami berharap dapat kembali ke rumah dengan kondisi yang lebih baik dan semakin sejahtera," tandasnya.
BERITA03/03/2026 | Habibi Zein
Safari Ramadan Jakarta Barat, Ketua DPRD DKI Soroti Pendidikan dan Puji BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta
Safari Ramadan Jakarta Barat, Ketua DPRD DKI Soroti Pendidikan dan Puji BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta
Safari Ramadan Jakarta Barat, Ketua DPRD DKI Soroti Pendidikan dan Puji BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta - Ketua DPRD DKI Jakarta, Drs. H. Khoirudin, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan pendidikan di Ibu Kota. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Masjid Jami Assa’adah, Kembangan, Jakarta Barat. Dalam sambutannya, Khoirudin menyebut pendidikan merupakan hak seluruh warga dan menjadi kewajiban negara untuk memenuhinya. “Pendidikan adalah hak seluruh masyarakat dan kewajiban negara untuk memenuhinya. Kami di DPRD DKI Jakarta akan terus berjuang bersama Pemerintah Provinsi agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan warga Jakarta,” ujar Khoirudin dalam keterangannya, Senin (2/3/2026). Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga dihadiri Wali Kota Jakarta Barat, Hj. Iin Mutmainnah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendorong pembangunan wilayah serta peningkatan pelayanan publik. Menurut Khoirudin, dukungan kebijakan yang tepat akan berdampak langsung pada peningkatan mutu sekolah serta akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat Jakarta. Dalam kesempatan yang sama, ia turut mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS/BAZIS) DKI Jakarta atas berbagai bantuan sosial yang telah disalurkan kepada warga. “Bantuan dari BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini bukti nyata bahwa kepedulian sosial harus terus kita kuatkan bersama. Program-program yang dijalankan juga semakin membuat masyarakat cinta dan percaya kepada BAZNAS (BAZIS) sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan profesional,” katanya. Safari Ramadan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Acara ditutup dengan salat Tarawih berjamaah bersama warga sebagai simbol kebersamaan dan penguatan nilai-nilai spiritual di bulan suci Ramadan.
BERITA03/03/2026 | Safari Ramadan Jakarta Barat, Ketua DPRD DKI Soroti Pendidikan dan Puji BAZNAS (BAZIS) DKI
BAZNAS Salurkan Alat Bantu Dengar Gratis bagi Anak Disabilitas dari Keluarga Prasejahtera di Tebet
BAZNAS Salurkan Alat Bantu Dengar Gratis bagi Anak Disabilitas dari Keluarga Prasejahtera di Tebet
BAZNAS Salurkan Alat Bantu Dengar Gratis bagi Anak Disabilitas dari Keluarga Prasejahtera di Tebet Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan alat bantu pendengaran kepada anak penyandang disabilitas rungu dan wicara dari keluarga prasejahtera di Tebet, Jakarta Selatan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kaum rentan yang menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi ekonomi. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan kemaslahatan umat, khususnya bagi penyandang disabilitas dari keluarga prasejahtera melalui pengelolaan dana zakat yang tepat sasaran. “Ini adalah bentuk kepedulian dan keberpihakan BAZNAS terhadap kaum rentan, seperti penyandang disabilitas. Zakat yang para muzaki salurkan kepada BAZNAS kami optimalkan untuk membantu para mustahik, salah satunya dengan menyalurkan alat bantu pendengaran bagi anak dari keluarga prasejahtera,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (2/3/2026). "Kami memahami gangguan pendengaran seringkali menjadi hambatan besar dalam aktivitas sehari-hari, pendidikan dan kesempatan lainnya, yang pada akhirnya dapat memperburuk keadaan ekonomi," ujarnya. Pada kesempatan tersebut, lanjut Saidah, BAZNAS memberikan alat bantu pendengaran kepada Amirah, seorang pelajar sekolah menengah pertama, yang tinggal bersama ibunya di sebuah rumah kos di kawasan Tebet Dalam. Sejak kecil, Amirah mengalami gangguan pendengaran yang memengaruhi kemampuan komunikasi serta proses belajarnya di sekolah. Menurut Saidah, akses terhadap alat bantu dengar yang layak masih menjadi tantangan bagi banyak keluarga kurang mampu karena harganya yang relatif mahal. "Ibu Amirah kesehariannya hanya bekerja sebagai penjaga sekaligus yang membersihkan rumah kos itu. Penghasilannya pun sangat minim dibandingkan dengan beban biaya hidup di sebuah kota besar," ujar Saidah. Saidah menyampaikan, keterbatasan ekonomi membuat keluarga Amirah belum mampu menyediakan alat bantu dengar yang memadai. Akibatnya, Amirah kerap mengalami kesulitan saat mengikuti pelajaran di kelas maupun berkomunikasi dengan lingkungan sekitar. “Alhamdulillah, melalui pemasangan alat bantu dengar yang baru ini, Amirah kini dapat mendengar suara dengan lebih jelas. Ia menjadi lebih responsif terhadap suara di sekitarnya dan lebih terbantu saat belajar di sekolah,” kata Saidah. Lebih lanjut, Saidah menegaskan BAZNAS akan terus memperluas jangkauan bantuan bagi penyandang disabilitas di berbagai daerah. Ia berharap dukungan tersebut tidak hanya membantu dari sisi kesehatan, tetapi juga mampu meningkatkan prestasi akademik serta kepercayaan diri penerima manfaat. "Kam.i akan terus memastikan setiap anak Indonesia, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya
BERITA03/03/2026 | Habibi Zein
Antusiasme Membludak, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Timur Tambah Kuota Untuk Hapus Tato
Antusiasme Membludak, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Timur Tambah Kuota Untuk Hapus Tato
Antusiasme Membludak, BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Timur Tambah Kuota Untuk Hapus Tato Jakarta Timur, 3 Maret 2026 – BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta resmi menutup rangkaian Roadshow Hapus Tato Gratis Ramadan di Aula Serbaguna Blok C, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (3/3). Kegiatan ini menjadi titik akhir dari program yang telah dilaksanakan di empat wilayah DKI Jakarta, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Sebanyak 200 peserta mengikuti layanan penghapusan tato pada hari terakhir pelaksanaan. Sejak pagi, Aula Serbaguna Blok C dipenuhi masyarakat yang datang dengan tekad memulai babak baru dalam hidup mereka.Program ini dihadirkan sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat yang ingin berhijrah, namun terkendala biaya prosedur medis yang relatif tinggi. Wali Kota Jakarta Timur, Muhajirin, yang hadir meninjau langsung kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dalam menghadirkan program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat. “Kami mengapresiasi langkah BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta yang menghadirkan layanan hapus tato gratis ini. Program ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperbaiki diri dan menyongsong Ramadan dengan semangat baru,” ujar Muhajirin. Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Pelaksana BAZNAS (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Timur, Eka Nafisah. Eka menyampaikan bahwa Antusiasme warga Jakarta Timur untuk mengikuti Hapus Tato ini cukup tinggi, terbukti pada tahun 2025 lalu peserta yg mendaftar hanya 170 peserta, tetapi di tahun ini kami menerima sebanyak 200 orang pendaftar program Hapus Tato ini. di Wilayah Jakarta Timur hanya program ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memperluas akses layanan sosial dan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. “Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa keinginan masyarakat untuk berhijrah tidak terhalang oleh keterbatasan biaya. Kami menghadirkan layanan profesional dengan standar medis yang aman dan nyaman,” kata Eka Nafisah. Proses penghapusan tato dilakukan oleh tenaga medis profesional menggunakan teknologi laser sesuai standar kesehatan, dengan tetap mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan peserta. Dengan berakhirnya rangkaian roadshow di empat lokasi tersebut, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta berharap program ini dapat menjadi jembatan perubahan bagi masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadan yang sarat makna refleksi dan pembaruan diri.
BERITA03/03/2026 | Habibi Zein
Sambut Ramadhan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Hapus Tato Gratis di Masjid Agung Sunda Kelapa
Sambut Ramadhan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Hapus Tato Gratis di Masjid Agung Sunda Kelapa
Sambut Ramadhan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Gelar Roadshow Hapus Tato Gratis di Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta – 23 Februari 2026 – BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menggelar roadshow hapus tato gratis sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Program ini ditujukan bagi warga DKI Jakarta yang ingin menghapus tato secara gratis dengan prosedur yang aman dan higienis. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, pada 23–24 Februari 2026, dengan target sebanyak 120 peserta. Roadshow ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta untuk kegiatan sosial kemasyarakatan. Pembukaan kegiatan dihadiri Pimpinan Bidang Keseketariatan SDM dan Uum, yang menyampaikan apresiasi sekaligus penguatan terhadap pelaksanaan program hapus tato gratis tersebut. Menurutnya, program ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan sosial dan pemberdayaan masyarakat. “Program hapus tato gratis ini sangat positif karena memberikan kesempatan kepada warga yang ingin memperbaiki diri, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan. Ini bukan hanya tentang menghapus tato secara fisik, tetapi juga tentang memberikan ruang bagi masyarakat untuk memulai lembaran baru dengan lebih percaya diri,” ujar Bunyamin. Ia menambahkan, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta mendukung penuh berbagai program keagamaan di Bulan Ramadhan utamanya kepada mereka yang ingin kembali berhijrah kejalan yang benar. Sementara itu, Zaenal, salah satu penerima manfaat program hapus tato gratis, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta atas kesempatan yang diberikan. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta yang telah membantu saya menghapus tato secara gratis. Program ini sangat berarti bagi saya, terutama menjelang bulan Ramadhan. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan agar semakin banyak warga yang terbantu,” kata Zaenal. Melalui kegiatan ini, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan sosial yang tepat sasaran serta memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah DKI Jakarta. Yuk sahabat, Bantu kami agar program Hapus tato ini semakin luas manfaatnya dengan cara tunaikan Zakat Infaq dan Sedekahmu melalui https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA25/02/2026 | Habibi Zein
Ratusan Warga Ikuti Program Hapus Tato Gratis di Kantor Wali Kota Jakarta Barat Yang diadakan Oleh BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat
Ratusan Warga Ikuti Program Hapus Tato Gratis di Kantor Wali Kota Jakarta Barat Yang diadakan Oleh BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat
Dukung Hijrah di Bulan Ramadhan, Ratusan Warga Ikuti Program Hapus Tato Gratis di Kantor Wali Kota Jakarta Barat Yang diadakan Oleh BAZNAS BAZIS Kota Jakarta Barat Jakarta Barat, 24 Februari 2026 — Sebanyak 100 warga mengikuti kegiatan hapus tato gratis yang digelar di Aula Masjid Assahara, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (24/2). Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Adkesra) Kota Administrasi Jakarta Barat, RM. Amien Haji. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta atas dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. “Atas nama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin. Kami berharap program hapus tato gratis ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, minimal dua kali dalam setahun, sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” ujar RM. Amien Haji. Salah satu penerima manfaat, Anto, mengaku bersyukur bisa mengikuti program tersebut. “Saya berterima kasih kepada Pemerintah Kota Jakarta Barat dan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta. Kalau hapus tato di luar biayanya mahal, sementara di sini gratis dan sangat membantu kami. Semoga kegiatan seperti ini terus ada supaya lebih banyak orang yang merasakan manfaatnya,” ujarnya. Pelaksanaan hapus tato dilakukan oleh tenaga profesional dengan prosedur medis yang aman dan sesuai standar kesehatan. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat berharap kegiatan ini dapat terus menjadi sarana pembinaan dan pemberdayaan masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.
BERITA25/02/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Dapur Kemanusiaan Bersama King Abdi dan 12 Chef Nusantara untuk Warga Terdampak Banjir Di Jakarta Timur
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Dapur Kemanusiaan Bersama King Abdi dan 12 Chef Nusantara untuk Warga Terdampak Banjir Di Jakarta Timur
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Dapur Kemanusiaan Bersama King Abdi dan 12 Chef Nusantara untuk Warga Terdampak Banjir Di Jakarta Timur BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan Dapur Kemanusiaan melalui aksi sosial bertajuk Patroli Rasa untuk Jakarta, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (30/1/2026) di Lapangan Tenis RT 015 RW 03, Cawang, Jakarta Timur, mulai pukul 13.00 WIB. Pada kesempatan ini, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan Chef Nusantara yang diketuai oleh King Abdi, serta didukung oleh berbagai pihak, antara lain J99 Corps, Mie Bola Mas, dan mitra kolaborator lainnya, dalam upaya menghadirkan bantuan pangan bagi warga terdampak banjir. Melalui Dapur Kemanusiaan ini, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta memasak sebanyak 10.000 porsi makanan siap saji untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan darurat warga yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana banjir. Ribuan porsi makanan hangat dan bergizi tersebut disiapkan langsung oleh King Abdi bersama 12 Chef Nusantara dan para relawan sebagai wujud solidaritas, empati, dan kepedulian sosial. Dari total 10.000 porsi makanan siap saji yang dimasak, bantuan pangan tersebut didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak banjir, di antaranya Kelurahan Cawang, Kelurahan Bidara Cina, Kelurahan Kampung Melayu, dan Kelurahan Cililitan, serta dialokasikan pula untuk kebutuhan distribusi tambahan dan antisipasi di lokasi terdampak lainnya guna memastikan bantuan dapat menjangkau lebih luas dan tepat sasaran. Distribusi bantuan dilakukan secara terkoordinasi bersama aparat wilayah, relawan, dan unsur masyarakat setempat agar bantuan dapat diterima secara merata oleh warga yang membutuhkan. Wakil Ketua III BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan (PKP), Hj. Sholihah, S.E., M.A., menyampaikan bahwa kegiatan Dapur Kemanusiaan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta dalam mengelola dan menyalurkan dana umat secara amanah, profesional, dan berdampak nyata. “Kolaborasi lintas komunitas ini menjadi bukti bahwa sinergi mampu menghadirkan respons cepat di tengah situasi darurat. Sebanyak 10.000 porsi makanan siap saji yang disiapkan hari ini merupakan amanah dari masyarakat yang kami kelola secara akuntabel untuk membantu meringankan beban warga terdampak banjir,” ujar Hj. Sholihah. Sementara itu, Ketua Chef Nusantara, King Abdi, menegaskan bahwa keterlibatan para chef dan mitra merupakan panggilan kemanusiaan untuk berbagi melalui makanan. “Di tengah musibah, makanan bukan hanya soal mengenyangkan, tetapi juga tentang kepedulian dan semangat kebersamaan. Kami hadir untuk memasak dengan sepenuh hati bagi saudara-saudara kita yang terdampak. Prinsip kami sederhana: kami datang, kami masak, Anda makan,” ujar King Abdi. BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi membantu warga terdampak banjir melalui dukungan zakat, infak, dan sedekah, agar bantuan kemanusiaan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. Melalui sinergi antara lembaga, komunitas, relawan, dan masyarakat, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat nyata, menyalurkan amanah umat secara profesional, serta berperan aktif dalam penanganan kebencanaan di Indonesia.
BERITA03/02/2026 | Habibi Zein
Di Tengah Dingin Pengungsian dan Ancaman Penyakit Pascabencana, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Ekspedisi Sehatkan Sumatera
Di Tengah Dingin Pengungsian dan Ancaman Penyakit Pascabencana, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Ekspedisi Sehatkan Sumatera
ACEH TAMIANG, 31 Januari 2026 — Sudah lebih dari dua bulan sejak banjir dan longsor menerjang Aceh, perjuangan warga terdampak untuk pulih masih terasa berat. Di balik tenda-tenda pengungsian yang dingin dan lembap, ribuan penyintas harus menghadapi ancaman kesehatan, mulai dari sesak napas dan demam hingga penyakit kulit, yang kini membayangi keseharian mereka yang masih serba terbatas. Dengan fasilitas kesehatan yang belum sepenuhnya pulih dan akses layanan medis yang masih terbatas, masyarakat terdampak tidak bisa dibiarkan menghadapi risiko kesehatan ini seorang diri. Kesehatan menjadi fondasi penting agar warga dapat kembali bangkit dan melanjutkan proses pemulihan pascabencana. Merespons kondisi tersebut, BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan Ekspedisi Sehatkan Sumatera, sebuah program layanan kesehatan kemanusiaan yang membawa pelayanan medis langsung ke wilayah terdampak. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Lubuk Sidup, Aceh Tamiang, sejak 30 Januari hingga 12 Februari 2026, dengan target penerima manfaat sekitar 5.000 penyintas banjir dan longsor. Ekspedisi Sehatkan Sumatera menghadirkan layanan kesehatan terpadu, mulai dari pemeriksaan medis dan pemberian obat-obatan, hingga penyuluhan, edukasi kesehatan, serta penanganan kondisi darurat. Kegiatan ini melibatkan dr. Gia Pratama Putra dan dr. Nicho Saputra Nugraha, dua tenaga medis yang aktif dalam berbagai misi kemanusiaan. Kegiatan ini didukung tim gabungan yang terdiri dari 6 orang Tim Medis BAZNAS (BAZIS), 6 orang Tim Medis Ikatan Alumni Universitas Trisakti (Ika-Usakti), dan 6 orang Tim BAZNAS (BAZIS) Tanggap Bencana. Selain itu, 3 orang Tim Psikososial BPBD DKI Jakarta turut mendampingi warga, memberikan dukungan pada kesehatan mental dan sosial agar proses pemulihan pascabencana berjalan lebih optimal. Di lapangan, tim medis menemukan berbagai keluhan pascabencana, mulai dari gangguan pernapasan akibat paparan udara lembap dan lumpur, penyakit kulit karena sanitasi terganggu, hingga tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan pada ibu, anak, serta lansia. Jarak fasilitas kesehatan yang jauh dan keterbatasan sarana medis membuat sebagian warga harus menahan keluhan tersebut dalam waktu yang lama. Melalui Ekspedisi Sehatkan Sumatera, berbagai persoalan kesehatan dapat terdeteksi lebih dini dan memperoleh penanganan awal. Bagi warga, kehadiran tim medis tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga rasa aman dan keyakinan bahwa mereka tidak dilupakan dalam proses pemulihan. Selain layanan kesehatan, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta juga menyalurkan Dapur Kemanusiaan, berupa beras, telur, dan obat-obatan bagi penyintas. Upaya pemulihan akan dilanjutkan melalui tahap IV, termasuk pembangunan sumur bor, penyaluran air bersih, aksi resik lingkungan, serta pemenuhan kebutuhan darurat masyarakat terdampak. Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, Ekspedisi Sehatkan Sumatera menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. Kehadiran layanan kesehatan langsung di tengah warga memperkuat harapan bahwa, di masa sulit pascabencana, semangat untuk bangkit tetap terjaga bersama.
BERITA03/02/2026 | Habibi Zein
Banjir Surut, Ancaman Baru Mengintai: BAZNAS (BAZIS) Alirkan Air Bersih untuk Warga Aceh
Banjir Surut, Ancaman Baru Mengintai: BAZNAS (BAZIS) Alirkan Air Bersih untuk Warga Aceh
Pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, krisis kemanusiaan belum berakhir. Saat air mulai surut dan lumpur mengering, warga Aceh Tamiang justru dihadapkan pada ancaman baru yang tak kalah berbahaya: krisis air bersih. Sumur-sumur warga menghitam, berbau, dan tercemar. Untuk memenuhi kebutuhan minum sehari-hari, sebagian warga terpaksa mengonsumsi sisa-sisa air banjir yang tidak layak. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit kulit dan gangguan pencernaan, terutama pada anak-anak dan kelompok rentan. Tanpa ketersediaan air bersih, warga juga kesulitan membersihkan rumah dan lingkungan dari sisa lumpur pascabanjir. Merespons kondisi darurat tersebut, BAZNAS (BAZIS) bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan mengalirkan air bersih melalui water roam yang dilengkapi penampung air dan pompa air. Upaya ini dilakukan untuk memastikan distribusi air bersih dapat menjangkau lebih banyak warga terdampak secara berkelanjutan. Hingga saat ini, sembilan titik water roam telah dioperasikan di wilayah Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang, guna memastikan masyarakat terdampak memperoleh akses air bersih yang aman dan layak untuk kebutuhan minum, memasak, mandi, serta membersihkan rumah dan lingkungan. Penyaluran water roam difokuskan di sejumlah lokasi terdampak, yakni Masjid Al Amin, Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru; Masjid Istiqomah, Alur Cucur, Kecamatan Rantau; Masjid Nurul Huda, Dusun Kramat, Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru; Kampung Pematang Durian, Kecamatan Sekerak; Masjid Al Huda, Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak; Dusun Sapta Marga, Kecamatan Manyak Payed; serta Kampung Durian, Kecamatan Rantau. Lokasi-lokasi tersebut menjadi prioritas karena sumber air bersih warga mengalami pencemaran berat pascabanjir. “Alhamdulillah, melalui water roam yang dilengkapi penampung dan pompa air, kami berupaya memastikan warga tetap memiliki akses air bersih di tengah keterbatasan pascabencana. Namun, jumlah ini masih sangat jauh dari cukup. Ribuan warga di desa-desa terpencil masih harus berjalan berkilo-kilometer atau mengandalkan bantuan air tangki yang terbatas hanya untuk bertahan hidup. Kebutuhan di lapangan masih sangat besar, sehingga dukungan dan kepedulian bersama terus dibutuhkan,” ujar Wakil Ketua IV BAZNAS (BAZIS), Prof. Dr. H. Bunyamin. Sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat bantuan air bersih, BAZNAS (BAZIS) mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi membantu para penyintas bencana. Dukungan dapat disalurkan melalui donasi terbaik di laman donasi.baznasbazisdki.id/pedulibencana agar distribusi air bersih dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga terdampak. Bantuan water roam ini dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, sekaligus membantu mencegah munculnya krisis kesehatan pascabencana. Kehadiran BAZNAS (BAZIS) di tengah masyarakat terdampak menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan dan mempercepat proses pemulihan. BAZNAS (BAZIS) menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga hingga masa pemulihan. Melalui kepedulian dan sinergi bersama, diharapkan para penyintas dapat kembali menjalani kehidupan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
BERITA21/01/2026 | Habibi Zein
Baznas (Bazis) Kota Jakarta Pusat Bangun Kembali Rumah Warga Korban Kebakaran di Kelurahan Bungur
Baznas (Bazis) Kota Jakarta Pusat Bangun Kembali Rumah Warga Korban Kebakaran di Kelurahan Bungur
Baznas (Bazis) Jakarta Pusat Bangun Kembali Rumah Warga Korban Kebakaran di Kelurahan Bungur Jakarta Pusat,— Baznas (Bazis) Jakarta Pusat menunjukkan komitmen nyata dalam membantu warga terdampak bencana melalui program Bedah Rumah bagi korban kebakaran di Kampung Kepu, Gang XL, RT 16/01, Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen. Program ini merupakan tindak lanjut dari musibah kebakaran yang terjadi pada Jumat, 25 April 2025 pukul 06.00 WIB di wilayah RT 01/RW 16, Kelurahan Bungur, yang mengakibatkan 11 rumah warga terdampak dan sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal beserta harta benda mereka. Melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah umat, Baznas (Bazis) Jakarta Pusat berperan aktif dalam proses pemulihan pascakebakaran dengan menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan manusiawi bagi warga yang terdampak. Program bedah rumah ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang Baznas (Bazis) Jakarta Pusat dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Peresmian program bedah rumah dilakukan oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, didampingi Asisten Kesejahteraan Rakyat, Camat Senen, Kepala Pelaksana Wilayah Baznas (Bazis) Kota Administrasi Jakarta Pusat, serta Lurah Kelurahan Bungur, sebagai simbol sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas (Bazis) dalam penanganan dampak bencana. Adapun warga yang menerima manfaat program bedah rumah dari Baznas (Bazis) Jakarta Pusat adalah Maryani, Yuniar, Nur Sijah, Suliawati, Yuyun Rianingsih, dan Siti, yang merupakan korban kebakaran di wilayah Kelurahan Bungur. Melalui program ini, para penerima manfaat diharapkan dapat kembali memiliki hunian yang layak sekaligus memulihkan harapan dan keberlangsungan kehidupan keluarga pascamusibah. Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menyampaikan, “Baznas (Bazis) hadir tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga mendampingi warga hingga mereka dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih bermartabat. Kehadiran pemerintah dan Baznas (Bazis) bersama-sama ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat tidak pernah sendiri saat menghadapi musibah. Kami ingin memastikan warga terdampak dapat memulai kembali kehidupan mereka dengan aman dan nyaman.” Sementara itu, Kepala Pelaksana Wilayah Baznas (Bazis) Kota Administrasi Jakarta Pusat, Moh. Raja Zamzami, menegaskan, “Setiap bantuan yang kami salurkan merupakan amanah dari masyarakat. Program bedah rumah ini bukan sekadar membangun fisik, tetapi juga membangun harapan. Kami berharap para penerima manfaat dapat menjalani kehidupan yang lebih layak dan keluarga mereka dapat kembali merasa aman dan nyaman di rumah sendiri.” Baznas (Bazis) Jakarta Pusat berharap, program bedah rumah ini dapat memberikan dampak berkelanjutan serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menghadapi bencana di wilayah perkotaan.
BERITA21/01/2026 | Habibi Zein
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Terdampak Banjir di Cakung
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Terdampak Banjir di Cakung
BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Terdampak Banjir di Cakung BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak banjir dengan menghadirkan layanan kesehatan gratis di Kampung Petukangan, RT/RW 10/05, Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Senin (19/1/2026). Sejak layanan dibuka pada pukul 11.00 WIB, warga terlihat antusias mendatangi lokasi kegiatan untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka pasca banjir. Berbagai keluhan kesehatan seperti penyakit kulit, gangguan lambung, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga hipertensi ditangani langsung oleh tim medis, disertai pemberian obat-obatan serta konsultasi kesehatan secara cuma-cuma. Sebanyak 106 warga tercatat menerima manfaat dari layanan ini. Masyarakat menyambut baik kehadiran BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, karena layanan pengobatan gratis ini dinilai sangat membantu, terutama di tengah keterbatasan akses kesehatan setelah bencana banjir melanda wilayah mereka. Kegiatan pelayanan kesehatan pasca banjir ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dalam memberikan respon cepat, humanis, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus memastikan hak kesehatan warga tetap terpenuhi.
BERITA21/01/2026 | Habibi Zein
Tahapan MCU Program 1.000 Pramudi Berdaya Diikuti 846 Peserta
Tahapan MCU Program 1.000 Pramudi Berdaya Diikuti 846 Peserta
Tahapan MCU Program 1.000 Pramudi Berdaya Diikuti 846 Peserta Jakarta 20 Januari 2025— Sebanyak 846 peserta mengikuti tahapan Medical Check Up (MCU) dalam Seleksi Program 1.000 Pramudi Berdaya yang dilaksanakan pada 19–20 Januari 2025. Tahapan ini diikuti oleh peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi psikotes sebagai bagian dari penyiapan tenaga kerja sektor transportasi publik. Pelaksanaan MCU dilakukan di empat rumah sakit di Jakarta, yakni RSUD Budi Asih sebanyak 300 peserta, RSUD Pasar Minggu 200 peserta, RSUD Kebayoran Lama 200 peserta, dan RSUD Tanah Abang 146 peserta. MCU meliputi pemeriksaan fisik di nurse station, pemeriksaan laboratorium darah dan urin, pemeriksaan radiologi, elektrokardiogram (EKG), pemeriksaan dokter termasuk tes buta warna, serta pemeriksaan lanjutan laboratorium. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan peserta memenuhi standar kesehatan dan keselamatan kerja sebagai calon pramudi. Program 1.000 Pramudi Berdaya merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta yang berfokus pada penguatan kapasitas tenaga kerja, perluasan kesempatan kerja, serta pengentasan pengangguran melalui penyiapan pramudi yang sehat, kompeten, dan siap diserap sektor transportasi publik.
BERITA21/01/2026 | Habibi Zein
BAZNAS Salurkan 160.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
BAZNAS Salurkan 160.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
BAZNAS Salurkan 160.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang BAZNAS Salurkan 160.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat respons kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, salah satunya melalui distribusi air bersih di wwilayah Aceh Tamiang. Melalui BAZNAS Tanggap Bencana, sebanyak 160.000 liter air bersih disalurkan ke sejumlah titik terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan minum, memasak, serta keperluan kebersihan masyarakat yang terdampak langsung akibat bencana. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA, menegaskan, air bersih merupakan kebutuhan paling mendesak dalam situasi darurat bencana. “BAZNAS memprioritaskan distribusi air bersih karena ketersediaannya sangat menentukan kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat terdampak, terutama anak-anak dan lansia,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/1/2025). Distribusi air bersih dilakukan secara bertahap dengan melibatkan tim lapangan BAZNAS bersama mitra lokal, pemerintah daerah, dan relawan. Armada tangki air dikerahkan untuk menjangkau kawasan permukiman warga, posko pengungsian, serta fasilitas umum yang mengalami keterbatasan akses air bersih. Selain di Aceh Tamiang, lanjut Saidah, BAZNAS juga menyalurkan bantuan air bersih di sejumlah wilayah lainnya di Sumatera, antara lain di Kota Padang, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Selatan, serta Kabupaten Aceh Tamiang di titik-titik terdampak lainnya. Menurut Saidah, penyaluran air bersih ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk hadir secara cepat dan tepat di tengah masyarakat yang membutuhkan. Upaya ini juga dilakukan untuk mencegah munculnya penyakit akibat keterbatasan air bersih pascabencana. "Selain distribusi air bersih, BAZNAS juga terus melakukan asesmen kebutuhan lanjutan di Aceh Tamiang dan wilayah terdampak lainnya. Hasil asesmen tersebut menjadi dasar penguatan layanan kemanusiaan lainnya, seperti dukungan pangan, layanan kesehatan, dan bantuan logistik keluarga bagi warga terdampak," ucapnya. Saidah menambahkan, sinergi berbagai pihak menjadi kunci dalam efektivitas respons bencana. “Kami mengapresiasi dukungan para muzaki dan seluruh mitra yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga bantuan air bersih ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya. Distribusi air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang selama ini harus menempuh jarak jauh atau menggunakan air yang tidak layak untuk kebutuhan sehari-hari. Kehadiran BAZNAS di lapangan menjadi bentuk nyata solidaritas dan kepedulian umat terhadap sesama. BAZNAS memastikan seluruh bantuan disalurkan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran dengan dukungan tim berpengalaman di lapangan. Ia menegaskan, “BAZNAS akan terus memantau perkembangan di wilayah terdampak bencana dan berkomitmen hadir mendampingi masyarakat hingga mereka dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal,” tutup Saidah. Mari panjatkan doa dan berikan terbaik untuk saudara kita yang terdampak dengan sedekah via Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS: https://donasi.baznasbazisdki.id/
BERITA05/01/2026 | Humas BAZNAS DKI Jakarta
Bantu Korban Banjir, BAZNAS Bangun MCK Darurat di Pidie Jaya Aceh
Bantu Korban Banjir, BAZNAS Bangun MCK Darurat di Pidie Jaya Aceh
Bantu Korban Banjir, BAZNAS Bangun MCK Darurat di Pidie Jaya Aceh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membangun fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) darurat bagi warga terdampak banjir di Desa Manyang Cut, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, untuk memenuhi kebutuhan sanitasi dasar masyarakat di tengah kondisi darurat. Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian dan Pendayagagunaan, Mh. Bahaudin, , mengatakan ketersediaan sanitasi layak menjadi kebutuhan mendesak dalam situasi darurat bencana. “Penyediaan MCK darurat menjadi prioritas karena menyangkut kesehatan dan kebersihan warga pengungsi,” ujar Bahaudin dalam keterangan tertulis pada Sabtu (3/1/2026). Ia menerangkan, pembangunan MCK darurat di Desa Manyang Cut saat ini masih dalam tahap pengerjaan dan terus dipercepat agar segera dapat digunakan oleh masyarakat terdampak banjir. “BAZNAS berupaya memastikan fasilitas ini bisa dimanfaatkan secepat mungkin oleh warga,” ucap Saidah. Lebih lanjut, Saidah mengungkapkan, selain pembangunan MCK darurat, BAZNAS juga menyalurkan bantuan kemanusiaan lainnya berupa makanan siap saji untuk pengungsi, layanan tenaga medis, serta dukungan logistik di lokasi terdampak. “Penanganan bencana tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus mencakup aspek kesehatan, logistik, dan pendampingan masyarakat,” katanya. Saidah menjelaskan, untuk mendukung upaya tersebut, BAZNAS turut mengerahkan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang bertugas membantu distribusi bantuan, pendampingan warga, serta koordinasi dengan pihak terkait di daerah. “BAZNAS akan terus memantau perkembangan kondisi banjir dan menyesuaikan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.
BERITA05/01/2026 | Habibi Zein
Komunitas Apoteker Bersinergi Gandeng BAZNAS BAZIS Salurkan Obat-obatan Untuk Korban Banjir Sumatera
Komunitas Apoteker Bersinergi Gandeng BAZNAS BAZIS Salurkan Obat-obatan Untuk Korban Banjir Sumatera
Bantu Masyarakat Sumatra, Komunitas Apoteker Bersinergi Gandeng BAZNAS BAZIS Salurkan Obat-obatan JAKARTA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemerataan kesehatan di wilayah Sumatra, Komunitas Apoteker Bersinergi menyalurkan donasi obat-obatan senilai Rp11,5 juta. Bantuan ini diserahkan melalui BAZNAS BAZIS DKI Jakarta sebagai lembaga mitra untuk memastikan pendistribusian yang tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di pulau Sumatra. Bantuan medis berupa tiga kardus obat-obatan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan Apoteker Bersinergi, Ibu Indri Mulyani Bunyamin, dan diterima oleh Kepala Seksi CSR dan Retail BAZNAS BAZIS DKI Jakarta, Yudiono. Ibu Indri Mulyani Bunyamin menegaskan bahwa Apoteker Bersinergi berkomitmen untuk hadir tidak hanya di belakang meja pelayanan obat, tetapi juga terjun langsung dalam aksi kemanusiaan lintas wilayah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Apoteker Bersinergi atas kepercayaan dan kepeduliannya. Bantuan obat-obatan ini kami percayakan kepada BAZNAS BAZIS DKI Jakarta agar segera disalurkan untuk membantu saudara-saudara kita di Sumatra melalui program kesehatan yang ada,” ungkap Indri. Kegiatan donasi ini merupakan hasil penghimpunan kolektif dari para anggota Apoteker Bersinergi. Aksi ini menjadi bukti nyata peran aktif profesi apoteker dalam mendukung sektor kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah yang jangkauan fasilitas medisnya perlu diperkuat seperti di Sumatra. Melalui penyaluran ini, Apoteker Bersinergi berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat kesehatan yang nyata dan mempererat tali solidaritas antarwilayah. Komunitas ini juga mengajak sektor profesi lainnya untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.
BERITA05/01/2026 | Habibi Zein
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. DKI Jakarta.

Lihat Daftar Rekening →